PERGESERAN STRUKTUR PENERJEMAHAN BAHASA MANDARIN-INDONESIA PADA TEKS BERITA DARING: KAJIAN SINTAKSIS

 

Ibra Simson Joy Kawijaya1, Julina2, T. Kasa Rullah Adha3

������������������������������������������������������������������������ Universitas Sumatera Utara

[email protected], [email protected], [email protected]

 

Abstrak:

Kemajuan teknologi di era globalisasi telah meningkatkan komunikasi antar berbagai bahasa. Melalui komunikasi tersebut, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi dari berbagai negara. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pergeseran struktur sintaksis dalam penerjemahan Bahasa Mandarin-Indonesia pada teks berita daring, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data utama dalam penelitian ini adalah kalimat-kalimat dalam berita yang berasal dari situs web terkait, Pemerintah Konsulat Tiongkok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pergeseran struktur sintaksis yaitu, pergeseran struktur sintaksis secara gramatikal sebanyak 27, pergeseran kata ke frasa 6, pergeseran sintaksis struktur kelas kata 2, pergeseran frasa ke kata 1, pergeseran kata ke verba 1. Pergeseran struktur ini dapat mempengaruhi makna dan pemahaman kalimat, sehingga penting untuk memperhatikan konteks dan tata Bahasa dalam penerjemahan. Penelitian ini juga menunjukkan pentingnya penggunaan Bahasa yang tepat dan akurat dalam teks berita daring, terutama dalam konteks hubungan bilateral antara Tiongkok dan Indonesia yang semakin meningkat. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran ini adalah perbedaan pola sintaksis antara bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia. Pergeseran struktur ini dapat berdampak pada makna dan pemahaman kalimat, sehingga menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks dan tata bahasa dalam penerjemahan.

 

Kata kunci: Bahasa Mandarin, Bahasa Indonesia, Teks berita daring, Pergeseran Struktur Sintaksis, Penerjemahan

 

Abstract:

Technological advances in the era of globalization have improved communication between various languages. Through this communication, people can easily access information from various countries. The aim of this research is to describe shifts in syntactic structure in Mandarin-Indonesian translation of online news texts. The method used is a qualitative descriptive method. The main data in this research are sentences in the news originating from the related website, the Chinese Consulate Government. The results of this research show that there are shifts in syntactic structure, namely, 27 grammatical syntactic structure shifts, 6 word to phrase shifts, 2 syntactic shifts in word class structure, 1 phrase to word shift, 1 word to verb shift. These structural shifts can affect the meaning and understanding sentences, so it is important to pay attention to context and grammar in translation. This research also shows the importance of using appropriate and accurate language in online news texts, especially in the context of increasing bilateral relations between China and Indonesia. The factors influencing this shift are the differences in syntactic patterns between Mandarin and Indonesian. This shift in structure can impact the meaning and understanding of sentences, highlighting the importance of considering context and grammar in translation.

 

Keywords: Mandarin, Indonesian, Online news texts, Syntactic Structure Shift, Translation

Corresponding: Ibra Simson Joy Kawijaya

E-mail: [email protected]

Description: https://jurnal.syntax-idea.co.id/public/site/images/idea/88x31.png

PENDAHULUAN

Kemajuan teknologi di era globalisasi telah meningkatkan komunikasi antar berbagai bahasa. Melalui komunikasi tersebut, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi dari berbagai negara. Berita merupakan bentuk informasi faktual yang ditulis secara tertulis yang membahas masalah-masalah yang detail dan sering dikonsumsi oleh masyarakat dengan bahasa yang ringkas, jelas, sederhana, dan mudah dimengerti (Romli, 2023). Peneliti menyatakan bahwa bahasa memiliki tujuan untuk menyampaikan maksud dan mengorganisasikan pikiran secara sintaksis dengan organisasi internal, struktur, dan koherensi. Dia juga menekankan bahwa bahasa manusia adalah unik untuk manusia dan tidak dapat dicapai oleh spesies lain seperti kera (Ichsan et al., 2021).

Bahasa Mandarin digunakan secara luas setelah bahasa Inggris, yang mengarah pada peningkatan permintaan penerjemah dwibahasa Mandarin-Indonesia di industri dan perdagangan (Adha & Erwani, 2023). Pertumbuhan ekonomi Tiongkok yang pesat telah meningkatkan peran bahasa Mandarin di Indonesia, sehingga kebutuhan akan penerjemah dwibahasa semakin meningkat (Diana & Simatupang, 2022). Hubungan ekonomi dan bisnis yang semakin kuat antara Indonesia dan Tiongkok telah mendorong permintaan akan penerjemah dwibahasa Indonesia-Mandarin. Banyak pelajar Indonesia yang ingin menguasai bahasa Mandarin karena hubungan yang erat dengan Republik Rakyat Tiongkok, sehingga bahasa Mandarin semakin penting di Indonesia (Selvia & Imelda, 2020).

Lembaga pendidikan non-formal, seperti kursus bahasa, membuka kelas bahasa Mandarin, dan jumlah orang Tionghoa yang mempelajari budaya dan bahasa Indonesia semakin meningkat (Suwandi, 2019). Penerjemahan memainkan peran penting dalam komunikasi, dan penerjemah harus memastikan keakuratan dan kejelasan teks yang diterjemahkan (Siregar et al., 2022). Penerjemah bukan hanya penerima informasi, tetapi juga penghasil informasi, dan penerjemahan memainkan peran penting dalam menjembatani bahasa dan negara yang berbeda (Switri, 2022). Terjemahan yang baik haruslah akurat, berterima, dan mudah dibaca untuk menyampaikan makna aslinya (Sirait et al., 2018).

Urgensi dari penelitian ini sangatlah penting mengingat kemajuan teknologi dalam era globalisasi telah mengubah lanskap komunikasi lintas bahasa secara signifikan (Manan, 2023). Kemampuan untuk mengakses informasi dari berbagai negara melalui komunikasi telah menjadi lebih mudah, dengan berita menjadi salah satu bentuk utama informasi faktual yang dikonsumsi secara luas oleh masyarakat. Namun, dalam konteks penerjemahan Bahasa Mandarin-Indonesia untuk berita daring, masih terdapat tantangan tersendiri yang perlu dipecahkan.

Novelty dari penelitian ini terletak pada fokusnya pada pergeseran struktur sintaksis dalam penerjemahan teks berita daring, khususnya dari Bahasa Mandarin ke Bahasa Indonesia. Sebelumnya, penelitian tentang penerjemahan cenderung menitikberatkan pada aspek keakuratan dan kejelasan teks yang diterjemahkan, namun penelitian ini menambah dimensi baru dengan mengidentifikasi perubahan struktur sintaksis yang terjadi dalam proses penerjemahan (Hawadi & MM, 2022).

Catford mendefinisikan penerjemahan sebagai pengalihan informasi dari bahasa sumber ke bahasa sasaran untuk memastikan pemahaman oleh penutur bahasa sasaran (Utama et al., 2024). Dalam menerjemahkan teks berita dari bahasa Mandarin ke bahasa Indonesia, siswa sering mengalami kesulitan dalam tata bahasa dan struktur kalimat karena perbedaan susunan kata (Safitri & Subandi, 2023). Bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia memiliki kesamaan dalam struktur kalimat terkait penggunaan subjek, predikat, dan objek, namun terdapat perbedaan pada aspek lainnya (Syafei et al., 2020). Pergeseran struktur dapat terjadi karena berbagai faktor, yang menyebabkan potensi ambiguitas atau salah tafsir dalam teks terjemahan (Junining, 2018). Penelitian ini difokuskan pada 15 teks berita yang diperoleh dari situs resmi Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan dan bertujuan untuk mempelajari pergeseran sintaksis dengan menggunakan pendekatan Chomsky. Temuan penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang pergeseran sintaksis antara bahasa sumber dan bahasa sasaran (Bsa dan Bsu). Salah satu contohnya seperti pada Tabel 1 di bawah ini :

 

Tabel 1�Pergeseran Sintaksis

Bsa

Bsu

邱总领事还在现场接受了当地媒体采访

Konjen Qiu�juga menerima wawancara dari media lokal

 

Pada Tabel 1 kalimat 邱总领事还在现场接受了当地媒体采访Qiū zǒnglǐngsh� h�i z�i xi�nchǎng jiē sh�u liǎo d�ng de m�itǐ cǎifǎngmemiliki arti dalam bahasa Indonesia �Konjen Qiu juga menerima wawancara dari media lokal�, Berdasarkan tabel diatas ditemukan adanya dua pergeseran struktur sintaksis gramatikal. Pertama 邱总领事�(Qiū zǒnglǐngsh�)�dalam Bsu menjadi �Konjen Qiu� pada Bsa, selanjutnya kata 当地媒体采访�(d�ng de m�itǐ cǎifǎng) dalam Bsu menjadi �wawancara media lokal� pada Bsa. Sehingga pada pergeseran strukrur sintaksis diatas berunsur MD (Menerangkan-Diterangkan). Hasil dari penelitian ini, akan membantu dalam mendeskripsikan pergeseran struktur sintaksis dalam penerjemahan bahasa Mandarin-Indonesia pada teks berita daring.

Manfaat dari penelitian ini sangatlah beragam. Pertama, penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang tantangan yang dihadapi dalam penerjemahan berita daring antara Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia, yang dapat menjadi pedoman bagi penerjemah untuk meningkatkan kualitas terjemahan mereka. Kedua, dengan menyoroti pentingnya memperhatikan konteks dan tata bahasa dalam penerjemahan, penelitian ini dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya keakuratan dan kejelasan dalam penyampaian informasi lintas budaya. Ketiga, penelitian ini juga menggarisbawahi peran penting penerjemahan dalam memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok melalui media berita daring. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya memiliki relevansi akademis, tetapi juga implikasi praktis yang signifikan dalam konteks komunikasi lintas budaya dan hubungan internasional.

 

METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah seluruh kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengalami pergeseran struktur sintaksis yang diklasifikasikan ke dalam bentuk atau jenis pergeseran terjemahan. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks berita daring Mandarin-Indonesia pada situs pemerintahan konsulat Medan. Jenis penelitian ini berfokus pada deskripsi dan pemahaman fenomena sosial dengan menggunakan data-data yang tidak berbentuk angka, seperti narasi, wawancara, dan observasi. Kalimat Bahasa Mandarin-Indonesia yang diambil bersumber dari sebuah situs resmi Permerintahan Konsulat Jendral Tiongkok di Medan. pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode simak, yaitu menyimak (membaca) secara teliti semua frasa, klausa, dan kalimat yang ada pada sumber data. Peneliti hanya berpartisipasi ketika menyimak dan tidak terlibat dalam penulisan kalimat maupun proses penerjemahan. Kemudian dilanjutkan dengan teknik catat. Peneliti membaca berulang-ulang sumber data sampai menemukan pergeseran bentuk dari Bahasa Mandarin ke dalam terjemahan Bahasa Indonesia. Kemudian data tersebut diberi kode untuk memudahkan pengelompokan data. Cara pengkodeannya adalah dengan menulis judul berita yang diteliti kemudian dengan mencantumkan tahun publish. Misalnya, �Aplikasi Portal Perlindungan Konsumen (2022-09-16)�.

 

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

 

Tabel 2 Bentuk Pergeseran Struktur Sintaksis Pada Teks Berita Daring

No

Bahasa Sumber

Jenis Pergeseran Sintaksis

Bahasa Sasaran

1

今年是中国历史上具有里程碑意义的一年

 

Ini Tahun

Gramatikal

Tahun ini merupakan tahun yang penting dalam sejarah Tiongkok

Dalam Sejarah

Gramatikal

Penting

Frasa - Kata

2

双方文化交流特别是领区内华文教育逢勃发展

Kegiatan pertukaran budaya

Gramatikal

 

Kegiatan pertukaran budaya, terutama dalam hal pendidikan Bahasa Mandarin di daerah dalam wilayah kerja konsuler semakin

Pendidikan Bahasa Mandarin di daerah dalam

Gramatikal

berkembang pesat

Gramatikal

 

3.

广州市占碑市成功结为友好城市

Kota Guangzhou

Gramatikal

kota Guangzhou dan Kota Jambi juga telah berhasil menjalin hubungan kerjasama kota kembar (sister city)

Kota Jambi

Gramatikal

4.

长期以来华人华社在印尼辛勤耕耘

Sejak lama

Gramatikal

Komunitas Tionghoa di Indonesia sejak lama telah bekerja keras

Komunitas Tionghoa

Kelas kata

Bekerja keras

Gramatikal

5.

希望新的一年印尼两国友谊不断发展

Tahun yang baru ini

Gramatikal

berharap di tahun yang baru ini, persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok akan terus berkembang

Persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok

Gramatikal

6.

双方确立了共建命运共同体的大方向

Kedua belah pihak

Kata-Frasa

Kedua belah pihak menetapkan arah umum untuk bersama-sama membangun komunitas senasib umat manusia

 

Membangun bersama

Kata-Frasa

Arah umum

Gramatikal

7.

我们同心筑梦向未来

Menuju

Kata-Frasa

Kita bersama membangun impian menuju masa depan

Masa depan

Kata-Verb

8.

两国元首半年内分别在北京和巴厘岛两次会晤

di Beijing dan Bali

Gramatikal (K. tempat)

Kedua kepala negara dalam waktu setenga htahun bertemu sebanyak 2 (dua) kali di Beijing dan Bali

bertemu sebanyak 2 (dua)

Kata Kerja

9.

张总领事转交了广东省王伟中省长致艾迪省长信函

Konjen Zhang

Gramatikal (K. tempat)

Konjen Zhang menyerahkan surat dari Gubernur Provinsi Guangdong ke gubernur edy rahmayadi.

dari Gubernur Provinsi Guangdong ke gubernur edy rahmayadi

 

Gramatikal

10.

宾们盛赞新中国成立70年来取得的伟大成就

Para tamu

Kata-Frasa

Para tamu mengapresiasi pencapaian besar Tiongkok Baru selama 70 tahun

 

Tiongkok baru

Gramatikal

Selama 70 tahun

Gramatikal

Pencapaian besar

Gramatikal

11.

张总领事一行还考察了南尼亚斯县冲浪区、民俗村等旅游设施情况

Konjen Zhang

Gramatikal

Konjen Zhang Min beserta rombongan delegasi juga meninjau kondisi fasilitas wisata di daerah selancar, desa adat dan tempat lainnya di Kabupaten Nias Selatan.

 

Kabupaten Nias Selatan

Gramatikal

Daerah Selancar

Gramatikal

12.

北苏门答腊省自2002中国广东省结好以来

Tahun 2002

Gramatikal

Sejak Provinsi Sumut menjalin hubungan kerja sama provinsi kembar dengan Provinsi Guangdong, Tiongkok pada tahun 2002.

Provinsi Guangdong

Gramatikal

13.

双方合作不仅造福两地人民

Kerja sama

Kata-Frasa

Kerjasama antara kedua belah pihak tidak hanya akan bermanfaat bagi masyarakat kedua negara

Tidak hanya

Kata-Frasa

14.

邱总领事还在现场接受了当地媒体采访

Konjen qiu

Gramatikal

Konjen Qiu juga menerima wawancara dari media lokal

Wawancara dari media lokal

Gramatikal

15.

张总领事还与当地听众进行了互动

Konjen zhang

Gramatikal

Konjen Zhang Min juga ikut melakukan interaksi dengan pendengar lokal

Pendengar lokal

Gramatikal

interaksi

Kelas kata

 

Berdasarkan penjabaran tentang bentuk pergeseran sintaksis Bsa (Bahasa sasaran) yaitu bahasa Mandarin ke Bsu (Bahasa sumber) yaitu bahasa Indonesia diatas, dapat dilihat bahwa� pada data 1 kalimat Bsu 今年是中国历史上具有里程碑意义的一年 (Jīnni�n sh� zhōnggu� l�shǐ sh�ng j�yǒu lǐch�ngbēi y�y� de yī ni�n) diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �Tahun ini merupakan tahun yang penting dalam sejarah Tiongkok�. Dalam kalimat Bsu terdapat unsur DM (Diterangkan-Menerangkan) dengan kata 今年 (Jīnni�n) sebagai kata diterangkan, sedangkan dalam Bsa terdapat unsur MD (Menerangkan-Diterangkan) dengan �Tahun ini� sebagai kata yang menerangkan.

Selain itu, terdapat pergeseran gramatikal dengan kata 历史上 (L�shǐ sh�ng) dalam Bsu sedangkan dalam Bsa �Dalam sejarah� mengandung unsur DM-MD. Terakhir, terdapat pergeseran struktur frasa menjadi kata dengan kata 里程碑 (lǐch�ngbēi) dalam Bsu menjadi �penting� dalam Bsa, sehingga dapat disimpulkan bahwa pergeseran frasa tersebut mengandung unsur kata.

Data 2 menunjukkan bahwa kalimat Bsu mengenai 双方文化交流特别是领区内华文教育逢勃发展 (Shuāngfāng w�nhu� jiāoli� t�bi� sh� lǐng qū n�i hu�w�n ji�oy� f�ng b� fāzhǎn) diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �Kegiatan pertukaran budaya, terutama dalam hal pendidikan Bahasa Mandarin di daerah dalam wilayah kerja konsuler semakin berkembang pesat�. Terdapat tiga pergeseran sintaksis struktur gramatikal dari Bsu ke Bsa. Yang pertama adalah 双方文化交流 (Shuāngfāng w�nhu� jiāoli�) dalam Bsu, sedangkan dalam Bsa menjadi �Kegiatan pertukaran budaya�. Yang kedua adalah 领区内华文教育 (lǐng qū n�i hu�w�n ji�oy�) dalam Bsu, sedangkan dalam Bsa menjadi �Pendidikan Bahasa Mandarin di daerah dalam�. Yang terakhir adalah 逢勃发展 (f�ng b� fāzhǎn) dalam Bsu, sedangkan dalam Bsa menjadi �berkembang pesat�. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ketiga pergeseran gramatikal tersebut mengandung unsur MD (Menerangkan-Diterangkan) yang membalikkan urutan DM (Diterangkan-Menerangkan) pada struktur kalimat.

Kalimat Bsu pada data 3, 广州市与占碑市成功结为友好城市 (guǎngzhōu sh� yǔ zh�n bēi sh� ch�nggōng ji� w�i yǒuhǎo ch�ngsh�) dapat diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �kota Guangzhou dan Kota Jambi juga telah berhasil menjalin hubungan kerjasama kota kembar (sister city)�. Terdapat pergeseran sintaksis struktur gramatikal pada kata-kata广州市 (guǎngzhōu) dan占碑 (zh�n bēi), yang dalam Bsa menjadi �Kota Guangzhou� dan �Kota Jambi�. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pergeseran gramatikal tersebut mengandung unsur MD (Menerangkan-Diterangkan).

Dalam data 4, terdapat kalimat Bsu yang berbunyi 长期以来, 华人华社在印尼辛勤耕耘 (Ch�ngq� yǐl�i, hu�r�n hu� sh� z�i y�nn� xīnq�n gēngy�n) yang diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �Komunitas Tionghoa di Indonesia sejak lama telah bekerja keras�. Terdapat pergeseran sintaksis struktur gramatikal, di mana长期以来 (Ch�ngq� yǐl�i) dalam Bsu menjadi �Sejak lama� dalam Bsa.

Selain itu, terdapat pergeseran kelas kata 华人华社 (hu�r�n hu� sh�) dalam Bsu menjadi �Komunitas Tionghoa� dalam Bsa, sehingga dapat disimpulkan pergeseran kelas kata tersebut mengandung unsur kata penghubung. Ketiga pergeseran sintaksis struktur gramatikal 勤耕耘 (q�n gēngy�n) dalam Bsu, sedangkan dalam Bsa �Bekerja keras�, sehingga dapat disimpulkan pergeseran kelas kata berunsur kata penghubung. Selanjutnya, pergeseran sintaksis struktur gramatikal 勤耕耘 (q�n gēngy�n) dalam Bsu menjadi �bekerja keras� dalam Bsa, sehingga dapat disimpulkan pergeseran gramatikal tersebut mengandung DM (Diterangkan-Menerangkan) menjadi MD (Menerangkan-Diterangkan).

Pada data 5, kalimat Bsa希望新的一年中印尼两国友谊不断发 (Xīw�ng xīn de yī ni�n zhōng y�nn� liǎng gu� yǒuy� b�du�n fāzhǎn) telah diterjemahkan kedalam Bsa sebagai �berharap di tahun yang baru ini, persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok akan terus berkembang�. Terdapat pergeseran sintaksis struktur gramatikal yaitu 新的一年 (xīn de yī ni�n) dalam Bsu yang dalam Bsa berarti �tahun baru�, sedangkan dalam Bsa diterjemahkan sebagai �Tahun yang baru ini�, sehingga dapat disimpulkan bahwa pergeseran gramatikal tersebut mengandung unsur MD (Menerangkan-Diterangkan).

Selain itu, terdapat pergeseran sintaksis struktur kelas kata 印尼两国友谊 (y�nn� liǎng gu� yǒuy�) dalam Bsu berarti �Persahabatan antara Indonesia dan Tiongkok�, sehingga dapat disimpulkan pergeseran gramatikal tersebut mengandung unsur penggantian kata �dua negara� dengan kata penghubung �antara�.

Pada data 6, kalimat Bsu 双方确立了共建命运共同体的大方向 (Shuāngfāng qu�l�le g�ng ji�n m�ngy�n g�ngt�ngtǐ de d� fāngxi�ng) diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �Kedua belah pihak menetapkan arah umum untuk bersama-sama membangun komunitas senasib umat manusia�. Terdapat pergeseran sintaksis dari frasa双方 (Shuāngfāng) dalam Bsu, menjadi �Kedua belah pihak� dalam Bsa. Kedua, pergeseran kelas kata pada struktur sintaksis kata共建 (g�ng ji�n), yang dalam Bsa diartikan sebagai �Membangun bersama�, sehingga terdapat unsur perubahan kelas kata dalam pergeseran gramatikal tersebut.

Ketiga, pergeseran struktur sintaksis pada kata 大方向 (d� fāngxi�ng) menjadi �Arah umum� dalam terjemahan ke Bsa, menunjukkan adanya pergeseran dari DM (Diterangkan-Menerangkan) menjadi MD (Menerangkan-Diterangkan). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga unsur pergeseran gramatikal dalam terjemahan kalimat dari Bsu ke Bsa, yaitu pergeseran dari frasa menjadi kalimat, perubahan kelas kata, dan pergeseran struktur sintaksis dari DM menjadi MD.

Pada data ke 7, kalimat Bsu 我们同心筑梦向未来 (Wǒmen t�ngxīn zh� m�ng xi�ng w�il�i), dapat diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �Kita bersama membangun impian menuju masa depan�. Terdapat ppergeseran dari struktur kata menjadi frasa pada kata (xi�ng) yang diterjemahkan menjadi �Menuju� dalam Bsa. Selain itu, terdapat pergeseran kelas kata dari未来(w�il�i) yang dalam Bsu berupa nomina menjadi verba dalam terjemahannya �Masa depan�.

Kalimat pada data 8 dalam Bahasa sumber (Bsu) 两国元首半年内分别在北京和巴厘岛两次会晤 (Liǎng gu� yu�nshǒu b�nni�n n�i fēnbi� z�i běijīng h� bāl� dǎo liǎng c� hu�w�), diterjemahkan ke dalam Bahasa sasaran (Bsa) sebagai �Kedua kepala negara dalam waktu setengah tahun bertemu sebanyak 2 (dua) kali di Beijing dan Bali�. Terdapat pergeseran sintaksis struktur keterangan tempat, yaitu 在北京和巴厘岛 (z�i běijīng h� bāl�) dalam Bsu, sedangkan dalam Bsa menggunakan kata depan �di� dan langsung menyebutkan tempat, yaitu �di Beijing dan Bali�.

Selain itu, terdapat pergeseran sintaksis pada kata kerja 两次会晤 (liǎng c� hu�w�) dalam Bsu, kata kerja tersebut terletak setelah keterangan, sehingga berbentuk pola SKP (Subjek, Keterangan, Predikat). Sedangkan pada Bsa, kata kerja tersebut terletak di antara subjek dan predikat, sehingga berbentuk pola gramatikal SPK (Subjek, Predikat, Keterangan). Pergeseran ini membuat kalimat tersebut lebih sesuai dengan pola gramatikal Bahasa Indonesia. Juga perubahan kelas kata 两次会晤 (liǎng c� hu�w�) dari kata benda noun ke kata kerja (verba).

Pada data ke 9, kalimat Bsu 张总领事转交了广东省王伟中省长致艾迪省长信函 (Zhāng zǒnglǐngsh� zhuǎnjiāole guǎngdōng shěng w�ngwěizhōng shěng zhǎng zh� �i d� shěng zhǎng x�nh�n), terdapat pergeseran struktur sintaksis pada terjemahannya �Konjen Zhang menyerahkan surat dari Gubernur Provinsi Guangdong ke gubernur edy rahmayadi�. Pergeseran gramatikal pada frasa 张总领事 (Zhāng zǒnglǐngsh�) dari Bsu ke Bsa, pada Bsu, frasa tersebut terdiri dari nama belakang (Zhāng) yang diikuti oleh gelar 总领事 (zǒnglǐngsh�).

Sedangkan Bsa, gelar tersebut ditempatkan di awal kalimat sebagai �konjen� yang merupakan kependekan dari konsul jenderal, yang diikuti oleh nama belakang �zhang�. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran dalam posisi frasa 张总领事 (zhāng zǒnglǐngsh�) dalam Bsu dan Bsa. Selain itu terdapat pergeseran struktur sintaksis pada kata-kata menjadi frasa 致艾迪省长zhǎng zh� �i d� shěng zhǎng yang diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �dari Gubernur Provinsi Guangdong ke gubernur edy rahmayadi�, sehingga frasa tersebut menjadi bagian dari objek kalimat Bsa.

Dalam data 10, kalimat Bsu 宾们盛赞新中国成立70年来取得的伟大成就 (bīnmen sh�ngz�n xīn zhōnggu� ch�ngl� 70 ni�nl�i qǔd� de wěid� ch�ngji�) diterjemahkan kedalam Bsa sebagai �Para tamu mengapresiasi pencapaian besar Tiongkok Baru selama 70 tahun� pada kalimat Bsu yang telah diterjemahkan kedalam Bsa terdapat pergeseran sintaksis struktur Kata ke Frasa, yaitu 宾们 (bīnmen) Dalam Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Para tamu� sehingga dapat disimpulkan pergeseran Kata tersebut mengandung unsur Frasa pada kalimat Bsu. Kedua, terdapat pergeseran sintaksis pada gramatikal 新中国 (xīn zhōnggu�) dalam Bsu, sedangkan dalam Bsa �Tiongkok baru�.

Oleh karena itu, dapat disimpulkan pergeseran sintaksis gramatikal di atas pergeseran gramatikal tersebut mengandung unsur DM (Diterangkan-Menerangkan) menjadi MD (Menerangkan-Diterangkan). Ketiga, pergeseran sintaksis struktur gramatikal yaitu 70 年来 (70 ni�nl�i) dalam Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Selama 70 tahun� Sedangkan dalam Bsa. Keempat, terdapat pergeseran sintaksis struktur gramatikal yaitu 伟大成就 (wěid� ch�ngji�) dalam Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Pencapaian besar� sehingga dapat disimpulkan pergeseran gramatikal tersebut mengandung unsur DM (Diterangkan-Menerangkan) menjadi MD (Menerangkan-Diterangkan).

Pada data 11, kalimat Bsu 张总领事一行还考察了南尼亚斯县冲浪区、民俗村等旅游设施情况 (Zhāng zǒnglǐngsh� yīx�ng h�i kǎoch�le n�n n� yǎ sī xi�n chōngl�ng qū, m�ns� cūn děng lǚy�u sh�shī q�ngku�ngditerjemahkan kedalam Bsa sebagai �Konjen Zhang Min beserta rombongan delegasi juga meninjau kondisi fasilitas wisata di daerah selancar, desa adat dan tempat lainnya di Kabupaten Nias Selatan� pada kalimat majemuk sejalan 关联句 (guānli�n j�) diatas. Terjadi tiga pergeseran sintaksis struktur gramatikal pada kalimat Bsu yang telah diterjemahkan ke dalam Bsa, yaitu张总领事 (Zhāng zǒnglǐngsh�) Dalam Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Konjen Zhang�. Kedua, 南尼亚斯县n�n n� yǎ sī xi�n Dalam Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Kabupaten Nias Selatan�. Ketiga, 冲浪区 (chōngl�ng qū) Dalam Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Daerah Selancar�. Sehingga dapat disimpulkan pergeseran gramatikal tersebut mengandung unsur DM (Diterangkan-Menerangkan) menjadi MD (Menerangkan-Diterangkan).

Dari data ke 12, kalimat Bsu 北苏门答腊省自2002年与中国广东省结好以来 (běi sūm�nd�l� shěng z� 2002 ni�n yǔ zhōnggu� guǎngdōng shěng ji� hǎo yǐl�i) diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �Sejak Provinsi Sumut menjalin hubungan kerja sama provinsi kembar dengan Provinsi Guangdong, Tiongkok pada tahun 2002�. Pada kalimat Bsu yang telah diterjemahkan kedalam Bsa terdapat dua pergeseran sintaksis struktur gramatikal.

Pertama, pergeseran dari keterangan waktu dalam bentuk kata tunggal �2002� (2002 ni�n) dalam Bsu menjadi �tahun 2002� dalam Bsa. Kedua, pergeseran gramatikal 中国广东省 (zhōnggu� guǎngdōng shěng) dalam Bsu, menjadi Provinsi Guangdong dalam Bsa. Pergeseran gramatikal tersebut mengandung unsur DM (Diterangkan-Menerangkan)-MD (Menerangkan-Diterangkan). Pada kalimat ini, mengandung unsur SOP (Subjek, Objek, Predikat) dimana keterangan waktu diletakkan di awal kalimat setelah subjek pada Bsu, sedangkan pada Bsa keterangan waktu diletakkan diakhir kalimat dengan pola gramatikal SPO (Subject. Predikat, Object)

Pada data ke 13, kalimat Bsu 双方合作不仅造福两地人民 (Shuāngfāng h�zu� b�jǐn z�of� liǎng d� r�nm�n) dapat diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �Kerjasama antara kedua belah pihak tidak hanya akan bermanfaat bagi masyarakat kedua negara�. Pada kalimat Bsu yang telah diterjemahkan ke dalam Bsa terdapat dua pergeseran sintaksis struktur gramatikal dari kata ke frasa, yaitu 合作 (h�zu�) dalam Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Kerja sama�. Kedua, kata不仅 (b�jǐn) pada Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Tidak hanya�. sehingga dapat disimpulkan pergeseran kata tersebut mengandung unsur frasa pada terjemahannya.

Data ke 14, kalimat Bsu 邱总领事还在现场接受了当地媒体采访 (Qiū zǒnglǐngsh� h�i z�i xi�nchǎng jiē sh�u liǎo d�ng di m�itǐ cǎifǎng) diterjemahkan ke dalam Bsa sebagai �Konjen Qiu juga menerima wawancara dari media lokal�. Pada kalimat Bsu yang telah diterjemahkan ke dalam Bsa terdapat dua pergeseran sintaksis struktur gramatikal, yaitu 邱总领事 (Qiū zǒnglǐngsh�) Dalam Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Konjen qiu�. Kedua, kata当地媒体采访 (d�ng di m�itǐ cǎifǎng) Dalam Bsu, Sedangkan dalam Bsa �Wawancara dari media lokal�. sehingga dapat disimpulkan pergeseran Gramatikal tersebut mengandung unsur DM (Diterangkan-Menerangkan)-MD (Menerangkan-Diterangkan).

Pada data ke 15, kalimat Bsu 张总领事还与当地听众进行了互动 (zhāng zǒnglǐngsh� h�i yǔ dāngd� tīngzh�ng j�nx�ngle h�d�ng) di terjemahkan kedalam Bsa sebagai �Konjen Zhang Min juga ikut melakukan interaksi dengan pendengar lokal�. Terdapat pergeseran sintaksis dan struktur gramatikal antara Bsu dan Bsa. Pada Bsu, terdapat frasa 张总领事 (zhāng zǒnglǐngsh�) yang diubah menjadi �Konjen Zhang� dalam Bsa. Selain itu, frasa 当地听众 (dāngd� tīngzh�ng) diubah menjadi �pendengar lokal� dalam Bsa. Pergeseran gramatikal tersebut mengandung unsur DM (Diterangkan-Menerangkan) dan MD (Menerangkan-Diterangkan). Kemudian kata 互动 (h�d�ng) dalam Bsu yang berarti �berinteraksi� diubah menjadi �interaksi� dalam Bsa, sehingga pergeseran sintaksis tersebut mengandung unsur Nomina.

 

Akibat hukum Pembatalan Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) oleh Putusan Pengadilan

Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) ditunjuk oleh pemerintah untuk mengawasi transaksi tanah. Peran utama Camat adalah memastikan bahwa semua transaksi tanah mematuhi pedoman hukum, termasuk peraturan penggunaan lahan, undang-undang zonasi, dan pembatasan kepemilikan (Umanailo et al., 2018). Camat bertanggung jawab untuk memverifikasi identitas pihak-pihak yang terlibat, memastikan bahwa tanah bebas dari sitaan, dan mengeluarkan izin dan dokumen yang diperlukan (SUSILO, 2023). Peran Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) dalam transaksi pertanahan sangat penting dalam memastikan dokumentasi dan kepatuhan hukum yang tepat (Sakinah, 2023). Namun, mungkin ada keadaan di mana keputusan pengadilan mengarah pada pembatalan akta Camat (Mustafida, 2017). Dalam kaitannya dengan adanya pembatalan oleh pengadilan, camat memiliki konsekuensi hukum yang terkait dengan pembatalan tersebut salah satu yang terpenting adalah adanya implikasi hukum yang harus dihadapi (Wongkar, 2022). Implikasi hukum tersebut diantaranya adalah:

1. ���� Pembatalan Akta

������������������ Setelah pengadilan memutuskan untuk membatalkan akta Camat, itu membuat dokumen batal demi hukum ab initio.�

2. ���� Implikasi Kepemilikan Tanah

������������������ Pembatalan akta Camat dapat memiliki implikasi yang luas untuk kepemilikan tanah. Pihak-pihak yang terkena dampak mungkin menemukan diri mereka dalam situasi di mana kepemilikan yang diklaim tidak lagi diakui.�

3. ���� Pertimbangan Keuangan dan Properti

������������������ Pembatalan akta Camat dapat mengakibatkan komplikasi keuangan dan properti. Misalnya, individu yang telah membeli atau menjual tanah berdasarkan akta yang tidak sah mungkin menghadapi kerugian finansial atau diminta untuk mengembalikan hasil dari penjualan.

4. ���� Upaya Hukum untuk Pihak Terdampak

������������������ Mereka yang meyakini bahwa mereka telah menderita kerugian akibat pembatalan Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) dapat mencari upaya hukum. Mengajukan gugatan ke pengadilan untuk mengajukan kompensasi atau restitusi adalah tindakan yang mungkin.

Adanya pembatalan sertifikat tanah yang dibuat oleh Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara Sementara (Camat) oleh Putusan Pengadilan dapat memiliki implikasi:

1. ���� Penggantian Akta Pejabat Pembuat Akta Tanah (Camat) dengan Sertifikat PTSL. Jika Akta Tanah yang telah dibuat oleh Camat dinyatakan tidak sah oleh pengadilan, pemilik hak atas tanah atau pihak yang terkena dampak dapat mengikuti proses PTSL untuk mendapatkan sertifikat hak atas tanah yang sah dan legal.�

2. ���� Identifikasi Cacat Formal atau Cacat Materiil. PTSL dapat membantu mengidentifikasi cacat formal atau cacat materiil dalam Akta Tanah yang dapat menyebabkan pembatalan oleh pengadilan.

3. ���� Perlindungan Hukum. PTSL memberikan perlindungan hukum kepada pemilik hak atas tanah yang sah. Dengan memiliki sertifikat hak atas tanah yang dikeluarkan oleh PTSL, pemilik hak atas tanah memiliki dasar hukum yang kuat dalam hal kepemilikan tanah dan hak-haknya.

4. ���� Keterbukaan dan Transparansi. PTSL juga mendorong transparansi dalam pengelolaan tanah dan sumber daya alam. Data yang tercatat dalam PTSL akan menjadi sumber informasi yang penting bagi pihak-pihak yang terlibat dalam transaksi tanah dan pengambilan keputusan terkait tanah.

 

Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) yang Dibatalkan oleh Pengadilan.

1.����� Tanggungjawab Pidana

Pertanggung jawaban hukum biasanya selalu di hubungkan dengan hukum pidana yang di kenal dengan asas (Geen straf zonder schuld : actus non facit reum nisi mens sit rea) tidak dipidana jika tidak ada kesalahan (Yudhianto, 2018). Menurut paham ini jelas bahwa orang yang bersalahlah yang bisa di mintakan pertangung jawaban, Penjatuhan pidana terhadap PPAT/ Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) dapat dilakukan apabila soseorang PPAT/ Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) telah melakukan atau membuat surat palsu atau memalsukan akta dengan kualifikasi dan termasuk dalam suatu tindak pidana, berbagai syarat materiil dan syarat formil yang wajib di lalui PPAT/ Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) dalam membuat akta jual beli tanah yang berkaitan dengan tugas jabatan yang di embannya (Yahman, 2019).

Berkaitan dengan tanggung jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) yang dibatalkan oleh pengadilan, peneliti dapat menjelaskan bahwa Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara, yang biasa dikenal sebagai Camat, memegang posisi penting dalam memfasilitasi transaksi tanah dan memelihara catatan tanah. Namun, perkembangan terakhir telah melihat peran Camat dipertanyakan dan akhirnya dibatalkan oleh Pengadilan. Camat, sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara, terutama bertanggung jawab untuk mengawasi transaksi tanah, memastikan legalitas dan keaslian dokumen tanah, dan memelihara catatan tanah yang akurat di wilayah tertentu (SUSILO, 2023). Tugas utama Camat meliputi:

a. ���� Verifikasi dan Validasi. Camat dipercayakan untuk memverifikasi keaslian dokumen hak atas tanah yang diserahkan pada saat transaksi tanah.�

b. ���� Dokumentasi dan Registrasi. Camat memainkan peran penting dalam menyiapkan akta tanah, mendaftarkannya, dan melacak transaksi tanah di daerah yang ditentukan. �

c. ���� Penyelesaian Sengketa: Sebagai figur otoritatif, Camat bertanggung jawab untuk mengurangi sengketa terkait lahan, memfasilitasi mediasi antar pihak, dan memastikan penyelesaian yang adil dan adil.�

2.����� Tanggungjawab Perdata�������

Tanggung jawab perdata Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) dibatalkan oleh pengadilan berkaitan dengan tindakan yang mengakibatkan pembatalan akta tanah. Jika akta tanah yang diterbitkan oleh seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) dibatalkan oleh pengadilan, berikut adalah beberapa tanggung jawab perdata yang mungkin dihadapi oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) tersebut:

a. ���� Pembatalan Akta Tanah

������������������ Jika akta tanah yang diterbitkan oleh seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) dibatalkan oleh pengadilan, maka akta tersebut tidak lagi memiliki kekuatan hukum dan dianggap tidak sah.

b. ���� Ganti Rugi kepada Pihak yang Merasa Dirugikan

������������������ Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) yang melakukan kesalahan atau tindakan yang melanggar hukum dalam proses penerbitan akta tanah dapat diwajibkan untuk membayar ganti rugi kepada pihak yang merasa dirugikan.

c. ���� Sanksi Administratif

������������������ Selain sanksi perdata, Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) yang terlibat dalam kesalahan atau pelanggaran hukum dalam penerbitan akta tanah juga dapat menghadapi sanksi administratif.

d. ���� Pengawasan Lebih Ketat

������������������ Setelah terlibat dalam kasus pembatalan akta tanah, Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) mungkin akan diawasi lebih ketat dalam pekerjaannya oleh otoritas yang berwenang, seperti BPN.

e. ���� Potensi Tindakan Hukum Lainnya

������������������ Selain ganti rugi dan sanksi administratif, tindakan hukum lainnya juga bisa diambil tergantung pada kasusnya.

3.����� Tanggungjawab Adminitrasi

��������������������������� Tanggung jawab administratif Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat),� yang terkait dengan akta yang dibatalkan oleh pengadilan di Indonesia didasarkan pada peraturan perundangan yang berlaku, terutama Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA) dan regulasi terkait lainnya (Wijayanti, 2020). Berikut adalah tanggung jawab administratif yang mungkin dihadapi oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) dalam kasus pembatalan akta oleh pengadilan:

a. ���� Tindakan Disiplin oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN)

������������������ Tindakan disiplin ini mungkin mencakup peringatan, teguran, penangguhan izin, atau pencabutan izin Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat).

b. ���� Peninjauan Kembali Izin Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat)

������������������ BPN akan memeriksa kembali kualifikasi, kompetensi, dan rekam jejak Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) untuk memastikan bahwa mereka memenuhi standar yang ditetapkan dalam peraturan perundangan.

c. ���� Pengawasan Lebih Ketat

������������������ Setelah terlibat dalam kasus pembatalan akta, Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) mungkin akan diawasi lebih ketat dalam pekerjaannya oleh BPN atau otoritas yang berwenang lainnya.

d. ���� Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi

������������������ Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (Camat) yang terlibat dalam kasus pembatalan akta mungkin akan diberikan pelatihan tambahan atau kesempatan untuk meningkatkan kompetensi mereka.

e. ���� Revisi Prosedur Kerja

������������������ BPN atau instansi yang berwenang lainnya mungkin akan merevisi prosedur kerja dan pedoman yang berkaitan dengan penerbitan akta tanah. Hal ini dilakukan untuk mencegah terulangnya kesalahan atau pelanggaran hukum yang sama dalam proses penerbitan akta tanah.

 

KESIMPULAN

Berdasarkan penelitian mengenai pergeseran struktur sintaksis dalam penerjemahan teks berita bahasa Mandarin-Indonesia, dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa jenis pergeseran yang umum terjadi dalam penerjemahan. Pergeseran tersebut meliputi 27 pergeseran sintaksis gramatikal, 6 pergeseran dari kata ke frasa, 2 pergeseran struktur kelas kata sintaksis, 1 pergeseran dari frasa ke kata, dan 1 pergeseran dari kata ke verba.

Kemudian, ditemukan adanya kesalahan pengetikan kata dalam berita pada data ke 2 双放文化交流特别是领区内化文教育逢勃发展 (Shuāng f�ng w�nhu� jiāoli� t�bi� sh� lǐng qū n�i hu� w�n ji�oy� f�ng b� fāzhǎn) yang seharusnya menggunakan karakter 蓬勃 (p�ngb�) bukan 逢勃 (f�ng b�). Selanjutnya, terdapat informasi yang tidak akurat di dalam penerjemahan Mandarin ke Indonesia pada data ke 12 北苏门答腊省自2002年与中国广东省结好以来 (Běi sūm�nd�l� shěng z� 2002 ni�n yǔ zhōnggu� guǎngdōng shěng ji� hǎo yǐl�i) dengan terjemahan �Sejak provinsi sumut menjalin hubungan kerja sama provinsi kembar dengan provinsi Guangdong, Tiongkok pada tahun 2002�. Dapat dilihat pada pola gramatikal Bsa (Bahasa sasaran) seharusmya setelah kata �Sejak� diikuti kata waktu �Tahun 2002�. Kesalahan tersebut dapat mengubah makna dari sebuah kalimat ketika diterjemahkan, sehingga diperlukan kejelian dalam pengetikan, membaca dan menganalisis teks berBahasa Mandarin.

Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran ini adalah perbedaan pola sintaksis antara bahasa Mandarin dan bahasa Indonesia. Pergeseran struktur ini dapat berdampak pada makna dan pemahaman kalimat, sehingga menekankan pentingnya mempertimbangkan konteks dan tata bahasa dalam penerjemahan. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya penggunaan bahasa yang tepat dan akurat dalam teks berita daring, terutama dalam konteks hubungan bilateral yang semakin meningkat antara Tiongkok dan Indonesia. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti konteks budaya, semantik, dan pragmatik dalam pnerjemahan. Penelitian juga dapat melibatkan responden yang beragam dan menggunakan metode analisis yang lebih detail dan canggih untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat dan mendalam mengenai pergeseran struktur penerjemahan Bahasa Mandarin-Indonesia pada teks berita daring

 

DAFTAR PUSTAKA

Adha, T. K. R., & Erwani, I. (2023). Proses Penerjemahan. Uwais Inspirasi Indonesia.

 

Diana, D., & Simatupang, D. T. (2022). Persepsi Pentingnya Penguasaan Bahasa Mandarin Sebagai Penunjang Pelayanan Bagi Resepsionis Di Hotel Beverly Batam. Media Bina Ilmiah, 17(4), 749�760.

 

Hawadi, L. F., & MM, P. (2022). Bunga Rampai Kajian Islam dan Psikologi Pendidikan. Universitas Indonesia Publishing.

 

Ichsan, R. N., SE, M. M., Lukman Nasution, S. E. I., & Sarman Sinaga, S. E. (2021). Bahan Ajar Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM). CV. Sentosa Deli Mandiri.

 

Junining, E. (2018). Strategi dan kiat praktis penerjemahan. Universitas Brawijaya Press.

 

Manan, A. (2023). Pendidikan Islam dan Perkembangan Teknologi: Menggagas Harmoni dalam Era Digital. Scholastica: Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 5(1), 56�73.

 

Mustafida, L. (2017). Penerapan Doktrin Misbruik Van Omstandigheiden Terhadap Pembatalan Akta Notaris Berdasarkan Putusan Pengadilan (Study Kasus Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta). Universitas Islam Indonesia.

 

Romli, A. S. M. (2023). Manajemen Program dan teknik produksi siaran radio. Nuansa Cendekia.

 

Safitri, L., & Subandi, S. (2023). Kesalahan Berbahasa Tataran Sintaksis Pada Video Narasi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Mandarin Angkatan 2021 Universitas Negeri Surabaya. Jurnal Pendidikan Bahasa Mandarin UNESA, 1(1), 161�171.

 

Sakinah, B. (2023). Tanggung Jawab Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dalam Pembuatan Akta Jual Beli Tanah Beserta Akibat Hukumnya. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

 

Selvia, S., & Imelda, I. (2020). Perbandingan Kata Penggolong Nomina Dalam Bahasa Mandarin Dan Bahasa Indonesia. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra, 4(1), 201�215.

 

Sirait, N. S., Mono, U., & Nurlela, N. (2018). Dampak strategi penerjemahan terhadap kualitas subtitle film confessions of a shopaholic dalam bahasa indonesia.

 

Siregar, R., Nuraida, N., Kalsum, E. U., & Ramadhan, A. (2022). Penerjemahan Sebagai Metode Dalam Pengajaran Bahasa. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 7(2), 99�106.

 

Susilo, D. (2023). Kewenangan Camat Sebagai Pejabat Pembuat Akta Tanah Sementara (PPATS) Dalam Pembuatan Akta Hibah Studi Kasus Di Kabupaten Rembang. Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

 

Suwandi, S. (2019). Penerapan Andragogi Pada Lembaga Kursus Bahasa Inggris. Linguistics and ELT Journal, 3(2), 1�17.

 

Switri, E. (2022). Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Penerbit Qiara Media.

 

Syafei, I., Mustafa, I., & Kesa Purwasandy, T. (2020). Kata kerja T= transitif dan intransitif dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia: Studi linguistik kontrastif. Studi Arab, 11(1), 1�12.

 

Umanailo, M. C. B., Bahasoan, H., ASSAGAF, S. A., Hentihu, I., Nawawi, M., Hamid, I., Ningkeula, E. S., Bula, M., Umanailo, R., & Jumu, L. (2018). Naskah Akademik Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

 

Utama, A. C., Setiyadi, D., & Ricahyono, S. (2024). Teknik Penerjemahan Dan Kualitas Terjemahan Epigraf Dari Bahasa Inggris Ke Bahasa Indonesia. Widyabastra: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11(2), 109�122.

 

Wijayanti, S. (2020). Konsekuensi Yuridis Terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah Yang Membuat Akta Jual Beli Dengan Tidak Dihadiri Salah Satu Pihak Berdasarkan Blanko Akta Yang Telah Disiapkan Oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah Karena Tidak Sesuai Dengan Objek Yang Sebenarnya (Studi. Indonesian Notary, 2(3), 40.

 

Wongkar, S. K. C. (2022). Akibat Hukum Terhadap Pembatalan Akta Pengikatan Jual Beli Tanah Di Kelurahan Kopandakan I Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu Sulawesi Utara. Journal Scientia De Lex, 10(2).

 

Yahman, S. H. (2019). Cara Mudah Memahami Wanprestasi & Penipuan dalam Hubungan Kontrak Komersial. Prenada Media.

 

Yudhianto, H. (2018). Penerapan Asas Kesalahan Sebagai Dasar Pertanggungjawaban Pidana Korporasi. Karya Ilmiah Dosen, 4(2).