PENINGKATAN KEMAMPUAN
TENAGA PENGAJAR ROBOTIK LPK UNIK ROBOT MENGGUNAKAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN
PEMASARAN
Jatmiko Indriyanto1,
Purwono2, Nandang Hermanto3
Universitas Harapan Bangsa1,2,
Univeritas Amikom Purwokerto3
[email protected],
[email protected],
[email protected]
Penelitian ini
mencakup pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan pengajar
robotika di Purwokerto, Kabupaten Banyumas. UNIK ROBOT, sebuah lembaga
pendidikan robotika, telah bermitra dengan sekolah-sekolah di daerah tersebut
untuk memberikan pendidikan robotika melalui kegiatan ekstrakurikuler. Animo
terhadap robotika dari pihak sekolah dan siswa sangat tinggi, karena teknologi
dan robotika semakin mendominasi kehidupan sehari-hari. Metode pendidikan
berbasis proyek dan action learning menjadi fokus utama, dengan tujuan
mengembangkan ketrampilan abad-21, seperti kreativitas, berpikir kritis,
komunikasi, dan kolaborasi. Evaluasi keberhasilan dilakukan melalui metode
observasi, tes oral, dan angket, yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam
ketrampilan robotika dan pemasaran online sebesar 90%. Kegiatan ini diharapkan
dapat menjadi dasar untuk pengembangan pendidikan robotika yang lebih lanjut di
Purwokerto dan sekitarnya. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa kegiatan
edukasi bagi pengajar robotic di Purwokerto berhasil meningkatkan keterampilan
robotic dan pemasaran online sebesar 90%, semoga kedepannya ada materi robotic
yang bisa diajarkan lagi agar kegiatan pembelajaran semakin berkembang.
Kata kunci: Pembelajaran
robotik; Lpk unik robot; Pemasaran
Abstract:
This research includes community
service which aims to improve the skills of robotics teachers in Purwokerto,
Banyumas Regency. UNIK ROBOT, a robotics education institution, has partnered
with schools in the area to provide robotics education through extracurricular
activities. Interest in robotics from schools and students is very high,
because technology and robotics increasingly dominate everyday life.
Project-based education methods and action learning are the main focus, with
the aim of developing 21st century skills, such as creativity, critical
thinking, communication and collaboration. Evaluation of success was carried
out through observation methods, oral tests, and questionnaires, which showed a
significant increase in robotics and online marketing skills by 90%. It is
hoped that this activity can become the basis for further development of
robotics education in Purwokerto and its surroundings. The results of the
research stated that educational activities for robotics teachers in Purwokerto
succeeded in increasing robotics and online marketing skills by 90%. Hopefully
in the future there will be robotic material that can be taught again so that
learning activities can further develop.
Keywords: Robotic learning; LPK unique robot;
Marketing������������������������������������������������
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
UNIK ROBOT
merupakan lembaga pendidikan robotika di Kabupaten Banyumas, berdiri pada tahun
2009. Lembaga seperti ini masih relatif jarang keberadaannya khususnya di
Kabupaten Banyumas. Lembaga ini memberikan pendidikan berupa pembelajaran
robotika kepada siswa dalam bentuk kegiatan ekstra kurikuler di beberapa
Sekolah Dasar dan pembelajaran secara privat di rumah (Rahmawati & Rohmadi, 2023). Pada saat ini animo terhadap pembelajaran robotika dari pihak sekolah
dan siswa dari tingkat SD, SLTP dan SLTA sangat tinggi(Tarigan, 2022)(Rini, 2013). Hal ini dikarenakan adanya perkembangan teknologi, automatisasi dan
robotika yang tidak bisa di bendung dan harus di ikuti sejak dini oleh siswa.
Kebijakan
merdeka belajar memberikan keleluasaan kepada guru dan sekolah untuk
mengembangkan inovasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan. Kurikulum� 2022 menekankan pada pembelajaran berbasis
proyek, pendekatan proses, berpusat kepada kebutuhan siswa, serta pengembangan
berbagai kompetensi yang diperlukan seperti berpikir kritis, kemampuan berpikir
komputasi, pengembangan kreativitas, komunikasi, kolaborasi, serta penguasaan
terhadap teknologi informasi dan komunikasi (Abi Surya Wijaya, Umam, Hakim, &
Nabila, 2022). Teknologi
yang terus berkembang pesat membutuhkan sistem kerja otomatis untuk bisa
menyelesaikan pekerjaan (Primawanti & Ali, 2022). Di era technology oriented ini, siswa perlu dikenalkan dengan teknologi
yang menunjang kegiatan sehari-hari di masyarakat, yaitu robotika (Setyarsih, 2020). Robotika bisa dipelajari pada jenjang pendidikan dari Sekolah Dasar
sampai dengan Perguruan Tinggi, dengan tingkat kedalaman dan keluasan materi
yang berbeda (Mubarak, 2019). Robot yang sesuai dengan kebutuhan siswa adalah robot edukasi yang juga
merupakan media pembelajaran menarik bagi para siswa. Media robot edukasi
tersebut dapat dibuat sendiri oleh siswa sesuai dengan kebutuhan belajar dan levelnya
(Putri, 2022). Faktor lain yang mendorong tingginya animo pihak sekolah melaksanakan
kegiatan ekstra kurikuler robotika adalah tidak tersedianya guru yang menguasai
bidang robotika dan peralatan pembelajaran robotika yang harganya relatif
mahal. Mengikuti lomba robotika dapat meningkatkan minat belajar(Wahyu Ari Wijaya, 2015) dan juga meningkatkan kreativitas siswa(Kusnandar, 2021). Pentingnya pengenalan sejak dini teknologi robotika pada siswa dan
tersedianya pengembangan diri siswa yang akan diperoleh selama mengikuti
pembelajaran robotika, serta belum tersedianya wadah kegiatan tersebut di
sekolah, mendorong pihak sekolah untuk bermitra dengan UNIK ROBOT. Sekolah
dapat melaksanakan pembelajaran robotika dengan fasilitas pengajar dan
peralatan dari UNIK ROBOT.
Gambar 1.
Kegiatan pembelajaran robotic
Penelitian
ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga pengajar di LPK Unik Robot
dalam mengajar materi robotic (Afriyose, 2023). �Dengan peningkatan
kemampuan pengajar, kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta pelatihan
robotik diharapkan akan meningkat (Prijono, Hankawidjaja, &
Felix, 2023). Tenaga
pengajar akan meningkatkan pemahaman mereka tentang teknologi, yang dapat membantu
mereka dalam mengajar dan mendukung peserta pelatihan dengan lebih baik.
METODE
PENELITIAN
Metode
penelitian ini melibatkan pemilihan dan praktik pembuatan 6 jenis robot, yaitu
mrt story, mrt sensing, arduino, line follower, cutting laser, dan 3d printer
sebagai langkah awal. Selanjutnya, penelitian ini akan melibatkan materi
pemasaran, yang fokus pada materi pemasaran online setelah pelaksanaan
pembuatan robot. Penelitian ini dilakukan dibeberapa sekolah yang ada didaerah Purwokerto, Kabupaten Banyumas. Subyek penelitian untuk kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pengajar
robotic di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah yang terdiri� dari�
20 orang. Metode yang digunakan dalam mengevaluasi kegiatan pembelajaran
robotik ini adalah metode observasi, metode tes oral, dan metode angket
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Kegiatan
Pemberdayaan kemitraan masyrakat ini dilakukan dengan menggunakan sistim action
learning , yaitu metode pembelajaran praktek secara langsung, dengan
mengintegrasikan materi sains, technology, engineering, and mathematics(Binus, 2020)(Putra & Harahap, 2018). Pembelajaran robotik ini juga mempunyai peran yang cukup signifikan
terhadap perubahan metode pembelajaran di sekolah dan sesuai dengan program
mentri pendidikan tentang merdeka belajar, karena para pengajar robotik tidak
hanya belajar teori di kelas, tetapi juga langsung mempraktekkannya melalui
media robot (Karuniawati, 2022). Selain itu keseluruhan pembelajaran robotik juga mendukung para
pengajar untuk mendapatkan materi yang saling terintegrasi antara subyek
pelajaran science, technology, engineering, dan mathematics. Melalui metode
pembelajaran action learning siswa diharapkan bisa
mendapatkan materi yang sesuai dengan perkembangan zaman, selain itu metode
action learning pada pembelajaran juga berperan penting dalam pemenuhan
ketrampilan abad-21 yang dikenal dengan istilah 4C, yaitu Creativity
(kreatifitas), Critical thinking (berpikir kritis), Communication (Komunikasi),
dan Colaboration (kolaborasi).
Gambar 2. Edukasi Penggunaan alat teknologi
tepat guna
Untuk mengetahui tolak ukur keberhasilan pengabdian masyarakat ini, maka
dilakukan beberapa evaluasi kegiatan, yaitu dengan menggunakan metode
observasi, metode tes oral, dan metode angket. Hasil evaluasi kegiatan dengan
menggunakan metode observasi, menunjukkan bahwa semua peserta berhasil
menyelesaikan pembuatan robot sesuai dengan modul yang di berikan. Sebagaian
besar peserta baik dari guru pembina dan juga murid, terlihat sangat enjoy dan
menikmati acara, dan sebagian besar dari guru pembina sepakat bahwa
pembelajaran robotik, bisa diterapkan pada pembelajaran matematika untuk bab
luas bidang dan bangun datar.
Gambar 3. Edukasi Penggunaan alat
robotic
Selain itu
pembelajaran robotik juga bisa diterapkan pada pelajaran tematik sains untuk
bab gaya gerak dan energi, membuat pesawat sederhana, dan bekerja sama untuk
mencapai tujuan(Nahak, Degeng, & Widiati, 2019). Setelah menyelesaikan proyek perakitan robot sesuai dengan modul yang
telah di tentukan, dilakukan tes oral kepada masing-masing kelompok pengajar
untuk mengetahui sejauh mana pemahaman pengajar terhadap materi pembelajaran
yang sudah diberikan, tes berupa beberapa pertanyaan terkait alat dan bahan dan
meminta siswa untuk menjelaskan secara lisan apa yang telah mereka lakukan
selama proses pembelajaran. Foto kegiatan pengabdian pembelajaran robotik bisa
dilihat pada gambar 1 dan gambar 2.
Berdasarkan
hasil kuesioner yang diberikan ke pengajar robotic, didapatkan hasil,
Tabel
1. Hasil Kuesioner
|
No |
Nama |
Parameter |
|||||||||||||||||||||
|
1 |
|
2 |
|
3 |
|
4 |
|
5 |
|
6 |
|
|
7 |
|
8 |
|
9 |
|
10 |
|
|||
|
B |
C |
K |
B |
C |
B |
C |
B |
C |
B |
C |
B |
C |
K |
B |
C |
B |
C |
B |
C |
B |
C |
||
|
1 |
Siti R |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
2 |
Imran A |
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
√ |
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
3 |
Silfia H |
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
4 |
Wahyu H |
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
5 |
Elysa P |
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
6 |
Panji A P |
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
7 |
Muh
Kamiludin |
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
8 |
Ririn I |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
9 |
Amalutfi I |
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
v |
|
|
√ |
√ |
|
|
10 |
Cahyono |
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
11 |
Berliana E |
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
|
|
12 |
Deni Y |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
|
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
13 |
Bimo H |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
14 |
Syafiq A |
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
15 |
Ilham B |
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
16 |
Dhiya A |
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
|
√ |
|
√ |
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
17 |
Nur S |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
18 |
Maulik A |
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
19 |
Ardin A |
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
20 |
Farid N |
√ |
|
|
√ |
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
√ |
|
|
|
√ |
√ |
|
√ |
|
|
√ |
Berdasarkan hasil kuesioner diatas, sebagian besar peserta mengalami
peningkatkan ketrampilan sebesar 90%, baik robotic atau pemasaran.
KESIMPULAN
Kegiatan edukasi bagi pengajar robotic
di Purwokerto berhasil meningkatkan ketrampilan robotic dan pemasaran online
sebesar 90%, semoga kedepannya ada materi robotic yang bisa diajarkan lagi agar
kegiatan pembelajaran semakin berkembang.
DAFTAR PUSTAKA
Afriyose, Nera. (2023). Pengembangan
Media Pembelajaran Berbasis Linktree Melalui Discovery Learning Untuk
Meningkatkan Hasil Belajar Geografi Di Sekolah Menengah Atas. Universitas
Lampung.
Binus.
(2020). Mengenal Lebih Dekat Metode Action Learning.
Karuniawati,
Anisa. (2022). Peran Teknologi Dalam Pembelajaran Merdeka Belajar Di Era 4.0. Prosiding
Seminar Nasional PGSD UST, 1(1), 34�42.
Kusnandar,
M. P. (2021). Menyambut Kurikulum 22; Menumbuhkan Kreativitas Siswa Melalui
Pengembangan Model Pembelajaran ATM Robotik Bagian 1.
Mubarak,
H. A. Zaki. (2019). Problematika Pendidikan Kita: Masalah-Masalah Pendidikan
Faktual Dari Guru, Desain Sekolah Dan Dampaknya (Vol. 1). zakimu. com.
Nahak,
Kristina E. Noya, Degeng, I. Nyoman Sudana, & Widiati, Utami. (2019). Pembelajaran
Tematik di Sekolah Dasar. 4(6), 785�794.
Prijono,
Agus, Hankawidjaja, Aan Darmawan, & Felix, Christian. (2023). Pelatihan
Daring Robotika bagi Siswa dan Guru di Sekolah Menengah Atas Kristen Yahya
Bandung. JPM (Jurnal Pemberdayaan Masyarakat), 8(1), 1�9.
Primawanti,
Eka Putri, & Ali, Hapzi. (2022). Pengaruh Teknologi Informasi, Sistem Informasi
Berbasis Web Dan Knowledge Management Terhadap Kinerja Karyawan (Literature
Review Executive Support Sistem (Ess) for Business). Jurnal Ekonomi
Manajemen Sistem Informasi, 3(3), 267�285.
Putra,
Teguh, & Harahap, Burhanuddin. (2018). Penerapan Strategi Belajar Action
Learning Dan Strategi Belajar Mind Map Dalam Ektrakurikuler Pelajaran Agama Di
SD Negeri 064979 Setia Budi Medan. At-Tazakki, 2(1), 13�27.
Putri,
Maifa Munsyaila. (2022). Pengembangan Game Edukasi Berbasis Android
Menggunakan Construct 2 Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Pada Materi
Peluang Kelas VIII SMP. Universitas Jambi.
Rahmawati,
Feni Dwi, & Rohmadi, Syamsul Huda. (2023). Implementasi Kegiatan
Ekstrakurikuler Ilmu Pengentahuan Alam Dalam Memgembangkan Prestasi Siswa Di
Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah Al-Kautsar Kartasura Sukoharjo Tahun
Ajaran 2022/2023. UIN Raden Mas Said Surakarta.
Rini,
Citra Listya. (2013). Minat Anak-Anak Indonesia Belajar Merakit Robot Tinggi.
Setyarsih,
Woro. (2020). Edukasi Robotika Siswa SDN Kecamatan Gayungan Surabaya dan
Pengembangan Softskillnya. Jurnal ABDI: Media Pengabdian Kepada Masyarakat,
6(1), 65�74.
Tarigan,
Abdiel Arapenta. (2022). Belajar Robotik Sejak Dini, Siapkan Anak Kuasai
Teknologi.
Wijaya,
Abi Surya, Umam, Aldo Faisal, Hakim, Arif Rohman, & Nabila, Maulina.
(2022). J URNAL M ULTIDISIPLIN M ADANI ( MUDIMA ) Web Based Sales
Information System at Greenvest Source Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web
di Greenvest Sumber. 2(11), 3977�3993.
Wijaya,
Wahyu Ari. (2015). Analisis Lomba Robotika dalam Meningkatkan Minat Belajar
Peserta Didik Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Singosari. 55�62.