PREDIKSI
INDEKS HARGA KONSUMEN MENGGUNAKAN METODE FUZZY TIME SERIES CHENG
Tursina1, Rina Septiriana2, Ifan
Varian3
Universitas Tanjungpura, Indonesia
[email protected]1 [email protected]2, [email protected]3
Abstrak:
Indeks Harga adalah alat ukur yang digunakan untuk megukur kondisi dari perekonomian secara umum. Bagi pemerintah indeks harga memiliki beberapa peran yang penting. Salah satu peran penting tersebut
adalah untuk megukur tingkat kemajuan ekonomi. Salah satu indeks harga yang sering digunakan di Indonesia adalah Indeks Harga Konsumen (IHK). IHK adalah indikator ekonomi yang digunakan sebagai acuan dasar untuk mengukur nilai rata-rata dari perubahan harga barang dan jasa yaitu inflasi atau
deflasi di tingkat konsumen di daerah perkotaan. Mengingat IHK memiliki peran penting dalam perekonomian
di Indonesia, maka perlu dilakukan prediksi terhadap IHK untuk membantu pemerintah dalam mengantipasi dan menentukan kebijakan terhadap dampak buruk yang mungkin terjadi. Prediksi atau forecasting
adalah meramalkan
atau mengadakan perkiraan atau taksiran kepada berbagai kemungkinan yang bisa terjadi pada masa yang akan datang. Pada penelitan ini prediksi yang akan dilakukan adalah menggunakan metode fuzzy time series cheng.
Fuzzy time series cheng adalah pengembangan dari metode fuzzy time series.
Time series adalah himpunan
observasi data terurut dalam waktu yang dapat meganalisis dan menentukan pola data pada masa lampau. Logika fuzzy digunakan karena bisa untuk menentukan suatu input ke dalam suatu output dan juga memiliki toleransi terhadap data-data yang
tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan
metode fuzzy time series cheng untuk dapat megolah dan memberikan hasil prediksi IHK. Adapun hasil pengujian dari implementasi fuzzy time
series cheng pada prediksi
IHK periode Januari 2017 hingga
Desember 2021 menghasilkan nilai rata-rata error MAPE terbaik sebesar 0.23% dengan jumlah interval sebanyak 77 dan hasil prediksi IHK pada bulan Januari 2022 sebesar
107.25 dengan nilai error
MAPE sebesar 1%, sehingga dapat dikatakan bahwa prediksi dinilai sangat baik dan metode fuzzy
time series cheng dapat diterapkan pada prediksi IHK.
Kata kunci: IHK, Prediksi,
Fuzzy Time Series, Cheng, MAPE
Abstract:
Price Index is a
measuring tool used to measure the condition of the economy in general. For the
government, the price index has several important roles. One of these important
roles is to measure the level of economic progress. One price index that is often
used in Indonesia is the Consumer Price Index (CPI). CPI is an economic
indicator that is used as a basic reference to measure the average value of
changes in the prices of goods and services, namely inflation or deflation at
the consumer level in urban areas. Considering that the CPI has an important
role in the economy in Indonesia, it is necessary to make predictions on the
CPI to assist the government in anticipating and determining policies against
adverse impacts that may occur. Prediction or forecasting is predicting or
making estimates or estimates of various possibilities that could occur in the
future. In this research the prediction that will be made is using the Cheng
fuzzy time series method. Fuzzy time series cheng is
the development of the fuzzy time series method. Time series is a collection of
data observations ordered in time that can analyze and determine data patterns
in the past. Fuzzy logic is used because it can determine an input into an
output and also has a tolerance for the available data. This study aims to
implement the Cheng fuzzy time series method to be able to process and provide
CPI prediction results. The test results from the implementation of Cheng's
fuzzy time series on CPI predictions for the period January 2017 to December
2021 produce the best average MAPE error value of 0.23% with a total of 77
intervals and the CPI prediction results in January 2022 of 107.25 with a MAPE
error value of 1 %, so it can be said that the prediction is considered very
good and the Cheng fuzzy time series method can be applied to CPI prediction.
Keywords: CPI, Prediction, Fuzzy Time Series, Cheng, MAPE���������������������������������������������������������������
Corresponding: Tursina
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
Indeks harga adalah alat ukur yang digunakan untuk mengukur kondisi perekonomian secara umum. Bagi pemerintah
indeks harga mempunyai beberapa peran yang penting. Salah satu peran penting
tersebut adalah untuk mengukur tingkat kemajuan ekonomi, sebagai salah satu pertimbangan untuk membeli suatu
barang dan jasa dan juga sebagai alat untuk
menetapkan standar dari harga (HERDA, 2019).
Salah satu indeks harga adalah Indeks
Harga Konsumen (IHK). IHK adalah
indikator ekonomi yang digunakan sebagai standar untuk mengukur
nilai dari rata-rata perubahan harga barang dan jasa yaitu berupa inflasi
dan deflasi di tingkat konsumen di daerah perkotaan. Inflasi adalah proses dari naiknya harga barang
dan jasa yang terjadi secara terus menerus.
Sedangkan deflasi adalah kebalikan dari inflasi yaitu
keadaan dimana turunnya harga dari barang dan jasa. Perubahan IHK dari waktu ke
waktu menandakan tingkat kenaikan (inflasi) atau tingkat
penurunan (deflasi) dari harga barang
dan jasa di tingkat konsumen (Izat &
Jatipaningrum, 2018).
Mengingat IHK memiliki pengaruh
penting terhadap perubahan laju inflasi perekonomian Indonesia, maka perlu dilakukan
prediksi terhadap IHK untuk membantu pemerintah dalam mengantisipasi dan juga menentukan
kebijakan yang akan diambil terhadap dampak negatif yang mungkin akan terjadi
di masa mendatang (Zainal, 2021). Adapun prediksi yang dilakukan
adalah prediksi terhadap IHK pada periode selanjutnya dengan menggunakan data historis pada periode-periode sebelumnya (Ramadhan,
Tursina, & Novriando, 2020).
Prediksi atau forecasting adalah
meramalkan, memproyeksikan atau taksiran kepada
kemungkinan-kemungkinan yang mungkin
terjadi pada masa mendatang
(Desmonda,
Tursina, & Irwansyah, 2018). Prediksi atau forecasting
dapat dilakukan dengan cara melibatkan
pengambilan data historis
dan selanjutnya memproyeksikannya
ke masa yang akan datang� dengan suatu bentuk
model matematis. Metode peramalan (forecasting) terdiri
dari metode kualitatif dan kuantitatif. Salah
satu metode yang termasuk dalam metode kuantitatif adalah metode time series atau runtun waktu.
Time series atau runtun
waktu ialah himpunan observasi data yang terurut dalam waktu,
sehingga metode time
series dapat menganalisis
dan juga menentukan pola
data pada masa lalu yang dikumpulkan
berdasarkan urutan waktu dan memprosesnya untuk mendapatkan hasil prediksi di masa yang akan datang (Mubarak,
Tursina, & Pratama, n.d.). Logika Fuzzy digunakan
karena bisa untuk menentukan suatu input ke dalam suatu output dan juga memiliki toleransi terhadapat data-data yang tersedia.
Dasar dari logika fuzzy
ialah teori himpunan fuzzy (Singh, 2017). Teori himpunan fuzzy
adalah struktur matematis untuk merepresentasikan ketidakpastian,
ketidakjelasan, ketidaktepatan,
kekurangan informasi dan kebenaran parsial (Nurhayati,
2015).
METODE PENELITIAN
Penelitian ini dilakukan dengan
beberapa langkah sistematis, langkah-langkah penelititan dapat dilihat pada Gambar 1.

Gambar 1. Diagram Alir
Penelitian
Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah mengenai latar belakang dari permasalahan yang berkaitan dengan prediksi indeks harga konsumen dengan menggunakan metode fuzzy time series cheng.
Studi Literatur
Studi literatur dilakukan untuk mencari referensi-referensi
tertulis seperti buku-buku, jurnal, atau dokumen yang berkaitan dengan indeks harga konsumen,
forecasting dan metode fuzzy time series cheng yang akan dijadikan kajian terkait dan landasan teori untuk memperkuat
argumentasi-argumentasi yang ada
(Siswoyo & Zaenal, 2018).
1) Indeks Harga Konsumen:
Indeks harga konsumen
adalah angka indeks harga yang berguna untuk mengukur
rata-rata dari perubahan harga barang dan jasa di tingkat konsumen. Angka indeks tersebut merupakan perbandingan dari harga suatu paket
komoditas dari suatu kelompok barang dan jasa pada periode tertentu kepada periode sebelumnya (Yuniawati & Lestari, 2020).
2) Forecasting:
Forecasting diartikan sebagai
penggunaan teknik-teknik
statistic untuk menentukan bentuk gambaran dari masa depan berdasarkan pengolahan angka-angka historis pada periode sebelumnya (Muhammad, 2018).
3) Fuzzy Time
Series: Fuzzy time series (FTS) ialah suatu konsep yang dipergunakan untuk memprediksi masalah di mana data aktualnya dibentuk dalam nilai-nilai linguistic (Ipan, Syaripuddin, & Nohe, 2022). Banyak metode
FTS yang sudah dikembangkan
salah satunya adalah FTS Cheng.
4) FTS Cheng: FTS cheng mempunyai cara yang sedikit berbeda dalam penentuan
jumlah interval, yaitu dengan melihat dari segi frekuensi
data dari tiap kelas interval kemudian memberikan bobot berdasarkan pada urutan perulangan fuzzy logic relationship yang sama (Perwira, Yudhiantoro, & Wahyurini, 2020).
Pengumpulan Data
Pengumpulan data
dilakukan untuk mendapatkan informasi yang diperlukan dalam penelitian. Informasi yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah data historis indeks harga konsumen. Pengumpulan data �indeks harga konsumen dilakukan dengan mengakses pada website resmi BPS
Kota Pontianak yaitu https://pontianakkota.bps.go.id/. Adapun data historis indeks
harga konsumen yang telah diperoleh dapat dilihat pada Tabel 1.
TABEL I
data Historis
|
Periode |
Data |
|
Periode |
Data |
|
2017-Jan |
137.25 |
� |
� |
|
|
2017-Feb |
137.74 |
� |
� |
|
|
2017-Mar |
137.38 |
2021-Jan |
106.16 |
|
|
2017-Apr |
137.77 |
2021-Feb |
106.26 |
|
|
2017-Mei |
138.18 |
2021-Mar |
106.21 |
|
|
2017-Jun |
139.95 |
2021-Apr |
106.31 |
|
|
2017-Jul |
139.61 |
2021-Mei |
106.21 |
|
|
2017-Aug |
139.8 |
2021-Jun |
107.08 |
|
|
2017-Sep |
140.14 |
2021-Jul |
106.83 |
|
|
2017-Okt |
139.66 |
2021-Aug |
106.92 |
|
|
2017-Nov |
139.31 |
2021-Sep |
107.27 |
|
|
2017-Dec |
140 |
2021-Okt |
107.04 |
|
|
� |
� |
2021-Nov |
107.06 |
|
|
� |
� |
2021-Des |
107.4 |
HASIL DAN PEMBAHASAN
Hasil Pengujian
Hasil dari prediksi
yang telah dilakukan akan diuji dengan
menggunakan MAPE (Mean Absolute Percentage Error).
Perhitungan MAPE adalah
dengan cara membandingkan hasil dari prediksi dengan
data histroris atau data
yang sebenarnya untuk mendapatkan nilai error dari hasil prediksi,
semakin kecil nilai error tersebut yang dihasilkan maka semakin baik� akurasi
dari prediksi tersebut. Pengujian ini dilakukan untuk
melihat seberapan baik akurasi dari
metode fuzzy time series cheng
dalam memprediksi indeks harga konsumen.
Pada penelitian ini pengujian yang dilakukan adalah dengan mengganti
nilai-nilai margin. Nilai margin adalah
nilai D1 dan D2 yang digunakan
untuk menentukan himpunan semesta. Pengujian lain dilakukan dengan membagi data historis yang digunakan dari 1 hingga 5 tahun. Adapun hasil dari 2 skenario pengujian tersebut dapat dilihat pada Tabel VII dan Tabel VIII.
TABEL I
HASIL RATA-RATA MAPE DENGAN VARIASI MARGIN
|
Margin |
Jumlah Interval |
Rata-Rata
MAPE (%) |
|
1 |
78 |
1.24 |
|
2 |
81 |
0.23 |
|
3 |
84 |
1.05 |
|
4 |
88 |
1.09 |
|
5 |
91 |
0.31 |
|
6 |
94 |
0.23 |
|
7 |
98 |
0.28 |
|
8 |
101 |
1.22 |
|
9 |
104 |
0.26 |
|
10 |
108 |
0.23 |
TABEL II
HASIL RATA-RATA MAPE UJI DATA TAHUNAN
|
Data |
Jumlah Interval |
Rata-Rata
MAPE (%) |
|
1 Tahun |
23 |
0.34 |
|
2 Tahun |
41 |
0.40 |
|
3 Tahun |
54 |
0.27 |
|
4 Tahun |
70 |
1.29 |
|
5 Tahun |
81 |
0.23 |
Berdasarkan Tabel VII hasil pengujian terbaik variasi margin adalah dengan nilai margin 2, 6 dan 10 dengan rata-rata nilai error MAPE
sebesar 0.23% dan hasil pengujian variasi margin dengan nilai error terbesar adalah dengan nilai margin 1 yaitu dengan nilai
error sebesar 1.24%. Dan pada pengujian uji data tahunan pada Tabel VIII dapat dilihat bahwa data dengan periode 5 tahun menghasilkan akurasi yang lebih bagus dibandingkan dengan yang lain, yaitu dengan nilai error MAPE sebesar 0.23%.
Pengujian lainnya yang dilakukan
adalah untuk melihat akurasi dari hasil prediksi
pada periode berikutnya
yang akan dibandingkan dengan data aktualnya. Pengujian ini dilakukan
dengan menggunakan nilai margin 2 dan data historis dengan periode 5 tahun. Hasil dari pengujian tersebut dapat dilihat pada Tabel IX.
TABEL III
HASIL PENGUJIAN DENGAN MARGIN 2 DAN DATA 5 TAHUN
|
Periode |
Data |
Hasil
Prediksi |
MAPE
(%) |
|
2017-Jan |
137.25 |
|
|
|
2017-Feb |
137.74 |
137.75 |
0.01 |
|
2017-Mar |
137.38 |
137.75 |
0.27 |
|
2017-Apr |
137.77 |
137.75 |
0.01 |
|
2017-Mei |
138.18 |
137.75 |
0.31 |
|
� |
� |
� |
� |
|
2021-Jul |
106.83 |
107.25 |
0.39 |
|
2021-Aug |
106.92 |
107.25 |
0.31 |
|
2021-Sep |
107.27 |
107.25 |
0.02 |
|
2021-Okt |
107.04 |
107.25 |
0.20 |
|
2021-Nov |
107.06 |
107.25 |
0.18 |
|
2021-Des |
107.4 |
107.25 |
0.14 |
|
2022-Jan |
108.33 |
107.25 |
1.0 |
Dari hasil pengujian
pada Tabel IX dapat dilihat hasil prediksi
untuk bulan Januari 2022 adalah 107.25 dengan nilai error MAPE sebesar 1% yang dibandingkan dengan data aktualnya yaitu 108.33. Adapun grafik perbandingan dari hasil dari pengujian
tersebut dapat dilihat pada Gambar 4.

Gambar 2 Grafik Perbandingan
Hasil Pengujian Dengan
Margin 2 dan Data 5 Tahun
Analisis Hasil Pengujian
Berdasarkan hasil pengujian yang
dilakukan menggunkakan berbagai scenario pengujian, hasil analisis pengujian yang didapat adalah sebagai berikut:
1.
Besaran
persentase dari batas atas dan batas bawah dari himpunan semesta U mempengaruhi
jumlah interval dan hasil prediksi yang akan terbentuk.
2.
Jumlah
interval yang terbentuk dipengaruhi seberapa besar margin yang digunakan
dikarenakan bertambahnya rentang di dalam himpunan semesta U.
3.
Semakin
besar nilai margin yang digunakan maka semakin besar juga jumlah dari jumlah
interval yang terbentuk, namun untuk perubahan dari hasil prediksi tidak
memiliki pola yang cukup jelas.
4.
Dari
percobaan mengubah nilai margin yang digunakan didapat hasil akurasi terbaik
dengan nilai error MAPE sebesar 0.23% dan jumlah interval sebanyak 81
yaitu dengan nilai margin sebesar 2.
5.
Dari
percobaan uji data tahunan dapat dilihat bahwa banyaknya data yang digunakan
tidak terlalu mempengaruhi akurasi dari hasil prediksi.
6.
Akurasi
hasil prediksi sangat dipengaruhi oleh rata-rata selisisih seluruh data pada
data historis.
7.
Hasil
error terbesar yaitu sebesar 1.24% dan jumlah interval sebanyak 78
dengan nilai margin sebesar 1.
8.
Rancangan
ini hanya bisa untuk menghasilkan satu hasil prediksi yaitu satu bulan setelah
data historis terakhir.
9.
Hasil
prediksi pada Januari 2022 memiliki nilai error MAPE sebesar 1%
dibandingkan data aktualnya.
10.
Metode
yang digunakan untuk menentukan panjang dan jumlah kelas interval sangat
mempengaruhi hasil dari prediksi.
11.
Penentuan
jumlah kelas interval menggunakan metode berbasis rata-rata sangat cocok dengan
karakteristik data yang memiliki rata-rata selisih antar data dengan nilai yang
kecil.
12.
Ketika
data Januari 2022 ditambahkan, tidak ada terjadinya perubahan rata-rata nilai error
yaitu tetap sebesar 0.23%.
13.
Dari hasil pengujian prediksi menggunakan data historis IHK Januari 2017 hingga Desember 2021, diperoleh nilai MAPE terbaik dengan nilai error terkecil yaitu pada bulan Agustus 2017 dengan nilai error MAPE sebesar
0.01%.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil dari analisis
dan pengujian yang telah dilakukan terhadap prediksi indeks harga konsumen menngunakan metode fuzzy time
series cheng, dapat ditarik kesimpulan bahwa peneltian ini bisa untuk memprediksi indeks harga konsumen
berdasarkan data historisnya
yaitu pada Januari 2022 sebesar
107.25 dengan nilai error
MAPE sebesar 1% dibandingkan
dengan data aktualnya dan nilai error rata-rata MAPE terbaik
sebesar 0.23%, sehingga dapat dikatakan bahwa prediksi dinilai sangat baik dan metode fuzzy
time series cheng dapat
diimplementasikan pada prediksi
indeks harga konsumen.
Rata-rata selisih seluruh
data sangat berpengaruh terhadap
hasil dan akurasi prediksi menggunakan fuzzy
time series model cheng. Semakin
kecil selisih seluruh data maka semakin baik akurasi dari prediksi yang dihasilkan.
Berdasarkan pengujian menggunakan variasi margin,
margin dengan nilai 2,
6 dan 10 meghasilkan rata-rata MAPE terbaik yaitu dengan
nilai error yang sama
sebesar 0.23%.������������
DAFTAR
PUSTAKA
Desmonda, Diera,
Tursina, Tursina, & Irwansyah, Muhammad Azhar. (2018). Prediksi besaran
curah hujan menggunakan metode fuzzy time series. JUSTIN (Jurnal Sistem Dan
Teknologi Informasi), 6(4), 145�149.
HERDA, INDAH PUJI
LESTARI. (2019). PENERAPAN OPTIMASI FUZZY TIME SERIES MENGGUNAKAN PARTICLE
SWARM OPTIMIZATION UNTUK PREDIKSI INDEKS HARGA KONSUMEN (IHK) DI KOTA PEKANBARU.
Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Ipan, Ipan, Syaripuddin,
Syaripuddin, & Nohe, Darnah Andi. (2022). PERBANDINGAN MODEL CHEN DAN MODEL
LEE PADA METODE FUZZY TIME SERIES UNTUK PERAMALAN PRODUKSI KELAPA SAWIT
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan
Statistika, 2.
Izat, Alfiah, &
Jatipaningrum, Maria Titah. (2018). Peramalan Indeks Harga Konsumen (IHK)
Dengan Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing Dan Fuzzy Time Series. Jurnal
Statistika Industri Dan Komputasi, 3(02), 63�73.
Mubarak, Ricky, Tursina,
Tursina, & Pratama, Enda Esyudha. (n.d.). Prediksi Hasil Tangkapan Ikan
Menggunakan Fuzzy Time Series. JUSTIN (Jurnal Sistem Dan Teknologi
Informasi), 8(3), 303�308.
Muhammad, Malim. (2018).
Sebaran dan peramalan mahasiswa baru pendidikan matematika universitas
muhammadiyah purwokerto dengan metode time invariant fuzzy time series. MAJU:
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, 3(2).
Nurhayati, Yati. (2015).
Perlindungan Konsumen terhadap Maraknya Pemadaman Listrik Dikaitkan dengan
Hak-hak Konsumen. Al-Adl: Jurnal Hukum, 7(13).
Perwira, Rifki Indra,
Yudhiantoro, Danang, & Wahyurini, Endah. (2020). Fuzzy Time Series Model
Cheng Untuk Meramalkan Volume Hasil Panen Pada Tanaman Garut. Telematika:
Jurnal Informatika Dan Teknologi Informasi, 17(1), 11�17.
Ramadhan, Muhammad
Ridho, Tursina, Tursina, & Novriando, Haried. (2020). Implementasi Fuzzy
Time Series pada Prediksi Jumlah Penjualan Rumah. JUSTIN (Jurnal Sistem Dan
Teknologi Informasi), 8(4), 418�423.
Singh, Pritpal. (2017).
A brief review of modeling approaches based on fuzzy time series. International
Journal of Machine Learning and Cybernetics, 8, 397�420.
Siswoyo, Bambang, &
Zaenal, Achmad. (2018). Model Peramalan Fuzzy Logic. Jurnal Manajemen
Informatika (JAMIKA), 8(1).
Yuniawati, Rosdita
Indah, & Lestari, Puji. (2020). Pengaruh Global Investment Climate Change
dan Inflasi terhadap Nilai IHSG Indonesia 2016-2019. Jurnal Bisnis Dan
Ekonomi, 27(2), 153�162.
Zainal, Nur Arifah.
(2021). Hubungan Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Impor terhadap Inflasi di Indonesia
menggunakan Analisis Regresi Data Panel. Universitas Islam Negeri Alauddin
Makassar.
�