ANALISIS KEMUDAHAN DAN
KEBERMANFAATAN PENJUALAN PULSA ELEKTRONIK PADA APLIKASI ARP PULSA DENGAN METODE
TAM
Santi
STMIK Borneo Internasional
Balikpapan
Diterima: 02-08-2022 Review: 10-08-2022 Publish:
15-08-2022
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui tingkat kemudahan dan kebermanfaatan aplikasi ARP pulsa bagi penggunanya dalam media penjualan pulsa elektronik. Metode yang digunakan untuk mengetahui tingkat kemudahan dan kebermanfaatan adalah framework TAM dengan kategori persepsi kemudahan, persepsi kebermanfaatan dan penggunaan aplikasi. sampel yang digunakan sebagai penelitian sebanyak 65 Orang dengan kriteria pengguna yang tergabung dalam grub Dunia Usaha Pulsa
& PPOB Kabupaten Penajam
Paser Utara. Pengumpulan
data dilakukan dengan kuesioner yang menyebarkan pernyataan terhadap responden secara langsung. Adapun tahapan pengujian data dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji
F dan Uji T.hasil penelitian menunjukkan bahwa Pada Persepsi Kemudahan (Perceived Ease of Use) berpengaruh
terhadap penggunaan Aplikasi ARP Pulsa, dari analisis nilai
T hitung > T tabel
(2.338 > 1.999) dan nilai signifikansinya
lebih kecil dari pada alpha (0.02 < 0.05) bahwa
hipotesis diterima. Pada Persepsi Kebermanfaatan
(Perceived Usefulness) berpengaruh terhadap penggunaanAplikasi ARP Pulsa, dapat dilihat
dari analisis nilai T hitung > T tabel (3.779 > 1.999) dan nilai
signifikansinya lebih kecil dari pada alpha (0.00 <
0.05) bahwa hipotesis diterima.
Kemudahan dan Kebermanfaatan
secara bersama-sama berpengaruh terhadap penggunaan Aplikasi ARP Pulsa.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai F hitung > F tabel (45.556 > 3.993) dan nilai
signifikansi lebih kecil dari pada alpha (0.000 <
0.05). Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima.
Kata kunci: Aplikasi ARP, Pulsa, Elektronik,
TAM
Abstract:
This study
aims to determine the level of convenience and usefulness of the pulse ARP
application for its users in selling electronic pulses. The method used to
determine the level of convenience and usefulness is the TAM framework with
categories of perceived ease, perceived usefulness and application usage. The
sample used as research is 65 people with user criteria who are members of the Pulsa & PPOB Business World group, North Penajam Paser Regency. Data was
collected by using a questionnaire that distributed statements to the
respondents directly. The stages of data testing are validity testing,
reliability testing, F-test and T-test. The results show that the Perceived
Ease of Use affects the use of the ARP Pulse Application, from the analysis of
the T arithmetic value > T table (2.338 > 1.999) and the significance
value is smaller than alpha (0.02 < 0.05) that the hypothesis is accepted.
In terms of Perceived Usefulness, it can be seen from the analysis of the T
count > T table (3.779 > 1.999) and the significance value is smaller
than alpha (0.00 < 0.05) that the hypothesis is accepted. Ease of use and
usefulness together affect the use of the ARP Pulsa
application. So it can be concluded that the
hypothesis is accepted.
Keywords:
ARP Application, Credit, Electronics, TAM
Corresponding: Santi
E-mail: santi@gmail.com
PENDAHULUAN
Sistem penjualan pulsa pada saat ini bagi para agen atau penjual pulsa masih banyak melakukan transaksi penjualan menggunakan sms dan membutuhkan pulsa sebagai media transaksi mengirim pulsa kepada para customer namun diera berkembangnya teknologi digital ada yang di kenal dengan teknologi elektronika yang dapat menghasilkan informasi secara efisien (Fikriyah, 2010). Kemajuan teknologi informasi tersebut memunculkan adanya generasi digital, yaitu mereka yang tumbuh dan berkembang dalam kemudahan akses teknologi informasi digital, bahkan sudah menjadi suatu rutinitas dalam kebutuhannya sehari-hari (Maulidya Ulfah, 2020). Dengan adanya teknologi yang terhubung secara online tanpa ada batas waktu dan tempat, sehingga keduanya banyak diterapkan dalam bisnis di perusahaan dalam berbagai bidang (Yuwono & Simanungkalit, 2021).
ARP pulsa adalah aplikasi mobile gratis untuk member-member setia ARP pulsa di mana pun berada. Aplikasi ini memudahkan para pengguna dalam melakukan transaksi seperti pengisian pulsa, pembelian token listrik, pembayaran tagihan pasca bayar, pembelian voucher game, dll (Nawawi, 2020). Dengan aplikasi ini, pengguna dapat dengan mudah melakukan pengecekan harga pulsa terkini, melihat rekap history transaksi, history perubahan saldo anda, aktivitas downline, chatting dengan customer service (Halik, 2019).
Penelitian ini menggunakan metode Technology Acceptance Model atau yang sering dikenal dengan TAM. TAM sendiri merupakan salah satu jenis teori yang menerapkan pendekatan dengan fokus pada teori perilaku (behavioral theory) yang mana digunakan untuk mengkaji proses adopsi teknologi informasi (Santi & Erdani, 2021). Model ini memberikan penjelasan bagaimana penerimaan TI dengan dimensi-dimensi tertentu yang dapat mempengaruhi diterimanya TI oleh pengguna. Dengan dua variabel yaitu : kemudahan penggunaan (ease of use) dan kemanfaatan ( usefulness) atau dengan kata lain TAM terdiri dari dua konstruksi yaitu kemudahan pengguna ( perceived ease of use ) dan manfaat yang dipersepsikan (perceived useful) (Retnawati, 2015). Untuk itu fokus utama peneliti adalah untuk mengetahui tingkat kemudahan dan kebermanfaatan Aplikasi ARP Pulsa bagi Penggunannya dalam media penjualan pulsa elektronik dengan metode TAM (Romanillos, n.d.).
METODE
PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode kuantitatif dengan pendekatan tingkat Eksplanasi asosiatif
Tingkat eksplanasi adalah tingkat penjelasan (Sugiyono, 2016). Jadi penelitian
menurut tingkat eksplanasi adalah penelitian yang bermaksud menjelaskan
kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel
dengan variabel yang lain.
Objek penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu
variabel Citra Merek , variabel Promosi , dan variabel Kepuasan Konsumen.
Dimana variabel Citra Merek (X1) dan variabel Promosi (X2) merupakan variabel
bebas (independent variable), sedangkan untuk variabel Kepuasan Konsumen (Y)
merupakan variabel terikat (dependent variabel).
Menurut (Sugiyono, 2012) dalam (Mawey, Tumbel, &
Ogi, 2018) pengertian
populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas : objek/subjek yang
mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti
untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini
adalah konsumen yang berkunjung di seluruh booth jelly potter yang berada di
Kabupaten Tangerang yang berjumlah 100 responden.
Menurut (Mawey et al., 2018). Sampel adalah
bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut.
Pengambilan sampel sebesar 100 Adapun teknik pengambilan sampel dalam
penelitian ini menggunakan Nonprobability Sampling dengan teknik purposive
sampling.
Dalam penelitian ini menggunakan teknik ukur skala
likert Teknik ini memungkinkan responden untuk menilai item pada skala lima
hingga tujuh poin tergantung pada jumlah perjanjian atau ketidaksepakatan
mereka pada item tersebut. Skala Likert terdiri dari serangkaian pernyataan
tentang sikap responden terhadap objek yang diteliti. Setiap pernyataan
memiliki 5 poin, dari skala Agree dan Disagree. Masing-masing skor item
dijumlahkan untuk menghasilkan skor total bagi responden. Skala Likert terdiri
dari dua bagian- bagian item dan bagian evaluasi. Bagian item biasanya
merupakan pernyataan tentang produk, acara, atau sikap tertentu. Bagian
evaluasi adalah daftar tanggapan seperti "sangat setuju" hingga
"sangat tidak setuju".
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Hasil uji validitas
Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil kuesioner yang diberikan sebanyak 65 responden, maka langkah selanjutnya adalah melakukan proses olah data dengan 3 variabel yaitu Persepsi Kemudahan (X1), Persepsi Kebermanfaatan (X2) dan Penggunaan Aplikasi ARP Pulsa (Y) dengan skala likert.
Tabel 3. Hasil uji validitas
|
Kategori |
Pernyataan |
R-Tabel |
R-Hitung |
Keterangan |
|
Persepsi kemudahan (Percaived ease of use) |
X1.P1 |
0.244 |
0.770 |
Valid |
|
X1.P2 |
0.244 |
0.809 |
Valid |
|
|
X1.P3 |
0.244 |
0.648 |
Valid |
|
|
X1.P4 |
0.244 |
0.684 |
Valid |
|
|
X1.P5 |
0.244 |
0.783 |
Valid |
|
|
X1.P6 |
0.244 |
0.765 |
Valid |
|
|
Persepsi Kebermanfaatan (Percaived Use Fulness) |
X2.P7 |
0.244 |
0.848 |
Valid |
|
X2.P8 |
0.244 |
0.776 |
Valid |
|
|
X2.P9 |
0.244 |
0.831 |
Valid |
|
|
X2.P10 |
0.244 |
0.784 |
Valid |
|
|
X2.P11 |
0.244 |
0.858 |
Valid |
|
|
Penggunaan Aplikasi |
Y1 |
0.244 |
0.740 |
Valid |
|
Y2 |
0.244 |
0.846 |
Valid |
|
|
Y3 |
0.244 |
0.858 |
Valid |
Hasil perhitungan Uji Validitas di atas baik pada bagian Kemudahan (Perceived Ease of Use) (X1), Kebermanfaatan (Perceived Usefulness) (X2), dan Penggunaan (Y) pada Aplikasi ARP Pulsa Valid, dengan ketentuan:
a. Jika Rhitung > Rtabel Maka dapat dikatakan data tersebut Valid
b. Apabila Rhitung < Rtabel dinyatakan Tidak Valid. Dan dapat disimpulkan bahwa instrument diatas tersebut Valid.
Uji Reliabilitas
Hasil uji Reliabilitas yang didapatkan dari perhitungan SPSS Statistic V26 dalam
mencari Cronbach alpha mendapatkan
hasil sebesar 0,838 untuk kategori persepsi kemudahan dan 0,876 untuk persepsi kebermanfaatan serta 0.757 untuk alpha hitung persepsi penggunaan Aplikasi.
Tabel
4. Hasil Uji Reliabilitas
|
Kategori |
Cronbach's Alpha Hitung |
Cronbach's Alpha Tabel |
Keterangan |
|
Persepsi Kemudahan (Percaived ease of use) |
0.838 |
0.60 |
Reliabel |
|
Persepsi Kebermanfaatan ( percaived Use Fulness) |
0.876 |
0.60 |
Reliabel |
|
Penggunaan Aplikasi |
0.757 |
0.60 |
Reliabel |
Hasil Uji T
Uji T pada dasarnya menunjukan pengaruh variabel independent secara parsial dalam menerangkan variansi variabel dependent. Dalam penelitian ini untuk melihat pengaruh persepsi kemudahan (Perceived Ease of Use), dan persepsi kebermanfaatan (Perceived Usefulness) terhadap penggunaan Aplikasi.
Tabel 5. Hasil Uji T
|
Coefficientsa |
||||||
|
Model |
Unstandardized
Coefficients |
Standardized
Coefficients |
t |
Sig. |
||
|
B |
Std. Error |
Beta |
||||
|
1 |
(Constant) |
1.665 |
.946 |
|
1.761 |
.083 |
|
Persepsi kemudahan |
.166 |
.071 |
.310 |
2.338 |
.023 |
|
|
persepsi kebermanfaatan |
.295 |
.078 |
.502 |
3.779 |
.000 |
|
|
a. Dependent Variable: penggunaan aplikasi |
||||||
1. Pengujian Hipotesis Pertama (H1) Diketahui nilai Sig, untuk pengaruh kemudahan terhadap penggunaan Aplikasi ARP Pulsa sebesar 0.02 < 0.05 dan T hitung 2.338 > T tabel 1.999 sehingga dapat disimpulkan bahwa H1 atau Hipotesis 1 diterima yang berarti terdapat pengaruh kemudahan (X1) terhadap penggunaan Aplikasi(Y).
2. Pengujian Hipotesis Kedua (H2) Diketahui nilai Sig, untuk pengaruh kebermanfaatan terhadap penggunaan Aplikasi ARP Pulsa sebesar 0.00 < 0.05 dan T hitung 3.779 > T tabel 1.999 sehingga dapat disimpulkan bahwa H2 atau Hipotesis ke 2 diterima yang berarti terdapat pengaruh kebermanfaatan (X2) terhadap penggunaan Aplikasi (Y).
Hasil Uji F
Dalam penelitian
ini untuk melihat ada tidaknya
pengaruh persepsi kemudahan (Perceived Ease of Use), dan persepsi
kebermanfaatan (Perceived Usefulness) secara bersama-sama terhadap penggunaan Aplikasi ARP Pulsa maka Uji F digunakan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama dapat berpengaruh terhadap variabel dependen.
Tabel
6. Hasil Uji F
|
ANOVAa |
||||||
|
Model |
Sum of Squares |
df |
Mean Square |
F |
Sig. |
|
|
1 |
Regression |
53.684 |
2 |
26.842 |
45.556 |
.000b |
|
Residual |
36.531 |
62 |
.589 |
|
|
|
|
Total |
90.215 |
64 |
|
|
|
|
|
a. Dependent Variable: penggunaan aplikasi |
||||||
|
b. Predictors: (Constant), persepsi kebermanfaatan, Persepsi kemudahan |
||||||
Berdasarkan tabel diatas diketahui
nilai Sig, untuk pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y adalah sebesar 0.000 < 0.05
dan F hitung 45.556 > F tabel
3.993 sehingga dapat disimpulkan bahwa H3 diterima yang berarti terdapat pengaruh X1 dan X2 secara simultan terhadap Y.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil
penelitian Analisis Kemudahan dan Kebermanfaatan Penjualan Pulsa Elektronik
pada Aplikasi ARP Pulsa dengan menghasilkan kesimpulan bahwa :
H1 : Faktor Kemudahan berpengaruh terhadap
penggunan Aplikasi ARP Pulsa
Pada Persepsi
Kemudahan (Perceived Ease of Use) berpengaruh terhadap penggunaan Aplikasi ARP
Pulsa, dapat dilihat dari analisis nilai T hitung > T tabel (2.338 >
1.999) dan nilai signifikansinya lebih kecil dari pada alpha (0.02 < 0.05).
Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis 1 diterima.
H2 : Faktor Kebermanfaatan berpengaruh
terhadap penggunaan Aplikasi ARP Pulsa
Pada Persepsi
Kebermanfaatan (Perceived Usefulness) berpengaruh terhadap penggunaanAplikasi
ARP Pulsa, dapat dilihat dari analisis nilai T hitung > T tabel (3.779 >
1.999) dan nilai signifikansinya lebih kecil dari pada alpha (0.00 < 0.05).
Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis 2 diterima.
H3 :Faktor Kemudahan dan Kebermanfaatan
secara bersama-sama berpengaruh terhadap penggunaan Aplikasi ARP Pulsa.
Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai F hitung > F tabel (45.556 >
3.993) dan nilai signifikansi
lebih kecil dari pada alpha (0.000 < 0.05). Maka
dapat disimpulkan bahwa hipotesis 3 diterima.
DAFTAR PUSTAKA
Fikriyah,
Aliyatul. (2010). Analisis hukum Islam dan Undang-Undang Perlindungan
Konsumen (UUPK) terhadap tanggungjawab agen atas kerugian jual beli pulsa
elektrik yang mengalami pending pulsa: studi kasus kemitraan Griya Pulsa dan
Top Cell di Surabaya. IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Halik,
Abdul. (2019). Studi Terhadap Gopay Dan Ovo Sebagai Alternatif Transaksi
Modern Di Kota Makassar. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Maulidya
Ulfah, M. Pd I. (2020). DIGITAL PARENTING: Bagaimana Orang Tua Melindungi
Anak-anak dari Bahaya Digital? Edu Publisher.
Mawey,
Thalia Claudia, Tumbel, Altje, & Ogi, Imelda W. J. (2018). Pengaruh
Kepercayaan dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Nasabah PT Bank Sulutgo. Jurnal
EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 6(3).
Nawawi,
Hizbul Hadi. (2020). Penggunaan E-wallet di Kalangan Mahasiswa. Emik, 3(2),
189–205.
Retnawati,
Lestari. (2015). Analisis Dan Perancangan Kinerja Sistem Informasi Dengan
Metode Balanced Scorecard Dan Analytical Hierarchy Process (studi kasus:
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya)============ Analysis And Design Information
System Performance With Balanced Scorecard Method And Analytical Hierarchy
Process (Case Study: Universitas Wijaya Kusuma Surabaya). Institut
Teknologi Sepuluh Nopember.
Romanillos,
Emmanuel Luis A. (n.d.). The Creation of the Diocese of Bacolod in 1932.
Santi,
I. H., & Erdani, B. (2021). TECHNOLOGY ACCEPTANCE MODEL (TAM).
Penerbit NEM.
Sugiyono.
(2012). Metode Penelitian Kuantitatif. 46–57.
Sugiyono,
Prof. (2016). Metode Penelitian Manajemen(Pendekatan Kuantitatif,
Kualitatif, Kombinasi (Mixed Methods), Penelitian Tindakan (Action Research,
dan Penelitian Evaluasi). Bandung: Alfabeta Cv.
Yuwono,
Wisnu, & Simanungkalit, Yohanes Aprialdy. (2021). Pengembangan Sistem
Pemasaran Melalui Digital Marketing dan Mengimplementasikan Promotion Mix pada
Perusahaan Jasa PT. Canindo Perkasa Mandiri Batam. ConCEPt-Conference on
Community Engagement Project, 1(1), 2519–2525.