Faktor dan Tingkat Minat Siswa SMK Bidang Teknik di Bandung Untuk Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi

faktor tingkat minat SMK perguruan tinggi

Authors

  • Talitha Marcella Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Univertitas Pendidikan Indonesia (UPI), Indonesia
  • Althaf Aulia Anargya Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Univertitas Pendidikan Indonesia (UPI), Indonesia
  • Yosep Jeremi Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Univertitas Pendidikan Indonesia (UPI), Indonesia
  • Dadi Dinan Harish Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Univertitas Pendidikan Indonesia (UPI), Indonesia
  • Muhammad Fajar Al-Farisi Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Univertitas Pendidikan Indonesia (UPI), Indonesia
  • Farel Alif Baihaqie Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Univertitas Pendidikan Indonesia (UPI), Indonesia
  • Rama Wijaya Abdul Rozak Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Univertitas Pendidikan Indonesia (UPI), Indonesia
  • Ariyano Ariyano Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Univertitas Pendidikan Indonesia (UPI), Indonesia
May 20, 2023

Downloads

Banyaknya pengangguran di Indonesia yang berasal dari siswa lulusan SMK, dengan itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar tingkat dan minat yang terjadi pada siswa SMK untuk dapat melanjutkan studi ke perguruan tinggi dan juga mengetahui faktor apa saja yang terjadi pada siswa SMK bidang teknik dalam hal mendorong siswa untuk melanjutkan atau tidak melanjutkannya studi di perguruan tinggi. Metode penelitian  yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kuantitatif dengan metode pengumpulan data menggunakan pengisian angket tertutup (kuesioner). Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 39,5% siswa SMK bidang tenik yang berminat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, dan sebanyak 66,1% lainya memilih untuk melanjutkan bekerja dan bewirausaha. kesimpulan pada penelitian ini yaitu masih rendahnya minat siswa SMK bidang teknik yang berada di Bandung untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang disebabkan karena faktor internal seperti kurangnya motivasi pada diri siswa, dan faktor eksternal seperti rendahnya perekonomian pada siswa tersebut.