ANALISIS STRATEGI
MARKETING PR DALAM MEMPERTAHANKAN LOYALITAS PELANGGAN
Susanti1 Riska Tyas Prahesti2
Sekolah Tinggi IlmuKomunikasi InterStudi
[email protected], [email protected]
Lapangan golf Pondok Indah, yang terletak
di Jakarta Selatan, merupakan sebuah
lapangan golf yang memiliki
standar internasional dan didesain dengan sangat eksklusif. Lapangan golf Pondok Indah diakui sebagai salah
satu lapangan golf terindah di Indonesia. Saat ini, lapangan golf Pondok Indah menerapkan strategi marketing PR guna
mempertahankan loyalitas pelanggan dan mendukung upaya perusahaan dalam mempromosikan fasilitas yang ditawarkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui,
memahami dan menganalisis
strategi marketing PR lapangan golf Pondok Indah dengan menggunakan strategi pull, push dan pass. Konsep yang digunakan adalah kegiatan marketing PR,
dan strategi pull, push dan pass. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk penelitian ini.
Teknik pengumpulan data yang digunakan
berupa primer melalui
wawancara pada satu key informan dan dua informan. Data sekunder melalui jurnal, buku refrensi, dokumen, dan internet. Analisis data dilakukan
melalui Teknik pengumpulan
data, reduksi data, penyajian
data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa lapangan golf Pondok Indah menggunakan 6 kegiatan marketing PR, yaitu
publikasi, media identitas,
acara, berita, aktivitas sosial, dan pensponsoran. Selain itu, untuk mendukung kegiatan marketing PR, mereka menerapkan strategi pull, push, dan pass. Strategi
dan kegiatan marketing PR ini bertujuan untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, dengan kelebihan lokasi strategis sebagai nilai tambah yang membuat pelanggan tetap memilih Lapangan
golf Pondok Indah.
Kata kunci: Loyalitas pelanggan;
Marketing PR; Strategi Pull Push dan Pass
Abstract:
Lapangan Golf Pondok Indah, located in South Jakarta, features an
international standard golf course with a highly exclusive design. It could be
considered "one of the most beautiful golf courses in Indonesia." The
facility provides various amenities, including the largest pro shop, meeting
rooms, lounges, a five-star restaurant, VIP rooms, reflection rooms, locker
rooms, and a reservation system. Currently, Pondok
Indah is implementing a marketing PR strategy to maintain customer loyalty and
promote the offerings of Lapangan Golf Pondok Indah. The purpose of this research is to analyze
and summarize the public relations marketing strategy of Lapangan
Golf Pondok Indah, utilizing the pull, push, and pass
strategies. The research method employed is a descriptive qualitative method.
Primary data collection involves in-depth interviews with one key informant and
two additional informants, while secondary data is gathered from journals,
reference books, documents, and the internet. The data analysis consists of
data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions.
The research reveals that Lapangan Golf Pondok Indah employs six marketing PR activities, including
publications, identity media, events, news, social activities, and
sponsorships. To support these marketing PR activities, Lapangan
Golf Pondok Indah has implemented a three-way
strategy involving pull, push, and pass. By utilizing these strategies and
activities, Lapangan Golf Pondok
Indah aims to maintain customer loyalty. The strategic location of the facility
serves as an added advantage, further motivating customers to choose Lapangan Golf Pondok Indah.
Keywords:
Customer loyalty; Marketing PR; Pull
Push and Pass Strategy
���������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
Lapangan golf Pondok Indah, didirikan
pada tanggal 17 Agustus
1976, memiliki desain yang
sangat eksklusif yang menggabungkan
harmoni manusia dan alam. Lapangan ini diakui sebagai salah satu lapangan golf terindah di
Indonesia, dan telah menjadi
tuan rumah berbagai turnamen
bergengsi, baik lokal maupun internasional. Pada tahun 1983, Lapangan golf Pondok Indah menjadi tuan rumah Piala Dunia Golf, menjadi satu-satunya lapangan golf di
Indonesia yang mendapatkan kesempatan
tersebut (Lapangan golf Pondok Indah, 2011). Selain itu, dalam Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang, Lapangan golf Pondok Indah juga digunakan untuk pertandingan
golf. Keindahan dan tantangan
lapangan ini selalu menarik
perhatian pegolf, dari pemula hingga
selebriti dan pejabat tinggi pemerintah, yang selalu kembali ke Lapangan golf Pondok Indah (Josephus, 2022).
Lapangan golf Pondok Indah, yang sering
disebut PIGC, merupakan lapangan bertaraf internasional dengan berbagai fasilitas yang tersedia, termasuk pro shop
terbesar, meeting room, lounge dan restoran bintang lima, VIP
Room, ruang refleksi, locker
room, dan sistem reservasi
(Lapangan golf Pondok
Indah, 2011). Menghadapi persaingan yang semakin ketat, PIGC berusaha untuk menawarkan nilai dan pengalaman yang lebih
baik dibandingkan dengan lapangan golf lainnya. Mereka terus melakukan
perbaikan fasilitas dengan tujuan meningkatkan
kualitas dan pelayanan.
PIGC melakukan renovasi
pada beberapa VIP Room dan Driving Range, bahkan menambah jumlah VIP Room.
PIGC juga merancang
strategi khusus dan unik melalui Marketing Public Relation. Marketing PR
bekerja sama dengan public relations dalam upaya menciptakan kepuasan bagi para pelanggan, sehingga marketing PR menjadi
salah satu kegiatan komunikasi eksternal. Kegiatan komunikasi yang baik menjadi tujuan pemasaran yang dilakukan oleh
PIGC, dengan setiap lapangan golf memiliki ciri khasnya sendiri untuk membedakannya dari lapangan golf lainnya.
Dalam persaingan bisnis antar lapangan golf di Indonesia,
PIGC terus berusaha mempertahankan loyalitas pelanggan. Mereka tidak ingin tertinggal
dari para pesaing, sehingga terus menciptakan strategi baru dan meningkatkan strategi yang sudah ada
agar pelanggan tetap setia kepada PIGC. Meskipun menghadapi tantangan yang diakibatkan oleh pandemi, PIGC tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Mereka berusaha terus menarik minat
pelanggan dan menjadi satu-satunya tempat bermain dan berlatih golf. PIGC
juga mengadakan berbagai
event internasional seperti
Indonesia Open dan Tournament Golf Profesional
Ladies Simone Asia Pacific Cup guna terus menarik perhatian
para pelanggan.
Untuk menjadi member
di PIGC, pelanggan memiliki
opsi untuk membeli atau menyewa saham
yang tersedia. Jika memiliki
saham, mereka dapat langsung memproses keanggotaan mereka. Namun, jika tidak memiliki
saham, mereka dapat mencari ketersediaan
anggota yang dijual atau disewakan. Pelanggan lain
juga memiliki kesempatan
untuk bermain golf di PIGC tanpa
menjadi member, sebagai tamu
atau non-member. Keuntungan
menjadi member adalah bahwa para pelanggan tidak diwajibkan membayar biaya green fee atau biaya penggunaan
lapangan. Mereka hanya perlu membayar
biaya caddy dan biaya
penyewaan kereta golf.
Sebagai contoh, pada hari Senin, member hanya dikenakan biaya sebesar Rp. 385.000, sedangkan
non-member dikenakan biaya
sebesar Rp. 1.418.000.
Berdasarkan data yang didapat dari
annual report PIGC, tamu golf (member) di
tahun 2022 berjumlah 24.512
pemain, meningkat 3% dibandingkan 2021 dengan 23.670 pemain. Sementara itu, tamu golf (non member) di tahun 2022 berjumlah 33.606 pemain, meningkat 23% dibandingkan 2021 dengan 27.171 pemain (Lapangan golf Pondok Indah, 2011).
Melalui marketing PR dan strategi pull, push dan pass, PIGC membuat perubahan baru. Beberapa strategi digunakan untuk
menjaga loyalitas pelanggan dan melaksanakan semua fungsi dari eksternal
marketing PR. PGIC melakukan berbagai kegiatan dalam membantu aktivitas dari pemasaran, seperti promosi di media sosial maupun internet, publisitas di berbagai jenis media, hingga bekerjasama dengan komunitas serta brand yang mendukung event
nasional dan internasional.
Bagi perusahaan, panting untuk menjaga dan meningkatkan loyalitas pelanggan. dengan cara mempertahankan
pelanggan yang sudah menjadi
member dan menjadikan pelanggan
baru menjadi pelanggan loyal dengan tetap memilih PIGC sebagai lapangan bermain dan berlatih. Marketing PR yang digunakan
oleh PIGC memiliki peran dalam meningkatkan loyalitas pelanggan untuk dapat bertanding dengan competitor lapangan
golf lainnya (Bilhaq & Putri, 2022).
Marketing PR mengarah kepada keuntungan serta mempunyai tujuan untuk menciptakan kondisi
dan lingkungan yang positif
baik internal maupun ekternal.
Selain itu, strategi ini juha
mampu menyatukan stakeholders
dalam membangun hubungan dan mencipatakan citra yang baik dimasyarakat (Nurrahman, 2015).
Berdasarkan latar belakang tersebut, rumusan masalah dalam penelitian
ini adalah bagaimana pelaksanaan strategi marketing PR Pondok Indah Golf Course (PIGC) dalam mempertahankan loyalitas pelanggan? Untuk mengetahui dan menganalisis strategi marketing
PR PGIC, digunakan metode
pull, push dan pass. Manfaat akademis dari penelitian
ini adalah sebagai rujukan
bagi dunia Public Relation untuk mendapatkan pengetahuan dan pemahaman tentang strategi marketing PR pada PIGC dalam mempertahankan loyalitas pelanggan. Sedangkan secara praktis, penelitan ini diharapkan bisa bermanfaat sebagai informasi bagi
pihak-pihak dalam dunia PR atau MPR yang ada dibeberapa perusahaan, Penelitian ini diharapkan bisa berperan sebagai ideologi bagi PIGC mengenai marketing
PR dan menjadi bahan ev aluasi pihak
perusahaan agar mampu mencapai tujuan yang diharapankan di masa yang akan datang.
Penelitian pertama berjudul �Analisis
Strategi Marketing PR Dalam Meningkatkan
Loyalitas Customer Sofyan Hotel (studi
deskriptif pada sofyan
hotel cut meutia menteng
Jakarta pusat)�. Metode
yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan hasil enam
alat marketing PR untuk mendukung
three ways strategy. Penelitian ini menunjukkan bahwa daya tarik customer mampu membangun �rasa kepuasan terhadap jasa maupun produk dari
sofyan hotel sehingga dapat meningkatkan loyalitas customer� (Saraswati & Prihadini,
2020). Public Relations yang dilakukan oleh Sofyan Hotel Cut Meutia, adalah berbagai event promosi hotel, kegiatan CSR yang
bekerjasama dengan pihak Baznas, PMI, Influencer,
dan Komunitas.
Penelitian kedua memiliki judul �Strategi Marketing PR Kedai
SS (Serba Sambal) Cabang Kedoya
Dalam Mempertahankan
Loyalitas Pelanggan�. Dalam mengidentifikasi
strategi yang digunakan untuk menciptakan
loyalitas pelanggan, metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan menggunakan teori three ways
strategy. Dalam usaha meningkatkan layanan yang baik
demi mencipatakan rasa aman
dan nyaman., Kedai Serba Sambal Kedoya melakukan pemantauan pelayanan secara berkelanjutan dan mengutamakan kenyamanan agar pelanggan merasakan kepuasan sehingga menumbuhkan loyalitas (Boediman, T. A. & Putra, 2023). Strategi yang sudah dilakukan diantaranya adalah kerjasama dengan televisi, untuk meningkatkan minat dan penjualan, seperti acara Bikin Lapar di TransTv bersama dengan food blogger yang
mampu memberikan pengaruh terhadap masyarkat yang menonton nya.
Penelitian ketiga berjudul �Analisis
Implementasi Strategi Marketing Public Relation Bank� Syariah
Indonesia Dalam Mempertahankan
Loyalitas Pelanggan�. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
strategi yang diterapkan oleh Bank Syariah Indonesia dalam mempertahankan nasabahnya menggunakan metode deskriptif kualitatif. Temuan dari penelitian ini adalah aktivitas marketing PR dengan menggunakan tujuh alat marketing PR dan
mendukung konsep three
ways strategy. Selain itu, aktivitas
tersebut mampu membantu dunia usaha untuk mempromosikan dan mempertahankan loyalitas nasabah Bank Syariah
Indonesia (Bilhaq & Putri, 2022). Salah satu strategi yang digunakan
adalah dengan memanfaatkan keterlibatan
influencer dalam melakukan publikasi.
Menurut International Public Relations Association (IPRA: 1978) �pengertian dari Public
Relations adalah fungsi
manajemen khusus yang mendukung perhatian, pengembangan timbal balik antara publik dan organisasi dalam hal komunikasi, pemahaman, dan juga kegiatan bersama yang melibatkan manajemen dengan dihadapi berbagai masalah, bisa menanggapi
semua opini publik, membantu manajemen untuk bisa mengikuti dan menggunakan berbagai perubahan secara efektif, menjadi sistem peringatan dini untuk memprediksi tren dengan menggunakan hasil penelitian, serta metode komunikasi
yang etis dan sehat sebagai
alat utama (Ruslan, 2016)�.
Sedangkan, �Public Relations adalah peran yang sangat penting bagi perusahaan dalam berkomunikasi secara baik dengan organisasi dan publik, membantu kerjasama dengan stakeholder,
shareholder, serta memahami
opini publik tentang perubahan atau (trends)
di dunia. Fungsi Public Relations dalam manajemen adalah terdiri dari mengarahkan opini publik tentang
organisasi dan menyebarluaskan
informasi dari organisasi kepada publik melalui komunikasi dua arah, menjalin hubungan yang baik antara organisasi dan publik secara internal maupun eksternal, mendukung kegiatan manajemen dalam organisasi (Wiraditi & Sudibyo, 2020)�.
Mengutip dari Thomas L. Harris, sebagai pencetus pertama konsep marketing PR melalui
bukunya yang berjudul The
Marketer�s Guide to Public 12 Relations, beliau menjelaskan pengertian dari marketing PR adalah :
�Marketing PR (MPR) merupakan proses perencanaan� dan pengevaluasian program-program yang mempromosikan
kepuasan pembeli konsumen melalui komunikasi, informasi yang dapat dipercaya, dan kesan yang menghubungkan perusahaan dan produknya sesuai dengan kebutuhan,
keinginan, perhatiandan minat konsumen� - (Ruslan,
2016)
Menurut (Kotler & Keller, 2006) hal-hal yang membutuhkan strategi MPR adalah
sebagai berikut: 1. Saat melakukan promosi melalui iklan hanya
penambahan biaya yang besar tetapi tidak
sesuai dengan yang diterima 2. Perpaduan yang kuat baik melalui media elektronik dan cetak dalam promosi dan publikasi. 3. Terdapat berbagai macam produk yang ditawarkan maka minat konsumen
cepet menghadapi suatu
perubahan dalam waktu yang cepat. 4. Pesan dari tayangan iklan
yang ditunjukkan melewati
batas dan terasa biasa saja
sehingga, mengakibatkan berkurangnya ketertarikan dan keinginan konsumen.
Menurut konsep marketing PR, terdapat 3 strategi marketing PR yang mempersatukan dalam mencapai tujuan, adapun strategi dalam melakukan program sebagai berikut
(Ruslan, 2012) : 1. Strategi Pull merupakan upaya Public Relations yang dilandasi
oleh informasi yang dapat diyakini dalam menjalankan komunikasi dua arah. Strategi ini diharapkan dapat menyampaikan pendapat yang baik terhadap lembaga
diwakilinya. 2. Strategi Push merupakan cara mendorong pembelian dan mampu memberikan nilai (added value) atau kepuasan pelanggan (satisfied
customer) yang merasakan manfaat
dari produknya. 3. Strategi
Pass, yaitu cara
untuk membangun citra di mata publik yang dikeluarkan melalui bermacam-macam kegiatan serta kerjasama terhadap kepedulian sosial dan lingkungan.
Loyalitas memiliki
sifat dalam pembelian secara berulang dan teratur, hingga keseluruhan pada produk dan jasa, mampu memberikan saran untuk
orang lain, serta membangun
kekuatan dari tarikan para pesaing (Griffin et al., 2009).
Ada pula dimensi
dari loyalitas pelanggan menurut Kotler dan
Keller yaitu sebagai berikut:
Repurchase (pembelian berulang
atas produk atau jasa) Retention (resistensi terhadap pengaruh negatif terhadap perusahaan) Referrals (kesadaran umum akan keberadaan perusahaan) (Akira & Sudibyo, 2020).
Menjadikan konsumen yang loyal dengan
berbagai usaha maupun kegiatan menjadi alasan para competitor
untuk terus memberikan
yang terbaik untuk mencapai
tujuannya. Kepuasan merupakan
hal yang penting dalam memperoleh loyalitas dari para pelanggan, maka dibutuhkan strategi yang dapat menciptakan komitmen (Akira & Sudibyo, 2020). Melalui kepuasan
para pelanggan, akan terbentuk loyalitas pelanggan.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menghasilkan data deskriptif dengan melibatkan sumber verbal dan nonverbal.
Jenis penelitian ini adalah �kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk memperoleh pemahaman yang mendalam tentang makna, realitas dan fakta-fakta penting (Moleong, 2012)�.
Data Informan kunci
Key informant atau informan kunci dalam penelitian ini yaitu (N) Senior manager sales & marketing PIGC
yang berusia 43 tahun. N dipilih karena beliau sangat berpengalaman di bidang service dan marketing. Beliau sudah bekerja kurang lebih 15 tahun di PIGC.
Data Informan Pendukung
Penelitian ini menggunakan dua informan pendukung. Yang pertama adalah (ID) berusia 37 Tahun, seorang booking
officer di PIGC yang sudah bekerja kurang lebih 12 tahun. Beliau sangat menguasai pemesanan golf bagi para pelanggan.
Beliau memproses seluruh pemesanan golf secara akurat sekaligus
mempromosikan berbagai
program dan event di PIGC, sehingga dengan ini dipilih menjadi informan 1. Yang kedua, (PG) berusia 51 Tahun. PG adalah salah satu pemegang saham dan merupakan member di PIGC. Beliau
dipilih untuk menjadi Informan 2 karena menjadi salah satu pemegang saham terbanyak dan sampai sekarang terus rutin berolahraga
golf di PIGC.
Lokasi
dan Waktu penelitian
Lokasi penelitian adalah di Lapangan golf Pondok Indah atau PIGC yang beralamat di Jalan Metro Pondok
Indah Kav.1. Waktu penelitian dilaksanakan
mulai dari bulan Desember 2022 hingga bulan
Januari 2023.
Teknik Pengumpulan Data
Wawancara Mendalam
In-dept interview (wawancara mendalam) dengan 1 informan kunci dan 2 informan pendukung dilakukan secara langsung atau tatap muka.
Sebelum melakukan wawancara,
terlebih dahulu disiapkan transkip wawancara dengan menyusun pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan judul
penelitian. Setelah menentukan
narasumber, kemudian ditentukan tempat dan waktu wawancara. Sebaiknya selama wawancara berlangsung,
digunakan perekam atau membuat catatan
tertulis untuk mendapatkan
data yang lengkap (Kriyantono, 2010).
Studi Pustaka
Penelitian ini menggunakan bibliografi (Literature) dari
jurnal, website, buku dan refrensi
untuk melengkapi informasi
yang ada (Sugiyono, 2017).
Data primer dan Sekunder
Data primer dan sekunder didapatkan melalui observasi dan wawancara kepada informan secara langsung. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan sumber informasi di PIGC, yaitu� key informan� dan 2 informan
(Bungin,
2010).
Sedangkan data sekunder didapatkan dengan membaca dan mengutip berbagai sumber, baik dari buku-buku dan jurnal berkaitan dalam penelitian ini. Dokumentasi tambahan lain didapatkan melalui instagram dan
facebook Pondok
Indah Golf, serta website yang dimiliki yaitu http://www.golfpondokindah.com/.
Teknik Analisis Data
a.
Reduksi
Data
Langkah
ini memberikan penjelasan
yang jelas, memudahkan ketika mengumpulkan data berikutnya (Sugiyono, 2017).
b.
Penyajian
data
Di sini, data yang terpilih dimasukan ke dalam laporan secara sistematis. Data disiapkan dalam bentuk narasi
berupa strategi marketing PR lapangan golf pondok indah dalam mempertahankan loyalitas pelanggan (Sugiyono, 2012).
c.
Pengambilan Kesimpulan
Dengan menggunakan hasil wawancara dan observasi, perlu dilakukan analisis terhadap isi informasi yang diterima. Selain itu, reduksi data dilakukan dengan ekstraksi kesimpulan dan kemampuan memilih data berdasarkan korelasi. Kemudian, tahap validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber data, perbandingan hasil observasi, keterangan informan dan hasil wawancara, serta isi dokumen terkait
penelitian. Hasil akhir penelitian dapat memberikan gambaran tentang semua informasi yang diamati (Sugiyono, 2012).
Teknik Pengolahan Data
a.
Editing
Tahapan
ini mengamati dan melengkapi
data yang sudah didapatkan sehingga
data mampu dipertanggungjawabkan
(Sugiyono, 2014).
b.
Coding
Tahapan
ini menempatkan data yang sudah tepat
dengan jenisnya untuk memudahkan dalam memahami dan mengelolah data. Menurut Strauss dan Corbin dalam
(Rifa�i, 2017), analisis memiliki tiga langkah
besar. Langkah pertama adalah open coding, yaitu procedure
pengecekan pada keseluruhan
dalam pemeriksaan, penjelasan konsep lokal dan pengkategorian data.
Langkah kedua adalah axial
coding yang didalamnya terdapat
groundes theory, yaitu
kondisi penyebab > fenomena > konteks > kondisi > pendukung dan penghambat > strategi interaksi
dan tindakan > konsekuensi.
Langkah ketiga adalah selective
coding, yaitu hasil dari simpulan yang dijadikan general design.
Metode
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk menghasilkan data deskriptif dengan melibatkan sumber verbal dan nonverbal.
a. Kredibilitas (Credibility)
Data yang sudah berhasil
digabungkan dengan sesuai diuji kredibilitasnya menggunakan beberapa teknik,
diantaranya (Sugiyono, 2009).
b.
Triangulasi
Triangulasi
data menggunakan sumber
data yaitu dokumen, arsip, hasil wawancara,
observasi atau melakukan wawancara dengan lebih dari satu subjek yang berbeda pendapat. Lalu menggunakan triangulasi metode dengan mendalami
keakuratan informasi melalui metode dan sumber yang didapatkan dari data, wawancara mendalam dan observasi, dokumen tertulis, arsip, catatan atau tulisan pribadi, dan gambar atau foto.
Terakhir menggunakan triangulasi teori dengan data yang sudah dikumpulkan
dipastikan telah menggunakan syarat yang sudah ditentukan dalam menerapkanteori-teori.
c.
Terpercaya
(Dependability)
Langkah
ini digunakan untuk menjaga
bila terjadi kesalahan dari pengumpulan data serta mengklarifikasikan data yang mampu
dipertanggungjawabkan secara
ilmiah (Sugiyono, 2009).
d.
Pengujian
hasil penelitian (Confirmability)
Tujuan dari tahap ini adalah untuk mengetahui hasil penelitian yang dilakukan dalam pemeriksaan data serta informasi yang dapat mendukung materi yang sudah ada (Sugiyono, 2009).
HASIL DAN PEMBAHASAN
1. Pengetahuan Tentang Lapangan
golf Pondok Indah
Lapangan golf Pondok Indah atau
PIGC berdiri dari tanggal 17 agustus 1976 berlokasi di Jalan Metro Pondok
Indah Kav.1. PIGC merupakan lapangan
golf bertaraf internasional
yang memiliki rancangan
yang sangat eksklusif antara
manusia dengan alam. Dengan hal
tersebut, PIGC disebut merupakan salah satu lapangan golf terindah di
Indonesia.
PIGC menyediakan
fasilitas seperti pro
shop terbesar, meeting room, lounge dan restoran bintang lima, VIP
Room, ruang refleksi,
dan locker room, sistem reservasi.
Tujuannya adalah untuk menjadikan PIGC lapangan golf
yang terbaik di Jakarta dan salah satu
yang terbaik di Indonesia. Sedangkan
misi yang dimiliki adalah menjalankan usaha pembuatan dan penyelenggaran padang golf serta sarana untuk olahraga dan rekreasi yang baik.
PIGC memiliki 18 hole dengan jarak 7.243 yard dan luas lahan 530.217 m2. Lokasinya strategis yaitu berada di tengah kota, serta memiliki
lapangan yang panjang dan luas. Selain itu, kualitas rumput merupakan yang terbaik dan mudah kering, sehingga
membuat para pemain merasakan kepuasaan dalam bermain golf. Pelayanan
yang disajikan juga cukup baik dengan
memberikan golf rate sesuai
dengan kualitas nya.
Marketing PR PIGC dapat mengambil tindakan untuk tetap mempertahankan pelanggan dengan melakukan strategi untuk menciptakan nilai dan kelebihan nya
2. Kegiatan Strategi Marketing PR Lapangan Golf Pondok Indah
Pelaksanaan strategi marketing PR Lapangan golf Pondok Indah yang dilakukan
public relations terdapat tujuh
kegiatan marketing PR sebagai pendukung strategi marketing PR dikemukakan
oleh Kotler dan Keller. PIGC hanya menjalankan enam kegiatan marketing PR dan satu
kegiatan yang saat ini belum dilakukan.
3. Publikasi yang dilakukan oleh Lapangan golf Pondok Indah
Publikasi yang digunakan
PIGC dalam memberikan informasi dan pesan kepada publik dilakukan
melalui media elektronik seperti memasang standing digital
display untuk membantu mempublikasikan
informasi dan golf rate. Media cetak seperti standing pop untuk
memberikan informasi terkait golf rate ke para pelanggan.
Publikasi juga dilakukan di media sosial
seperti Iinstagram dan
Facebook untuk membantu PIGC mempublikasikan
foto atau video yang selalu
update. Media sosial berperan
penting dalam hal tersebut. Keuntungan
dalam menggunakan media sosial adalah tidak
membutuhkan� biaya
banyak, mudah dalam mengakses informasi, dan kemampuan memperbaharui informasi mengenai Lapangan golf Pondok Indah dengan cepat ke masyarakat.
|
|
Gambar 1 Media cetak Standing Pop
|
|
Gambar 2 Media elektronik standing digital display
|
|
Gambar 3 Media Sosial Instagram
Media identitas
sebuah bentuk atau kekhasan perusahaan
yang sudah ditetapkan oleh internal dan eksternal. Lapangan golf Pondok Indah mempunyai kekhasan yang digunakan seperti logo, member card, seragam
karyawan, lokasi dan bangunan untuk memperkenalkan Lapangan golf Pondok Indah kepadapublik.
Identitas tersebut dijaga dan dipertahankan oleh Lapangan golf Pondok Indah agar terus menginspirasi para pelanggan atau calon pelanggan
dan terus melakukan inovasi- inovasi demikeberlangsungan hidup perusahaan.
|
|
Gambar 4 Logo
|
|
Gambar 5 Member Card
|
|
Gambar 6 Lokasi
|
|
Gambar7 Seragam Karyawan
|
|
Gambar 8 Bangunan
4. Acara yang dilakukan oleh Lapangan
golf Pondok Indah
Acara atau event
yang bertujuan untuk meningkatkan
penjualan, penggunaan dan kunjungan dari para pelanggan atau calon pelanggan PIGC. PIGC
dijadikan sebagai salah satu
lapangan untuk berbagai event
golf, seperti Mandiri
Indonesia Open 2022 yang di gelar kembali setelah sempat terhenti selama dua tahun karena pandemic Covid- 19. Event
tournament golf ini merupakan bagian
dari tournament series yang diselenggarakan oleh Asian Tour Indonesia. Lapangan golf Pondok Indah persembahkan Simone Asia Pasific
Cup. Simone Asia Pacific Cup yang digelar di Lapangan golf Pondok Indah, 18-20
Agustus 2022 menjadi tournament
golf professional ladies paling bergengsi di
Indonesia. Sebanyak 121 pemain
golf dari Sembilan Negara mengikuti
Mandiri Pondok Indah International
Junior Golf Championship 2022 di lapangan Pondok Indah Golf. Kegiatan acara
atau event disebarluaskan
melalui media sosial dan
media-media olahraga agar dapat
disebarluaskan kepada masyarkat.
|
|
Gambar 9 Acara mandiri pondok indah international junior golf championship 2022
|
|
Gambar 10 Acara mandiri pondok indah international junior golf championship 2022
5. Berita oleh Lapangan golf Pondok
Indah
Berita merupakan pekerjaan dari PR yaitu membuat
dan menyusun berita. Berita yang diberikan dibuat menarik & berkualitas, sehingga para media terkesan dan kemudian diberikan press release untuk di olah
dan disebarkan melalui
media massa. PIGC melakukan
press conference dalam event Mandiri Pondok Indah International
Junior Golf Championship 2022 di Lapangan golf Pondok Indah yang disebarluaskan
di berbagai media antaranya
obgolf, media televisi
Metro Tv, Mnctv, Transvision
dan mola yang memiliki channel khusus golf, media digital juga ada
seperti kompas tv dan
portal-portal berita khusus
golf.
|
|
Gambar 11 Berita press relase
6. Pidato yang dilakukan oleh Lapangan
golf Pondok Indah
Kegiatan pidato belum dilakukan oleh PIGC, belum
dibutuhkan dalam melengkapi kebutuhan pada perusahaan untuk memberikan jawaban kepada masyarakat dan pelanggan terkait yang dibutuhkan. PIGC hanya memberikan informasi melalui personal atau melalui media sosial untuk memberikan apa yang diperlukan para pelanggan atau calon pelanggannya.
7. Aktivitas Sosial yang dilakukan
oleh Lapangan golf Pondok
Indah
Berguna dalam kegiatan sosial merupakan usaha dan strategi marketing PR karena
mampu mempertahankan hubungan yang baik serta tanda rasa tanggung jawab sosial PIGC kepada masyarakat. PIGC melakukan aktivitas sosial dalam kegiatan
CSR peduli COVID- 19 kepada
karyawa-karyawan di PGIC pada tanggal
16 Agustus 2021 dengan memberikan sembako dan sejumlah uang tunai. CSR yang dilakukan secara rutin setiap tahun
nya untuk warga sekitar PIGC dengan pemberian kambing di hari raya Idul
Adha. Kegiatan lainnya yang dilakukan PIGC adalah penyerahan donasi berupa uang tunai yang rutin setiap tahunnya. Salah satunya donasi bersama Asosiasi pemilik lapangan golf Indonesia
& DKI Jakarta untuk Dinpar Pemprov
pada tanggal 20 april 2021.
Untuk kegiatan yang baru dilaksanakan yaitu PIGC peduli bantuan untuk korban gempa bumi cianjur.
|
|
Gambar 12 Aktivitas sosialpeduli Covid
|
|
Gambar 13 Aktivitas sosial Peduli Gempa Cianjur
8. Sponsorship yang dilakukan oleh Lapangan golf Pondok Indah
Sponsorship yang dilakukan PIGC dengan
memberikan atau menyediakan tempat atau lapangan untuk mendukung acara terbesar asia dan eropa yang diikuti oleh para pemain golf top
dunia di tournament seperti Sponsor Indonesia Open
dan Sponsor Asian Games. Dengan melakukan sponsorship banyak
keuntungan yang di dapatkan
oleh PIGC seperti meningkatkan
popularitas, dapat meningkatkan reputasi di mata masyarakat dan para pemain golf.
|
|
Gambar 14 Sponspor Indonesia Open 2022
|
|
Gambar 15 Sponsor Asian
Games 2018
9. Loyalitas Pelanggan Lapangan golf Pondok Indah
Dengan melakukan Strategi marketing PR memberikan hasil bahwa para member atau pelanggan merasakan kepuasan dengan pelayanan serta fasilitas yang ada di PIGC. Adanya kepuasan dari para pelanggan secara terus-menerus akan berdampak baik serta dapat mempertahankan
loyalitas. Para pelanggan terus datang untuk bermain di PIGC berada di lokasi yang strategis dan di tengah- tengah kota, lalu dengan
harga yang sesuai dengan kualitas yang di dapatkan ketika bermain golf di pondok indah.
Lapangan golf Pondok Indah memberikan kesan tersendiri ketika bermain. PIGC menjalankan
strategi marketing PR sesuai pada tujuan yang ingin dicapai dengan terus memberikan yang terbaik untuk pelanggannya. Dari kualitas lapangannya sudah tidak diragukan dimana memiliki rumput yang sangat bagus. Sehingga
membuat para pelanggan tetap mencari PIGC menjadi lapangan buat bermain golf. Ketersediaan fasilitas lainnya juga sangat menunjang dalam memberikan kepuasan para pelanggan di PIGC
10. Strategi Marketing PR Lapangan golf Pondok Indah dalam Mempertahankan Loyalitas
Marketing PR dijalankan
menggunakan tools dan program PR yang sudah dijalankan dan tiga strategi PR yaitu pull, push dan pass. Strategi pull yang
diterapkan oleh PIGC adalah
melalui pesan- pesan positif, untuk menciptakan image positif.
Strategi pull dilakukan dengan cara melakukan
publikasi di media sosial, memperbarui konten yang menarik dari setiap
pertandingan atau kegiatan golf yang berlangsung di
PIGC, membuat konten berupa foto dan video yang berisikan informasi tentang keadaan lapangan, acara-acara yang sedang berlangsung,
fasilitas-fasilitas terbaik
yang dimiliki, informasi
mengenai golf rate serta
diskon-diskon menarik yang diberikan untuk para pelanggan,
dan tidak ketinggalan dengan informasi yang update terkait F&B di PIGC.
�PIGC juga memberikan
informasi bahwa sekarang tidak hanya memiliki
lapangan golf nya
saja, tetapi memiliki ballroom
yang dapat disewakan
untuk berbagai acara. Terdapat
penambahan VIP Room yang sangat baik pelayanan nya, serta memiliki menu-menu menarik yang dapat dinikmati di restaurant.
PIGC menggunakan
media elektronik seperti memasang standing digital display untuk mengiklankan informasi dan golf
rate Lapangan golf Pondok
Indah. Media cetak seperti standing
pop untuk memberikan informasi
terkait golf rate ke para pelanggan
Lapangan golf Pondok Indah.
Strategi Pull dilakukan dengan
cara mendorong untuk penjualan atau memikat para pelanggan serta mampu memberikan
rasa puas untuk para pelangganyang
sudah menggunakan jasa dari PIGC.
Strategi Push dilakukan
dengan mendorong pelanggan agar tertarik dengan yang ditawarkan oleh PIGC,
dan dapat memberikan informasi dan layanan yang menarik dan bermanfaat. Berdasarkan temuan di lapangan, PIGC menerapkan Push
Strategy dengan mempertahankan
para pelanggan dan mengajak
calon pelanggan berkunjung untuk bermain golf di
PIGC.
PIGC dapat mendorong pelanggan untuk tetep milih bermain
golf dengan mengadakan promosi-promosi seperti promo �senior
day� yaitu adanya fasilitas diskon yang diberikan khusus para pemain golf yang sudah berusia
55 tahun keatas untuk laki-laki dan usia 50 tahun ke atas untuk wanita dengan memberikan
harga special yaitu
Rp 968.000 khusus dihari Senin.
PIGC memilki
promo untuk bermain dengan menggunakan The Card dengan
mendapatkan harga khusus yaitu Rp 1.178.000 di hari Senin-Kamis dan untuk hari Jumat dengan
harga khusus yaitu Rp 1.418.000 dengan syarat & ketentuan yang berlaku. The Card adalah Kartu Privilege Membership untuk Golfer yang dimiliki oleh APLGI (Assosiasi Pemilik Lapangan Golf Indonesia)
yang beranggotakan 60 Lapangan
Golf terbaik di Indonesia.
Strategi Pass yang dilakukan PIGC berupaya untuk memberikan dampak yang baik, menghasilkan citra publik yang menguntungan, keikutsertaan pada kegiatan sosial. Strategi pass dilakukan
dengan CSR, yaitu kegiatan yang dilakukan di saat masa pendemi COVID- 19 dua diantaranya seperti menyediakan vaksin yang bertempat di PIGC untuk para caddy, karyawan, tenat PIGC yang dilaksanakan pada tanggal 20
April 2021. PIGC juga memiliki kegiatan
CSR peduli COVID- 19 kepada
karyawan-karyawan di PGIC pada tanggal
16 Agustus 2021 dengan memberikan sembako dan sejumlah uang tunai. CSR yang dilakukan secara rutin setiap tahun
untuk warga sekitar PIGC berbentuk pemberian kambing di hari raya Idul Adha.
Kegiatan lainnya yang dilakukan adalah penyerahan donasi berupa uang tunai yang rutin setiap tahunnya.
Salah satunya donasi bersama Asosiasi pemilik lapangan golf Indonesia
& DKI Jakarta untuk Dinpar Pemprov
pada tanggal 20 april 2021.
Untuk kegiatan yang baru dilaksanakanyaitu PIGC peduli bantuan untuk korban gempa bumi cianjur.
Kegiatan sosial yang dilakukan
sangat membantu dalam mempertahankan loyalitas pelanggan yang juga akan berdampak kepada citra baik untuk PIGC, serta
memberikan pengaruh yan positif dalam
keaktifan di masyarakat dan
karyawan nya.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis, strategi Marketing
PR yang dilakukan PIGC dapat
meningkatkan loyalitas pelanggan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa beberapa kegiatan marketing PR diupdate secara berkala agar informan mengetahui kegiatan perusahaan. menerapkan strategi pull,
push dan pass dan menjalankan kegiatan
marketing PR-nya. Dari tujuh
alat marketing PR, enam kegiatan pemasaran PR dilaksanakan dan satu kegiatan tidak dilaksanakan oleh PIGC. Kegiatan berupa publikasi, media identitas, event, berita, kegiatan sosial dan sponsor, kegiatan yang belum dilakukan adalah pidato. Pasalnya, PIGC belum membutuhkan kegiatan tersebut untuk mendukung kepentingan perusahaan.
DAFTAR PUSTAKA
Akira, Anton Pramana, & Sudibyo, A. G. (2020). Pengaruh
Kegiatan Complaint Handling Terhadap Loyalitas Pelanggan. Inter Community:
Journal Of Communication Empowerment, 2(1), 1�15.
Bilhaq, Aulia Mardhatillah, & Putri, Yuliani Rachma.
(2022). Analisis Implementasi Strategi Marketing Public Relation Bank Syariah
Indonesia Dalam Mempertahankan Loyalitas Pelanggan. EProceedings of
Management, 9(2).
Boediman, T. A. & Putra, E. (2023). Strategi marketing PR
kedai SS (Serba Sambal) cabang Kedoya dalam mempertahankan loyalitas pelanggan.
Jurnal Universitas Budiluhur, 15(2), 1�23.
Bungin, Burhan. (2010). Metodologi Penelitian Pendidikan
Kualitatif. Jakarta: Raja Grafindo.
Griffin, Emory A., Crossman, Joanna, Bordia, Sarbari, Mills,
Colleen, Maras, Steven, Pearse, Guy, Kelly, Paul, & Shanahan, Dennis.
(2009). A First Look at Communication Theory, Em Griffin. Details: Boston:
McGraw-Hill Higher Education, 230�265.
Kriyantono, Rachmat. (2010). Teknik Praktis Riset Komunikasi:
Disertai Contoh Praktis Riset Media. Jakarta: Kencana.
Moleong, Lexy J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif,
Bandung. Pariwisata Pedesaan Sebagai Alternatif Pembangunan Berkelanjutan
(Laporan Penelitian Hibah Bersaing Perguruan Tinggi) Yogyakarta.
Nurrahman, Muhammad Aulia. (2015). Strategi marketing
public relations The Sun Hotel Sidoarjo pada publik konsumen. UNIVERSITAS
AIRLANGGA.
Ruslan, Rosady. (2012). Manajemen public realtions &
media komunikasi konsepsi dan aplikasi.
Saraswati, Audia, & Prihadini, Diana. (2020). Analisis
Strategi Marketing Public Relations Dalam Meningkatkan Loyalitas Customer
Sofyan Hotel (Studi Deskriptif Pada Sofyan Hotel Cut Meutia Menteng Jakarta
Pusat). LUGAS Jurnal Komunikasi, 4(2), 54�60.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Pendidikan.
Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif.
46�57.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif,
Kualitatif, dan R&D. Bandung.
Sugiyono, Metode. (2014). Penelitian Pendidikan Pendekatan
Kuantitatif Kualitatif R&D cet. Ke-19, Bandung: Alfabeta.