PENGARUH HARGA DAN
PROMOSI TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA PT MANDALA SELA EKSPRES JAKARTA
Pri
Pantjaningsih
STIEManajemen Bisnis Indonesia
Perseroan Terbatas (PT) merupakan
badan usaha yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atau berorientasi pada perolehan
profit/laba. Tujuan Penelitian yang hendak dicapai adalah sebagai berikut: 1. Memperoleh informasi berupa penjelasan lebih dalam tentang
pengaruh dan hubungan harga terhadap loyalitas pelanggan 2. Memperoleh informasi berupa penjelasan lebih dalam tentang
pengaruh dan hubungan promosi terhadap loyalitas pelanggan 3. Mendapatkan
informasi yang lebih rinci dari olahan data tentang seberapa besar� pengaruh dan hubungan antara harga dan promosi
terhadap loyalitas pelanggan secara simultan. Metode merupakan cara untuk memecahkan suatu masalah. Dalam hal ini
jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif (penjelasan) verifikatif (uji
hipotesis). hasil penelitian ini dapat digunakan untuk pemecahan masalah dilapangan maka penulis memandang
permasalahan penelitian
yang diangkat perlu dibatasi variabelnya.
Kata kunci: pengaruh harga; promosi; Loyalitas pelanggan
Abstract:
Limited
Liability Company (PT) is a business entity that aims to gain profit or is
oriented towards obtaining profit/profit. The research objectives to be
achieved are as follows: 1. Obtain information in the form of a deeper
explanation of the effect and relationship of price on customer loyalty 2. Obtain
information in the form of a deeper explanation of the influence and
relationship of promotion on customer loyalty 3. Obtain more detailed
information from processing data on how much influence and relationship between
price and promotion on customer loyalty simultaneously. Method is a way to
solve a problem. In this case the type of research used is descriptive
(explanation) verification (hypothesis testing). The results of this study can
be used to solve problems in the field, so the authors view the research
problems raised need to be limited in terms of variables.
Keywords: price
effect; promotion; Customer loyalty
���������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
Perseroan Terbatas (PT) merupakan
badan usaha yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan atau berorientasi pada perolehan
profit/laba. Modal dari perseroan terbuka diperoleh dari obligasi dan saham, para pemilik saham atau
penanam modal akan mendapatkan laba atau keuntungan dengan system deviden atau bagi hasil.
Berdasarkan Pasal 1 undang-undang No. 40 tahun 2007 pengertian Perseroan Terbatas
(PT) adalah badan hukum
yang merupakan persekutuan
modal, didirikan berdasarkan
perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang-undang ini serta peraturan pelaksanaannya.
Perkembangan dunia bisnis yang bertambah pesat. Seiring dengan semakin meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk dan jasa untuk memenuhi kebutuhannya telah membawa pengaruh besar terhadap perekonomian Indonesia (Wijaya, Umam, Hakim, & Nabila, 2022). Pekembangan
ini tentu saja, membuat persaingan
untuk memenangkan pelanggan potensial dan mempertahankan pelanggan yang ada semakin meningkat.
Tantangan dan harus dihadapi oleh perusahaan dalam memasarkan produk dan jasanya. Dengan situasi persaingan yang ketat saat ini, bisnis
yang bersaing terus memberikan kualitas layanan yang unggul dan harga bervariasi yang dirasakan sangat baik untuk mendapatkan kepuasan pelanggan dan loyalitas pelanggan Tentunya setiap pelaku bisnis ingin
produk dan jasanya dikenal secara luas oleh masyarakat, dengan memanfaatkan perkembangan teknologi ini sudah merubah
paradigma pemasaran dari product driven
company menjadi consumer driven company (Firatmadi,
2017) .
Melihat peluang
tersebut, banyak bermunculan bisnis jasa pengiriman barang di Indonesia. Sektor logistik menjadi salah satu industri yang
berkembang secara dinamis, hal tersebut karena perubahan perilaku masyarakat
untuk menggunakan jasa pengiriman barang sebagai bentuk dari efisiensi dan
efektifitas (Yaqin,
Himawan, Furidha, & Hermawan, 2022). Semakin banyaknya
perusahaan jasa pengiriman membuat para pelaku usaha semakin gencar memberikan
pelayanan yang terbaik untuk pelangganya. Loyalitas�
pelanggan menjadi hal yang sering diamati dan menjadi perhatian pada
perusahaan jasa pengiriman barang
(Novianti,
Endri, & Darlius, 2018). Karena merupakan
kunci sukses tidak hanya dalam jangka pendek tetapi keunggulan bersaing secara
kelanjutan. PT. Mandala Sela Ekspres merupakan
salah satu dari sekian banyak perusahaan
di Indonesia yang bergerak di bidang
industry jasa pengiriman barang Indonesia timur, yang berdiri sejak tahun
2010. Berikut Laporan data muat barang container PT Mandala
Sela Ekspres tahun 2022
Data Target Dengan Realisasi Muat Barang Container
periode Jan � Des Tahun 2022
|
Bulan |
Target
Pelayanan |
Realisasi |
Presentase |
|
Januari |
30 |
30
Unit |
100% |
|
Februari |
30 |
30
Unit |
100% |
|
Maret |
30 |
29
Unit |
97% |
|
April |
30 |
31
Unit |
103% |
|
Mei |
30 |
33
Unit |
110% |
|
Juni |
30 |
25
Unit |
83% |
|
Juli |
30 |
31
Unit |
103% |
|
Agustus |
30 |
20
Unit |
67% |
|
September |
30 |
23
Unit |
77% |
|
Oktober |
30 |
23
Unit |
77% |
|
November |
30 |
22
Unit |
73% |
|
Desember |
30 |
21
Unit |
70% |
|
Total |
360 |
318
Unit |
88% |
Sumber: PT. Mandala Sela Ekspres Jakarta 2023.
Berdasarkan data pada Tabel 1 dapat dilihat
bahwa presentase data melayani yang dapat memenuhi target pada periode Januari (100%), Februari (100%),
April (103%), Mei (110%), Juli (103%), sementara untuk data melayanni pada periode lainnya belum sesuai
dengan target yang sudah ditetapkan sebelumnya yaitu 100%. Kurang optimalnya dalam pencapaian target tersebut mencerminkan adanya ketidakpuasan pelanggan terhadap layanan yang di berikan pada PT
Mandala Sela Ekspres. Ketidakpuasan
pelanggan sama saja dengan menurunnya
kepuasan pelanggan terhadap kualitas pelayanan yang diberikan sehingga dapat mempengaruhi niat membeli atau menggunakan
ulang layanan tersebut. Beberapa faktor yang di duga mempengaruhi loyalitas pelanggan tersebut diantaranya, Kualitas pelayanan, Harga, Promosi, Citra perusahaan dan Kepuasan pelanggan.
Menurut (Herawati, Pradhanawati, & Dewi, 2013). Loyalitas
pelanggan adalah komitmen pelanggan bertahan secara mendalam untuk berlangganan kembali. Sehingga loyalitas pelanggan yang berawal dari penilaian pelanggan terhadap kualitas produk atau jasa yang diterimanya (persepsi) berdasarkan harapan yang telah terkonsep dalam pemikirannya. Persepsi yang positif terhadap suatu barang atau jasa
yang diterima seorang konsumen, membuat konsumen secara terus-menerus ingin memperoleh barang atau jasa dari
perusahaan tersebut dan dapat membangun loyalitas pelanggan. Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan terhadap suatu barang atau jasa
dalam perusahaan jasa, maka salah satu hal yang harus
diperhatikan juga adalah kualitas pelayanan yang diterima oleh konsumen.
Loyalitas pelanggan
dalam sebuah perusahaan memiliki peran penting, mempertahankannya berarti meningkatkan kinerja keuangan dan mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan (Maulyan, Drajat, Angliawati, & Sandini, 2022).�
Harga yaitu beberapa nilai untuk dikeluarkan agar memperoleh berbagai barang atau jasa,
atau harga adalah suatu beban
yang dikeluarkan untuk produk yang diinginkan konsumen. Harga pengiriman tergolong ekonomis namun volume pengiriman barang cenderung tidak tetap (Sitorus, 2022).
Promosi merupakan
salah satu kegiatan pemasaran yang penting bagi perusahaan dalam upaya mempertahankan
kontinuitas serta meningkatkan kualitas penjualan, untuk meningkatkan kegiatan pemasaran dalam hal memasarkan barang atau jasa
dari suatu perusahaan, tak cukup hanya menetapkan
harga, dan menggunakan saluran distribusi tetapi juga harus didukung oleh kegiatan promosi. Periklanan adalah bentuk komunikasi
yang melibatkan media massa
mengenai suatu organisasi, produk atau ide yang dibayar oleh satu sponsor yang diketahui. Iklan merupakan bentuk promosi yang paling dikenal dikarenakan daya jangkauan yang luas. Periklanan merupakan promosi yang penting bagi perusahaan
khususnya bagi perusahaan yang memproduksi barang atau jasa
kepada masyarakat luas
Kepuasan pelanggan merupakan tujuan dari suatu bisnis,
terciptanya kepuasan pelanggan dapat memberikan beberapa manfaat bagi
perusahaan antara lain pengaruh antara perusahaan dan pelanggan menjadi
harmonis, memberikan dasar yang baik bagi pembelian ulang dan terciptanya
loyalitas pelanggan, dan membentuk suatu rekomendasi dari mulut ke mulut yang
menguntungkan untuk perusahaan. Menurut Oliver dalam Ferinadewi (2015),
kepuasan merupakan penilaian konsumen terhadap fitur produk atau jasa yang
berhasil memberikan pemenuhan kebutuhan pada level yang menyenangkan baik itu
di bawah maupun diatas harapan.
Citra perusahaan sebagai seperangkat
keyakinan, ide, dan kesan yang dimiliki oleh seseorang terhadap suatu objek.
Objek yang dimaksud bisa berupa orang, kelompok orang, organisasi atau yang
lainnya. Apabila objek tersebut berupa organisasi maka seluruh keyakinan, ide
dan kesan atas organisasi dari seseorang merupakan citra (Kotler & Armstrong, 2010).
Kualitas pelayanan
mempunyai hubungan langsung dengan kemampuan bersaing dan tingkat keuntungan perusahaan (Martono, Arwin, Yuliana, Lisa, & Hutabarat, 2021). Bagi
perusahaan jasa, kualitas layanan memberikan peran penting untuk memuaskan
kebutuhan dan keinginan pelanggan agar timbul loyalitas pada pelanggan.
Perusahaan harus berbenah mengenai kualitas layanan. Terkait jasa yang diberikan dengan layanan yang prima, tentunya dapat diharapkan memberikan tingkat kepuasan pelanggan yang tinggi dan berdampak pada loyalitas pelanggan.
Berdasarkan latar belakang dan fenomena yang diduga menjadi
faktor yang dapat
mempengaruhi Loyalitas Pelanggan, maka dalam penelitian ini akan meneliti dengan judul� �Pengaruh Harga dan Promosi Terhadap Loyalitas Pelanggan pada PT Mandala Sela Ekspres
Jakarta�
hasil penelitian ini dapat digunakan
untuk pemecahan masalah dilapangan maka penulis memandang
permasalahan penelitian
yang diangkat perlu dibatasi variabelnya. Berdasarkan identifikasi masalah terdapat lima Variabel bebas yang telah diidentifikasi, maka peneliti ini
hanya dibatasi pada, harga variabel independen (X1), promosi variabel independen (X2) dan variabel loyalitas pelanggan sebagai variabel dependen (Y). alasanya variabel harga dan promosi lebih dominan pengaruhnya
terhadap loyalitas pelanggan.
Berdasarkan Rumusan Masalah diatas, maka Tujuan
Penelitian yang hendak dicapai adalah sebagai berikut: 1. Memperoleh informasi berupa penjelasan lebih dalam tentang� pengaruh dan
hubungan harga terhadap loyalitas pelanggan 2. Memperoleh informasi berupa penjelasan lebih dalam tentang pengaruh
dan hubungan promosi terhadap loyalitas pelanggan 3. Mendapatkan informasi yang
lebih rinci dari olahan data tentang seberapa besar� pengaruh dan hubungan antara harga dan promosi terhadap loyalitas pelanggan secara simultan
METODE
PENELITIAN
Metode merupakan cara untuk memecahkan suatu masalah.
Dalam hal ini jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif (penjelasan)
verifikatif (uji hipotesis), menurut (Sugiyono, 2015) metode deskriptif adalah statistik yang digunakan
untuk menganalisa data dengan mendeskripsikan atau menggambarkan data yang
telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang
berlaku secara umum atau generalisasi.
Metode verifikatif menurut (TarsitoTarsito, 2014) adalah suatu metode penelitian yang bertujuan
mengetahui hubungan antara variabel melalui suatu pengujian melalui suatu
perhitungan statistik didapat hasil pembuktian yang menunjukkan hipotesis di
tolak atau di terima.
Penelitian kuantitatif adalah jenis penelitian yang
menghasilkan penemuan penemuan yang dapat di capai (diperoleh) dengan
menggunakan prosedur- prosedur statistik atau cara-cara lain dari kuantifikasi
(pengukuran). Pendekatan kuantitatif memusatkan perhatian pada gejala gejala
yang menmpunyai karakteristik tertentu di dalam kehidupan manusia yang
dinamakan sebagai variabel. Dalam pendekatan kuantitatif hakikat hubungan di
antara variabel- variabel di analisis dengan menggunakan teori yang objektif,
Sujarweni (2019:3)
Menurut (Sugiyono 2019:126) populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas
obyek atau subyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh
peneliti untuk pelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Dari definisi tersebut, populasi dalam penelitian ini adalah pelanggan
PT Mandala Sela Ekspres
Jakarta yang berjumlah 150
Menurut (Sugiyono 2019:127), sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang
dimiliki oleh populasi tersebut. Metode pengambilan sampel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Simple Random
Sampling. Simple Random Sampling menurut (Sugiyono 2019:127) adalah pengambilan
anggota sampel dari populasi dilakukan
secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi.
Sampel yang digunakan sebanyak 109 orang dengan menggunakan metode pengambilan sampel yaitu simple random sampling dengan
rumus
�
=
Subjek penelitian adalah PT Mandala Sela Ekspres
yang beralamat JL. Jampea
No 70a Koja Jakarta Utara. Adapun objek dalam penelitian ini adalah, variabel
yang diteliti yaitu Harga
(X1), Promosi (X2) dan Loyalitas
Pelanggan (Y)
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Nilai rtabel didapat berdasarkan nilai df (degree of freedom) = n � k�
= 109 � 2 = 107� pada taraf
signifikansi 0,05 maka diperoleh nilai rtabel = 0,1882. Hasil uji validitas pada
penelitian ini yaitu sebagai berikut:
Hasil Olah Data Uji
Validitas
|
Nomor Butir Pernyataan |
Perbandingan Nilai r hitung (Corrected Item-Total Correlation) dan r tabel |
Keterangan |
|||
|
r hitung X1 |
r hitung X2 |
r hitung Y |
r tabel df = n-k |
||
|
1 |
0,400 |
0,624 |
0,609 |
1,1882 |
Valid |
|
2 |
0,533 |
0,627 |
0,592 |
1,1882 |
Valid |
|
3 |
0,478 |
0,480 |
0,610 |
1,1882 |
Valid |
|
4 |
0,447 |
0,731 |
0,761 |
1,1882 |
Valid |
|
5 |
0,517 |
0,704 |
0,489 |
1,1882 |
Valid |
|
6 |
0,608 |
0,716 |
0,693 |
1,1882 |
Valid |
|
7 |
0,589 |
0,701 |
0,630 |
1,1882 |
Valid |
|
8 |
0,679 |
0,737 |
0,608 |
1,1882 |
Valid |
|
9 |
0,649 |
0,620 |
0,676 |
1,1882 |
Valid |
|
10 |
0,512 |
0,787 |
0,767 |
1,1882 |
Valid |
Sumber: hasil
olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel 2 diperoleh nilai rhitung dari seluruh item pernyataan variabel Harga (X1), Promosi
(X2), dan Loyalitas Pelanggan
(Y) memiki nilai rhitung yang lebih besar dari rtabel, sehingga dapat di artikan bahwa seluruh
item pernyataan yang digunakan pada masing-masing variabel
dalam penelitian ini dinyatakan valid.
Hasil Olah Data Uji
Reliabilitas
|
Variabel |
Perbandingan Nilai Cronbach�s Alpha dengan nilai r tabel |
Keterangan |
|
|
Nilai Cronbach�s Alpha |
Nilai Reliabel Minimal |
||
|
Harga |
0,882 |
0,60 |
Reliabel |
|
Promosi |
0,910 |
0,60 |
Reliabel |
|
Loyalitas Pelanggan |
0,896 |
0,60 |
Reliabel |
Sumber: hasil
olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel 3 bahwa nilai Cronbach�s Alpha (α) pada masing-masing variabel menunjukan nilai
yang lebih besar dari 0,60. Artinya bahwa jawaban responden
terhadap semua
item pernyataan yang digunakan sebagai alat
ukur dalam
penelitian ini konsisten atau
dapat dinyatakan reliabel.
Hasil Olah Data Uji
Normalitas
|
One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test |
||
|
|
Unstandardized
Residual |
|
|
N |
109 |
|
|
Normal Parametersa,b |
Mean |
.0000000 |
|
Std. Deviation |
2.48449760 |
|
|
Most Extreme Differences |
Absolute |
.074 |
|
Positive |
.074 |
|
|
Negative |
-.045 |
|
|
Test Statistic |
.074 |
|
|
Asymp. Sig. (2-tailed) |
.188c |
|
|
a. Test distribution is Normal. |
||
|
b. Calculated from data. |
||
|
c. Lilliefors Significance
Correction. |
||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel 4 diperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed)
sebesar 0,188 yang lebih besar
dari nilai 0,05. Artinya bahwa nilai residual berdistribusi normal atau model regresi dalam penelitian ini memenuhi asumsi normalitas.
Hasil Olah Data Uji
Multikolinearitas
|
Coefficientsa |
||||||||
|
Model |
Unstandardized
Coefficients |
Standardized
Coefficients |
t |
Sig. |
Collinearity
Statistics |
|||
|
B |
Std.
Error |
Beta |
Tolerance |
VIF |
||||
|
1 |
(Constant) |
6.170 |
1.996 |
|
3.090 |
.003 |
|
|
|
Harga |
.432 |
.089 |
.431 |
4.847 |
.000 |
.296 |
3.377 |
|
|
Promosi |
.433 |
.081 |
.474 |
5.332 |
.000 |
.296 |
3.377 |
|
|
a. Dependent Variable: Loyalitas
Pelanggan |
||||||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel 5 diperoleh nilai Tolerance variabel Harga (X1)
dan Promosi
(X2) yaitu sebesar 0,296 yang lebih besar dari nilai 0,10. Sedangkan untuk nilai VIF yaitu sebesar 3,377 lebih kecil dari nilai 10. Artinya bahwa model regresi pada penelitian ini tidak terjadi multikolinearitas.
Hasil Olah Data Uji
Heteroskedastisitas (Uji Glejser)
|
Coefficientsa |
||||||
|
Model |
Unstandardized
Coefficients |
Standardized
Coefficients |
t |
Sig. |
||
|
B |
Std.
Error |
Beta |
||||
|
1 |
(Constant) |
5.737 |
1.112 |
|
5.159 |
.000 |
|
Harga |
-.064 |
.050 |
-.219 |
-1.292 |
.199 |
|
|
Promosi |
-.028 |
.045 |
-.105 |
-.618 |
.538 |
|
|
a. Dependent Variable: ABS_RES |
||||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel 6 diperoleh nilai signifikansi absulote residual dari variabel Harga (X1)
sebesar 0,199 dan
nilai signifikansi absulote residual variable Promosi (X2) sebesar
0,538 yang kedua nilai tersebut lebih besar dari nilai
0,05. Artinya bahwa model regresi dalam penelitian ini tidak terjadi heteroskedastisitas.
Nilai tabel Durbin Watson
Hasil Olah Data Uji
Autokorelasi
|
Model Summaryb |
|||||
|
Model |
R |
R
Square |
Adjusted
R Square |
Std.
Error of the Estimate |
Durbin-Watson |
|
1 |
.867a |
.752 |
.748 |
2.508 |
1.957 |
|
a. Predictors: (Constant), Promosi, Harga |
|||||
|
b. Dependent Variable: Loyalitas
Pelanggan |
|||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel 7 didapat nilai Durbin Watson
sebesar 1,957. Merujuk kepada kriteria
pengujiannya, maka dapat diformulasikan sebagai berikut: 1,7252 < 1,957 < (4-1,7252) 2,2748. Artinya bahwa model regresi dalam penelitian ini tidak terjadi autokorelasi.
1.
Hasil uji koefisien korelasi
(R) secara parsial antara variabel Harga (X1)
dan Promosi (X2) dengan
Loyalitas Pelanggan (Y), Adapun hasil uji koefisien korelasi parsial dalam penelitian
ini dapat dilihat pada tabel 8
Hasil Olah Data Uji
Koefisien Korelasi Parsial
|
Correlations |
||||
|
|
Harga |
Promosi |
Loyalitas
Pelanggan |
|
|
Harga |
Pearson Correlation |
1 |
.839** |
.828** |
|
Sig. (2-tailed) |
|
.000 |
.000 |
|
|
N |
109 |
109 |
109 |
|
|
Promosi |
Pearson Correlation |
.839** |
1 |
.835** |
|
Sig. (2-tailed) |
.000 |
|
.000 |
|
|
N |
109 |
109 |
109 |
|
|
Loyalitas Pelanggan |
Pearson Correlation |
.828** |
.835** |
1 |
|
Sig. (2-tailed) |
.000 |
.000 |
|
|
|
N |
109 |
109 |
109 |
|
|
**. Correlation is significant at
the 0.01 level (2-tailed). |
||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
a.
Merujuk pada Tabel 3.5 Kriteria Nilai Koefisien Korelasi
dan berdasarkan Tabel 8, diperoleh nilai Koefisien Korelasi (R) antara Harga (X1) dengan Loyalitas Pelanggan (Y) adalah sebesar 0,828
yang artinya terdapat hubungan yang sangat kuat antara Harga dengan Loyalitas Pelanggan.
b.
Merujuk pada Tabel 3.5 Kriteria Nilai Koefisien Korelasi
dan berdasarkan Tabel 8, diperoleh nilai Koefisien Korelasi (R) antara Promosi (X2) dengan Loyalitas Pelanggan (Y) adalah sebesar 0,835
yang artinya terdapat hubungan yang sangat kuat antara Promosi dengan Loyalitas Pelanggan.
2.
Hasil uji koefisien korelasi
(R) secara simultan antara variabel Harga (X1)
dan Promosi (X2) dengan
Loyalitas Pelanggan (Y), adalah :
Hasil Olah Data Uji Koefisien Korelasi Simultan
|
Model Summaryb |
|||||
|
Model |
R |
R
Square |
Adjusted
R Square |
Std.
Error of the Estimate |
Durbin-Watson |
|
1 |
.867a |
.752 |
.748 |
2.508 |
1.957 |
|
a. Predictors: (Constant), Promosi, Harga |
|||||
|
b. Dependent Variable: Loyalitas
Pelanggan |
|||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Merujuk pada Tabel 9 Kriteria Nilai Koefisien Korelasi dan berdasarkan Tabel 9, diperoleh nilai Koefisien Korelasi (R) antara Harga (X1)
Promosi (X2) dengan Loyalitas Pelanggan (Y) adalah sebesar 0,867 yang artinya terdapat hubungan yang sangat kuat antara Harga dan Promosi secara simultan dengan Loyalitas Pelanggan.
1.
Hasil uji koefisien determinasi
(R2) secara parsial antara variabel Harga (X1)
dan Promosi (X2) terhadap
Loyalitas Pelanggan (Y), merujuk pada Tabel 10 dan Tabel 11.
Hasil Olah Data Uji Koefisien Determinasi Parsial X1
|
Model Summary |
||||
|
Model |
R |
R
Square |
Adjusted
R Square |
Std.
Error of the Estimate |
|
1 |
.828a |
.686 |
.683 |
2.811 |
|
a. Predictors: (Constant), Harga |
||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel
10 diperoleh nilai R Square yang sebesar 0,686 atau 68,6%.
Artinya bahwa kontribusi pengaruh
variable Harga (X1) terhadap variabel Loyalitas Pelanggan (Y) sebesar 68,6%. Sedangkan sisanya sebesar 31,4% (100% -
68,6%), dipengaruhi faktor
lainnya yang tidak diteliti.
Hasil Olah Data Uji Koefisien Determinasi Parsial X2
|
Model Summary |
||||
|
Model |
R |
R
Square |
Adjusted
R Square |
Std.
Error of the Estimate |
|
1 |
.835a |
.697 |
.694 |
2.759 |
|
a. Predictors: (Constant), Promosi |
||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel
11 diperoleh nilai R Square yang sebesar 0,697 atau 69,7%.
Artinya bahwa kontribusi pengaruh
variable Promosi (X2) terhadap
variabel Loyalitas Pelanggan (Y) sebesar 69,7%. Sedangkan sisanya sebesar 30,3% (100% -
69,7%), dipengaruhi faktor
lainnya yang tidak diteliti.
2.
Hasil uji koefisien determinasi
(R2) secara simultan antara variabel Harga (X1)
dan Promosi (X2) terhadap
Loyalitas Pelanggan (Y), merujuk pada Tabel 4.15.
Hasil Olah Data Uji Koefisien Determinasi Simultan
|
Model Summaryb |
|||||
|
Model |
R |
R
Square |
Adjusted
R Square |
Std.
Error of the Estimate |
Durbin-Watson |
|
1 |
.867a |
.752 |
.748 |
2.508 |
1.957 |
|
a. Predictors: (Constant), Promosi, Harga |
|||||
|
b. Dependent Variable: Loyalitas
Pelanggan |
|||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel
12 diperolah nilai Adjusted R Square sebesar 0,748 atau 74,8%. Artinya bahwa kontribusi
pengaruh variabel Harga (X1) dan Promosi (X2) secara simultan terhadap variabel Loyalitas Pelanggan (Y) sebesar 74,8%. Sementara
sisanya yaitu sebesar 25,2% (100% - 74,8%), dipengaruhi faktor
lainnya yang tidak diteliti.
Hasil Olah Data Uji Regresi Linear Berganda
|
Coefficientsa |
||||||||
|
Model |
Unstandardized
Coefficients |
Standardized
Coefficients |
t |
Sig. |
Collinearity
Statistics |
|||
|
B |
Std.
Error |
Beta |
Tolerance |
VIF |
||||
|
1 |
(Constant) |
6.170 |
1.996 |
|
3.090 |
.003 |
|
|
|
Harga |
.432 |
.089 |
.431 |
4.847 |
.000 |
.296 |
3.377 |
|
|
Promosi |
.433 |
.081 |
.474 |
5.332 |
.000 |
.296 |
3.377 |
|
|
a. Dependent Variable: Loyalitas
Pelanggan |
||||||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Hasil uji persamaan regresi linear berganda merujuk pada Tabel 13 diperoleh
nilai konstanta (Constant)
sebesar 6,170, nilai koefisien Harga (X1) sebesar
0,432, dan nilai koefisien Promosi (X2) sebesar
0,433. Sehingga diperoleh persamaan: Y = 6,170 + 0,432X1 + 0,433X2. Berdasarkan
persamaan tersebut maka dapat diinterprestasi
sebagai berikut:
a =��� ���� Nilai konstanta yang diperoleh bernilai positif sebesar 6,179 artinya bahwa besarnya
nilai koefisien regresi variabel Harga (X1) dan Promosi (X2) sama dengan 0, maka tidak mempengaruhi
variabel Loyalitas Pelanggan
(Y).
��� b1
=�� �� ��Nilai
koefisien regresi yang diperoleh bernilai positif sebesar 0,432, artinya apabila Harga (X1)
mengalami kenaikan sebesar 1 satuan, maka berpengaruh positif terhadap Loyalitas Pelanggan
(Y) dan mengalami peningkatan sebesar 0,432 atau 43,2% dengan asumsi faktor lainnya
tidak berubah.
b2
= ��� ��Nilai koefisien
regresi yang diperoleh bernilai positif sebesar 0,433, artinya apabila Promosi (X2) mengalami
kenaikan sebesar 1 satuan, maka berpengaruh
positif terhadap Loyalitas Pelanggan
(Y) dan mengalami peningkatan sebesar 0,433 atau 43,3% dengan asumsi faktor lainnya
tidak berubah.
Hasil Olah Data Uji t Parsial
|
Coefficientsa |
||||||||
|
Model |
Unstandardized
Coefficients |
Standardized
Coefficients |
t |
Sig. |
Collinearity
Statistics |
|||
|
B |
Std.
Error |
Beta |
Tolerance |
VIF |
||||
|
1 |
(Constant) |
6.170 |
1.996 |
|
3.090 |
.003 |
|
|
|
Harga |
.432 |
.089 |
.431 |
4.847 |
.000 |
.296 |
3.377 |
|
|
Promosi |
.433 |
.081 |
.474 |
5.332 |
.000 |
.296 |
3.377 |
|
|
a. Dependent Variable: Loyalitas
Pelanggan |
||||||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Nilai ttabel
dengan (df) = 109-2 = 107 pada taraf sig.
2 tailed = 0,05, didapat nilai ttabel = 1,982. Hasil uji t merujuk pada
Tabel 14 dan diperoleh keputusan
sebagai berikut:
1.
Nilai thitung variabel Harga (X1) sebesar 4,847 > ttabel
1,982 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Maka H0 ditolak dan
H1 diterima. Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara Harga dengan Loyalitas Pelanggan.
2.
Nilai thitung variabel Promosi (X2)� sebesar 5,332 >
ttabel 1,982 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Maka H0
ditolak dan H2 diterima. Artinya terdapat hubungan yang signifikan
antara Promosi dengan Loyalitas Pelanggan.
Untuk lebih jelas dapat pula dilakukan pengujian menggunakan grafik pada
Gambar 1
Kurva Uji t Penerimaan H0
dan Penolakan H0
Sumber
: Diolah,
2023. 1,982 Daerah Penolakan H0 Daerah Penerimaan H₀ 4,847 5,332 Nilai t hitung Nilai t tabel X1 X2
Nilai ftabel
(df1) = 3-1 = 2 dan (df2) = 109-2 =
107 pada probabilitas
= 0,05, maka didapat nilai Ftabel = 3,08.
Adapun hasil uji F dapat dilihat pada Tabel� 15.
Hasil Olah Data Uji F
|
ANOVAa |
||||||
|
Model |
Sum
of Squares |
df |
Mean
Square |
F |
Sig. |
|
|
1 |
Regression |
2023.951 |
2 |
1011.975 |
160.907 |
.000b |
|
Residual |
666.655 |
106 |
6.289 |
|
|
|
|
Total |
2690.606 |
108 |
|
|
|
|
|
a. Dependent Variable: Loyalitas
Pelanggan |
||||||
|
b. Predictors: (Constant), Promosi, Harga |
||||||
Sumber: hasil olahan data SPSS versi 25.
Berdasarkan Tabel 15 diperoleh nilai Fhitung variabel Harga (X1) dan Promosi (X2) sebesar 160,907 > Ftabel 3,08 dengan nilai
signifikansi 0.000 < 0,05. Maka H0 ditolak dan H3
diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Harga dan Promosi secara simultan terhadap Loyalitas Pelanggan.
Untuk lebih jelas dapat pula dilakukan pengujian menggunakan grafik pada
Gambar 2
Gambar 2
Kurva Uji F Penolakan H0
dan Penerimaan H0
Daerah Penerimaan H₀ Daerah Penolakan H0 3,08 160,907 Sumber : Diolah, 2023. F tabel F hitung
Berdasarkan Hasil Uji Metode dan Hasil Uji Hipotesis maka didapatkan hasil pembahasan sebagai berikut :
Hubungan Harga dan Loyalitas Pelanggan
Berdasarkan Tabel 8, diperoleh nilai Koefisien Korelasi (R) antara Harga (X1)
dengan Loyalitas Pelanggan (Y) adalah sebesar 0,828 yang artinya terdapat hubungan yang sangat kuat antara Harga dengan Loyalitas Pelanggan.
Hubungan Promosi dan Loyalitas Pelanggan.
Berdasarkan Tabel 8, diperoleh nilai Koefisien Korelasi (R) antara Promosi (X2) dengan
Loyalitas Pelanggan (Y) adalah sebesar 0,835 yang artinya terdapat hubungan yang sangat kuat antara Promosi dengan Loyalitas Pelanggan.
Hubungan Harga dan Promosi terhadap Loyalitas Pelanggan.
Berdasarkan Tabel 9, diperoleh nilai Koefisien Korelasi (R) antara Harga (X1)
Promosi (X2) dengan Loyalitas Pelanggan (Y) adalah sebesar 0,867 yang artinya terdapat hubungan yang sangat kuat antara Harga dan Promosi secara simultan dengan Loyalitas Pelanggan.
Pengaruh Harga Terhadap Loyalitas Pelanggan.
Berdasarkan Tabel
10 diperoleh nilai R Square yang sebesar 0,686 atau 68,6%.
Artinya bahwa kontribusi pengaruh
variable Harga (X1) terhadap variabel Loyalitas Pelanggan (Y) sebesar 68,6%. Sedangkan sisanya sebesar 31,4% (100% -
68,6%), dipengaruhi faktor
lainnya yang tidak diteliti.
Pengaruh Promosi Terhadap
Loyalitas Pelanggan.
Berdasarkan Tabel
8 diperoleh nilai R Square yang sebesar 0,697 atau 69,7%.
Artinya bahwa kontribusi pengaruh
variable Promosi (X2) terhadap
variabel Loyalitas Pelanggan (Y) sebesar 69,7%. Sedangkan sisanya sebesar 30,3% (100% -
69,7%), dipengaruhi faktor
lainnya yang tidak diteliti.
Pengaruh Harga dan Promosi Terhadap Loyalitas Pelanggan.
Berdasarkan Tabel
9 diperolah nilai
Adjusted R Square sebesar 0,748 atau 74,8%. Artinya bahwa kontribusi pengaruh variabel Harga (X1)
dan Promosi (X2) secara simultan terhadap variabel Loyalitas Pelanggan (Y) sebesar 74,8%. Sementara sisanya yaitu sebesar
25,2% (100% - 74,8%), dipengaruhi faktor
lainnya yang tidak diteliti.
Hasil uji persamaan regresi linear berganda merujuk pada Tabel 10 diperoleh
nilai konstanta (Constant)
sebesar 6,170, nilai koefisien Harga (X1) sebesar
0,432, dan nilai koefisien Promosi (X2) sebesar
0,433. Sehingga diperoleh persamaan: Y = 6,170 + 0,432X1 + 0,433X2 + e. Maka dapat diartikan bahwa, jika nilai variabel
Harga (X1) dan Promosi (X2) sama dengan 0, maka nilai variabel
Loyalitas Pelanggan (Y) sebesar 6,179. Apabila variabel Harga (X1) mengalami
kenaikan sebesar 1 satuan, maka berpengaruh
positif terhadap Loyalitas Pelanggan sebesar 0,432 atau 43,2%� dengan asumsi faktor lainya
tidak berubah. Dan apabila variabel Promosi (X2) mengalami kenaikan sebesar 1 satuan, maka berpengaruh positif terhadap Loyalitas Pelanggan sebesar 0,433 atau 43,3%� dengan asumsi faktor lainya
tidak berubah.
Merujuk hasil olah data Tabel 11 diperoleh nilai thitung variabel Harga (X1) sebesar 4,847 > ttabel
1,982 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Maka
H0 ditolak dan H1 diterima. Artinya terdapat hubungsn yang signifikan antara Harga dengan Loyalitas Pelanggan.
Merujuk hasil olah data Tabel 11 diperoleh nilai thitung variabel Promosi (X2)� sebesar
5,332 > ttabel 1,982 dengan nilai signifikansi
0,000 < 0,05. Maka H0 ditolak dan H2 diterima.
Artinya terdapat hubungan yang signifikan antara Promosi dengan Loyalitas Pelanggan.
Berdasarkan Tabel 12 diperoleh nilai Fhitung
variabel Harga (X1) dan Promosi (X2) sebesar 160,907 > Ftabel
3,08 dengan nilai signifikansi 0.000 < 0,05. Maka H0 ditolak dan
H3 diterima, artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Harga dan Promosi secara simultan terhadap Loyalitas Pelanggan.
KESIMPULAN
Berdasarkan pada Gambar 5.1 nilai koefisien korelasi simultan (R) variabel
independen Harga (X1) dan Promosi (X2) sebesar 0,867. Artinya variabel independen Harga (X1) dan Promosi (X2) secara simultan atau bersama-sama memiliki hubungan yang sangat kuat dan positif atau
searah dengan variabel dependen Loyalitas Pelanggan
(Y). Dengan
kata lain semakin baik dalam pelaksanaan
proses Harga dan Promosi maka akan semakin baik
pula Loyalitas Pelanggan.
DAFTAR PUSTAKA
Firatmadi, Agung.
(2017). Pengaruh kualitas pelayanan dan persepsi harga terhadap kepuasan
pelanggan serta dampaknya terhadap loyalitas pelanggan. Journal of Business
Studies, 2(2), 80�105.
Herawati, Arvinia,
Pradhanawati, Ari, & Dewi, Reni Shinta. (2013). Pengaruh Bauran Pemasaran
Ritel terhadap Loyalitas Pelanggan melalui Kepuasan Pelanggan Pada Konsumen
Alfamart di Kecamatan Tembalang Semarang. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis,
2(2).
Kotler, Philip, &
Armstrong, Gary. (2010). Principles of marketing. Pearson education.
Martono, Martono,
Arwin, Arwin, Yuliana, Yuliana, Lisa, Lisa, & Hutabarat, Fauzi Akbar
Maulana. (2021). Analisis Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan
Pelanggan Studi Kasus pada Pengangkutan TS Medan. Seminar Nasional Sains
Dan Teknologi Informasi (SENSASI), 3(1), 411�415.
Maulyan, Feti Fatimah,
Drajat, Devi Yuniati, Angliawati, Ria Yuli, & Sandini, Dwi. (2022).
Pengaruh Service Excellent Terhadap Citra Perusahaan Dan Loyalitas Pelanggan:
Theoretical Review. Jurnal Sains Manajemen, 4(1), 8�17.
Novianti, Novianti,
Endri, Endri, & Darlius, Darlius. (2018). Kepuasan Pelanggan Memediasi
Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Promosi Terhadap Loyalitas Pelanggan. MIX:
Jurnal Ilmiah Manajemen, 8(1), 90�108.
Sitorus, Anggi Pratiwi.
(2022). Mekanisme Penetapan Harga (Price) Dan Kebijakan Penentuan Keuntungan
(Profit) Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam. At-Tanmiyah: Jurnal
Ekonomi Dan Bisnis Islam, 1(1), 44�59.
Sugiyono. (2017). Statistik
Untuk Penelitian (dua sembil). Bandung: Alfabeta.
Sugiyono, Prof. (2015).
Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta, 28,
1�12.
TarsitoTarsito,
Sugiyono. (2014). (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan
R&D. Alfabeta. Bandung.
Wijaya, Abi Surya,
Umam, Aldo Faisal, Hakim, Arif Rohman, & Nabila, Maulina. (2022). Web
Based Sales Information System at Greenvest Source. Jurnal Multidisiplin
Madani, 2(11), 3977�3993.
Yaqin, Nurul, Himawan,
Deddy Arief, Furidha, Brylialfi Wahyu, & Hermawan, Sigit. (2022).
Pembentukan Pasukan O-Ranger Sebagai Inovasi PT. Pos Indonesia Dalam Menjaga
Daya Saing Kurir Dan Logistik. UMMagelang Conference Series, 677�684.