JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Volume 1 No. 4 Juli 2022
E-ISSN 2829-7334 | P-ISSN 2829-5439
Hompage: https://locus.rivierapublishing.id/index.php/jl
Doi: 10.36418/locus.v1i4.47 277
ANALISIS EFEKTIVITAS SISTEM INFORMASI TUGAS AKHIR SEBAGAI
KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM
Umbu Herjan Hunga Meha1, Hanna Prillysca Chernovita 2
Universitas Kristen Satya Wacana Kota Salatiga1,2
[email protected]om1, hanna.chernovita@uksw.edu2
Diterima: 03-07-2022 Review: 12-07-2022 Publish: 16-07-2022
Abstrak:
Pendahuluan: Penelitian ini membahas “Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai
Knowledge Management System. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-
faktor yang mendukung peningkatan efektivitas penggunaan SITA. Metode: Metode yang digunakan
dalam penelitian ini adalah metode mixed method. Mixed method adalah suatu pendekatan untuk
meneliti permasalahan dengan menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Metode
pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner online pada mahasiswa
Sistem Informasi 2018 yang sedang atau menggunakan SITA. Kemudian untuk pengolahan datanya
menggunakan aplikasi statistik SPSS versi 25. Hasil: Hasilnya menunjukan bahwa aplikasi SITA yang
digunakan dalam proses tugas akhir memiliki tingkat keberhasilan atau dikatakan efektivitas hal ini
dapat dilihat bagaimana kualitas sistem, kualitas informasi, memiliki pengaruh yang sangat signifikan
terhadap kepuasan pengguna. Kesimpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kehadiran
SITA sebagai knowledge management system dapat dikatakan efektif dalam membantu mahasiswa
untuk proses tugas akhir. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian dan pengolahan data yang sudah
diperoleh bagaimana kualitas sistem dan kualitas informasi sangat mendukung dan mempengaruhi
kepuasan pengguna.
Kata kumci: BigQuery; Cloud; Data.
Abstract:
Introduction: This study discusses "Analysis of the Effectiveness of Final Project Information Systems
as a Knowledge Management System. Objective: The purpose of this study was to determine the
factors that support increasing the effectiveness of the use of SITA. Methods: The method used in this
study is a mixed method. Mixed method is an approach to research problems using qualitative and
quantitative methods. The data collection method used is by distributing online questionnaires to 2018
Information System students who are or are using SITA. Then for data processing using the SPSS
statistical application version 25. Results: The results show that the SITA application used in the final
project process has a success rate or it is said to be effective, it can be seen how the quality of the
system, the quality of information, has a very significant influence on user satisfaction. Conclusion:
Thus, it can be concluded that the presence of SITA as a knowledge management system can be said
to be effective in helping students in the final project process. This can be seen from the results of
research and data processing that has been obtained how the quality of the system and the quality of
information strongly support and affect user satisfaction.
Keywords: BigQuery; Cloud; Data.
Corresponding: Umbu Herjan Hunga Meha
E-mail: umbuherjan@gmail.com
Umbu Herjan Hunga Meha, Hanna Prillysca Chernovita
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai Knowledge Management System.
Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol 1 No 4 Juli 2022 278
PENDAHULUAN
Memasuki zaman industri 4.0, perkembangan teknologi semakin berkembang dan semakin
maju bahkan jejaring internet telah memasuki berbagai penjuru dunia (Fonna, 2019). Dengan
perkembangan teknologi tersebut, sangat berdampak positif pada akses informasi dan pengetahuan.
Bahkan dengan kemajuan teknologi yang sangat berkembang kita dapat melihat bahwa hadirnya
aplikasi berbasis web dan android, dapat memudahkan pengguna dalam mengakses, memperoleh dan
mempelajari informasi yang ada (Viona, Yohanes, Kurniawati, Marta, & Isnaini, 2021).
Knowledge adalah sumber daya penting dalam organisasi, karena dapat membantu
meningkatkan proses kreativitas dan juga mengembangkan berbagai inovasi (Marpaung, 2018).
Knowledge management atau manajemen pengetahuan, adalah salah satu sarana dalam
membantu organisasi guna menciptakan dan memberi pengetahuan di setiap organisasi sehingga
dapat meningkatkan pencapain misi dan tujuan organisasi (Sopandi & Sa’ud, 2016).
Untuk mendapatkan manajemen pengetahuan yang maksimal di dalam organisasi, perlu
adanya pengelolaan pengetahuan organisasi dan memperluas pengetahuan yang dimiliki setiap
individu (MACHASIN, 2017).
Kehadiran suatu sistem informasi didalam suatu organisasi sangatlah dibutuhkan karena
dapat membantu organisasi dalam meningkatkan efektivitas dalam mencapai tujuan organisasi.
Sistem Informasi adalah sistem yang menyediakan informasi yang bermanfaat untuk membantu
perusahan dalam melakukan perencanaan, pengorganisasian, guna mencapai tujuan organisasi
(Lasmaya, 2016). Oleh sebab itu, dapat kita ketahui bahea suatu sistem informasi perlu hadir di dalam
sebuah organisasi.
Dengan hadirnya teknologi informasi yang semakin modern, Fakultas Teknologi Informasi
UKSW terus berinovasi untuk bisa menghadirkan suatu teknologi baru. Sekarang ini, FTI UKSW
menggunakan suatu aplikasi website (SITA) dalam mengelola Tugas Akhir atau Skripsi. Aplikasi Sistem
Informasi Tugas Akhir (SITA) merupakan sebuah aplikasi website yang memfasilitasi mahasiswa untuk
memudahkan mereka dalam memperoleh informasi atau pengetahuan mengenai tugas akhir atau
skripsi (Sudjiman & Sudjiman, 2018). SITA tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi
mahasiswa mulai dari mendaftar tugas akhir, penentuan pembimbing, melakukan proses bimbingan,
pendaftran review, melihat hasil review, kemudian mengetahui informasi nilai tugas akhir sampai
pendaftaran yudisium(HABIBAH, 2019). Hal ini dilakukan untuk membantu melancarkan proses dan
menghemat waktu mahasiswa.
Akan tetapi dengan adanya SITA yang memberi kemudahan dalam melancarkan proses tugas
akhir, terdapat beberapa kendala yang mucul misalnya; masih ada mahasiswa yang telat daftar TA,
notifikasi dari SITA masih melalu lewat email, dan proses bimbingan masih terdapat beberapa yang
menggunakan email atau wa.
Melihat penjelasan diatas, peneliti terdorong untuk melakukan penelitian dengan
menganalisis sistem informasi yang ada di FTI UKSW sehingga peneliti menarik judul tentang “Analisis
Efektifitas Sistem Informasi Tugas Akhir Sebagai Knowledge Management System”. Peneliti berharap
agar penelitian ini dapat membantu dan memberikan manfaat mengenai kualitas SITA yang ada di FTI
UKSW.
METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan adalah metode mixed method. Mixed method adalah
suatu pendekatan untuk meneliti permasalahan dengan menggunakan metode kualitatif dan
kuntitatif dalam melakukam kegiatan penelitian, guna memperoleh data yang lebih lengkap, valid dan
Umbu Herjan Hunga Meha, Hanna Prillysca Chernovita
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai Knowledge Management System.
Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol 1 No 4 Juli 2022 279
objektif (Creswell, 2014). Kemudian untuk teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara
penyebaran kuesioner. Untuk populasi penelitian adalah mahasiswa prodi Sistem Informasi FTI UKSW
angkatan 2018 dengan jumlah responden yang dibutuhkan sebanyak 60 mahasiswa. Selanjutnya,
untuk melakukan pengambilan sampel peneliti menggunakan random sampling dimana dilakukan
secara acak untuk memperoleh informasi dari responden dengan kriteria mahasiswa yang sudah atau
sedang menggunakan SITA dalam melakukan proses tugas akhir. Dalam menyusun pertanyaan
kuesioner peneliti menggunakan model DeLone and McLean (DMIS), sebagai pengukur efektivitas
akan sistem informasi tugas akhir (SITA), dengan menggunakan tiga komponen utama seperti kualitas
sistem, kualitas informasi, dan kepuasan pengguna. Kemudian untuk melakukan desain penelitian,
peneliti melakukang dengan merumuskan hipotesis atau dugaan sementara mengenai fenomena yang
diteliti (Septy Rahayu et al., 2018) [26]. Hipotesis ini dimanfaatkan guna membantu peneliti dalam
pernyataan pada kuesioner. Berikut ini kategori jawaban responden
HASIL DAN PEMBAHASAN
Sistem
Sistem merupakan kumpulan dari berbagai elemen yang memliki hubungan erat satu sama
lainnya untuk mencapai suatu tujuan. Menurut Azhar Susanto, sistem merupakan sekumpulan
komponen baik nyata tidak, tetapai saling berhubungan satu dengan lainnya serta bekerja sama untuk
mencapai tujuan. Sistem adalah suatu hubungan kerja dalam melakukan suatu aktivitas tertentu
bersama-sama, guna menyelesaikan suatu sasaran tertentu (Lipursari, 2013). Informasi Informasi
adalah suatu data yang telah diproses atau diolah sehingga memiliki nilai guna dan berguna bagi
pengguna dalam menambah pengetahuan atau wawasan. Informasi merupakan hasil dari olah data
sehingga dapat digunakan untuk menghasilkan sebuah keputusan (Gordon B. Davis 1991:28). Setiap
informasi kita dapat temui diberbagai tempat, mulai dari bentuk format media online, media cetat
dan sebagainya. Informasi merupakan sekumpulan fakta yang diolah sehingga menjadi sebuah bentuk
yang memberi manfaat dalam membuat keputusan (Anggraeni, 2017).
Sumber Daya Manusia
Sumber daya manusia adalah individu yang bekerja dan memiliki pengaruh sangat penting
didalam organisasi dimana berperan untuk membantu terwujudnya tujuan organisasi. SDM
merupakan suatu pengetahuan dan keahlian dalam menata relasi tenaga kerja agar lebih efektif
sehingga membantu mewujudkan target perusahaan, pegawai, dan masyarakat (Arifin, 2013).
Knowledge Management
Knowledge management merupakan aktivitas merencanakan, mengumpulkan,
mengorganisasi, memimpin, mengendalikan data dan informasi yang telah dimiliki oleh sebuah
organisasi. Knowledge management adalah suatu proses dalam mengumpulkan dan memilih
pengetahuan dengan teratur sehingga mampu memberikan manfaat dan mendukung tercapainya
strategi bisnis perusahan (Bryan Bergeron 2003). Knowledge management merupakan suatu
kesadaran manusia dalam membagikan pengetahuan yang bermanfaat serta menggali pengalaman
dan keahlian melalui belajar dan bekerjasama. Sehingga menciptakan sebuah perasaan bahwa
manajemen pengetahuan merupakan proses yang menyenangkan (Gurteen, 2012).
Umbu Herjan Hunga Meha, Hanna Prillysca Chernovita
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai Knowledge Management System.
Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol 1 No 4 Juli 2022 280
Knowledge Management System
Knowledge management system (KMS) merupakan suatu formasi dalam membantu
mengelola pengetahuan dengan teratur dan tertata rapi dalam menyimpan, mencari, dan berbagi ilmu
bagi perusahan atau organisasi. Knowledge management system merupakan suatu tujuan dalam
mendukung pengambilan keputusan dengan baik serta menopang strategi bisnis dalam suatu
organisasi atau perusahaan (Sintaasih, 2021).
Model DeLone and McLean (DMIS) Information System Success Model
Model DeLone and McLean merupakan salah satu model yang digunakan oleh para peneliti
untuk mengukur keberhasilan sistem informasi, model ini memiliki beberapa komponen sebagai tolak
ukur seperti kualitas sistem, kualitas informasi, kualitas layanan, pengguna, kepuasan pengguna
(Utami & Samopa, 2013).
Gambar 1 diatas adalah model DMIS yang akan digunakan oleh peneliti untuk menjadi alat
dalam menyusun pertanyaan kuesioner dimana mengambil tiga variabel utama yang digunakan dalam
mengukur keberhasilan sistem informasi diantaranya kualitas sistem, kualitas informasi, dan kepuasan
pengguna.
A. Profil Responden
Sumber: Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Berdasarkan tabel 1 diatas bahwa responden yang dijadikan sebagai bahan penelitian adalah
mahasiswa FTI UKSW prodi Sistem Informasi angkatan 2018 yang telah menggunakan SITA. Dalam
proses pengumpulan data menggunakan data primer dengan melalui pengisian kuesioner online.
Tahap pengumpulan data dilakukan mulai dari bulan mei-juni 2022. Kemudian diketahui bahwa
jumlah responden yang menggunakan layanan SITA berjenis kelamin laki-laki sebanyak 27 responden
(64.3%) dan sisanya adalah wanita dengan jumlah 15 responden (35.7%).
B. Uji Validitas dan Reliabilitas
Uji Validitas
Jenis Kelamin
Jumlah Responden
Persentase
Pria
27
64.3%
Wanita
15
35.7%
Tabel 1. Profil Responden
Gambar 1. DMIS Success Models
Umbu Herjan Hunga Meha, Hanna Prillysca Chernovita
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai Knowledge Management System.
Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol 1 No 4 Juli 2022 281
Sumber: Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Berdasarkan tabel 2 diatas bahwa hasil uji validitas diketahui bahwa semua jawaban
responden melalui kuesioner sudah memenuhi standar uji validitas dimana nilai signifikasi untuk
seluruh pertanyaan adalah alpha lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa seluruh item
dinyatakan valid.
Uji Reliabilitas
Sumber: Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Berdasarkan tabel 3 diatas bahwa hasil uji reliabilitas diketahui bahwa semua jawaban
responden melalui kuesioner sudah memenuhi standar uji reliabilitas dimana nilai alpha cronbach
untuk seluruh pertanyaan lebih besar dari R Tabel sehingga dapat dikatakan bahwa seluruh item
pertanyaan dinyatakan reliable.
Variabel
Indikator
Corelation R
Hitung
Signifikasi
Kualitas Sistem (KS)
KS_1
0,552
0,000
KS_2
0,603
0,000
KS_3
0,648
0,000
KS_4
0,654
0,000
Kualitas Informasi (KI)
KI_1
0,685
0,000
KI_2
0,753
0,000
KI_3
0,765
0,000
Kepuasan Pengguna (KP)
KP_1
0,853
0,000
KP_2
0,826
0,000
KP_3
0,809
0,000
Variabel
Indikator
R Tabel
Cronbach
Alpha
Ket
Kualitas Sistem (KS)
KS_1
0.304
0,429
Reliabel
KS_2
0.304
Reliabel
KS_3
0.304
Reliabel
KS_4
0.304
Reliabel
Kualitas Informasi (KI)
KI_1
0.304
0,565
Reliabel
KI_2
0.304
Reliabel
KI_3
0.304
Reliabel
Kepuasan Pengguna (KP)
KP_1
0.304
0,753
Reliabel
KP_2
0.304
Reliabel
KP_3
0.304
Reliabel
Tabel 3. Uji Reliabilitas
Tabel 2. Uji Validitas
Umbu Herjan Hunga Meha, Hanna Prillysca Chernovita
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai Knowledge Management System.
Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol 1 No 4 Juli 2022 282
Uji Asumsi Kalsik
Dalam melakukan pengujian asumsi klasik akan dibantu dengan menggunakan aplikasi data statistik
yaitu, SPSS versi 25. Berikut yang meliputi uji asumsi klasik:
a. Uji Normalitas
Sumber: Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Berdasarkan gambar 2 diatas memperlihatkan bahwa grafik Normal P-P of Regression
Standardized Residual menjelaskan adanya penyebaran data di bagian garis diagonal dan persebaran
data mengikuti arah garis diagonal. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa model regresi yang
digunakan peneliti telah memenuhi asumsi normalitas.
b. Uji Multikolinieritas
Sumber: Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Berdasarkan tabel 4 di atas, diketahui bahwa nilai VIF variabel kualitas sistem (X1) dan variable
kualitas informasi (X2) adalah 1,177 < 10 dan nilai tolerance value 0,849 > 0,1. Dengan demikian data
tersebut tidak mengalami multikolinieritas.
Model
Collinearity Statistic
Tolerance
VIF
Kualitas Sistem
,849
1,177
Kualitas Informasi
,849
1,177
Gambar 2. Uji Normalitas
Tabel 4. Uji Multikolinieritas
Umbu Herjan Hunga Meha, Hanna Prillysca Chernovita
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai Knowledge Management System.
Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol 1 No 4 Juli 2022 283
c. Uji Heteroskedastisitas
Sumber: Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Berdasarkan gambar 3 diatas bahwa grafik pada Scatterplot yang ditampilkan dalam menguji
heteroskedastisitas memperlihatkan bahwa titik-titik yang menyebar secara random dan tidak
terdapat suatu bentuk yang jelas serta dalam penyebaran titik-titik tersebut, tersebar ke bawah dan
diatas angka 0 pada garis sumbu Y. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada terjadinya
heteroskedastisitas.
C. Uji Regresi Linear Berganda
Analisis ini merupakan suatu teknik analisis yang akurat ketika menguji variabel satu dengan yang lain.
Analisis regresi linear berganda digunakan untuk mencari pengaruh dari dua variabel atau
lebih variabel independen (Ghozali, 2018).
Sumber: Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Berdasarkan tabel 5 di atas dapat diketahui bahwa tabel “Coefficients” menjelaskan bahwa ada
tidaknya pengaruh antara variabel kualitas sistem, kualitas informasi, terhadap kepuasan pengguna.
Rumus dari persamaan regresi:
Y = a + b1.x1 + b2.x2
Y= (-1,241) + 0,249 + 0,108
Berdasarkan rumus koefisien regresi dapat diketahui bahwa, jika nilai b1 merupakan nilai koefisien
regresi X1 sebesar 0,249, menunjukan bahwa variabel kualitas sistem(X1) mempunyai pengaruh
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients
t
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
-1,242
1,786
-,696
,491
Kualitas Sistem
,249
,108
,248
2,301
,027
Kualitas Informasi
,753
,124
,653
6,045
,000
a. Dependent Variable: Kepuasan Pengguna
Gambar 3. Uji Heteroskedastisitas
Tabel 5. Uji Regresi Linear Berganda
Umbu Herjan Hunga Meha, Hanna Prillysca Chernovita
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai Knowledge Management System.
Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol 1 No 4 Juli 2022 284
positif terhadap kepuasan pengguna(Y). Yang berarti bahwa setiap kenaikan 1 satuan variabel kualitas
sistem (X1) maka akan mempengaruhi kepuasan pengguna(Y) sebesar -1,241. Kemudian, jika nilai b2
merupakan nilai koefisien regresi X2 sebesar 0,108, menunjukan bahwa variabel kualitas informasi(X2)
mempunyai pengaruh positif terhadap kepuasan pengguna (Y). Yang berarti bahwa setiap kenaikan 1
satuan variabel kualitas informasi(X2) maka mempengaruhi kepuasan pengguna(Y) sebesar 0,108.
D. Uji Hipotesis
Uji T
Uji T merupakan metode untuk menguji kebenaran hipotesis. Uji T dilakukan untuk mengetahui
adanya pengaruh antara kualitas sistem (X1) dan kualitas informasi (X2) terhadap kepuasan pengguna
(Y).
Uji T Variabel Kualitas Sistem
Sumber:Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Berdasarkan tabel 6 di atas dapat diketahui bahwa nilai sig. variabel kualitas sistem (X1) adalah
0,001. Karena nilai sig. 0,001 < 0,05, menunjukan terdapat pengaruh kualitas sistem (X1) terhadap
kepuasan pengguna (Y), maka dapat disimpulkan bahwa H1 diterima. Artinya terdapat pengaruh
antara kualitas sistem terhadap kepuasan pengguna secara signifikan.
Uji T Variabel Kualitas Informasi
Sumber: Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients
t
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
3,906
2,158
1,810
,078
Kualitas Sistem
,504
,137
,502
3,669
,001
a.Dependent Variabel: Kepuasan Pengguna
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients
t
Sig.
B
Std. Error
Beta
1
(Constant)
1,291
1,480
,873
,388
Kualitas Informasi
,864
,121
,749
7,154
,000
a. Dependent Variable: Kepuasan Pengguna
Tabel 6. Uji T Variabel Kualitas Sistem
Tabel 7. Uji T Variabel Kualitas Informasi
Umbu Herjan Hunga Meha, Hanna Prillysca Chernovita
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai Knowledge Management System.
Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol 1 No 4 Juli 2022 285
Berdasarkan tabel 7 di atas bahwa hasil dapat diketahui bahwa nilai sig. variabel kualitas
sistem (X1) adalah 0,000. Karena nilai sig. 0,000 < 0,05, menunjukan terdapat pengaruh kualitas
informasi (X1) terhadap kepuasan pengguna (Y), maka dapat disimpulkan bahwa H2 diterima. Artinya
terdapat pengaruh antara kualitas informasi terhadap kepuasan pengguna secara signifikan.
Uji F
Uji F bertujuan untuk mengetahui apakah variabel independen secara bersama-sama memiliki
pengaruh terhadap variabel dependen (Ghozali, 2012).
Sumber: Data Primer (Diolah Tahun 2022)
Berdasarkan tabel 8 di atas dapat diketahui bahwa hasil uji F menunjukan diketahui nilai sig.
adalah 0,000. Kemudian karena nilai sig. 0,000 lebih kurang dari 0,05, dengan demikian hipotesis
diterima dimana kualitas sistem(X1) dan kualitas informasi (X2) secara bersama-sama (simultan)
memiliki pengaruh terhadap kepuasan pengguna. Selanjutnya, diketahui bahwa nilai F hitung adalah
30,983 dan F tabel 3,24. Karena nilai F hitung lebih besar dari F tabel maka dapat diketahui atau
disimpulkan bahwa hipotesis diterima atau kualitas sistem (X1) dan kualitas informasi (X2) secara
bersama-sama memiliki pengaruh terhadap kepuasan pengguna.
KESIMPULAN
Dari hasil penelitian yang diperoleh diketahui bahwa kualitas sistem memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap kepuasan pengguna. Artinya bahwa tingkat kualitas sistem yang sangat
mendukung dalam menyediakan informasi akan membuat pengguna merasa puas dalam melakukan
berbagai aktivitas proses tugas akhir di FTI UKSW.
Dari hasil penelitian diketahui bahwa kualitas informasi memiliki pengaruh yang signifikan
terhadap kepuasan pengguna. Artinya bahwa kualitas informasi yang disediakan kepada pengguna
secara tepat dan akurat sangat membantu dalam melakukan berbagai aktivitas proses tugas akhir di
FTI UKSW.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kehadiran SITA sebagai knowledge management
system dapat dikatakan efektif dalam membantu mahasiswa untuk proses tugas akhir. Hal ini dapat
dilihat dari hasil penelitian dan pengolahan data yang sudah diperoleh bagaimana kualitas sistem dan
kualitas informasi sangat mendukung dan mempengaruhi kepuasan pengguna.
DAFTAR PUSTAKA
Anggraeni, Elisabet Yunaeti. (2017). Pengantar sistem informasi. Penerbit Andi.
Arifin, Noor. (2013). Manajemen Sumberdaya Manusia: Teori Dan Kasus. Unisnu Press.
ANOVAa
Model
Sum of Squares
df
Mean Square
F
Sig.
1
Regression
135,095
2
67,547
30,983
,000b
Residual
85,024
39
2,180
Total
220,119
41
a. Dependent Variable: Kepuasan Pengguna
b. Predictors: (Constant), Kualitas Informasi, Kualitas Sistem
Tabel 8. Uji F
Umbu Herjan Hunga Meha, Hanna Prillysca Chernovita
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Tugas Akhir sebagai Knowledge Management System.
Jurnal LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol 1 No 4 Juli 2022 286
Creswell, Jhon W. (2014). Research desing. Qualitative Methods. Validity and Reliability. 251-260.
SAGE Publication, Inc. London ECIY ISP, United Kingdom.
Fonna, Nurdianita. (2019). Pengembangan Revolusi Industri 4.0 dalam Berbagai Bidang. Guepedia.
Ghozali, Imam. (2012). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 20, Edisi Keenam.
Semarang: Universitas Diponegoro.
Ghozali, Imam. (2018). Aplikasi analisis multivariete dengan program IBM SPSS 23.
Gurteen, David. (2012). Leading issues in social knowledge management. Academic Conferences
Limited.
Habibah, Farida. (2019). Rancangan Enterprise Architecture Sistem Informasi Pelayanan Publik Pada
Bpn Kota Pekanbaru Menggunakan Togaf Adm. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim
Riau.
Lasmaya, S. Mia. (2016). Pengaruh sistem informasi SDM, kompetensi dan disiplin kerja terhadap
kinerja karyawan. Jurnal Ekonomi, Bisnis & Entrepreneurship (e-Journal), 10(1).
Lipursari, Anastasia. (2013). Peran sistem informasi manajemen (SIM) dalam pengambilan keputusan.
Jurnal STIE Semarang (Edisi Elektronik), 5(1), 2637.
MACHASIN, N. P. M. (2017). ANALISIS BUDAYA ORGANISASI, KUALITAS KEHIDUPAN KERJA, DAN
KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENGETAHUAN SERTA
IMPLIKASINYA BAGI KINERJA PEGAWAI PDAM DI PROVINSI RIAU. unpas.
Marpaung, Junierissa. (2018). Pengaruh Penggunaan Gadget dalam Kehidupan. KOPASTA: Journal of
the Counseling Guidance Study Program, 5(2).
Sintaasih, Desak Ketut. (2021). KNOWLEDGE MANAGEMENT DAN PERAN STRATEGIC PARTNER
SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ORGANISASI: Konsep Dan Aplikasi Dalam Penelitian. Media
Sains Indonesia.
Sopandi, Omar Dani, & Sa’ud, Udin Syaefuddin. (2016). Implementasi knowledge management pada
perguruan tinggi. Jurnal Administrasi Pendidikan, 23(2).
Sudjiman, Paul Eduard, & Sudjiman, Lorina Siregar. (2018). Analisis sistem informasi manajemen
berbasis komputer dalam proses pengambilan keputusan. TeIKa, 8(2), 5566.
Utami, Ardhini Warih, & Samopa, Febriliyan. (2013). Analisa Kesuksesan Sistem Informasi Akademik di
Perguruan Tinggi dengan Menggunakan D & M IS Success Model (Studi Kasus: ITS Surabaya).
SISFO Vol 4 No 5, 4.
Viona, Veronica, Yohanes, Kezia, Kurniawati, Laurencia Steffanie Mega Wijaya, Marta, Rustono Farady,
& Isnaini, Muhamad. (2021). NARASI SHOPEE DALAM MENGEMBANGKAN EKONOMI KREATIF
BERBASIS TEKNOLOGI E-COMMERCE DI ERA MODEREN. AGUNA: Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1),
4665.