STRATEGI PEMBELAJARAN
DARING PADA GURU ERA PANDEMI COVID-19
Nopieni Rika Wulandari1, Kussaeri2,
Bambang Sugiono3, Selamet Widodo4,
Holidah5
Prodi Manajemen
Pendidikan, Program Pasca Sarjana
Universitas Gresik,1,2,3,4,5
Diterima: 02-09-2022��������������������� ��������������� Review: 10-09-2022�������� ��������������� ��������������� Publish:
Pendahuluan merebahnya Covid-19 pada saat
ini sangat menuntut guru memiliki strategi pembelaaran
yang mendukung, dunia pendidikan
pada era sekarang sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat seiring dengan
kemajuan Teknologi Informasi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui strategi pembelajaran
yang digunakan pada era pandemi
Covid-19 ini yang dilakukan
di SMPN 1 Sepulu Kabupaten Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian
ini dipilih secara purposive sampling. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru dan siswa. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data yang digunakan adalah model Miles dan
Huberman, yaitu reduksi data,
penyajian data dan kesimpulan/verifikasi data. Hasil penelitian
dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang digunakan adalah strategi pembelajaran daring dan strategi pembelajaran
luring, strategi pembelajaran daring dan luring berjalan dengan baik, namun karena
adanya permasalahan yang berkaitan dengan fasilitas yang dimiliki anak, menjadikan kegiatan pembelajaran kurang meksimal, adanya kerjasama antara guru siswa dan orangtua dapat menjadikan pembelajaran tersampaikan dengan baik. permasalahan yang ada karena tidak
semua orang tua mamapu memfasilitasi anak untuk memiliki
Handphone, tidak ada kuota dan sulitnya jaringan juga menjadi penghambat bagi anak untuk mengikuti
proses pembelajaran. Hal tersebut
memberikan informasi peneliti bahwa adaptasi dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan pada masa pandemi
covid-19 ini perlu cepat, inovatif dan lebih kreatif
Kata kunci: Strategi pembelajaran daring, Covid-19
Abstract:
The
introduction of the outbreak of Covid-19 at this time really demands that teachers
have a supportive learning strategy, the world of education in the current era
has progressed very rapidly along with the advancement of Information
Technology. This study aims to determine the learning strategies used in the
Covid-19 pandemic era which were carried out at SMPN 1 Sepulu,
Bangkalan Regency. The research method used is
descriptive qualitative research. The subjects of this study were selected by
purposive sampling. Data collection techniques were carried out by observation,
interviews and documentation. The research subjects were principals, teachers
and students. Test the validity of the data using source triangulation. The
data analysis used is the Miles and Huberman model, namely data reduction, data
presentation and data conclusion/verification. The results of the study can be
concluded that the learning strategies used are online learning strategies and
offline learning strategies, online and offline learning strategies are going
well, but because of problems related to the facilities owned by children,
making learning activities less optimal, there is cooperation between student
teachers and parents can make learning conveyed well. The problem is that not
all parents are able to facilitate children to have cellphones, there is no quota
and the difficulty of the network is also an obstacle for children to
participate in the learning process. This gives researchers information that
adaptation in the implementation of educational activities during the COVID-19
pandemic needs to be fast, innovative and more creative
Keywords: Learning strategies Online, Covid-19�����������������������������������������������������������������
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
Pendahuluan merebahnya Covid-19 pada saat
ini sangat menuntut guru memiliki strategi pembelaaran
yang mendukung, dunia pendidikan
pada era sekarang sudah mengalami kemajuan yang sangat pesat seiring dengan
kemajuan Teknologi Informasi (Karimatunnissa, 2020). Oleh karena itu
guru mengimplementasikan pembelajaran
daring untuk solusi pembelajaran yang bisa dilakukan selama adanya pandemi Covid-19 di
Indonesia pada saat ini (Al Hakim & Azis, 2021). Pembelajaran daring merupakan
salah satu pembelajaran
yang berbasis Teknologi
yang dapat diterapkan pada saat seperti ini,
pembelajarann daring ialah singkatan dari dalam jaringan atau biasa sering
disebut dengan pembelajaran secara Online (Karimatunnissa, 2020).
Pembelajaran daring merupakan pembelajaran
dalam jaringan yang berbasis online pembelajaran tersebut banyak memiliki kekurangan apalagi bagi siswa
sekolah dasar di karenakan keterbatasan pengetahuan tentang Pengertian daring menurut kamus besar bahasa
indoneisa (Sulistiono, 2019) Perkembangan teknologi
sangatlah pesat pada saat ini teknologi
berkembang dalam banyak hal contohnya
teknoligi dalam pendidikan, teknologi dalam menggembangkan perekonomian bahkan dalam penggunaan trasportasi pun tak kalah dalam perkembangan
teknologi pada masa saat ini (Mayarosa, 2019). Teknologi menjadi
salah satu masalah yang umum dirasakan dikalangan masyarakat kususnya pedesaan, keterbatasan pengetahuan orang tua sebagai salah satu fasilitator yang harus mendukung kegiatan pembelajaran siswa sangatlah penting namun banyak
orang tua yang memiliki keterbatasan waktu untuk memantau kegiatan belajar anak, orang tua sudah disibukkan dengan kegiatan bekerjanya menjadi memiliki tanggungan lebih saat berada
di rumah salah satu tambahan tanggung jawabnya di rumah adalah menemani anaknya belajar dengan penggunaan media Elektronik yang berupa HP, Laptop
dan lain sebagainya, tidak semua keluarga memiliki lebih dari 1 HP di rumahnya, anak harus menunggu
orang tuanya pulang bekerja lalu anak
baru bisa melakukan pembelajaran daring sesuai intruksi dari guru kelas ataupun guru mapel, akan tetapitidak semua keluarga berkecukupan dan memiliki media elektronik yang mendukung pembelajaran daring tersebut. Menurut (Setiawan & Komalasari, 2020) dalam penelitiannya
strategi pembelajaran daring memberikan
2 sisi yang berlawanan. Disisi lain membantu pendidikan agar terus berjalan namun disisi lain terjadi ketimpangan didalamnya yang dilatar belakangi oleh ketidak efektifan pembelajaran tersebut dibandingan dengan pembelajaran saat dilakukan di kelas.
Adanya virus ini, aktivitas
masyarakat di berbagai
Negara jadi terganggu sehingga membuat masyarakat di dunia harus tetap diam dirumah untuk memutus mata
tantai virus corona agar tidak
semakin menyebar (Siahaan, 2020). Lalu perekonomian di berbagai
dunia juga semakin menurun karena adanya virus ini. Pembelajaran dapat memanfaatkan media online melalui HP agar siswa tidak tertinggal materi pembelajaran, kegiatan belajar dirumah awalnya hanya dilakukan 14 hari namun sampai
saat ini pembelajaran dirumah masih di berlakukan, pemerintah membuat peraturan tersebut agar sekolah tidak menjadi
salah satu pemicu tersebarnya virus covid-19 ini (Magdalena, Safira, Lestari, &
Ropidoh, 2022). Menurut (Kemendikbud, 2020) tentang pembelajaran harus dilakukan secara jarak jauh
dengan menggunakan sistim daring. Strategi pembelajaran
daring adalah cara guru dalam menyampaikan suatu rencana, metode, pembelajaran guna mendyampaikan tujuan pembelajaran dengan sistim Online dengan memanfaatkan perkembangan teknologi pada masa saat ini Pembelajaran
yang dilakukan dirumah mengharuskan guru melakukan
strategi yang berbeda dari pembelajaran yang biasanya dilakukan di sekolah, Sedangkan menurut (Darmansyah, 2010) strategi pembelajaran merupakan
komponen penting dalam sisitim pembelajaran.
Strategi pembelajaran terkait
dengan bagaimana materi yang harus disampaikan harus disiapkan terlebih dahulu, metode pembelajaran apa yang sesuai dengan materi
tersebut, dan bagaimana bentuk evaluasi dari materi tersebut.
Hal-hal yang diperhatikan dalam strategi pembelajaran adanya materi yang harus disiapkan disiapkan oleh guru harus sesuai dengan urutan,
metode pembelajaran yang sesuai dengan materi
yang akan diajarkan kepada siswa, apa
saja media yang dirasa membantu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar yang sesuai materi dan bagaimana evaluasi pembelajaran yang digunakan.
METODE
PENELITIAN
Menurut (Sugiyono, 2016: 09) mengemukakan bahwa metode penelitian
kualitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme, digunakan
untuk menenliti pada kondisi obyek yang alamiyah,dimana peneliti bertindak sebagai pemegang kunci, yaitu sebagai pelaksana,
pengamat, dan sekaligus pengumpul data. Metode Penelitian Observasi: Dalam penelitian, penulis melakukan pengamatan secara langsung mengenai dampak dan ikut merasakan dari Pandemi Covid-19 ini pada saat sekarang ini.
Literatur: Dalam penulisan ini Penulis
banyak Membaca dan Mendengarkan perkembangan pandemi Covid-19 dari Media Sosial maupun dari
informasi televise yang terus
di update oleh kantor Gugus
tugas Covid-19
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil dan pembahasan akibat
dari pandemi covid-19 ini, menyebabkan diterapkannya berbagai kebijakan untuk memutus mata rantai
penyebaran virus covid-19 di Indonesia (Siahaan, 2020). Upaya yang
dilakukan oleh pemerintah
di Indonesia salah satunya dengan
menerapkan himbauan kepada masyarakat agar melakukan physical distancing yaitu
himbauan untuk menjaga jarak diantara
masyarakat, menjauhi aktivitas dalam segala bentuk kerumunan,
perkumpulan, dan menghindari
adanya pertemuan yang melibatkan banyak orang. Upaya tersebut ditujukan kepada masyarakat agar dapat dilakukan untuk memutus rantai penyebaran pandemi covid-19 yang terjadi saat ini.
Pemerintah menerapkan kebijakan yaitu Work From Home (WFH). Kebijakan inimerupakan upaya yang diterapkan kepada masyarakat agar dapat menyelesaikan segala pekerjaan di rumah (Purwanto, 2020). Pendidikan di Indonesia pun menjadi salah satu bidang yang terdampak akibat adanya pandemi
covid-19 tersebut. Dengan adanya pembatasan interaksi, Kementerian Pendidikan di Indonesia juga mengeluarkan kebijakan yaitu dengan meliburkan
sekolah dan mengganti
proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan menggunakan sistem dalam jaringan (daring). Dengan menggunakan sistem pembelajaran secara daring ini, terkadang muncul berbagai masalah yang dihadapi oleh siswa dan guru, seperti materi pelajaran yang belum selesai disampaikan oleh guru kemudian guru mengganti dengan tugas lainnya.
Hal tersebut menjadi keluhan bagi siswa
karena tugas yang diberikan oleh guru lebih banyak.
Adanya sistem pembelajaran secara online ini adalah akses informasi
yang terkendala oleh sinyal
yang menyebabkan lambatnya dalam mengakses informasi (Saiful, Rudiyansyah, & Aslam, 2021). Siswa terkadang tertinggal dengan informasi akibat dari sinyal
yang kurang memadai. Akibatnya mereka terlambat dalam mengumpulkan suatu tugas yang diberikan oleh guru.
Belum lagi bagi guru yang memeriksa banyak tugas yang telah diberikan kepada siswa, membuat ruang penyimpanan gadget semakin terbatas. Penerapan pembelajaran online
juga membuat pendidik berpikir kembali, mengenai model dan metode pembelajaran yang akan digunakan. Yang awalnya seorang guru sudah mempersiapkan model pembelajaran
yang akan digunakan, kemudian harus mengubah model pembelajaran tersebut.
Permaasalah dan keluhan tersebut, ternyata juga terdapat berbagai hikmah bagi pendidikan di Indonesia. Diantaranya,
siswa maupun guru dapat menguasai teknologi untuk menunjang pembelajaran secara online ini (Habibah, Harmanto, Sarmini, Yani, & Suwanda,
2020). Di era disrupsi teknologi yang semakin canggih ini, guru maupun siswa dituntut agar memiliki kemampuan dalam bidang teknologi
pembelajaran. Penguasaan siswa maupun guru terhadap teknologi pembelajaran yang sangat bervariasi,
menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Dengan adanya kebijakan Work From Home (WFH), maka mampu memaksa dan mempercepat mereka untuk menguasai teknologi pembelajaran secara digital sebagai suatu kebutuhan bagi mereka. Tuntutan
kebutuhan tersebut, membuat mereka dapat mengetahui media online
yang dapat menunjang sebagai pengganti pembelajaran di kelas secara langsung, tanpa mengurangi kualitas materi pembelajaran dan target pencapaian
dalam pembelajaran. Berbagai media pembelajaran jarak jauh pun dicoba dan digunakan. Sarana yang
dapat digunakan sebagai media pembelajaran online
antar lain, aplikasi zoom, google classroom, youtube,
maupun media sosial whatsapp. Saranasarana tersebut dapat digunakan secara maksimal, sebagai media dalam melangsungkan pembelajaran seperti di kelas. Dengan menggunakan
media online tersebut, maka
secara tidak langsung kemampuan menggunakan serta mengakses teknologi semakin dikuasai oleh siswa maupun guru.
Pendidik diharapkan mampu menguasai berbagai sarana pembelajaran online, maka akan tercipta
pemikiran mengenai metode dan model pembelajaran lebih bervariasi yang belum pernah dilakukan
oleh pendidik. Misalnya,
guru membuat konten video kreatif sebagai bahan pengajaran. Guru lebih persuasif karena membuat peserta didik semakin
tertarik dengan materi yang disampaikan oleh guru
melalui video kreatif seperti video pembelajaran youtobe yang dibuat oleh Guru tersebut. Peserta didik tentu akan
dapat memahami apa yang disampaikan oleh guru melalui video kreatif youtobe di era pandemi. Sehingga dengan adanya penerapan model pembelajaran di rumah ini, membuat siswa
tidak merasa bosan dalam mengikuti
pembelajaran secara online,
banyak sajian yang membuat siswa penasaran
dengan pembelajaran yang setiap minggu hadir
di geogle classroom berupa
video pembelajaran youtobe.
Penggunaan teknologi dalam menyelesaikan tugas pada siswa, juga dapat menimbulkan kreativitas dikalangan siswa dalam mengembangkan pengetahuan yang telah mereka miliki. Dengan metode pembelajaran
yang bervariasi dari guru, mereka dapat menciptakan
suatu produk pembelajaran kreatif yang dapat mengembangkan pemikiran melalui analisis mereka sendiri, tanpa keluar dari pokok
bahasan materi yang telah disampaikan oleh guru. Dalam kegiatan pembelajaran secara online yang diberikan oleh guru, maka orang tua dapat memantau
sejauh mana kompetensi dan kemampuan anaknya. Kemudian ketidakjelasan dari materi yang diberikan oleh guru, membuat komunikasi antara orang tua dengan anak
semakin terjalin dengan baik. Orang tua dapat membantu
kesulitan materi yang dihadapi anak. Adanya pandemi covid-19 juga memberikan hikmah yang lainnya. Pembelajaran yang dilakukan di rumah, dapat membuat
orang tua lebih mudah dalam memonitoring
atau mengawasi terhadap perkembangan belajar anak secara
langsung. Orang tua lebih mudah dalam
membimbing dan mengawasi belajar anak dirumah.
Hal tersebut akan menimbulkan komunikasi yang lebih intensif dan akan menimbulkan hubungan kedekatan yang lebih erat antara
anak dan orang tua. Orang tua dapat melakukan
pembimbingan secara langsung kepada anak mengenai materi
pembelajaran yang belum dimengerti oleh anak. Dimana sebenarnya orang tua adalah institusi pertama dalam pendidikan
anak.
Pendidikan di Indonesia ikut terdampak adanya pandemi covid-19 ini, namun dibalik semua
itu terdapat hikmah dan pelajaran yang dapat diambil. Adanya kebijakan pemerintah untuk melakukan pembelajaran jarak jauh melalui online, maka dapat memberikan
manfaat yaitu meningkatkan kesadaran untuk menguasai kemajuan teknologi saat ini dan mengatasi
permasalahan proses pendidikan
di Indonesia.
1
Generasi milenial, sekarang mungkin sudah lebih
aman belajar dirumah, daripada repot dengan segudang peraturan jika keluar rumah. Oleh karena itu pemerintah
segera bertindak memberikan kelonggaran untuk memberikan pulsa murah untuk
pelajar, agar mereka bisa online setiap saat, ini juga sekaligus mengurangi beban orang tua. Karena bagi kaum milenial
pulsa/paket lebih penting daripada
makan atau jajan lainnya.
Seorang pendidik harus terus bertanggung jawab terhadap pengabdian kepada masyarakat dapat dilaksanakan walaupun masa Pembatasan Sosial Berskala Besar ini, dengan menerapkan
Social Distancing dan Physikal Distancing tidak maksimal yang dicapai minimal sudah ikut serta mengurangi
beban masyarakat agar dapat bangun dari
keterpurukan ini,
Orang tua dimasa
pandemi ini menjadi sebuah peluang untuk menyadarkan
setiap orang tua bahwa beban pendidikan
anak tidak bisa hanya diserahkan
pada guru/dosen semata. Pembelajaran sesungguhnya merupakan proses pengubahan sikap dan perilaku seseorang melalui upaya pengajaran dan pelatihan.Orang tua yang menjadi mentor dan pendamping di rumah merupakan role model perubahan sikap bagi siswa
dalam berperilaku dan menghadapi permasalahan saat ini. Orang tua harus mampu
belajar kembali bersama anak-anak di rumah.
Anak Didik Pemerintah
meliburkan sekolah untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19. Kebijakan ini sudah
berlaku hampir tiga bulan lebih.
siswa mulai jenuh bahkan mengeluh
dengan banyaknya tugas dari Guru. Masalahnya banyak ada listrik mati,
kendala internet, paket habis, jadi sebagai
Guru sering berpihak dengan kondisi sulit seperti ini.
agar mereka tertarik membaca atau berupa
video pembelajaran. Sebenarnya
mereka juga ingin membangun disiplin yang tinggi di rumah. Dengan terbentuknya pola pikir yang siap unggul dalam
menghadapi kompleksitas dan
kerumitan yang akan muncul pada masa mendatang, menjadi bekal penting
bagi setiap individu. Sadar tidak sadar bahwa
persaingan makin ketat dimasa yang akan datang. Masa pandemi covid-19 ini akan masuk menjadi
new normal, walau siswa masih penuh keterbatasan
mereka tetap berusaha keras demi masa depan yang lebih cerah
KESIMPULAN
Kesimpulan strategi pembelajaran
daring yang digunakan di SMPN 1 Sepulu� berjalan dengan baik dengan
peran kepala sekolah sebagai pengntrol dan pengawas terhadap guru dan siswanya,
strategi pembelajaran daring yang digunakan
di SMPN 1 Sepulu berjalan dengan baik dari
penyiapan materi, penyampaian materi, penggunaan media pembelajaran menggunakan geogle classroom, WA,
Video Youtobe sampai evaluasi dapat berjalan dengan baik meskipun memiliki
kendala dalam fasilitas yang siswa namun guru menggunakan strategi pembelajaran luring sebagai solusi. B. Saran Berdasarkan hasil penelitian, maka saran Bagi Sekolah Adanya permasalahan yang ada dalam pandemi ini
seharusnya sekolah memiliki strategi yang baik dalam menggelola siswanya dalam mengikuti pembelajaran, Bagi Guru dengan permasalahan guru diharapkan lebih kreatif dalam
strategi pembelajaran dan dalam
pelaksanaannya guru harus bekerja sama denngan
orang tua secara baik karena akan
mempermudah proses pembelajaran.
Kita harapkan semoga pandemi covid-19 berakhir, semua warga bangsa
senantiasa sehat dan proses
kehidupan dapat berjalan normal kembali dengan menciptakan manusia manusia baru yang memiliki pola pikir positif
yang sarat solidaritas sosial
DAFTAR PUSTAKA
Al Hakim, Muhammad
Fadhil, & Azis, Abdul. (2021). Peran Guru dan Orang Tua: Tantangan dan
Solusi dalam Pembelajaran Daring pada Masa Pandemic COVID-19. Riwayat:
Educational Journal of History and Humanities, 4(1).
Darmansyah, Darmansyah.
(2010). Strategi Pembelajaran Menyenangkan Dengan Humor.
Habibah, Siti Maizul,
Harmanto, Harmanto, Sarmini, Sarmini, Yani, M. Turhan, & Suwanda, I. Made.
(2020). PEMBELAJARAN ONLINE SEBAGAI BAHAN BEST PRACTICE PADA GURU PPKN SMP DI
KOTA SURABAYA. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat,
1(3), 499�504.
Karimatunnissa, Afifah.
(2020). Analisis Strategi Pembelajaran Daring Pada Guru Era Pandemi Covid-19
(Penelitian dilaksanakan di SDN Deyangan 2 Mungkid Kabupaten Magelang).
Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang.
Magdalena, Ina, Safira,
Nabila Zahra, Lestari, Puji, & Ropidoh, Siti. (2022). Analisis Strategi
Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 2 SDN Sudimara 2 Ciledug di Era
Covid-19. ARZUSIN, 2(1), 130�141.
Mayarosa, Sutri. (2019).
PARTISIPASI ISTERI DALAM PEREKONOMIAN KELUARGA MENURUT EKONOMI ISLAM PADA
PEDAGANG BUAH DI PASAR RAO PASAMAN. UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF
KASIM RIAU.
Purwanto, Agus. (2020).
Studi eksplorasi dampak Work from Home (WFH) terhadap kinerja guru selama
pandemi COVID-19. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and
Counseling, 2(1), 92�100.
Saiful, Nur Inayati,
Rudiyansyah, Rudiyansyah, & Aslam, Sri Lestari. (2021). Efektivitas
pembelajaran daring selama masa pendemi covid-19 (studi kasus pada mata
pelajaran sosiologi di sman 20 gowa). Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 9(1),
86�92.
Setiawan, Rizki, &
Komalasari, Eti. (2020). Membangun Efektifitas Pembelajaran Sosiologi di Tengah
Pandemi Covid-19. EDUSOCIUS; Jurnal Ilmiah Penelitian Pendidikan Dan
Sosiologi, 4(1), 1�13.
Siahaan, Matdio. (2020).
Dampak pandemi Covid-19 terhadap dunia pendidikan. Dampak Pandemi Covid-19
Terhadap Dunia Pendidikan, 20(2).
Sugiyono. (2016). Metode
penelitian kualitatif: jenis, karakteristik dan keunggulannya.
Sulistiono, Muhammad.
(2019). Implementasi Hybrid learning menggunakan aplikasi Edmodo pada
matakuliah metode penelitian kualitatif. Elementeris: Jurnal Ilmiah
Pendidikan Dasar Islam, 1(1), 57�67.