PENGARUH CITRA MEREK DAN PROMOSI PADA PRODUK MINUMAN WARALABA TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN

 

Sutomo1, Bobby reza2 Rika Cahya Kesturi 3

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis dan Ilmu Sosial Universitas Tangerang Raya,1,2,3

[email protected] 1, [email protected] 2, [email protected]3

 

Diterima: 02-08-2022������������������������������������� Review: 10-08-2022������������������������ ��������������� Publish: 15-08-2022

Abstrak:

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Citra Merek dan Promosi terhadap kepuasan Konsumen produk minuman waralaba Jelly Potter di kabupaten Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode Kuantitatif dengan populasi sebanyak 100 orang responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dengan alat ukur skala linkert. Hasil analisis data dengan menggunakan teknik uji kualitas data, uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa citra merek dan promosi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen hasil uji hipotesis X1 (Citra merek) menyimpulkan nilai Thitung =2.995 > nilai Ttabel = 1,985 (2.995>1,985) dengan nilai signifikansi 0.003 < 0.005 dan X2 (Promosi) nilai Thitung =2.995 > nilai Ttabel = 1,985 (3.365>1.985) dengan nilai signifikansi 0.001 < 0.005 Dengan kata lain, hasilnya adalah H0 ditolak dan Ha diterima. Oleh karena itu, terdapat pengaruh yang signifikan antara Pengaruh Citra Merek Dan Promosi produk Minuman Waralaba Terhadap Kepuasan Konsumen (Studi Kasus Minuman Merek Jelly Potter di Kabupaten Tangerang).

 

Kata kunci: Pengaruh Citra Merek; Promosi; Kepuasan Konsumen.

 

Abstract:

This study aims to determine how much influence Brand Image and Promotion have on consumer satisfaction of Jelly Potter franchise beverage products in Tangerang district. This research is a quantitative method with a population of 100 respondents. The data collection technique used is a questionnaire with a linkert scale measuring instrument. The results of data analysis using data quality test techniques, classical assumption test and hypothesis testing. The results of this study conclude that brand image and promotion have a positive and significant effect on consumer satisfaction. The results of hypothesis testing X1 (Brand image) conclude that Tcount = 2,995 > T table = 1,985 (2,995>1,985) with a significance value of 0.003 < 0.005 and X2 (Promotion). Tcount = 2.995 > T table = 1.985 (3.365>1.985) with a significance value of 0.001 < 0.005. In other words, the result is that H0 is rejected and Ha is accepted. Therefore, there is a significant effect between the influence of brand image and promotion of franchised drinks on consumer satisfaction (Case Study of Jelly Potter Brand Drinks in Tangerang Regency).

 

Keywords: Effect of Brand Image; Promotion; Consumer Satisfaction��������������������������������������������

Corresponding: Sutomo

E-mail: [email protected]

https://jurnal.syntax-idea.co.id/public/site/images/idea/88x31.png

 

PENDAHULUAN

Jumlah penduduk yang besar merupakan aset bagi suatu bangsa dalam meningkatkan kualitas hidupnya (Falikhah, 2017). Namun demikian laju pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi dengan peningkatan pada bidang lain, seperti ekonomi dan bidang lainnya berakibat menyempitnya lapangan pekerjaan yang pada akhirnya akan meningkatkan jumlah pengangguran (Septiani, 2019). Permasalahan banyaknya pengangguran semakin berat ketika pandemi covid 19 melanda bangsa kita (Crismanto, 2017).

Salah satu cara untuk mengembangkan perekonomian di Indonesia adalah masyarakat harus merubah pola pikirnya untuk menjadi seorang entrepreneur, dan bukan hanya menjadi seorang entrepreneur yang biasa biasa saja, akan tetapi harus bisa menjadi seorang entrepreneur atau seorang pengusaha yang sukses agar bisa memberikan lapangan pekerjaan yang banyak, bukan hanya bisa bermanfaat atas diri sendiri tetapi dapat juga bermanfaat bagi orang lain yang membutuhkan (Firdaus, 2017).

Di era milenial saat ini, khususnya di Indonesia semakin banyak bisnis kekinian yang bermunculan dengan daya saing yang sangat ketat (Lestari & Suryowati, n.d.). Hal tersebut dapat dilihat dari semakin banyaknya produk inovasi baru yang lahir dikalangan masyarakat. Hal ini memicu beberapa pelaku usaha bersaing demi menarik perhatian para konsumennya (Hadi & Zakiah, 2021). Selain dituntut untuk melakukan promosi dan mempertahankan eksistensi citra merek yang telah dibangun, pelaku usaha juga harus bisa meyakinkan dan mempertahankan citra mereknya agar timbul kepuasan konsumen (SA�ADAH, n.d.).

Diantara sekian banyak perusahaan franchise pada produk franchise lainnya yang telah tenggelam dan kalah dalam memenuhi kepuasan Konsumen, terhadap produk minuman franchise dengan merek jelly potter yang telah hadir kurang lebih 4 tahun berkembang di pasar franchise sebagai produk minuman franchise dan produk minuman baru. pesaing untuk produk minuman waralaba lainnya.

Jelly Potter merupakan usaha di bidang minuman es yang dijalankan dengan sistem waralaba. Brand ini lahir pada tahun 2018 di daerah Pademangan Timur, Jakarta Utara. Hingga tahun 2020, telah ada lebih dari dua ribu cabang Jelly Potter di Indonesia. Cabang ini tersebar di kota � kota Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Tapi yang paling dominan adalah di Jabodetabek dan Jawa Barat. Dengan menu yang variatif, bahkan hingga lebih dari 50 menu, brand yang kerap disingkat Jelpot ini menawarkan keunikan rasa. Sehingga konsumen dengan selera tertentu bisa tetap terjaring untuk membeli.

Menurut (Putra, 2020) Kepuasan pelanggan merupakan suatu konsep yang telah lama dikenal dalam teori dan aplikasi pemasaran, kepuasan pelanggan menjadi salah satu tujuan esensial bagi aktivitas bisnis, dipandang sebagai salah satu indikator terbaik untuk meraih laba di masa yang akan datang, menjadi pemicu upaya untuk meningkatkan kepuasan konsumen. Peta persaingan bisnis semakin meningkat tajam, preferensi dan perilaku pelanggan berubah, teknologi informasi berkembang dengan cepat mendorong organisasi bisnis untuk lebih fokus menanggapi kepuasan pelanggan untuk menjamin pengembangan dan keberlanjutan bisnis.

 

METODE PENELITIAN

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan tingkat Eksplanasi asosiatif Tingkat eksplanasi adalah tingkat penjelasan. Jadi penelitian menurut tingkat eksplanasi adalah penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain (Darna & Herlina, 2018).

Objek penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu variabel Citra Merek, variabel Promosi, dan variabel Kepuasan Konsumen. Dimana variabel Citra Merek (X1) dan variabel Promosi (X2) merupakan variabel bebas (independent variable), sedangkan untuk variabel Kepuasan Konsumen (Y) merupakan variabel terikat (dependent variabel).

Menurut �(Sugiyono, 2013) dalam �(Mawey, Tumbel, & Ogi, 2018) pengertian populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas : objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang berkunjung di seluruh booth jelly potter yang berada di Kabupaten Tangerang yang berjumlah 100 responden.

Menurut �(Mawey et al., 2018). Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Pengambilan sampel sebesar 100 Adapun teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Nonprobability Sampling dengan teknik purposive sampling.

Dalam penelitian ini menggunakan teknik ukur skala likert Teknik ini memungkinkan responden untuk menilai item pada skala lima hingga tujuh poin tergantung pada jumlah perjanjian atau ketidaksepakatan mereka pada item tersebut. Skala Likert terdiri dari serangkaian pernyataan tentang sikap responden terhadap objek yang diteliti. Setiap pernyataan memiliki 5 poin, dari skala Agree dan Disagree. Masing-masing skor item dijumlahkan untuk menghasilkan skor total bagi responden. Skala Likert terdiri dari dua bagian- bagian item dan bagian evaluasi. Bagian item biasanya merupakan pernyataan tentang produk, acara, atau sikap tertentu. Bagian evaluasi adalah daftar tanggapan seperti "sangat setuju" hingga "sangat tidak setuju".

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Dalam bab ini akan dibahas mengenai hasil penelitian yang dimulai dari statistik deskriptif yang berhubungan dengan data penelitian (meliputi gambaran umum responden, variabel penelitian, uji kualitas data, uji normalitas, dan asumsi klasik); hasil pengujian hipotesis dan pembahasan terhadap uji hipotesis yang diuji secara statistik dengan menggunakan program pengolahan data SPSS versi.20.0

 

Deskripsi Responden Berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin

Pengumpulan data penelitian ini dilakukan di Outlet jelly Potter yang tersebar di kabupaten tangerang. Adapun responden penelitian ini berjumlah 100 orang responden yang telah diklasifikasikan oleh penulis berdasarkan jenis klamin dan usia.

 

Tabel 1 Deskripsi Responden berdasarkan Jenis kelamin

JENIS KELAMIN

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

 

Laki - Laki

31

31.0

31.0

31.0

Valid

Perempuan

69

69.0

69.0

100.0

 

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

 

Berdasarkan tabel 1 data yang diolah di atas dapat disimpulkan bahwa responden yang berjenis kelamin laki laki sebanyak 31 orang responden, dan responden yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 69 orang responden dari 100 orang responden. Berdasarkan usia responden yang dipilih merupakan konsumen jelly potter yang berusia sekitar > 10 tahun dan > dari 30 tahun

 

Tabel 2 Deskripsi Responden Berdasarkan Usia

 

USIA

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

 

10 - 15 tahun

11

11.0

11.0

11.0

 

15 - 20 Tahun

12

12.0

12.0

23.0

Valid

20 - 25 Tahun

59

59.0

59.0

82.0

 

25 - 30 Tahun

18

18.0

18.0

100.0

 

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

Berdasarkan Tabel 2 diatas dapat diketahui bahwa jumlah responden yang didominasi usia 10 � 15 tahun berjumlah 11 orang responden dari 100 responden, 15 � 20 tahun berjumlah 12 orang responden, 20 � 25 tahun berjumlah 59 orang responden, usia 25 � 30 tahun berjumlah 18 orang responden dari total responden.

 

Statistik Deskriptif

Deskripsi data hasil penelitian dimaksud untuk menyajikan gambaran secara umum mengenai penyebaran atau distribusi data. Skor yang akan disajikan setelah diolah dari data mentah dengan menggunakan statistik deskripsi yaitu skor rata-rata dan simpangan baku atau standar deviasi.

Berikut ini merupakan hasil perhitungan analisis data dengan menggunakan metode uji statistik deskriptif.

Tabel 3 Uji Statistik Deskriptif

Statistics

 

CITRA MEREK

PROMOSI

KEPUSAN KONSUMEN

Valid

100

100

100

N

 

 

 

Missing

0

0

0

Mean

30.20

26.56

26.83

Median

30.00

26.00

27.00

Std. Deviation

3.068

2.271

2.170

Variance

9.414

5.158

4.708

Minimum

24

23

22

Maximum

35

30

30

Sumber : Data Primer diolah 2022

Berdasarkan hasil data tabel 3 di atas dapat disimpulkan sebagai berikut Data pengaruh Citra Merek (variabel X1) diperoleh melalui pengisian instrumen penelitian yang berupa skala likert oleh 100 responden. Ke-100 orang responden tersebut merupakan pembeli atau konsumen produk minuman waralaba merek Jelly Potter. Berdasarkan pengolahan data kuesioner model skala likert diperoleh skor terendah 24 dan skor tertinggi 35, skor rata-rata sebesar 30,20 varian (S2) sebesar 9.414 dan simpangan baku (S) sebesar 3.068.

Sedangkan untuk Variabel Promosi (variabel X2) diperoleh melalui pengisian instrumen penelitian yang berupa skala likert oleh 100 responden. Ke-100 orang responden tersebut merupakan pembeli atau konsumen produk minuman waralaba merek Jelly Potter. Berdasarkan pengolahan data kuesioner model skala likert diperoleh skor terendah 23 dan skor tertinggi 30, skor rata-rata sebesar 26.56 varian (S2) sebesar 5.158 dan simpangan baku (S) sebesar 2,271.

Sedangkan untuk Variabel kepuasan Konsumen (variabel Y) diperoleh melalui pengisian instrumen penelitian yang berupa skala likert oleh 100 responden. Ke-100 orang responden tersebut merupakan pembeli atau konsumen produk minuman waralaba merek Jelly Potter. Berdasarkan pengolahan data kuesioner model skala likert diperoleh skor terendah 22 dan skor tertinggi 30, skor rata-rata sebesar 26.83 varian (S2) sebesar 5,461 dan simpangan baku (S) sebesar 4.708.

 

Deskripsi Responden Berdasarkan Pernyataan Variabel Citra Merek

 

Tabel 4 Variabel Citra Merek Pernyataan 1

Produk minuman Jelly Potter sudah dikenal banyak Konsumen

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

Ragu-Ragu

2

2.0

2.0

2.0

Setuju

49

49.0

49.0

51.0

Valid

 

 

 

 

Sangat Setuju

49

49.0

49.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

Pada Tabel 4 Pernyataan 1 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Ragu Ragu sebanyak 2% atau 2 orang responden, sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 49% atau 49 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak 49% atau 49 orang responden.

 

Tabel 5 Variabel Citra Merek Pernyataan 2

Konsumen mampu membedakan merek produk dengan merek pesaing

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

Ragu-Ragu

8

8.0

8.0

8.0

Setuju

63

63.0

63.0

71.0

Valid

 

 

 

 

Sangat Setuju

29

29.0

29.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

��������������� Pada Tabel 5 Pernyataan 2 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Ragu Ragu sebanyak 8% atau 8 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 63% atau 63 orang responden sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak 29% atau 29 orang responden.

Tabel 6 Variabel Citra Merek Pernyataan 3

Desain kemasan Produk minuman Jelly Potter di sukai konsumen

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative �Percent

Ragu-Ragu

11

11.0

11.0

11.0

Setuju

57

57.0

57.0

68.0

Valid

 

 

 

 

Sangat Setuju

32

32.0

32.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

Pada Tabel 6 Pernyataan 3 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Ragu Ragu sebanyak 11% atau 11 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 57% atau 57 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak 32% atau 32 orang responden.

 

Tabel 7 Variabel Citra Merek Pernyataan 4

Produk minuman Jelly Potter Memberikan kesan Positif kepada Konsumen

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

 

Tidak Setuju

4

4.0

4.0

4.0

 

Ragu-Ragu

5

5.0

5.0

9.0

Valid

Setuju

58

58.0

58.0

67.0

 

Sangat Setuju

33

33.0

33.0

100.0

 

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

 

Pada Tabel 7 Pernyataan 4 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Tidak Setuju sebanyak 4% atau 4 orang responden Ragu Ragu sebanyak 11% atau 11 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 58% atau 58 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak 33% atau 32 orang responden.

 

Tabel 8 Variabel Citra Merek Pernyataan 5

Produk minuman Jelly Potter Memiliki citra rasa yang beraneka ragam

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

 

 

Valid

Ragu-Ragu

4

4.0

4.0

4.0

Setuju

42

42.0

42.0

46.0

Sangat Setuju

54

54.0

54.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

 

Pada Tabel 8 Pernyataan 5 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Ragu Ragu sebanyak 4% atau 4 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 42% atau 42 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak 54% atau 54 orang responden.

 

 

Tabel 9 Variabel Citra Merek Pernyataan 6

Bahan Baku berkualitas digunakan dalam Pembuatan jelly Potter

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

 

Tidak Setuju

2

2.0

2.0

2.0

 

Ragu-Ragu

3

3.0

3.0

5.0

Valid

Setuju

62

62.0

62.0

67.0

 

Sangat Setuju

33

33.0

33.0

100.0

 

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

Pada Tabel 9 Pernyataan 6 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Tidak setuju sebanyak 2% atau 2 orang responden Ragu Ragu sebanyak 3% atau 3 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 62% atau 62 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak 33% atau 33 Deskripsi Responden Berdasarkan Pernyataan Variabel Promosi.

 

Deskripsi Responden Berdasarkan Pernyataan Variabel Promosi

 

Tabel 10 Variabel Promosi Pernyataan 1

Jelly Potter melakukan promosi penjualan melalui media sosial seperti instagram, facebook, dan lain-lain

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

Ragu-Ragu

2

2.0

2.0

2.0

Setuju

56

56.0

56.0

58.0

Valid

 

 

 

 

Sangat Setuju

42

42.0

42.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

Pada Tabel 10 Pernyataan 1 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Ragu Ragu sebanyak 2% atau 2 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 56% atau 56 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak 42% atau 42 orang responden.

Tabel 11 Variabel Promosi Pernyataan 2

Pemberian Discounts membuat Konsumen semakin termotivasi untuk membeli

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

Ragu-Ragu

5

5.0

5.0

5.0

Setuju

58

58.0

58.0

63.0

Valid

 

 

 

 

Sangat Setuju

37

37.0

37.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

Pada Tabel 11 Pernyataan 2 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Ragu Ragu sebanyak 5% atau 5 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 58% atau 58 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak .37% atau 37 orang responden.

 

Tabel 12 Variabel Promosi Pernyataan 3

Pemasangan banner atau sepanduk membantu proses promosi jelly potter di setiap outlatenya

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative ��Percent

Ragu-Ragu

3

3.0

3.0

3.0

Setuju

43

43.0

43.0

46.0

Valid

 

 

 

 

Sangat Setuju

54

54.0

54.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

Pada Tabel 12 Pernyataan 3 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Ragu Ragu sebanyak 3% atau 3 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 43% atau 43 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak .54% atau 54 orang responden.

Tabel 13 Variabel Promosi Pernyataan 4

Publicfigure sebagai Brand Ambasador membantu proses promosi produk

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

Ragu-Ragu

1

1.0

1.0

1.0

Setuju

62

62.0

62.0

63.0

Valid

 

 

 

 

Sangat Setuju

37

37.0

37.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

Pada Tabel 13 Pernyataan 4 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Ragu Ragu sebanyak 1% atau 1 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 62% atau 62 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak .37% atau 37 orang responden.

 

Tabel 14 Variabel Promosi Pernyataan 5

Presentasi produk langsung oleh penjual

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

Ragu-Ragu

2

2.0

2.0

2.0

Setuju

42

42.0

42.0

44.0

Valid

 

 

 

 

Sangat Setuju

56

56.0

56.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

Pada Tabel 14 Pernyataan 5 diatas dapat disimpulkan bahwa Responden yang memilih Ragu Ragu sebanyak 2% atau 2 orang responden sedangkan Responden yang memilih Setuju sebanyak 42% atau 42 orang responden, sedangkan yang memilih sangat setuju sebanyak 56% atau 56 orang responden.

 

Tabel 15 Variabel Promosi Pernyataan 6

Promosi Variant Baru menarik minat Konsumen untuk membeli

 

Frequency

Percent

Valid Percent

Cumulative Percent

Ragu-Ragu

1

1.0

1.0

1.0

Setuju

55

55.0

55.0

56.0

Valid

 

 

 

 

Sangat Setuju

44

44.0

44.0

100.0

Total

100

100.0

100.0

 

Sumber : Data Primer diolah 2022

 

Uji Validitas

Setelah mengumpulkan kuesioner dari responden, kemudian dilakukan uji validasi terhadap data yang diperoleh. Validitas menunjukkan sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi ukurnya. Uji validitas ini dapat dilakukan dengan melihat korelasi antara skor masing-masing item dalam kuesioner dengan total skor yang diukur. Uji ini dilakukan oleh peneliti kepada 100 orang responden Berdasarkan tabel nilai r product moment jika uji validitas yang dilakukan dengan data 100 orang responden dan taraf signifikansi 5%, maka nilai standar validnya adalah 0,196 Jika rhitung > rtabel maka butir pernyataan dianggap valid, sedangkan jika rhitung < rtabel, maka butir pernyataan dianggap tidak valid dan tidak digunakan.

 

Uji Validitas X1 Citra Merek

Dibawah ini merupakan tabel hasil penelitian Uji Validitas variabel X1 Citra Merek.

Tabel 16 Uji Validitas X1 Citra Merek

NO

Pernyataan

r tabel

r hitung

keterangan

 

1

Produk minuman Jelly Potter sudah dikenal banyak Konsumen

 

0,196

 

0,735

 

Valid

 

2

Konsumen mampu membedakan merek produk dengan merek pesaing

 

0,196

 

0,682

 

Valid

 

3

Desain kemasan Produk minuman Jelly Potter disukai konsumen

 

0,196

 

0,811

 

Valid

 

4

Produk minuman Jelly Potter Memberikan kesan Positif kepada Konsumen

 

0,196

 

0,746

 

Valid

 

5

Produk minuman Jelly Potter Memiliki citra rasa yang beraneka ragam

 

0,196

 

0,650

 

Valid

 

6

Produk minuman Jelly Potter sudah dikenal banyak Konsumen

 

0,196

 

0,702

 

Valid

 

7

Bahan Baku berkualitas digunakan dalam Pembuatan jelly Potter

 

0,196

 

0,700

 

Valid

Sumber : Data Primer diolah 2022

Hasil dari tabel 16 Uji Validitas X1 variabel Citra Merek di atas menunjukkan bahwa dari 7 kuesioner pertanyaan yang di sebar, ketujuhnya menunjukan keterangan valid dikarena nilai rhitung > rtabel dimana rtabel dengan responden 100 orang bernilai 0,196 Sedangkan dari semua uji kuesioner X1 diatas menunjukan nilai yang lebih besar dibandingkan rtabel.

 

Uji Validitas X2 Promosi

Tabel 17 Uji Validitas X2 Promosi

NO

Pernyataan

r tabel

r hitung

keterangan

 

 

 

 

 

1

Produk minuman Jelly Potter sudah dikenal Jelly Potter melakukan promosi penjualan melalui media sosial seperti instagram, facebook, dan lain-

lainanyak Konsumen

 

 

 

 

 

0,196

 

 

 

 

 

0,657

 

 

 

 

 

Valid

 

 

2

Pemberian Discounts membuat

Konsumen semakin termotivasi untuk membeli

 

 

0,196

 

 

0,77

 

 

Valid

 

 

 

3

Pemasangan banner atau spanduk membantu proses promosi jelly potter di setiap

outlatenya

 

 

 

0,196

 

 

 

0,743

 

 

 

Valid

 

 

4

Public Figure sebagai Brand

Ambassador membantu proses promosi produk

 

 

0,196

 

 

0,724

 

 

Valid

 

5

Presentasi produk langsung oleh penjual

 

0,196

 

0,723

 

Valid

 

 

6

Promosi Varian Baru menarik minat Konsumen untuk membeli

 

0,196

 

 

0,610

 

Valid

Sumber : Data Primer diolah 2022

 

Hasil dari tabel 17 Uji Validitas X1 variabel Citra Merek di atas menunjukkan bahwa dari 6 kuesioner pertanyaan yang di sebar, ke enamnya menunjukan keterangan valid karena nilai rhitung > rtabel dimana rtabel dengan responden 100 orang bernilai 0,196. Sedangkan dari semua uji kuesioner X2 di atas menunjukan nilai yang lebih besar dibandingkan rtabel.

 

Uji Validitas Y Kepuasan Konsumen

Tabel 18 Uji Validitas Y Kepuasan Konsumen

 

NO

Pernyataan

r tabel

r hitung

keterangan

 

1

Konsumen merasa puas dengan peningkatan pelayanan pada outlet

 

0,196

 

0,702

 

Valid

 

2

konsumen sudah merasa puas dengan rasa Jelly potter yang sesuai dengan harapan

 

0,196

 

0,584

 

Valid

 

3

konsumen merasa puas dengan diKeluarkannya variant variant baru

 

0,196

 

0,708

 

Valid

 

 

4

 

Konsumen merasa puas terhadap kemudahan dalam mendapatkan Produk Minuman Jelly Potter

 

 

0,196

 

 

0,722

 

 

Valid

 

 

5

Konsumen merasa puas terhadap potongan harga, diskon dan promo yang diberikan jelly potter

 

 

0,196

 

 

0,580

 

 

Valid

 

 

 

6

Konsumen merasa puas dengan banyaknya varian toping terbaru yang menarik

 

 

0,196

 

 

0,682

 

 

Valid

Sumber : Data Primer diolah 2022

 

Hasil dari tabel 18 Uji Validitas Y variabel Kepuasan Konsumen di atas menunjukkan bahwa dari 6 kuesioner pertanyaan yang di sebar, keenamnya menunjukan keterangan valid dikarena nilai rhitung > rtabel dimana rtabel dengan responden 100 orang bernilai 0,196. Sedangkan dari semua uji kuesioner Y di atas menunjukan nilai yang lebih besar dibandingkan rtabel.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Dalam penelitian ini menggunakan 3 (tiga) variabel yaitu Citra Merek Promosi terhadap kepuasan Konsumen dengan teknik penyebaran kuesioner menggunakan Google form dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang merupakan konsumen dari Jelly potter Kabupaten Tangerang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan secara keseluruhan adanya Pengaruh Citra Merek dan Promosi produk minuman waralaba terhadap kepuasan konsumen.

1.       Pengaruh variabel citra Merek terhadap kepuasan konsumen

Jika dilihat dari hasil uji T yang sudah dilakukan maka hasil dan analisis data yang dilakukan, diketahui adanya pengaruh positif Citra Merek terhadap Kepuasan Konsumen. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang dilakukan, dapat diketahui kedua variabel independen nilai thitung lebih besar dari ttabel. Hal tersebut menunjukkan bahwa thitung 2.995 > ttabel. 1,985 maka dari itu hasilnya adalah H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara Citra Merek terhadap kepuasan konsumen.

2.       Pengaruh variabel promosi terhadap kepuasan konsumen

Jika dilihat dari hasil uji T yang sudah dilakukan maka hasil dan analisis data yang dilakukan, diketahui adanya pengaruh positif Citra Merek terhadap Kepuasan Konsumen. Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil perhitungan dan analisis data yang dilakukan, dapat diketahui kedua variabel independen nilai thitung lebih besar dari ttabel. Hal tersebut menunjukkan bahwa thitung 3.365 > ttabel. 1,985 maka dari itu hasilnya adalah H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh antara Citra Merek terhadap kepuasan konsumen.

3.       Pengaruh simultan variabel citra merek dan promosi terhadap kepuasan konsumen

Berdasarkan hasil uji F yang sudah dilakukan diperoleh bahwa nilai Fhitung lebih besar dari Ftabel dengan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Hal ini menunjukan bahwa nilai Fhitung 39.416 lebih besar dari Ftabel 3.090 berarti bahwa semua variabel bebas dalam penelitian ini secara simultan atau bersama-sama memiliki pengaruh terhadap kepuasan konsumen . Dari hasil perhitungan itu dapat diinterpretasikan bahwa Citra Merek dan promosi produk Minuman waralaba berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan konsumen.

 

KESIMPULAN

Dari hasil penelitian yang penulis lakukan pada bab sebelumnya, maka penulis menyimpulkan hasil pembahasan dan penelitian mengenai pengaruh Citra Merek dan Promosi minuman waralaba terhadap Kepuasan Konsumen Jelly Potter di kabupaten Tangerang maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: 1. Terdapat Pengaruh positif dan signifikan Variabel Citra Merek Terhadap Kepuasan Konsumen, hal ini terlihat dari nilai signifikansi Citra Merek (X1) 0.003 < 0.05 nilai signifikansi dan nilai nilai t hitung lebih besar dari tabel 2.995 > 1,985 maka H01 ditolak dan Ha1 diterima. 2. Terdapat Pengaruh positif dan signifikan variabel Promosi Terhadap kepuasan Konsumen. Hal ini terlihat dari nilai signifikansi Promosi (X2) 0.001< 0.05 dan nilai t hitung lebih besar dari t tabel (3.365 > 1,985) maka H02 ditolak dan Ha2 diterima. 3. Berdasarkan hasil pengujian dapat dilihat dari Fhitung > Ftabel atau 39.416 > 3.090 dan tingkat signifikan 0.000<0.05 maka Ho3 ditolak dan Ha3 diterima. Dapat disimpulkan bahwa variabel citra merek dan promosi secara bersama sama berpengaruh secara simultan terhadap kepuasan konsumen.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Crismanto, Dwi. (2017). Pengaruh Pengangguran, Inflasi Dan Pertumbuhan Penduduk Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Lampung Tahun 2006-2015. UIN Raden Intan Lampung.

Darna, Nana, & Herlina, Elin. (2018). Memilih Metode Penelitian Yang Tepat: Bagi Penelitian Bidang Ilmu Manajemen. Jurnal Ekonologi Ilmu Manajemen, 5(1), 287�292.

Falikhah, Nur. (2017). Bonus Demografi Peluang dan Tantangan Bagi Indonesia. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 16(32).

Firdaus, Cecep Bryan. (2017). PENGEMBANGAN POTENSI INDUSTRI KREATIF INDONESIA DALAM MENGHADAPI PERSAINGAN PASAR MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA). PERPUSTAKAAN.

Hadi, Demaz Fauzi, & Zakiah, Kiki. (2021). Strategi Digital Marketing Bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk Bersaing di Era Pandemi_Strategi Digital Marketing Bagi UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) untuk Bersaing di Era Pandemi. Competitive, 16(1), 32�41.

Lestari, Citra Ayu, & Suryowati, Budi. (n.d.). PENGARUH CITRA MEREK, HARGA, DAN DISTRIBUSI TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN MELALUI KEPUASAN PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PELANGGAN MINUMAN HAUS DI JAKARTA.

Mawey, Thalia Claudia, Tumbel, Altje, & Ogi, Imelda W. J. (2018). Pengaruh Kepercayaan dan Kualitas Layanan terhadap Kepuasan Nasabah PT Bank Sulutgo. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 6(3).

Putra, Yogi. (2020). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Pelanggan pada PDAM Tirtanadi Cabang Cemara. Jurnal Akuntansi, Manajemen Dan Ilmu Ekonomi (Jasmien), 1(1), 22�29.

SA�ADAH, Ajeng Samrotu. (n.d.). Pengaruh Kualitas Layanan, Citra Merek dan Lokasi Terhadap Kepuasan Pelanggan Service di Ahass Diponegoro Jember.

SEPTIANI, A. Y. U. (2019). ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA, UPAH, PERTUMBUHAN PENDUDUK, DAN STRUKTUR UMUR PENDUDUK TERHADAP KESEMPATAN KERJA DI PROVINSI LAMPUNG DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM TAHUN 2010-2017. UIN Raden Intan Lampung.

Sugiyono, Prof Dr. (2013). Metode penelitian manajemen. Bandung: Alfabeta, CV.