Permasalahan
dan Peluang Perkembangan UMKM melalui Pencatatan Akuntansi Perusahaan Tahu
Kamal, Bangkalan
Ari Akbar�, Farrah Noor Aminah Ilfah�, Nila Malikhah�, Vina
Rohmatul Ummah⁴,
Mochammad Reza Adiyanto5
Universitas Trunojoyo Madura, Indonesia
[email protected]�, [email protected]�, [email protected]�, [email protected]⁴,
[email protected]⁵
Dunia bisnis menghadapi
persaingan pasar yang semakin intens. Di tengah pasar yang sibuk dan terus
berubah, perusahaan harus berjuang untuk terus menonjolkan produk unggulan yang
akan memberikan keunggulan tersendiri untuk produk yang telah dibuat. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mempelajari cara-cara akuntansi yang dapat
digunakan untuk menghitung perputaran keuangan yang terus berkembang dari suatu
bisnis. Data dikumpulkan melalui wawancara dan penelitian ini dilakukan dengan
metodologi kualitatif. Perusahaan tahu di Kamal, Pulau Madura, adalah subjek
penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa lokasi perusahaan tahu di Kamal, Pulau
Madura, sangat strategis, dan harga yang ditawarkannya menarik dan terjangkau.
Apabila produk tahu dijual kepada masyarakat, masyarakat juga akan membelinya
dengan harga yang terjangkau, dan layanan konsumennya juga ramah. Sementara
itu, perusahaan tahu Kamal di Pulau Madura memiliki kelemahan: tempat yang
tersedia untuk membangun dan menjalankan bisnis sangat terbatas, dan penjualan
produk tahu hanya terbatas pada orang-orang di sekitar mereka yang membeli.
Selain itu, melihat dan menerapkan pembukuan akuntansi dalam keuangan suatu
perusahaan akan membantu dalam pengambilan keputusan. Bisnis dapat mencapai
tujuan mereka dan menemukan kekurangan mereka melalui penelitian dan strategi
kompetitif.
Kata kunci: Akuntansi
biaya, SWOT, UMKM
Abstract:
The business world is facing increasingly intense market competition.
In the midst of a busy and ever-changing market, companies must strive to
continue to highlight superior products that will give a distinct advantage to
the products that have been made. The purpose of this research is to study the
accounting ways that can be used to calculate the growing financial turnover of
a business. Data were collected through interviews and this research was conducted
with qualitative methodology. Tofu companies in Kamal, Madura Island, are the
subject of this research. The results show that the location of the tofu
company in Kamal, Madura Island, is very strategic, and the price it offers is
attractive and affordable. When tofu products are sold to the public, the
public will also buy them at affordable prices, and the customer service is
also friendly. Meanwhile, Kamal tofu companies on Madura Island have
weaknesses: the space available to build and run a business is very limited,
and sales of tofu products are only limited to people around them who buy. In
addition, seeing and applying accounting bookkeeping in the finances of a
company will help in decision-making. Businesses can achieve their goals and
find their shortcomings through research and competitive strategies.
Keywords: cost accounting, SWOT, MSMES���������
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
UMKM
memegang peranan penting dalam perekonomian global, berkontribusi terhadap pertumbuhan
ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan inovasi (Ayyagari et al., 2011). Namun,
UMKM juga menghadapi tantangan dalam berkompetisi secara global, termasuk
kurangnya akses pembiayaan dan pengetahuan manajemen (OECD, 2017). Pencatatan
akuntansi yang memadai dapat membantu UMKM dalam pengambilan keputusan, akses
pembiayaan, dan peningkatan kinerja (Amoako, 2013). Namun, banyak UMKM yang
masih lemah dalam praktik akuntansi dan pengelolaan keuangan (Maseko &
Manyani, 2011). Adopsi teknologi informasi dapat meningkatkan efisiensi dan
daya saing UMKM (Apulu & Latham, 2011). Namun, UMKM sering menghadapi
kendala dalam mengadopsi teknologi akuntansi dan keuangan (UNCTAD, 2019).
Untuk
mengelola keuangan, diperlukan kehadiran seorang akuntan. Akuntansi biaya manajemen
adalah proses mengukur, mengevaluasi, dan menyampaikan informasi finansial dan
non-finansial yang dipergunakan oleh pemimpin manajemen dalam pengambilan
keputusan. Seorang pimpinan manajer mengambil keputusan dari informasi
akuntansi biaya manajemen serta mengomunikasikan dan menerapkan strategi
perusahaan. Akuntansi biaya telah banyak mengalami suatu perubahan di dalam
perkembangan.
Untuk memasukkan biaya produksi dan stok akhir, sistem
akuntansi biaya "direct costing" hanya memperkirakan biaya produksi
variabel dan mengalokasikannya pada hasil keuangan dari jumlah total biaya
tetap tanpa membaginya berdasarkan jenis produk. Ini menghasilkan biaya
terbatas sebagian untuk produk dan layanan, yang menentukan batas bawah harga.
Tidak diragukan lagi, metode ini diperlukan dalam situasi di mana harga
dipengaruhi oleh penawaran dan permintaan; dengan kata lain, harga pasar
dipengaruhi oleh keduanya (Hopwood, 2008; Soin & Collier, 2013). Metode ini
digunakan untuk meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan harga dan
memberikan kemampuan untuk menganalisis hubungan biaya (Klychova, Zakirova, Zakirov, & Valieva,
2015).
A.
Analisis
SWOT
Analisis SWOT adalah alat
untuk mengevaluasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (Strengths,
Weaknesses, Opportunities, and Threats) organisasi, proyek, produk, atau
keputusan strategis (Denyka Arinda Putri, Ceicillia, Rizky,
& Farida, 2022). Menurut penelitian
terdahulu, SWOT adalah singkatan dari kekuatan internal dan kelemahan serta
peluang dan ancaman eksternal yang dihadapi bisnis (Rahmayati, 2015). Dengan menggunakan misi perusahaan sebagai kerangka, manajer menilai
kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman internal, serta kekuatan dan
kelemahan eksternal. Analisis SWOT adalah salah satu langkah yang paling
penting dalam pembuatan strategi sebagai berikut:
1.
Kekuatan (Kekuatan):
Kekuatan dapat berupa sumber daya unik, keahlian khusus, merek yang kuat, atau
aset lain yang membantu organisasi mencapai tujuannya.
2.
Kelemahan (Kelemahan):
Faktor kelemahan adalah faktor internal yang menghambat atau membatasi kinerja
organisasi.
3.
Peluang (Peluang):
Faktor-faktor dari luar yang dapat dimanfaatkan oleh organisasi untuk mencapai
tujuannya disebut sebagai peluang.
4.
Ancaman (Threats) Faktor
eksternal yang dapat menjadi hambatan atau resiko� bagi organisasi disebut sebagai ancaman.
B.
Akuntansi
Manajemen II Akuntansi Biaya Proses
Akuntansi biaya adalah
proses mencatat, mengukur, dan melaporkan informasi biaya selama proses
produksi serta penafsirannya (Ridwan, 2022). Tujuan Akuntansi Biaya:�
1.Penentuan Harga, Penentuan biaya pokok dihitung berdasarkan proyek
(job), departemen, atau pusat biaya (cost pools) yang lebih luas, termasuk
barang dan jasa. 2. Perencanaan biaya, Menyusun tujuan dan mengembangkan
rencana operasional yang komprehensif untuk mencapai tujuan tersebut melibatkan
pembuatan strategi baik jangka panjang maupun jangka pendek. (strategi untuk
masa depan). 3.Pengendalian Biaya, Manajemen berupaya mencapai tujuan yang
telah ditetapkan dengan terus membandingkan hasil yang tercapai dengan yang
direncanakan.
C.
Laporan Produksi
Laporan Produksi adalah
dokumen pengendali dalam proses biaya (Anisa Gerhani Putri & Kusumastuti,
2022). Tujuannya adalah untuk
meringkas semua pekerjaan yang dilakukan dan dimasukkan dalam BDP untuk setiap
departemen selama periode tertentu. Bahan baku, tenaga kerja, dan biaya
overhead dimasukkan ke dalam produk melalui kegiatan pemrosesan.
D.
Literatur
Teori
Biaya adalah pengeluaran
atau penggunaan asset (Hartoko, 2017). Aset ini dapat berupa utang atau keduanya dalam waktu yang sama, dan
dapat berasal dari penjualan, pembuatan produk, penyediaan jasa, atau tindakan
penting lainnya yang dilakukan oleh perusahaan (Hasan et al., 2022). jenis- jenis biaya : a. Biaya bahan baku langsung, b. Biaya tenaga kerja
langsung, c. Biaya Overhead Pabrik. Dalam neraca atau laporan keuangan, biaya
yang tidak terpakai atau belum digunakan dicatat sebagai berikut: a. Persediaan
bahan baku. b. Persediaan produk dalam proses. c. Persediaan produk yang sudah
selesai. d. Persediaan atau aset yang belum digunakan.
Manajemen aset adalah
salah satu elemen yang mempengaruhi kinerja bisnis yang baik (Utami & Pardanawati, 2016). Ini memastikan bahwa operasi pengelolaan aset dapat dilihat secara jelas
tanpa khawatir tentang kekurangan pengawasan atau pengendalian. Terdapat
sejumlah ukuran yang digunakan untuk mengukur kinerja asset. a. Kondisi fisik
aset yang efektif. b, Fungsionalitas keefektifan. c. Utilisasi pemberian
pelayanan. d. Kinerja keuangan finansial.
Menurut Kholmi dan
Yuninsih (2009), biaya merupakan proses untuk mengikuti, mencatat,
mengalokasikan, dan melaporkan serta menganalisis berbagai jenis biaya yang
terkait dengan operasi produksi perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa.
Akibatnya, ada metode akuntansi, yaitu: a. Activity-Based Costing. b. Standart
Cost Accounting. c. Job Costing (Politon, 2019).
Data yang diperlukan
untuk akuntansi biaya cukup kompleks dari gambaran proses tersebut. Mulai dari
biaya tenaga kerja, biaya produksi, dan biaya bahan baku.Pembukuan membutuhkan
lebih banyak usaha karena banyaknya data (Kamal, 2024). Dalam akuntansi penuh, informasi tentang biaya, pendapatan, dan aktiva
total disajikan terutama yang sudah ada dan digunakan saat membuat laporan
keungan. Informasi akuntansi pertanggungjawaban dan informasi akuntansi
diferensial.Persamaannya terletak pada data yang digunakan (Atila, 2021).
Penelitian ini berfokus
pada perusahaan tahu di Kamal, Pulau Madura, yang belum banyak diteliti
sebelumnya. Mayoritas penelitian serupa lebih banyak dilakukan pada UMKM di
daerah lain. Selain itu, penelitian ini mengkaji secara mendalam bagaimana
peran dan penerapan akuntansi biaya dalam mengelola dan mengembangkan bisnis
UMKM tahu di Kamal, Pulau Madura.
Penelitian ini memberikan
pemahaman tentang pentingnya penerapan akuntansi biaya dalam pengelolaan
keuangan dan pengambilan keputusan bisnis, serta memberikan rekomendasi
strategi dan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan usaha
tahu melalui penerapan sistem akuntansi yang baik. Bagi Akademisi dan Peneliti,
penelitian ini memperkaya literatur dan kajian akademis mengenai penerapan
akuntansi biaya pada UMKM di daerah yang belum banyak diteliti sebelumnya,
serta memberikan perspektif baru dalam memahami dinamika dan tantangan UMKM,
khususnya industri tahu, serta peran akuntansi biaya dalam pengembangannya.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini
mengumpulkan data dengan melakukan wawancara dan observasi. Wawancara dilakukan
dengan pemilik dan pekerja perusahaan tahu di Kamal, Pulau Madura. Pendekatan
ini menitikberatkan pada pemahaman makna melalui pengumpulan dan analisis data
kualitatif. Metode kualitatif lebih fokus pada pengumpulan data dalam bentuk teks,
gambar, suara, dan narasi daripada metode kuantitatif yang berfokus pada
pengumpulan angka dan statistik.
HASIL DAN
PEMBAHASAN
Perusahaan tahu rumahan, di mana menentukan harga dan memberikan
layanan harus menjadi prioritas utama (Monique & Nasution, 2019). Selain itu, menentukan harga juga harus mempertimbangkan ekonomi
sekitar,agar menunjang perekonomian daerah. Dengan adanya hal ini diharapkan
juga dapat digunakan dalam akuntansi biaya proses: a.Mencatat semua harga bahan
baku. b. Mencatat semua biaya tenaga kerja tidak langsung. c.Mencatat semua
biaya tenaga kerja langsung. d. Mencatat biaya overhead pabrik. e.Menentukan
harga.
Akuntansi manajemen memberikan informasi
kepada setiap tingkat manajemen dalam sebuah organisasi untuk mendukung
perencanaan, pengendalian, komunikasi, dan operasi secara efektif (Alexandro & Uda, 2020). Dalam beberapa
kasus, informasi tentang harga produksi berkontribusi pada keberhasilan
perusahaan: a. Biaya satuan produk, b. Informasi tentang biaya pokok produk, c. Informasi
tentang pengendalian kegiatan dan biaya juga membantu.
Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara dengan salah satu
pengusaha tahu yang beroperasi di Kamal, sang owner menerangkan bahwa
distribusi produk tahu tersebut didistribusikan menggunakan sebuah pick up
kecil, sang owner perusahaan tahu juga menjalin kerja sama dengan salah satu
perusahaan peternakan untuk menjual ampas tahu yang dapat dimanfaatkan sebagai
pakan ternak mereka. Berdirinya perusahaan tahu tersebut juga memberikan
peluang kerja kepada warga sekitar, setidaknya ada sekitar 21 karyawan yang
dipekerjakan oleh sang owner di perusahaan tahu nya, selain itu
berdirinya perusahaan tahu tersebut juga berdampak bagi perekonomian daerah.
Dengan memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerah, suatu perusahaan
menunjukkan keinginan untuk terus berkembang dan secara langsung berkontribusi
pada kemajuan daerah. Akuntansi biaya memiliki tiga tujuan utama, menurut Mulyadi (2009:78):
menetapkan harga pokok produk, mengontrol biaya, dan membantu dalam pengambilan
keputusan. Biaya biasanya merujuk pada pengeluaran sumber daya ekonomi yang
diukur dalam bentuk uang, yang telah terjadi atau diperkirakan akan terjadi
untuk tujuan tertentu. Mengumpulkan dan menganalisis data biaya merupakan tugas
utama akuntansi biaya (Alexandro & Uda, 2020).
Harga pokok produksi digunakan untuk menghitung biaya per unit produk yang akan
dijual, sehingga perusahaan dapat menentukan laba atau rugi setelah mengurangi
biaya lainnya seperti biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead
pabrik (Basatha, Wirapraja, Sutjiadi, Trianto,
& Setyoadi, 2023).
Tabel 1 Pendapatan Mingguan
|
No |
Bulan ke 1 |
Pendapatan Bersih |
|
1 |
Minggu ke 1 |
Rp.3.000.000,00 |
|
2 |
Minggu ke 2 |
Rp.2.500.000,00 |
|
3 |
Minggu ke 3 |
Rp.3.5000.000,00 |
|
4 |
Minggu ke 4 |
Rp.2.8000.000,00 |
|
No |
Bulan ke 2 |
Pendapatan Bersih |
|
1 |
Minggu ke 1 |
Rp.3.000.000,00 |
|
2 |
Minggu ke 2 |
Rp.3.200.000,00 |
|
3 |
Minggu ke 3 |
Rp.2.600.000,00 |
|
4 |
Minggu ke 4 |
Rp.3.000.000,00 |
Gambar 1. Alat Pembuatan Tahu����������� ������ Gambar 2. Jual Beli Tahu Di Perusahaan
Menurut wawancara,
perusahaan tahu pertama kali didirikan sebagai bisnis kecil dengan hanya memiliki
alat yang diperlukan untuk memproduksi tahu dengan bermodalkan Rp.75.000.000
untuk memulainya, tetapi kemudian berkembang menjadi perusahaan tahu yang
besar. Di sisi lain, karena perusahaan tahu terus berkembang, perlu dibeli alat
yang diperlukan untuk memproduksi tahu. Dari tabel di atas merupakan pendapatan bersih perusahaan tahu yang
mengalami penurunan, hal ini otomatis berdampak pada pendapatan perusahaan,
seperti yang ditunjukkan dalam tabel sebelumnya. Berkurangnya pendapatan
disebabkan oleh pandemi COVID-19. Saat itu, perusahaan tidak hanya berhenti
memproduksi tahu di beberapa lokasi, tetapi juga terjadi persaingan antar
pengusaha dalam memasarkan produk tahu. Hal ini juga berdampak negatif pada
pendapatan perusahaan.
Senada dengan perusahaan
yang berkelanjutan, akuntansi manajemen lingkungan sangat dibutuhkan,
pendekatan akuntansi manajemen yang lengkap yang berfokus pada biaya lingkungan
dan bahan baku yang tidak digunakan untuk keberlangsungan lingkungan. Hal Itu
bermanfaat untuk melakukan tindakan preventif dan proaktif. Dimana dengan
memperhatikan kondisi lingkungan maka hal ini sejalan bagaimana kondisi suatu
perusahaan tahu tersebut memperhatikan dampak yang di timbulkan terhadap
lingkungan (Hogiantoro, Lindrawati, & Susanto,
2022).
Menurut Usry dan Hammer (1991; 10) antara lain: a.
kontribusi informasi akuntansi biaya digunakan dalam pembuatan anggaran untuk
operasi. b. Mengidentifikasi metode akumulasi biaya yang paling efektif untuk
memastikan pengendalian berkelanjutan, penurunan biaya, dan perbaikan kualitas (Kusuma, 2017).
Penyelesaian Masalah
Sebelumnya
Menurut Anthony dan Govindarajan (2005), penganggaran
yang efektif membantu perusahaan dalam fungsi pengendalian selama periode
akuntansi. Proses ini mencakup produksi, manufaktur, dan penjualan produk jadi.
Dengan menggabungkan kontrol yang ketat terhadap proses dan biaya produksi yang
dianggarkan sesuai dengan standar biaya, perusahaan dapat mencegah pemborosan
dan meningkatkan efisiensi produksi (Karini et al., 2024). Biaya bahan baku mempengaruhi target perusahaan, menurut penelitian (Putrie, Arifuddin, Ni�amah, Putri, &
Iffah, 2023). Di mana Pemasaran dapat
diperluas dengan memanfaatkan berbagai teknologi pemasaran langsung digital
inovatif, seperti pemasaran melalui telepon, podcast, vodcast, dan TV
interaktif (ITV). Metode ini akan membantu dalam pemasaran dengan lebih cepat
dan umum digunakan.
Adaptasi Penambahan
Penyelesaian Masalah
Menurut Simamora (2015:55), pengambilan keputusan pada
dasarnya adalah memilih antara berbagai pilihan tindakan. Proses pembuatan
keputusan terdiri dari hal-hal berikut: a. Menentukan masalah, b. Menemukan
alternatif, c. Mengumpulkan informasi yang relevan dan menyingkirkan informasi
yang tidak relevan (ND, Satria, & Chaira, 2023). Karena itu, memenuhi kebutuhan masyarakat juga dapat dilakukan dengan
mempertimbangkan seberapa besar kontribusi yang diberikan oleh suatu usaha tahu
terhadap keberlanjutan usaha tahu tersebut. Tantangan untuk mengembangkan suatu
perusahaan semakin sulit dan perdagangan semakin ketat. Akibatnya, sangat
penting untuk merencanakan masa depan perusahaan.Secara lebih luas, tampaknya
ada kebutuhan untuk penelitian yang lebih mendalam tentang praktik penyusunan
laporan keuangan perusahaan.Pada awal 1808, Royal and Central Agricultural
Society telah menawarkan hadiah untuk risalah yang baik tentang akuntansi
pedesaan; itu diberikan pada tahun 1813 kepada Gabiou tertentu. Ini menunjukkan
bahwa penerapan akuntansi bagi perusahaan desa, terutama usaha kecil, sangat
penting. Settembre-Blundo dan rekan, 2021. Akibatnya, ketika kesadaran risiko
dalam suatu perusahaan tinggi, semua karyawan secara konsisten mengidentifikasi
dan mengelola risiko jika mungkin. Oleh karena itu, peningkatan kesadaran
risiko memungkinkan perusahaan untuk mengantisipasi risiko, menerapkan praktik
manajemen risiko yang tepat, dan merencanakan respons yang tepat dan
terorganisir (Eichholz, Hoffmann, & Schwering, 2024).
Penyelesaian Masalah Terkait Berdasarkan Teori
Berdasarkan suatu masalah
yang ada, di mana penyelesaiannya pasti dengan menyelesaikan masalah tersebut. Metode
ini berasal dari pendekatan berbasis risiko, di mana risiko adalah konsekuensi
dikalikan dengan probabilitas. Tempat masalah dapat diselesaikan dan bagaimana
mengurangi kerugian perusahaan dengan meminimalisirnya.dengan suatu resitensi
dalam menemukan suatu permasalahan (Kind, Wouter Botzen, & Aerts, 2017).
Tentunya di dalam
menyelesaikan dari suatu permasalahan ini di perlukan juga suatu resitensi
dimana dalam menyelesaikan suatu permasalahan (Oppong et al., 2016). Sebaliknya, menghitung biaya perawatan selalu sulit, karena bergantung
pada pengolahan suatu perusahaan, di mana pengolahan juga sangat di perlukan di
dalam suatu perbaikan (Nishimura et al., 2015).
Biaya yang diperlukan
untuk menyediakan satu barang atau jasa disebut "biaya unit". Istilah
"biaya rata-rata" juga digunakan. Di mana perhitungan akuntansi juga
diperlukan untuk perawatan. Ketika Karl Llewellyn mengubah konsep "kontrak
sebagai kerangka kerja" menjadi konsep yang lebih populer "kontrak
sebagai aturan hukum", maka dapat disimpulkan bahwa suatu usaha dapat
dilakukan dengan bekerja sama. Kerja sama ini dapat mempercepat penambahan modal
dan mempercepat rotasi perusahaan. Ini berfokus pada keuntungan dan menjelaskan
bagaimana kombinasi sumber daya dan kemampuan dapat dikembangkan berdasarkan
paradigma organisasi industri struktur-perilaku-kinerja. Untuk menekankan, kami
menyebut pendekatan ini sebagai pendekatan "kemampuan dinamis".
Pendekatan kedua, yang juga dikenal sebagai pendekatan konflik strategis
(misalnya, Shapiro, 1989) Elemen pendekatan dapat mencakup hal-hal berikut:
ditemukan oleh Schumpeter (1942), Penrose (1959), dan erat terkait dengan yang
pertama; Fokus pada hasil pasar; Pencegahan Nelson dan Musim Dingin (1982),
Prahalad dan Hamel (1990), Teece (1976, 1986a, 1986b, 1988); dan interaksi
strategis.Dengan demikian, diharapkan dapat menyelesaikan masalah.
Meskipun manajemen yang
baik diperlukan, juga diperlukan sumber daya manusia yang memadai. Memiliki
sumber daya manusia yang memadai dan dilatih akan berdampak positif pada
perusahaan. Sebagai hasil dari penelitian yang dilakukan oleh Gil-Marques dan
Moreno-Luzon (2013), praktik manajemen SDM memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap inovasi. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dibuat oleh Sheehan,
Garavan, dan Carbery (2013), serta Lu, Zhu, dan Bao (2015), yang menyatakan
bahwa sumber daya manusia (HRM) dapat berkontribusi secara signifikan dalam
mendukung inovasi perusahaan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh (Riana, Suparna, Suwandana, Kot, &
Rajiani, 2020). Manajemen biaya
strategis, yang berarti menerapkan metode manajemen biaya untuk meningkatkan
posisi strategis perusahaan dan mengendalikan biaya, memainkan peran yang
sangat penting dalam hal ini. Ini tidak hanya tentang pengendalian biaya; itu
juga mencakup penggunaan informasi biaya dalam proses pengambilan keputusan
manajemen (Biadacz, 2022).
KESIMPULAN
Sebagai kesimpulan dari
dokumentasi dan wawancara yang dilakukan dengan UMKM pabrik tahu di Kamal,
Bangkalan, diputuskan bahwa bisnis kecil dan menengah (UMKM) seperti pabrik
tahu harus menggunakan standar akuntansi yang umum dan berlaku. Pencatatan ini
tidak hanya mencakup pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga menyusun laporan
keuangan. Sebagai peneliti, kami menawarkan solusi untuk masalah pencatatan
yang dihadapi pabrik tahu di Kamal, Bangkalan. Tujuannya adalah untuk membantu
mengurangi beban dan memungkinkan perusahaan untuk mengetahui apa yang akan
terjadi dengan usaha mereka. Hal ini juga penting agar pemilik usaha memahami
pentingnya pencatatan dalam mengelola UMKM mereka. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa pabrik tahu UMKM di Kamal, Bangkalan harus menerapkan sistem
pencatatan akuntansi yang memenuhi Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro,
Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). Hal ini dilakukan agar pemilik pabrik dapat
mengetahui seberapa maju usaha mereka dan meningkatkan pengelolaan.
DAFTAR PUSTAKA
Alexandro, Rinto, &
Uda, Tonich. (2020). Metode Perhitungan Harga Pokok Produksi Tahu pada UKM
Krisna Karya Mulya di Palangka Raya. Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Humanika,
10(2), 195�203.
Atila, Aufa. (2021).
Akuntansi Manajemen,Proses Pencatatan Untuk Perusahaan.
Basatha, Rizky,
Wirapraja, Alexander, Sutjiadi, Raymond, Trianto, Edwin Meinardi, &
Setyoadi, Eddy Triswanto. (2023). Sosialisasi dan Pelatihan Keamanan Internet
dan Pengamanan Informasi Data Pribadi Bagi Siswa-Siswi SMA Untung Suropati
Sidoarjo. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 4(1), 166�173.
Biadacz, Renata. (2022).
The use of modern varieties of cost accounting as a cost management strategic
tool by SMEs in Poland. Polish Journal of Management Studies, 26(2).
Eichholz, Julia,
Hoffmann, Nicole, & Schwering, Anja. (2024). The role of risk management
orientation and the planning function of budgeting in enhancing organizational
resilience and its effect on competitive advantages during times of crises. Journal
of Management Control, 1�42.
Hartoko, M. Setiadi.
(2017). ASET TETAP. Jurnal Akuntansi, Ekonomi Dan Manajemen Bisnis, 5(1),
121�128.
Hasan, Samsurijal,
Elpisah, Elpisah, Sabtohadi, Joko, Nurwahidah, M., Abdullah, Abdullah, &
Fachrurazi, Fachrurazi. (2022). Manajemen keuangan. Penerbit Widina.
Hogiantoro, Chandra
Agung, Lindrawati, Lindrawati, & Susanto, Adi. (2022). Sustainability
report dan kinerja keuangan. Media Mahardhika, 21(1), 71�85.
Kamal. (2024).
Pengertian Akuntansi Biaya Menurut Para Ahli,Fungsi dan Jenis.
Karini, Rieke Sri Rizki
Asti, Pamungkas, Eko Wiji, SE, M. Ak, Bakri, Asri Ady, SE, M. M., Putri, Izza
Karunia, SE, M. Ak, Putri, Rita Dwi, Triana Meinarsih, S. E., &
Rokhlinasari, Sri. (2024). Akuntansi Biaya. Cendikia Mulia Mandiri.
Kind, Jarl, Wouter
Botzen, W. J., & Aerts, Jeroen C. J. H. (2017). Accounting for risk
aversion, income distribution and social welfare in cost‐benefit analysis
for flood risk management. Wiley Interdisciplinary Reviews: Climate Change,
8(2), e446.
Klychova, G. S.,
Zakirova, A. R., Zakirov, Z. R., & Valieva, G. R. (2015). Management
aspects of production cost accounting in horse breeding. Asian Social
Science, 11(11), 308.
Kusuma, Marhaendra.
(2017). KONSTRIBUSI INFORMASI AKUNTANSI BIAYA DALAM MENINGKATKANNILAI
PERUSAHAAN DAN TANGGUNG JAWAB KEPADA STAKEHOLDER PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
SEMEN DI INDONESIA. Ekuilibrium: Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 12(2),
102�118.
Monique, Eska Prima,
& Nasution, Suswati. (2019). Analisis Strategi Pengembangan Usaha Tahu
Teguh Pribadi di Bengkulu Tengah. EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan
Bisnis, 7(2).
ND, Keumala Fadhiela,
Satria, Andrisman, & Chaira, Chaira. (2023). Pelatihan Desain Grafis Untuk
Meningkatkan Efektivitas Pemasaran Digital Dalam Berwirausaha Di Kabupaten Aceh
Barat. CARE: Journal Pengabdian Multi Disiplin, 1(2), 42�49.
Nishimura, T., Hayashi,
K., Suzuki, H., Gyohda, A., Takaoka, C., Sakaguchi, Y., Matsumoto, S.,
Kasahara, H., Sakai, T., & Kato, J. (2015). Yucasin is a potent inhibitor
of YUCCA, a key enzyme in auxin biosynthesis (vol 77, pg 352, 2014). PLANT
JOURNAL, 81(4), 649.
Oppong, Raymond, Smith,
Richard D., Little, Paul, Verheij, Theo, Butler, Christopher C., Goossens,
Herman, Coenen, Samuel, Moore, Michael, & Coast, Joanna. (2016). Cost
effectiveness of amoxicillin for lower respiratory tract infections in primary
care: an economic evaluation accounting for the cost of antimicrobial
resistance. British Journal of General Practice, 66(650),
e633�e639.
Politon, Aldi Geraldo.
(2019). Analisis Penerapan Activity Based Costing Dalam Penentuan Tarif Rawat
Inap Pada Rumah Sakit Robert Wolter Monginsidi Manado. Jurnal EMBA: Jurnal
Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 7(1).
Putri, Anisa Gerhani,
& Kusumastuti, Endah Dwi. (2022). Analisis Penerapan Biaya Standar terhadap
Pengendalian Biaya Produksi pada Javasublim. Indonesian Accounting Literacy
Journal, 2(2), 337�346.
Putri, Denyka Arinda,
Ceicillia, Stephanie, Rizky, Garfianka Annur, & Farida, Siti Ning. (2022).
Implementasi Analisis Swot (Strength, Weakness, Opportunities, And Threat) Dalam
Strategi Pemasaran Produk Pada PT Adib Global Food Supplies Surabaya. Jurnal
Bisnis Indonesia, 13(1).
Putrie, Rena Augia,
Arifuddin, Arifuddin, Ni�amah, Miftaku, Putri, Safridha Kemala, & Iffah,
Nur. (2023). Pengembangan Program Pelatihan Keterampilan Usaha Kecil Dan
Menengah (UKM) dalam Meningkatkan Perekonomian Lokal. Community Development
Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 7554�7560.
Rahmayati, Rahmayati.
(2015). Analisis Swot Dalam Menentukan Strategi Pemasaran Udang Beku PT.
Mustika Mina Nusa Aurora Tarakan, Kalimantan Utara. Jurnal Galung Tropika,
4(1), 60�67.
Riana, I. Gede, Suparna,
Gede, Suwandana, I. Gusti Made, Kot, Sebastian, & Rajiani, Ismi. (2020).
Human resource management in promoting innovation and organizational
performance. Problems and Perspectives in Management, 18(1), 107.
Ridwan, S. Pd. (2022). Akuntansi
Dan Laba Aplikasi Pada UMKM. Cv. Azka Pustaka.
Utami, Wikan Budi, &
Pardanawati, Sri Laksmi. (2016). Pengaruh likuiditas, solvabilitas, dan
manajemen aset terhadap kinerja keuangan pada perusahaan Go Publik yang
terdaftar dalam Kompas 100 di Indonesia. Jurnal Akuntansi Dan Pajak, 17(01).