SISTEM INFORMASI SEKOLAH TAMAN KANAK-KANAK (TK)
YPPGI MARANTHA NABIRE KABUPATEN NABIRE
Martinus Tekege
Program Studi Teknik Informatika Universitas Satya Wiyata Mandala
Abstrak:
Dengan
Perkembangan Ilmu pengetahuan dan teknologi terutama pada dunuia system
informasi sangatlah mempengaruhi berbagai perusahaan atau instansi untuk
menggunakan sistem informasi dengan tujuan melancarkan berbagai aktivitas
menjadi lebih baik dan dapat memenangkan persaingan dalam era globalisasi saat
ini. Sistem informasi bukan saja diterapkan di instansi atau perusahaan -
perusahaan besar saja akan tetapi dengan seiring berjalannya waktu dan
berkembangnya teknologi sistem informasi pada jaman sekarang ini, tidak
dipungkiri bahwa sistem informasi sudah mulai diterapkan pada berbagai jenjang
pendidikan, seperti contoh pada Taman Kanak-Kanak (TK) YPPGI Maranatha Nabire.
Penulis melihat bahwa dalam pengolahan akademik tingkat pendidikan Taman
kanak-kanak terutama pada Taman Kanak-Kanak (TK) YPPGI Maranatha Nabire perlu
dilakukan modernisasi terhadap metode tradisional atau manual menjadi
pengolahan data sekolah ber koputerisasi. Metode penelitian yang digunakan
adalah metode deskriptif untuk merancang sistem informasi menggunakan pendekatan
terstruktur dan untuk metode pengembangan menggunakan metode Prototipe.
Perancangan dan inplementasi akan dilakukan dengan bahasa pemrograman PHP (Personal
Home Page) yang kini lebih dikenal dengan Hypertext Preprocessing dan basis
data MySQL (Structure Query Language). Sistem ini diharapkan dapat membantu
dalam dalam pengelolaan akademik Taman Kanak-Kanak (TK) YPPGI Maranatha Nabire.
Berdasarkan hasil penelitian penulis, dapat di ketahui bahwa Sistem pengolahan
data Sekolah Pada Taman Kanak-Kanak (TK) YPPGI Marantha Nabire saat ini masih
mengalami kendala, dikarenakan ada beberapa proses pengolahan data yang masih
bersifat konvensional, dan masih belum terintegrasinya terutama pengolahan data
siswa guru jadwal dan pelaporan sehingga penulis berharap dengan dibuatnya
sistem informasi yang baru dapat mempermudah dalam pengolahan data sekolah.
Hasil akhir yang diharapkan adalah menunjang pengolahan data dalam meningkatkan
mutu pendidikan pada jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) YPPGI Maranatha Nabire.
Kata kunci: sistem informasi Sekolah, TK, Php, Xampp, MySQL
Abstract:
With the development of science and technology,
especially in the world of information systems, it greatly influences various
companies or agencies to use information systems with the aim of launching
various activities for the better and being able to win the competition in the
current era of globalization. Information systems are not only implemented in
agencies or large companies, but with the passage of time and the development
of information system technology today, it is undeniable that information systems
have begun to be applied at various levels of education, as an example in
Kindergarten. TK) YPPGI Maranatha Nabire. The author sees that in processing
the academic level of Kindergarten education, especially at the YPPGI Maranatha
Nabire Kindergarten (TK), it is necessary to modernize the traditional or
manual method into computerized school data processing. The research method
used is a descriptive method for designing information systems using a
structured approach and for the development method using the Prototype method.
Design and implementation will be carried out using the PHP (Personal Home
Page) programming language, which is now better known as Hypertext
Preprocessing and MySQL database (Structure Query Language). This system is
expected to assist in the academic management of YPPGI Maranatha Nabire
Kindergarten (TK). Based on the results of the author's research, it can be
seen that the YPPGI Marantha Nabire Kindergarten (TK) School data processing
system is currently experiencing problems, because there are several data
processing processes that are still conventional in nature, and are still not
integrated, especially student teacher data processing schedule and reporting
so that the authors hope that by creating a new information system it can make
it easier to process school data. The expected end result is to support data
processing in improving the quality of education at the YPPGI Maranatha Nabire
Kindergarten (TK) level.
Keywords:
School information system, Kindergarten,
Php, Xampp, MySQL
���������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������
Corresponding: Martinus Tekege
E-mail: [email protected]
PENDAHULUAN
Perkembangan
zaman yang demikian pesat dan semakin kompleksnya kebutuhan
manusia dalam
hal informasi maka dibutuhkan suatu penyajian data informasi yang dahulunya
bersifat manual menjadi sistem komputerisasi berbasis web untuk
memudahkan atau menyediakan akses informasi yang tepat dan cepat.
Dikarenakan dengan adanya sebuah sistem informasi berbasis web,
pengolahan data atau informasi dapat dengan
mudah dinikmati oleh user
dimanamun dan kapanpun.
Pengembangan jaringan komunikasi data antar komputer
menjadikan internet muncul dengan berbagai macam aplikasi. internet dengan
berbagai aplikasinya pada dasarnya adalah media yang digunakan untuk
mengefesienkan proses komunikasi. Untuk dapat memaksimalkan penggunaan
internet, harus dapat kita tentukan dan artikan tentang kebutuhan komunikasi
dari seseorang. Salah satu aplikasinya yaitu World Wide Web (WWW). Di awal perkembangannya World Wide Web hanya digunakan untuk kalangan akademisi dan riset,
namun sekarang World Wide Web
digunakan untuk bisnis dan hiburan.
Informasi yang diperoleh dari internet pun
bermacam-macam tergantung dari informasi yang dibutuhkan user (pemakai). Salah satu informasi yang dapat kita peroleh adalah
banyaknya situs-situs pendidikan mulai dari tingkatan umum (SMP/MTs) sampai
dengan tingkat kampus akademik. Oleh karena itu, dengan berkembangnya kemajuan
teknologi ini, Taman Kanak-Kanak (TK) YPPGI Maranatha Nabire Berbasis WEB perlu
mempromosikan dirinya melalui sebuah website yang online di internet. Dengan
sebuah website, masyarakat dapat dengan mudah mengakses dan mengetahui segala
sesuatu mengenai Taman Kanak-Kanak (TK) YPPGI Maranatha Nabire Berbasis WEB
dengan cepat tanpa memerlukan waktu yang banyak. Peranan website ini juga tidak
terlepas dari penggunaan peralatan yang mampu mengatasi kelemahan-kelemahan
yang mengandalkan tenaga manusia. Informasi tentang sekolah yang dapat diakses
oleh semua orang melalui internet memberikan ide bagi penulis untuk membuat
suatu website sekolah yang bisa memberikan informasi bagi para pengunjungnya.
TK (Taman Kanak Kanak)
Pengertian TK (Taman Kanak Kanak)
Definisi Taman Kanak Kanak menurut
Depdikbud adalah suatu lembaga pendidikan formal yang pertama setelah pendidikan
keluarga (di rumah), dan merupakan jembatan antara rumah (keluarga) dengan
masyarakat yang lebih luas yaitu Sekolah�
beserta lingkungannya. Berdasar Keputusan Mendikbud RI Nomor
0486/U/1992 Bab 1 pasal 2 dinyatakan
bahwa Taman Kanak Kanak adalah wadah untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan
jasmani, dan rohanianak didik sesuai sifat-sifat alami anak. Taman Kanak
Kanak adalah jenjang pendidikan pra sekolah yang bertujuan untuk meletakkan dasar
pendidikan paling awal bagi anak usia 4-6 tahun dengan lama pendidikan antara 1-2
tahun.Sedangkan dalam Peraturan
Pemerintah Nomor 27 Tahun
1990 Bab 1 pasal 1 Ayat (2) dinyatakan
bahwa Taman
Kanak Kanak adalah salah satu bentuk pendidikan prasekolah yang menyediakan
program pendidikan dini bagi anak usia empat tahun sampai memasuki pendidikan
dasar, dengan memakai kurikulum yang disebut Program Kegiatan Belajar
(PKB). Sebutan taman secara harafiah pada Taman Kanak Kanak adalah arti tempat
yang nyaman untuk bermain, dalam Penegertian perilaku guru, penataan sarana
prasarana, dan Program Kegiatan Belajar harus menciptakan suasana yang nyaman
bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Taman Kanak Kanak merupakan
satu bentuk pendidikan prasekolah untuk anak usia 4-6 tahun dengan lama
pendidikan antara 1-2 tahun dengan tujuan untuk mengembangkan kepribadian dan
mempersiapkan anak dalam menempuh pendidikan dasar. Anak didik Taman Kanak
Kanak adalah anak usia 4-6 tahun, sedangkan lama pendidikan di Taman Kanak
Kanak adalah satu tahun atau dua tahun, dan tidak ada istilah naik atau tinggal
kelas. (Depdikbud, 1999)
Anak usia
prasekolah secara etimologi berasal dari kata �anak�,
�usia�, prasekolah�. Dalam
kamus besar bahasa Indonesia �anak� adalah
manusia yang masih kecil. Sedangkan
�usia� artinya umur. Sedangkan �prasekolah� artinya jenjang tingkat sekolah sebelum
sekolah dasar. Dalam Undang-undang Sisdiknas tahun 2003 pasal I ayat
14 dinyatakan bahwa : Pendidikan anak usia dini adalah suatu upaya pembinaan
yang ditujukan
kepada anak sejak lahir sampai usia enam tahun yang dilakukan melalui
pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan
perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki
pendidikan lebih lanjut. Sedangkan menurut Slamet Suyanto, bahwa PAUD atau prasekolah
didefinisikan sebagai pendidikan anak usia 0-8 tahun.� Sementara
itu Biechler dan Snowman berpendapat bahwa pendidikan
prasekolah adalah mereka yang
berusia antara 3-6 tahun. Mereka biasanya
mengikuti program prasekolah
dan kindergarten. Sedangkan di Indonesia,
umumnya mereka mengikuti
program tempat penitipan anak (3-5 tahun)
dan kelompok bermain (usia 3
tahun) sedangkan usia 4-6 tahun biasanya
mereka mengikuti program
taman kanak-kanak.
Tujuan
Pendidikan Taman Kanak-Kanak
Adapun
tujuan pendidikan, taman kanak-kanak adalah sebagai
berikut : Membantu
pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar
anak memiliki kesiapan dalam
memasuki pendidikan lebih lanjut. Mengembangkan kepribadian dan potensi diri sesuai
dengan tahap perkembangan peserta didik.
Membantu meletakkan dasar ke
arah perkembangan sikap, pengetahuan, ketrampilan dan daya cipta yang
diperlukan oleh anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya
dan untuk pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya.
Definisi
Sistem
Sistem adalah sebuah tatanan yang
terdiri atas sejumlah komponen fungsional yang saling berhubungan dan secara
bersama-sama bertujuan untuk memenuhi suatu proses atau pekerjaan tertentu.
(Fatansyah, 2001). Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang
saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau
untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.
Fase-Fase
Pembangunan Sistem
������ Menurut (Sutedjo 2002) tahapan
pembangunan sistem dibagi menjadi:
a. Investigasi Sistem
Manfaat
dari sistem ini adalah untuk menentukan masalah ataupun kebutuhan yang timbul.
Hal ini membutuhkan pengembangan sistem yang menyeluruh ataukah ada usaha lain
yang dapat dilakukan untuk memecahkannya
b. Analisis Sistem
Tahap
analisis bertitik tolak pada kegiatan-kegiatan dan tugas-tugas dimana sistem
yang berjalan dipelajari lebih mendalam untuk menjadi landasan bagi sistem yang
baru akan dibangun. Salah satu tujuan penting dari tahap ini adalah untuk
mendefinisikan sistem berjalan.
c. Desain Sistem
Tahap
ini sebagian besar kegiatannya berorientasi pada komputer. Spesifikasi
perangkat keras dan perangkat lunak yang telah disusun pada tahap sebelumnya
ditinjau kembali dan disempurnakan. Rencana pembuatan program dilaksanakan
untuk kemudian diuji coba.
d. Implementasi Sistem
Tujuan
dari tahap implementasi ini adalah untuk menyelesaikan desain sistem yang telah
disetujui, menguji serta mendokumentasikan program-program dan prosedur system
yang diperlukan, memastikan bahwa personil yang terlibat dapat mengoperasikan
sistem yang baru dan memastikan bahwa konversi sistem lama ke sistem baru dapat
berjalan dengan baik dan benar.
e. Pemeliharaan Sistem
Proses
pemeliharaan sistem ini adalah untuk melakukan evaluasi sistem secara cepat dan
efisien, menyempurnakan proses pemeliharaan sistem dan meminimalkan gangguan
control dan gangguan operasional yang disebabkan oleh proses pemeliharaan
sistem.
Teknik
Pengembangan Sistem
Metode
yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah dengan menggunakan metode
proses waterfall dengan menggunakan
beberapa alat bantu perancangan sistem seperti diagram konteks dan data flow
diagram. Perangkat Lunak yang digunakan adalah bahasa PHP dan pembangunan database
menggunakan MySQL. Metode pengembangan sistem perangkat lunak dengan
menggunakan metode proses waterfall akan
melampaui beberapa tahapan berikut:
a. Requirement
Dalam
tahap ini jasa, kendala dan tujuan dihasilkan dari konsultasi dengan pengguna
sistem. Kemudian semuanya itu dibuat dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh
user dan staf pengembang. Dengan kata lain dalam tahap ini dilakukan analisis
kebutuhan, kemudian diverifikasi oleh client
dan tim SQA (Software Quality
Assurance).
b. Specification
Dokumentasi
spesifikasi, kemudian diperiksa oleh tim SQA. Selanjutnya jika disetujui oleh client, maka dokumen tersebut merupakan
kontrak kerja antara client dan
pengembang software. Selanjutnya
merencanakan jadwal pengembangan software.
Jika disetujui oleh SQA, tahap desain baru dilakukan.
c. Design
Proses
desain sistem membagi kebutuhan-kebutuhan menjadi sistem perangkat lunak atau
perangkat keras. Proses tersebut menghasilkan sebuah arsitektur sistem
keseluruhan. Desain perangkat lunak termasuk menghasilkan fungsi sistem
perangkat lunak dalam bentuk yang mungkin ditransformasi ke dalam satu atau
lebih program yang dapat dijalankan. Dengan tahap ini telah menentukan alur software hingga tahap algoritma yang
detail. Diakhir tahap ini, kembali diperiksa oleh tim SQA.
D.Implementation
Selama
tahap ini desain perangkat lunak disadari sebagai program lengkap atau unit
program. Desain yang telah disetujui, diubah dalam bentuk kode-kode program.
Tahap ini, kode-kode program yang dihasilkan masih pada tahap modul-modul.
Diakhir tahap ini, tiap modul ditesting tanpa diintegrasikan.
E. Integration
Unit
program diintegrasikan dan diuji menjadi sistem yang lengkap untuk meyakinkan
bahwa persyaratan perangkat lunak telah dipenuhi. Setelah ujicoba, sistem
disampaikan ke konsumen.
F.
Operation Mode
& Retirement
Normalnya,
ini adalah tahap terpanjang. Sistem dipasang dan digunakan. Pemeliharaan
termasuk pembetulan kesalahan yang tidak ditemukan pada langkah sebelumnya.
Perbaikan implementasi unit sistem dan peningkatan jasa sistem sebagai
kebutuhan baru ditemukan.
Sistem Informasi
Sistem informasi adalah
sebuah sistem yang dibuat yang di dalamnya terdapat prosedur untuk mencapai
tujuan yang diinginkan yaitu sebuah informasi untuk mengendalikan data yang ada
dalam suatu organisasi. Menurut (John F. Nash) Sistem Informasi adalah
kombinasi dari manusia, fasilitas atau alat teknologi, media, prosedur dan
pengendalian yang bermaksud menata jaringan komunikasi yang penting, proses
atas transaksi-transaksi tertentu dan rutin, membantu manajemen dan pemakai
intern dan ekstern dan menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat.
Siklus Sistem Informasi
Data merupakan bentuk yang masih mentah,
belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut.
Data diolah melalui suatu model untuk menghasilkan informasi.
Data dapat berbentuk simbol-simbol semacam huruf-huruf atau
alphabet, angka-angka, bentuk-bentuk suara, sinyal-sinyal,
gambar-gambar dan sebagainya.
�Dengan
demikian, sistem informasi
berdasarkan konsep (input, processing, output �
IPO) dapat di
lihat pada
gambar 2.1

Gambar Konsep dasar sistem informasi (SI)�
Sistem
informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan
kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung
operasi, bersifat manajerial
dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan
menyediakan pihak luar
tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
(Jogiyanto, 2001).
Sistem informasi merupakan
sistem, yang berisi jaringan sistem pengolahan data yang dilengkapi dengan kanal-kanal
komunikasi yang digunakan dalam sistem organisasi data. sistem
informasi adalah suatu �sistem
di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi
dari suatu organisasi yang menyediakan pihak luar tertentu dengan
laporan-laporan yang diperlukan. Sistem informasi selalu menggambarkan, merancang, menginflementasikan
dengan menggunakan
proses perkembangan sistematis, dan merancang sistem informasi berdasarkan
analisa kebutuhan. Jadi, bagian utama dari proses ini adalah mengetahui� rancangan
dan analisis sistem. Seluruh aktivitas utama dilibatkan dalam siklus perkembangan
yang lengkap .
Informasi
Informasi
ialah hasil pengolahan data sehingga menjadi bentuk yang penting
bagi penerimanya dan mempunyai kegunaan sebagai dasar dalam pengambilan
keputusan yang dapat dirasakan akibatnya secara langsung saat itu
juga atau secara tidak langsung pada saat mendatang. (Sutanta, 2004).
Dari penjelasan diatas dapat
disimpulkan bahwa informasi adalah kumpulan data yang telah diolah sehingga menjadi
suatu bentuk yang berguna bagi yang menerimanya. Informasi
dapat disimpulkan menjadi :
1)
Informasi
bermuara pada data.
2)
Memberikan
suatu nilai tambah atau pengetahuan bagi yang menggunakan.
3)
Dapat
digunakan untuk pengambilan keputusan.
�
tugas
yang diberikan oleh penggunanya.
�
batasan
tertentu.
Rancangan Perkembangan Sistem
Informasi

Analisis dan Perancangan
Terstruktur
Analisis terstruktur memfokuskan pada apa yang diperlukan oleh
sistem atau aplikasi, tanpa membahas bagaimana aplikasi tersebut
diimplementasikan. Sedangkan Perancangan terstruktur merupakan salah satu
elemen dari Analisis terstruktur yang memfokuskan pada pengembangan spesifikasi
perangkat lunak.
Konsep Basis Data
Basis data atau database adalah kumpulan
dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang
diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di
hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk
kegunaan tertentu. Database adalah salah satu komponen yang penting
dalam sistem informasi, karena merupakan basis dalam menyediakan
informasi bagi para pemakai. Penetapan database dalam sistem
informasi disebut database system.
Database system adalah suatu
sistem informasi yang megintegrasikan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu
dengan yang lainnya dan membuatnya tersedia untuk beberapa aplikasi yang
bermacam-macam di dalam suatu organisasi.
METODE PENELITIAN
Pada penelitian
ini penulis menggunakan metode deskriptif, yaitu metode yang menggambarkan
suatu keadaan atau permasalahan yang sedang terjadi berdasarkan fakta dan
data-data yang diperoleh dan dikumpulkan pada waktu melaksanakan penelitian. Metoda
pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah: Observasi,
Wawancara, Studi pustaka
KESIMPULAN
Setelah penulis
melakasanakan penelitian, merancang dan membuat Sistem Informasi Akademik Pada
Taman Kanak-Kanak (TK) YPPGI Maranatha Nabire maka dapat di ambil kesimpulan
bahwa sistem informasi ini berhasil di buat dan siap digunakan Pada Taman
Kanak-Kanak (TK) YPPGI Maranatha Nabire secara efisien, efektif dan akurat.
DAFTAR PUSTAKA
�Andi Eka Pratama, I Putu (2014). Sistem Informasi dan
Implementasinya. Bandung. Informatika.
Andi. (2011). Adobe
Dreamweaver CS 6 PHP dan MySQL. Yogyakarta : C.V ANDI OFFSET.
A. P. Basuki, 2010.
Membangun Web Berbasis PHP Dgn Framework CodeIgniter, Jakarta: PT. Lokomedia,
Argawal,B.B., Tayal,
S.P., &Gupta,M. 2010. Software Engineering and Testing. Sudbury : Jones and
Bartlett Publishers
Arief, M.Rudianto.
Pemrograman Web Dinamis Menggunakan PHP dan MySQL.Yogyakarta: Andi.2011
Andri Kristanto. 2008.
Perancangan Sistem Informasi & Aplikasinya. Gava
����������������� Media.Yogyakarta
Al Fatta, Hanif. 2007.
Analisis & Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset.
Abdul Kadir. 2014.
Pengenalan Sistem Informasi Edisi Revisi. Andi.Yogyakarta
Budi Irawan, 2005.
Jaringan Komputer. GRAHA ILMU, Yogyakarta
B. Sunarfrihantono,
2002.PHP dan MySQL untuk Web, Yogyakarta: Andi,
Betha Sidik, � Husni I,
Pohan I., M,Eng. Pemrograman Web dan HTML,. Informatika Bandung.(2012).
Departemen Pendidikan
Nasional. (2004). Pedoman Pembelajaran di Taman Kanak-kanak. Jakarta:
Depdiknas.
Dini P. (1996). Metode
Mengajar di Taman Kanak-kanak. Jakarta : Depdiknas.
Hutahean, Jeperson. (2014).
Konsep Sistem Informasi. Yogyakarta : Deepublish Jogiyanto, 2005. Analisis dan
desain sistem informasi. Andy OFFSET. Yogyakarta.
Simarmata, Janner. Basis
Data. Yogyakarta: Andi. 2006
Sutabri,Tata. Analisa
Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset. 2004
�