� PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN
LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PERUMDA TIRTA
MAHAKAM CABANG
TENGGARONG
Muhammad
Awal Ramadhoan
Universitas Mulawarman Samarinda
Abstrak:
Sumber daya manusia merupakan faktor penting didalam perusahaan dalam mencapai tujuan dari organisasi, sehingga peran dan fungsinya harus menjadi perhatian bagi manajemen didalam perusahaan, Perumda Tirta Mahakam Tenggarong merupakan organisasi yang bergerak dibidang pelayanan air bersih yang memiliki 40 karyawan. Dalam mengelola sumber daya Perumda Tirta Mahakam dituntut untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar dapat menciptakan kepuasan kerja sehingga akan berdampak kinerja dan pelayanan air bersih. Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam Tenggarong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Dimana dalam pengumpulan data penelitian menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden. Untuk jumlah sampelnya sendiri sebanyak 40 responden dengan metode sampel jenuh. Adapun hasil penelitian ini adalah gaya kepemimpinan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Motivasi secara parsial tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap karyawan, Sedangkan untuk Lingkungan Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam Tenggarong
Kata kunci: Sumber
daya manusia, Gaya Kepemimpinan, Motivasi, Lingkungan Kerja dan Kinerja
Abstract:
Human resources are an important factor within
the company in achieving the goals of the organization, so that
its roles and functions must be a concern for
management within the company, Perumda Tirta Mahakam Tenggarong is an organization engaged in clean water
services which has 40 employees. In managing
resources, Perumda Tirta Mahakam is demanded to improve the quality of human resources in order to
create job satisfaction so that it will impact the performance and service of clean water.This study aims to determine whether
there is influence
of leadership style,
motivation and work environment on the performance of employees of Perumda Tirta
Mahakam Tenggarong. This research is a quantitative research. Where in the collection of research data using a questionnaire distributed to respondents. For the number of samples themselves as
many as 40 respondents with the saturated sample
method. The results of this study are that leadership style partially
has a positive and significant effect
on performance. Likewise, extrinsic motivation partially has no positive
and significant effect
on employees, while the work environment has a positive and significant effect on
the performance of Perumda Tirta Mahakam Tenggarong employees.
Keywords:
Human resources, leadership style,
motivation, work environment and performance
Corresponding: Muhammad
Awal Ramadhoan
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
Sumber daya manusia merupakan tokoh utama
dalam sebuah organisasi maupun perusahaan (Linarwati et al., 2016). Agar suatu organisasi dapa berjalan dengan baik, perusahan harus mampu
mempunyai karyawan yang berpengetahuan tinggi dan berpenampilan menarik serta
kemampuan usaha mengelola perusahaan dengan seoptimal mungkin sehingga kinerja
karyawan bisa meningkat (Juliansyah, 2023).
Ketika perusahaan mampu mengelola setiap sumber daya manusia yang
dimilikinya, maka akan menjadi lebih mudah bagi perusahaan untuk mencapai
tujuannya yang telah ditetapkannya, dan sebaliknya ketika perusahaan tidak
mampuuntuk mengelola setiap sumber daya manusia yang dimilikinya, maka akan
sulit bagi perusahaan mencapai tujuan yang telah ditetapkannya (ARDIANI, 2019). Dengan struktur lain bahwa kemampuan
perusahaan untuk memaksimalkan sumber daya manusia akan
berdampak pada peningkatan kinerja karyawannya. kinerja adalah hasil kerja
secara kualitas dan kuantitas (Akbar et al., 2022).
Perumda Tirta Mahakam Tenggarong
merupakan Perusahaan milik daerah yang bergerak dalam bidang distribusi air
bersih untuk masyarakat umum. Perusahaan ini didirikan untuk
memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih,
termasuk penyediaaan, pengembangan pelayanan sarana dan prasarana. Dalam
beberapa tahun ini perusahaan tersebut telah melakukan perbaikan di bidang
sumber daya manusia antara lain adalah aturan kerja
serta prosedur yang diberlakukan untuk para karyawan. Dengan
adanya perbaikan di bidang sumber daya manusia diharapkan, mampu mempertahankan
stabilitas perusahaan, meningkatkan kinerja karyawan serta dapat meningkatkan
pendapatan bagi perusahaan. Hal ini menunjukan bahwa
peran, sikap dan keseriusan karyawan sangat berpengaruh terhadap kemajuan
perusahaan. Sebagai perusahaan yang memberikan jasa kepada masyarakat,
perusahaan berupaya mengelola manajemen dengan cara baik demi tercapainya
tujuan perusahaan, salah satunya adalah meningkatkan kinerja karyawan (Hastuti & Kasmari, 2022). Dalam upaya meningkatkan kinerja
karyawan, Perumda Tirta Mahakam Tenggarong menempuh
berbagai cara dengan memberikan motivasi kerja dan lingkungan kerja yang nyaman
dan kondusif (Gonzales et al., 2024).
Terdapat beberapa faktor negatif yang dapat menurunkan kinerja
karyawan, diantaranya adalah kurangnya motivasi kerja, pengaruh yang berasal
dari lingkungannya, teman sekerja yang juga menurun semangatnya dan tidak
adanya contoh yang harus dijadikan acuan dalam pencapaian prestasi kerja yang
baik (Gabriella & Tannady, 2019). Semua itu
merupakan sebab menurunya kinerjakaryawan dalam bekerja. Faktor-faktor
yang dapat digunakan untuk meningkatkan kinerja diantaranya adalah gaya
kepemimpinan, motivasi dan Lingkungan kerja (Nisyak & Triyonowati, 2016)
Gaya kepemimpinan adalah norma atau perilaku yang digunakan oleh
seseorang pada saat orang tersebut ingin mencoba mempengaruhi perilaku orang
lain (Agustin et al., 2019). Gaya kepemimpinan
bisa cocok apabila tujuan perusahaan telah dikomunikasikan dan bawahan telah
menerimanya. Seorang pemimpin harus menerapkan gaya kepemimpinan untuk
mengelola bawahannya, karena seorang pemimpin akan sangat mempengaruhi
keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuannya (Kafrawi Yunus, 2019). Perusahaan menggunakan penghargaan atau hadiah dan ketertiban sebagai
alat untuk dapat memotivasi
karyawan (Thelen et al., 2022). Pemimpin bisa mendengar ide-ide dan masukan dari para bawahan
sebelum mengambil sebuah
keputusan. Gaya kepemimpinan yang tepat akan menimbulkan rasa
motivasi seseorang untuk berprestasi,
(Agustin et al., 2019) telah meneliti pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kinerja,
menyatakan bahwa gaya kepemimpinan mempunyai pengaruh
yang signifikan terhadap
kinerja karyawan (Ali et al., 2015).
Motivasi adalah kekuatan yang mendorong seseorang untuk melakukan
suatu tindakan atau pada hakekatnya ada secara internal dan eksternal yang dapat
positif� atau negatif untuk
mengarahkannya sangat bergantung kepada ketangguhan manajer �(Hall et al., 2024). Beberapa peneliti telah menguji
hubungan antara motivasi dengan kinerja karyawan, antara lain Pengaruh motivasi
kerja terhadap kinerja menunjukan hasil yang sama bahwa hubungan antara
motivasi dengan kinerja karyawan menunjukan hubungan
positif dan signifikan (Ahlstedt et al., 2023)
Selain
motivasi kerja, adapun faktor lain yang mempengaruhi kinerja karyawan yaitu
lingkungan kerja, karena dengan lingkungan kerja baik akan membawa dampak
positif untuk karyawan dalam bekerja untuk mencapai visi dan misi perusahaan (Collie, 2023). Lingkungan kerja
merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan kinerja karyawan.
Faktor yang mempengaruhi lingkungan kerja antara lain seperti penerangan
ditempat kerja, suhu udara, keamanan kerja, dan hubungandengan karyawan (Tambunan, 2018). Suatu perusahaan
harus selalu menyediakan lingkungan kerja yang nyaman dan kondusif, dimana
lingkungan tersebut mampu membuat para karyawan untuk bekerja dengan produktif,
sehingga mampu memberikan kepuasan kepada karyawan terhadap pekerjaan yang
telah dilakukan. Berdasar pengertian tersebut, faktor motivasi dan
faktor lingkungan kerja akan memberi semangat serta dorongan kerja dalam
meningkatkan kinerja karyawan (Szab� et al., 2023). Lingkungan kerja yang segar, nyaman dan memenuhi standar kebutuhan layak akan memberikan
kontribusi terhadap kenyamanan karyawan dalam melakukan tugasnya. Lingkungan
kerja meliputi uraian jabatan yang jelas, autoritas yang memadai, target kerja
yang menantang, pola komunikasi, hubungan kerja yang harmonis, iklim kerja yang
dinamis, peluang karir, dan fasilitas kerja yang memadai (Rohmatulloh & Satrio, 2017). Sesuai dengan penelitian (Feel et al., 2018) mengemukakan bahwa lingkungan kerja
berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan.
Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti
bahwa hasil kinerja
karyawan Perumda Tirta Mahakam Tenggarong belum maksimal, pemasangan air yang lambat untuk pelanggan
baru, distribusi air mati, air sering kotor keluhan
yang diberikan pelanggan. Hal ini disebabkan karena umur pipa yang sudah
lama. �Kinerja pegawai pada Perumda Tirta
Mahakam Tenggarong masih belum mencapai target yang
maksimal, hal ini dapat terlihat
dari indikasi hasil kerja pegawai.
Berdasarkan penjelasan di
atas dapat maka dapat dilakukan penelitian berjudul � Pengaruh Gaya
Kepemimpinan, Motivasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Perumda
Tirta Mahakam Cabang Tenggarong� (Pak et al., 2023).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan
menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja
terhadap kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam cabang Tenggarong (Sarwar et al., 2023). Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk
menyelidiki pengaruh gabungan dari ketiga faktor tersebut terhadap kinerja
karyawan. Adapun manfaat dari penelitian ini terbagi
menjadi dua aspek. Secara teoritis, diharapkan penelitian ini dapat
memberikan kontribusi pada pemahaman dalam bidang administrasi bisnis,
khususnya dalam hal pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja
terhadap kinerja karyawan, yang dapat menjadi landasan bagi penelitian
selanjutnya (Jaboob, 2023). Secara praktis, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada
manajemen dan karyawan Perumda Tirta Mahakam cabang Tenggarong untuk
meningkatkan gaya kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja yang
berkualitas, sehingga dapat memperbaiki kinerja karyawan secara keseluruhan (R et al., 2023).
METODE
PENELITIAN
Jenis
penelitian ini adalah kuantitatif dengan mengumpulkan data dan pengujian
hipotesis yang sudah ditentukan menggunakan analisis data yang bersifat
statistik. Dengan pendekatan asosiatif untuk mengetahui hubungan
antara dua variabel atau lebih. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang
bertugas di Perumda Tirta Mahakam Cabang Tenggarong, yang berjumlah 60 orang. Penentuan jumlah sampel pada penelitian ini menggunakan non
probability sampling dengan teknik sampling purposiv. Populasi yang dapat dijadikan sampel sebanyak 40 karyawan
Perumda Tirta Mahakam cabang Tenggarong. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data kuesioner, data wawancara, studi
literasi, studi dokumentasi. Penelitian ini menggunakan
skala likert.
HASIL
DAN PEMBAHASAN
Pengaruh
Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja Karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang
Tenggarong
Berdasarkan
hasil penelitian bahwa Gaya Kepemimpinan
berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Kinerja pada karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang Tenggarong, hal ini dibuktikan dengan nilai
t-hitung lebih besar
dibandingkan nilai t-tabel yakni 2,990 > 2,020 (Dumitriu et al., 2014). Dengan nilai
signifikansi 0.005 < 0.05. Selain itu dari hasil uji hipotesis t,
diperoleh hasil bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh
positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam
Cabang Tenggarong
Kondisi ini menyatakan bahwa dengan adanya gaya kepemimpinan yang
baik akan mampu memberikan motivasi karyawan untuk bekerja, menciptakan
karyawan dengan kualitas yang baik, maka akan membawa pengaruh terhadap
karyawan sehingga menimbulkan kinerja yang baik untuk karyawan (Li et al., 2023).
Gaya
kepemimpinan adalah sifat, kebiasaan, tempramen, watak dan kepribadian yang
membedakan seorang pemimpin dalam berinteraksi dengan orang lain (Purwani, 2020). kemampuan
mempengaruhi orang lain agar bersedia bekerja sama untuk mencapai tujuan yang
telah ditetapkan dengan cara berbagai kegiatan yang akan dilakukan ditentukan
bersama antara pimpinan dan bawahan. �Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian
yang dilakukan oleh (Zahara, 2018)
Hasil ini menjelaskan bahwa Perumda Tirta
Mahakam berusaha melakukan pelayanan terbaik misalnya mengarahkan karyawan
untuk bekerja sesuai dengan job descriptionnya masing-masing. Dimana
pada situasi tertentu pemimpin juga menekankan sikap pengawasan yang ketat dan
menekankan pentingnya tugas pada karyawan, hal ini diterapkan sebagai bentuk
pengawasan terhadap kinerja karyawan mengingat Perumda Tirta Mahakam sebagai kantor
pelayanan yang mempunyai tugas melaksanakan pelayanan terhadap keluhan yang menuntut
ketelitian karyawan dalam setiap pekerjaannya.
Pengaruh
Motivasi Terhadap Kinerja Kerja Pada Karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang
Tenggarong
Berdasarkan hasil penelitian bahwa motivasi tidak
berpengaruh positif secara parsial terhadap kinerja karyawan Perumda Tirta
Mahakam Cabang Tenggarong, hal ini dibuktikan dengan nilai t-hitung lebih kecil
dibandingkan nilai t-tabel yakni 1,362 < 1.998.
Dengan nilai signifikansi t sebesar 0,182. > 0.05. Selain itu dari hasil uji hipotesis t, diperoleh hasil bahwa
motivasi tidak berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja
karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang Tenggarong.
Kondisi ini menyatakan bahwa dengan adanya motivasi yang diberikan
kepada karyawan untuk bekerja dengan baik, maka akan
membawa pengaruh terhadap etos kerja karyawan sehingga tercapainya kinerja
karyawan.
motivasi seseorang untuk melakukan
kegiatan akan muncul karena dirasakan perlu untuk memenuhi kebutuhan. Dalam hal
ini apabila kebutuhannya tidak terpenuhi, motivasinya akan
menurun. motivasi merupakan proses psikologis yang membangkitkan dan
mengarahkan perilaku pada pencapaian tujuan atau goal-directed behavior (Prabu & Wijayanti, 2016).
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan penulis terlihat para
pegawai PDAM Tirta Mahakam Tenggarong mengharapkan perusahaan memberikan
penghargaan lebih kepada pegawai yang melakukan pekerjaan dengan baik, para
pegawai berharap penghargaan akan mendorong motivasi
kinerja mereka lebih maksimal dan lebih baik lagi.
Hasil ini menjelaskan bahwa motivasi kurang memberikan
dampak pada kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang Tenggarong, yang mana
setiap karyawan memiliki dorongan dari diri sendiri yang berbeda dalam
menyelesaikan pekerjaan.
Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan yang
dilakukan dengan judul Pengaruh Konpensasi dan Motivasi Terhadap Kinerja
Karyawan pada Pt. Tunas Hijau Samarinda yang menyatakan bahwa Motivasi tidak
berpengaruh positif terhadap Kinerja Karyawan (Putra et al., 2018).
Pengaruh
Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Kerja Pada Karyawan Perumda Tirta Mahakam
Cabang Tenggarong
Berdasarkan
hasil penelitian bahwa Lingkungan Kerja
berpengaruh positif dan signifikan secara
parsial terhadap kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang Tenggarong, hal ini
dibuktikan dengan nilai t-hitung lebih besar dibandingkan nilai t-tabel yakni 11.147 >
2,020. Dengan nilai signifikansi sebesar 0.000 < 0.05.
Selain itu dari hasil uji hipotesis t, diperoleh hasil
terdapat pengaruh secara positif dan
signifikan terhadap kinerja
karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang
Tenggarong.
lingkungan
kerja adalah sarana dan prasarana kerja yang ada di sekitar karyawan yang
sedang melakukan pekerjaan yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan
meliputi tempat bekerja (Budianto & Katini, 2015). sehingga
gairah kerja para karyawan akan meningkat. Hasil
penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Bahagia et al., 2018) yang
mengungkapkan bahwa Lingkungan Kerja
berpengaruh terhadap Kinerja Karyawan.
Hasil ini menjelaskan bahwa lingkungan kerja pada perumda tirta mahakam tenggarong berpengaruh terhada kinerja karyawan. Baik lingkungan
kerja fisik maupun non fisik, keduanya berperan terhadap hasil kerja yang
dihasilkan oleh karyawan di
dalam instansi. Apabila lingkungan kerja fisik terpenuhi berupa tersedianya
fasilitas yang menunjang pekerjaan, sirkulasi udara serta penataan warna baik
maka kinerja pegawai juga akan meningkat. Begtu pula dengan ingkungan kerja non fisik. Hal ini
memberikan dukungan secara mental bagi karyawan berupa
hubungan dengan rekan kerja dan jaminan rasa aman di kantor.
Apabila secara mental karyawan merasa
aman dan senang, kinerjanya juga akan meningkat.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan, Motivasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja pada karyawan Perumda Tirta
Mahakam Cabang Tenggarong
Berdasarkan nilai analisis uji F diketahui bahwa variabel Gaya Kepemimpinan (X1), motivasi (X2), dan Lingkungan Kerja (X3) berpengaruh positif dan signifikan secara simultan terhadap Kinerja. Sehingga dapat diketahui dari nilai F Tabel
sebesar 2.634 sedangkan F Hitung sebesar 82.115 jika dibandingkan dengan Ftabel maka
terlihat bahwa Fhitung > Ftabel dan tingkat
signifikansi 0,000 > α = 0,05. artinya variabel gaya kepemimpinan, motivasi dan lingkungan kerja mempunyai pengaruh terhadap kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang Tenggarong.
Hasil
pengujian tersebut diperkuat dengan hasil kuesioner bahwa gaya kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja
berpengaruh terhadap kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang Tenggarong. Dinilai
baik oleh responden terbukti dari tanggapan yang diberikan responden mengenai
indikator-indikator dari variabel gaya kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja sebagian
besar dijawab setuju oleh responden. Adanya
pengaruh yang signifikan antara Gaya Kepemimpinan, Motivasi
dan Lingkungan Kerja secara
bersama-sama terhadap Kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam Cabang Tenggarong
menggambarkan bahwa kepuasan karyawan cukup baik, diantaranya disebabkan karena
sebagian besar karyawan Perumda Tirta Mahakam
Tenggarong meyakini bahwa pedoman kerja dan manajemen yang baik dapat
menunjang kinerja karyawan, sehingga
mereka dapat bekerja secara optimal guna mencapai tujuan dari perusahaan, ada
pula kebutuhan dari karyawan yang secara merata telah difasilitasi dan
lingkungan kerja yang religius membuat karyawan cukup puas selama bekerja di Perumda Tirta Mahakam Tenggarong.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil analisis yang telah dibahas sebelumnya, peneliti menyimpulkan bahwa gaya kepemimpinan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan Perumda Tirta Mahakam Tenggarong. Namun, motivasi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, lingkungan kerja juga terbukti berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Perumda Tirta Mahakam Tenggarong. Secara keseluruhan, gaya kepemimpinan, motivasi, dan lingkungan kerja memiliki peran penting yang secara positif dan signifikan memengaruhi kinerja karyawan di Perumda Tirta Mahakam Tenggarong.
DAFTAR PUSTAKA
Agustin, A. P., Suharso,
P., & Sukidin, S. (2019). Strategi Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap
Kinerja Karyawan Pada Pt. Pln (Persero) Area Situbondo. Jurnal Pendidikan
Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 13(1),
20�25.
Ahlstedt, C., Moberg,
L., Brulin, E., & Nyberg, A. (2023). Do illegitimate tasks matter for
registered nurses� work motivation? A cross-sectional study based on a nationally
representative sample of Swedish nurses. International Journal of Nursing
Studies Advances, 5, 100159.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ijnsa.2023.100159
Akbar, R. S., Purbasari,
R., & Purnomo, M. (2022). Corporate Entrepreneurship: Inovasi Net Visi
Media dalam Menghadapi Digitalisasi. Jurnal Investasi, 8(2),
19�31.
Ali, N. M., Jangga, R.,
Ismail, M., Kamal, S. N.-I. M., & Ali, M. N. (2015). Influence of
Leadership Styles in Creating Quality Work Culture. Procedia Economics and
Finance, 31, 161�169.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/S2212-5671(15)01143-0
ARDIANI, W. (2019).
DAMPAK MOTIVASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA YANG DIMODERASI VARIABEL
KEPEMIMPINAN PADA TERMINAL PETIKEMAS DI PELABUHAN BELAWAN. JURNAL ILMIAH
KOHESI, 3(3).
Bahagia, R., Putri, L.
P., & Rizdwansyah, T. (2018). Pengaruh Kepemimpinan dan Lingkungan Kerja
Terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Pegadaian (Persero) Kanwil I Medan. Prosiding
Seminar Nasional Vokasi Indonesia, 1(1), 100�105.
Budianto, A. A. T.,
& Katini, A. (2015). Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai
pada PT Perusahaan Gas Negara (PERSERO) Tbk SBU Distribusi wilayah I Jakarta. Jurnal
Ilmiah Prodi Manajemen Universitas Pamulang, 3(1), 100�124.
Collie, R. J. (2023).
Teachers� work motivation: Examining perceived leadership practices and salient
outcomes. Teaching and Teacher Education, 135, 104348.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.tate.2023.104348
Dumitriu, C., Timofti,
I. C., Nechita, E., & Dumitriu, G. (2014). The Influence of the Locus of
Control and Decision-making Capacity upon the Leadership Style. Procedia -
Social and Behavioral Sciences, 141, 494�499.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.05.086
Feel, N. H., Herlambang,
T., & Rozzaid, Y. (2018). Pengaruh disiplin kerja, budaya organisasi dan
lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Jurnal Penelitian Ipteks, 3(2),
176�185.
Gabriella, P., &
Tannady, H. (2019). Pengaruh motivasi dan disiplin kerja terhadap kinerja guru
di SMAN 8 Bekasi. Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Informasi (SENSASI),
2(1).
Gonzales, L. L., Matos,
L., Van den Broeck, A., & Burga, A. (2024). Evidence of validity and
reliability of the controlling motivational style questionnaire in the work
context. Heliyon, 10(3), e25478.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e25478
Hall, O. T., Rausch, J.,
Entrup, P., Lagisetty, P., Bryan, C., Black, L., Moreno, J., Gorka, S., Phan,
K. L., & Clauw, D. J. (2024). Nociplastic Pain and Pain-Motivated Drinking
in Alcohol Use Disorder. The Journal of Pain.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.jpain.2024.01.332
Hastuti, I. L., &
Kasmari, K. (2022). PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI DAN KUALITAS KEHIDUPAN KERJA
TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. LIBERRO INDONESIA SURABAYA. Eqien-Jurnal
Ekonomi Dan Bisnis, 11(1), 1482�1489.
Jaboob, M. (2023).
Sustaining Employees� Creativity through the Organizational Justice: The
Mediating Role of Leadership Styles. World Development Sustainability,
100115. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.wds.2023.100115
Juliansyah, M. R.
(2023). PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA MATAHARI
DEPARTEMENT STORE ANGSO DUO JAMBI. Universitas Batanghari Jambi.
Kafrawi Yunus, M.
(2019). Pengaruh Teknologi Informasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Kinerja
Organisasi Pada PT Bosowa Semen.
Li, C., Hu, X., Wu, Y.,
Kee, Y. H., & Cho, H. (2023). Work climate, motivation, emotional
exhaustion, and continuance intention in sport volunteers: A two-wave
prospective survey. Asian Journal of Sport and Exercise Psychology, 3(2),
137�143. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.ajsep.2023.08.004
Linarwati, M., Fathoni,
A., & Minarsih, M. M. (2016). Studi deskriptif pelatihan dan pengembangan
sumberdaya manusia serta penggunaan metode behavioral event interview dalam
merekrut karyawan baru di bank mega cabang kudus. Journal of Management,
2(2).
Nisyak, I. R., &
Triyonowati, T. (2016). Pengaruh gaya kepemimpinan, motivasi dan disiplin kerja
terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen (JIRM), 5(4).
Pak, K., Kooij, T. A.
M., De Lange, A. H., Van den Heuvel, S., & Van Veldhoven, M. J. P. M.
(2023). Successful ageing at work: The role of job characteristics in growth
trajectories of work ability and motivation to work amongst older workers. Acta
Psychologica, 239, 104012.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.actpsy.2023.104012
Prabu, A. S., &
Wijayanti, D. T. (2016). Pengaruh penghargaan dan motivasi terhadap kinerja
karyawan (studi pada divisi penjualan PT. United Motors Center Suzuki Ahmad
Yani, Surabaya). Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Kewirausahaan, 5(2),
104�117.
Purwani, T. (2020).
Peranan Sikap Mahasiswa Terhadap Gaya Kepemimpinan Direktur Akademi Manajemen
Bumi Sebalo Bengkayang. Jurnal Ekonomi Integra, 9(2), 114�124.
Putra, U., Hasanuddin,
B., & Wirastuti, W. (2018). Pengaruh Motivasi Kerja Dan Kompensasi Terhadap
Kinerja Karyawan Pada PT. Balindo Manunggal Bersama Kota Palu. Jurnal Ilmu
Manajemen Universitas Tadulako (JIMUT), 4(1), 1�10.
R, P., Mutiara, R.,
& Ruswanti, E. (2023). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional, Budaya
Organisasi dan Motivasi Kerja terhadap Perilaku Inovatif pada RS Prabumulih. Jurnal
Impresi Indonesia, 2(3), 266�278.
https://doi.org/10.58344/jii.v2i3.2250
Rohmatulloh, W., &
Satrio, B. (2017). Pengaruh lingkungan kerja, komunikasi dan beban kerja
terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ilmu Dan Riset Manajemen (JIRM), 6(9).
Sarwar, U., Tariq, R.,
Aamir, M., & Guan, Y. (2023). Comparative Analysis of Female Leadership
Styles in Public and Private Sector Universities: A Study in Pakistan. Heliyon,
9(11), e22058.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e22058
Szab�, Z. P., Diller, S.
J., Czibor, A., Rest�s, P., Jonas, E., & Frey, D. (2023). �One of these
things is not like the others�: The associations between dark triad personality
traits, work attitudes, and work-related motivation. Personality and
Individual Differences, 205, 112098.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.paid.2023.112098
Tambunan, A. P. (2018).
Lingkungan Kerja Dan Kepuasan Kerja Karyawan: Suatu Tinjauan Teoretis. Jurnal
Ilmiah Methonomi, 4(2), 175�183.
Thelen, P. D., Yue, C.
A., & Verghese, A. K. (2022). Increasing employee advocacy through
supervisor motivating language: The mediating role of psychological conditions.
Public Relations Review, 48(5), 102253.
https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.pubrev.2022.102253
Zahara, E. (2018).
Peranan komunikasi organisasi bagi pimpinan organisasi. Warta Dharmawangsa,
56.