Pengaruh Variasi Waktu Jemur dan Sangrai Terhadap Karakteristik Mutu Organoleptik Kopi Biji Salak (Salacca Zalacca) di Ud. Budi Jaya Desa Kramat Bangkalan
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v1i5.107Keywords:
Biji Salak, Jemur, Kopi, Organoleptik, SangraiAbstract
Tanaman salak merupakan tanaman yang menjadi ikon sebuah kabupaten di Madura yaitu kabupaten Bangkalan. Jenis-jenis salak Bangkalan pada umumnya hanya memanfaatkan dagingnya saja yang dijadikan olahan berbagai macam makanan dan minuman untuk oleh-oleh khas Bangkalan sehingga biji salak menjadi limbah yang tidak dimanfaatkan. Dalam pengolahan kopi biji salak peneliti menemukan bahwa selama proses pengolahan biji salak menjadi kopi biji salak UD. Budi Jaya tidak memperhatikan lama waktu jemur dan lama waktu sangrai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui waktu jemur dan sangrai terhadap kualitas kopi biji salak dan dimanfaatkan sebagai sebagai sumber belajar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni. Sampel yang digunakan adalah kopi biji salak (Z. salacca). Teknik sampling menggunakan Teknik random sampling. Berdasarkan uji twoway anova dengan signifikan 5% yaitu F.hitung (13,615) > F.tabel (2,6993). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa uji organoleptik nilai tertinggi dari aspek aroma 3,86 pada waktu jemur 5 hari dan waktu sangrai 120 menit. Aspek rasa 3,71 pada waktu jemur 109 hari dan waktu sangrai 120 menit. Aspek warna 3,71 dengan waktu jemur 10 hari 120 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai kualitas kopi biji salak maka daya terima konsumen terhadap kopi biji salak.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Irin Apriyanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




