PENYULUHAN PEMANFAATAN LIMBAH DAPUR

�KHUSUSNYA MINYAK JELANTAH�

 

Lely Pramesti

Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Indonesia

[email protected]

 

Diterima: 08-12-2022��������������������� ��������������� Review: 17-12-2022�������� ��������������� ��������������� Publish: 29-12-2022

Abstrak:

Dalam rangka menyambut hari ulang tahun Negara Republik Indonesia ke 77, Panitia PKK Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten PasuruanJawa Timur mengadakan berbagai rangkaian acara yang mengusung temaDesa Bersih Limbahtermasuk mengadakan acara penyuluhan untukPemanfaatan Limbah Dapur�. Acara diadakan pada Hari Minggu, Tanggal 7 Agustus 2022 sekitar pukul 09.00 WIB, bertempat di Balai Desa Glagahsari, Kec. Sukorejo, Kab. Pasuruan. Acara berjalan lancar dan meriah, dihadiri tamu yang merupakan warga sekitar dan anggota ibu-ibu PKK. Mereka sangat antusias mengikuti acara penyuluhan tersebut. Panitia PKK desa menghadirkan beberapa pemateri yang dianggap mampu memberikan materi yang setema. Detailnya, acara dihadiri Kepala Desa Glagahsari Bapak Pratika Hidayat untuk memberikan sambutan, Ketua bank sampah KSM Glamors, Ibu Siti Fitriah salah satu penggiat isu lingkungan hidup dengan pemanfaatan limbah sampah, dan Penulis yang merupakan praktisi pengajar di Perguruan Tinggi Negeri Vokasi. Materi yang disampaikan oleh para pemateri setema dengan judulPemanfaatan Limbah Dapur�, Ibu Siti Fitriah menyampaikan tentang pemilihan sampah dan bagaimana cara pengolahan limbah sampah rumah tangga sesuai jenisnya untuk dapat dimanfaatkan kembali. Sedangkan penulis memberikan materi tentang pemanfaatan limbah rumah tangga khususnya tentang bahaya limbah dan bagaimana pengolahan limbah dapur khususnya minyak jelantah agar dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun, lilin aroma terapi dan biodiesel. Penyuluhan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan wawasan bagi warga khususnya ibu-ibu PKK desa penggerak kemajuan dan perubahan desa demi terciptanyaDesa Bersih Limbah�. Dalam kegiatan penyuluhan ini belum terdapat kegiatan praktek langsung atau pelatihan, sehingga kedepan diharapkan dilakukan suatu pelatihan serta pendampingan untuk memberikan wawasan tambahan kepada ibu rumah tangga tentang manfaat lain dari limbah dapur dan bagaimana melakukan pengolahannya. Untuk tujuan jangka panjang diharapkan Desa Glagahsari dapat menjadi desa produsen atau penghasil barang-barang kreasi dari hasil pengolahan limbah dapurnya dalam skala besar sehingga ibu rumah tangga ini dibina untuk menjadi entrepreneur yang mampu memiliki penghasilan tambahan dan menggerakkan UMKM di desanya.

 

Kata kunci: limbah dapur, minyak jelantah, penyuluhan, pengabdian

 

Abstract:

In order to welcome the 77th anniversary of the Republic of Indonesia, the PKK Committee of Glagahsari Village, Sukorejo District, Pasuruan Regency - East Java held various series of events with the theme "Clean Waste Village" including holding an outreach event for "Utilization of Kitchen Waste". The event was held on Sunday, August 7 2022 at around 09.00 WIB, at the Glagahsari Village Hall, Kec. Sukorejo, Kab. Pasuruan. The event ran smoothly and lively, attended by guests who were local residents and members of the PKK. They were very enthusiastic about participating in the counseling event. The village PKK committee presented several presenters who were considered capable of providing material with the same theme. In detail, the event was attended by the Head of Glagahsari Village Mr. Pratika Hidayat to give a speech, the Chairperson of the KSM Glamors waste bank, Ms. Siti Fitriah, one of the activists on environmental issues by utilizing waste waste, and the Writer who is a teaching practitioner at Vocational State Universities. The material presented by the presenters with the title "Utilization of Kitchen Waste", Ms. Siti Fitriah conveyed about the selection of waste and how to treat household waste according to its type so that it can be reused. While the author provides material on the use of household waste, especially about the dangers of waste and how to process kitchen waste, especially used cooking oil, so that it can be used as a raw material for making soap, aromatherapy candles and biodiesel. The counseling that was carried out is expected to be able to provide insight for residents, especially PKK village women who drive village progress and change in order to create a "Clean Waste Village". In this counseling activity there are no direct practical activities or training, so that in the future it is hoped that training and mentoring will be carried out to provide additional insight to housewives about other benefits of kitchen waste and how to process it. For the long-term goal, it is hoped that Glagahsari Village can become a producing village or producer of creative goods from the processing of their kitchen waste on a large scale so that these housewives are fostered to become entrepreneurs who are able to have additional income and drive MSMEs in their village.

 

Keywords: kitchen waste, used cooking oil, counseling, service

 

���������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������������

Corresponding: Lely Pramesti

E-mail: [email protected]

https://jurnal.syntax-idea.co.id/public/site/images/idea/88x31.png

 

PENDAHULUAN

Analisis Situasi

Desa Glagahsari merupakan salah satu desa di kawasan Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Desa Glagahsari terkenal dengan hasil pertaniannya. Mayoritas warganya bertani, beberapa diantaranya juga berprofesi sebagai buruh pabrik. Buah Matoa menjadi mascot untuk Kecamatan Sukorejo yang letaknya tak jauh dari Desa Glagahsari.

Namun dengan iklim yang berubah-ubah yang terjadi dewasa ini membuat hasil panen warga tidak menentu, sehingga diperlukan penghasilan tambahan atau sampingan yang bisa didapatkan dari memanfaatkan hasil panen yang ada yaitu salah satunya adalah mengolah hasil pertanian menjadi produk yang dapat dijual dipasaran atau mengolah bahan lainnya.

Beberapa waktu lalu Desa Glagahsari menjadi desa binaan oleh Pemda setempat untuk menjadi desa yang memiliki �Bank Sampah� yang dapat memilih dan memilah sampahnya. Mulai dari Ibu-ibu PKK dan Pemuda Kartar diberikan wawasan tentang pembuatan bank sampah, pembuatan lahan hijau rumah tangga dan lain-lain, namun belum dibekali tentang bagaimana cara mengolah dan memanfaatkan limbah rumah tangga tersebut khususnya limbah yang berasal dari dapur masing-masing warga seperti limbah minyak jelantah.

Permasalahan Mitra

Limbah adalah bahan buangan atau bahan sisa yang tidak digunakan lagi dari hasil kegiatan manusia baik pada skala rumah tangga, industri, maupun pertambangan. Pada konsentrasi tertentu, kehadiran limbah dapat berdampak negatif terhadap lingkungan dan terhadap kesehatan manusia, sehingga perlu dilakukan penanganan yang tepat terhadap limbah. Limbah rumah tangga adalah limbah yang berasal dari dapur, kamar mandi, cucian, limbah bekas industri rumah tangga dan kotoran manusia. Limbah rumah tangga yang terlalu banyak jika tidak dapat ditanggulangi sangat berpotensi mencemari dan meracuni lingkungan (Akbar, 2008). Termasuk minyak jelantah, pembuangan limbah minyak jelantah juga masih dilakukan secara sembarangan, biasanya dibuang di sungai, selokan atau langsung dibuang ke tanah. Hal ini pastilah akan mencemari lingkungan sekitar, berpotensi merusak kehidupan beberapa komunitas makhluk hidup di sungai dan merusak komponen kandungan tanah (Aziz, 2011). Sehubungan dengan banyaknya limbah tersebut dari sisa industri ataupun rumah tangga, maka perlu dilakukan upaya mendaur ulang limbah-limbah tersebut khususnya minyak bekas atau jelantah tadi.

Berdasarkan penjabaran pada analisis situasi sebelumnya, sudah dijelaskan bahwa permasalahan mitra adalah belum bisa dan belum terbekali bagaimana cara mengolah limbah dapur (khususnya minyak bekas atau jelantah). Berdasarkan hal itu maka Panitia PKK Desa Glagahsari mengundang para praktisi yang berpengalaman sebagai PEMATERI untuk memberikan wawasan materi limbah dapur (khususnya minyak jelantah), dengan cara mengadakan acara penyuluhan tentang pengolahan limbah dapur lain dan khususnya limbah dapur minyak jelantah ini.

 

METODE PENELITIAN

Dalam rangka menyambut HUT RI ke 77 sebelum acara inti 17 Agustusan, Panitia PKK Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten PasuruanJawa Timur mengadakan berbagai rangkaian acara yang mengusung temaDesa Bersih Limbahtermasuk mengadakan acara penyuluhan untukPemanfaatan Limbah Dapur�. Acara diadakan pada Hari Minggu, Tanggal 7 Agustus 2022 sekitar pukul 09.00 WIB, bertempat di Balai Desa Glagahsari, Kec. Sukorejo, Kab. Pasuruan. Acara berjalan lancar dan meriah, tamu yang hadir merupakan warga sekitar dan anggota ibu-ibu PKK sangat antusias mengikuti acara penyuluhan tersebut.

��������������� Panitia PKK desa menghadirkan beberapa pemateri yang dianggap mampu memberikan materi yang setema. Acara dihadiri Kepala Desa Glagahsari Bapak Pratika Hidayat untuk memberikan sambutan, Ketua bank sampah KSM Glamors, Ibu Siti Fitriah salah satu penggiat isu lingkungan hidup dengan pemanfaatan limbah sampah, dan Penulis yang merupakan praktisi pengajar di Perguruan Tinggi Negeri Vokasi. Rancangan kegiatan dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Tabel Rancangan Kegiatan Pengabdian

Input

Process

Output

Continue Program

Mitra:Warga dan Ibu-ibu PKK Desa Glagahsari

-          Penyuluhan bahaya limbah dapur terhadap lingkungan, pengolahan dan pemanfaatan limbah dapur khususnya minyak jelantah menjadi sabun, lilin dan biodiesel

-          Pengisian kuesioner sesudah mengikuti penyuluhan

 

Warga dan Ibu-ibu PKK Desa Glagahsari antusias mengikuti acara penyuluhan dan paham akan materi yang disampaikan

Setelah kegiatan menjadi pemateri ini diharapkan sebagai praktisi pengajar dapat menindak lanjuti untuk memberikan pelatihan dan pendampingan langsung atau bina desa melalui kegiatan lain

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

�� Acara penyuluhan untuk pemanfaatan limbah dapur diadakan pada Hari Minggu, Tanggal 7 Agustus 2022 sekitar pukul 09.00 WIB, bertempat di Balai Desa Glagahsari, Kec. Sukorejo, Kab. Pasuruan. Acara berjalan lancar dan meriah, tamu yang hadir merupakan warga sekitar dan anggota ibu-ibu PKK sangat antusias mengikuti acara penyuluhan tersebut.

Panitia PKK desa menghadirkan beberapa pemateri yang dianggap mampu memberikan materi yang setema. Detailnya, acara dihadiri Kepala Desa Glagahsari Bapak Pratika Hidayat untuk memberikan sambutan, Ketua bank sampah KSM Glamors, Ibu Siti Fitriah salah satu penggiat isu lingkungan hidup dengan pemanfaatan limbah sampah, dan penulis yang merupakan praktisi pengajar di Perguruan Tinggi Negeri Vokasi Negeri. Materi yang disampaikan oleh para pemateri setema dengan judulPemanfaatan Limbah Dapur�, Ibu Siti Fitriah menyampaikan tentang pemilihan sampah dan bagaimana cara pengolahan limbah sampah rumah tangga sesuai jenisnya untuk dapat dimanfaatkan kembali. Sedangkan Penulis memberikan materi tentang pemanfaatan limbah rumah tangga khususnya tentang bahaya limbah dab bagaimana pengolahan limbah dapur khususnya minyak jelantah agar dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabun, lilin aroma terapi dan biodiesel.

Dalam kegiatan penyuluhan ini, penulis membagikan kuesioner berisi tiga pertanyaan diataranya untuk mengetahui apakah peserta sebelumnya pernah mendapatkan materi terkait pemanfaatan limbah dapur minyak jelantah, mengetahui seberapa antusias para peserta dalam acara ini, dan apakah peserta paham akan materi yang telah disampiakan. Menurut data kuesioner yang dibagikan sesudah dilakukan kegiatan penyuluhan dapat disimpulkan bahwa lebih dari 60% ibu-ibu PKK yang hadir sebagai peserta menyatakan bahwa belum pernah menerima materi tentang pemanfaatan limbah dapur minyak jelantah, 40% sisanya menjawab pernah mendapatkan materi serupa. Namun lebih dari 75% peserta menyatakan bahwa sangat antusias dan tertarik untuk dilakukan kegiatan lanjutan seperti pelatihan pemanfataan limbah minyak jelantah. 65% data menyimpulkan bahwa peserta memahami materi yang telah disampaikan.

Penyuluhan yang dilakukan mampu memberikan wawasan bagi warga khususnya ibu-ibu PKK desa penggerak kemajuan dan perubahan desa demi terciptanyaDesa Bersih Limbah�. Dalam kegiatan penyuluhan ini belum terdapat kegiatan praktek langsung atau pelatihan, sehingga kedepan diharapkan dilakukan suatu pelatihan serta pendampingan untuk memberikan wawasan tambahan kepada ibu rumah tangga tentang manfaat lain dari limbah dapur dan bagaimana melakukan pengolahannya. Dan untuk tujuan jangka panjang diharapkan Desa Glagahsari tersebut menjadi desa produsen atau penghasil barang-barang kreasi dari hasil pengolahan limbah dapurnya dalam skala besar sehingga ibu rumah tangga ini mampu memiliki penghasilan tambahan dan menggerakkan UMKM di desanya.

 

Text Box: Gambar 1 Pemateri Menjelaskan Pengolahan Limbah Dapur Minyak Jelantah

 

 

Text Box: Gambar 2 Pemberian Motivasi (Ice-Breaking) oleh Pemateri

 

Text Box: Gambar 3 Dokumentasi Peserta Penyuluhan Pemanfaatan Limbah Dapur

KESIMPULAN

�� Kesimpulan dan Saran setelah mengerjakan tahapan-tahapan pengabdian yang telah dilakukan maka dapat diambil suatu kesimpulan sebagai berikut:

1.       Kegiatan memberikan materi pada penyuluhan desa ini merupakan kegiatan yang dapat dikategorikan sebagai pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan wawasan mitra dalam pemanfaatan limbah dapur khususnya minyak jelantah.

2.       Kerusakan lingkungan karena limbah (minyak jelantah) dapat diminimalisir dengan memanfaatkannya untuk bahan baku sabun, lilin maupun bahan bakar biodesel yang ramah lingkungan.

3.       Dengan pendampingan jangka panjang diharapkan mampu menjadikanDesa Bersih Limbah� yang sangat produktif mengolah dan memanfaatkan limbah dapurnya khususnya minyak jelantah sesuai dengan hasil kuesioner peserta yang antusias dan telah paham akan materi yang disampaikan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Akbar, R. (2008). Karakteristik Biodiesel Dari Minyak Jelantah Dengan Menggunakan Metil Asetat Sebagai Pensuplai Gugus Metil.

Aziz, I. (2011). Esterifikasi Asam Lemak Bebas Dari Minyak Goreng Bekas. Valensi Vol. 2 No. 2, Mei 2011 (384‐388).

Darmawan, F. I. (2013). Proses Produksi Biodiesel Dari Minyak Jelantah Dengan Metode Pencucian Dry-Wash Sistem. JTM. Volume 02 Nomor 01 Tahun 2013, 80 - 87.

Kompasiana. (2017, januari 18). Melirik Potensi Minyak Jelantah Sebagai Energi Biodiesel Masa Depan. Diambil kembali dari kompasiana beyond blogging: http://www.kompasiana.com/takutpada-allah-/melirik-potensi-minyak-jelantah-sebagai-energi-biodiesel-masa-depan_55299c5cf17e61aa0dd6241b

Speidel, H. (2000). Biodegradability of new engineered fuels compared to conventional petroleum fuels and alternative fuels in current use. Appl Biochem Biotechnol, 84-86, 879-97.

https://lifestyle.bisnis.com/read/20211118/219/1467667/cara-ubah-minyak-jelantah-jadi-sabun-dan-lilin-aromaterapi