ANALISIS PSIKOLOGI ISLAM TENTANG KETAHANAN MENTAL PADA INDIVIDU YANG MENGHADAPI STIGMA AGAMA

Authors

  • Zayin Nafsaka Sajidin Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan
  • Kambali Kambali Universitas Wiralodra Indramayu
  • Wawan Ahmad Ridwan IAIN Syekh Nurjati Cirebon
  • Aurelia Widya Astuti Politeknik Siber Cerdika Internasional
  • Sayudin Sayudin Universitas Swadaya Gunung Jati

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v2i9.1447

Keywords:

Dinamika, Pendidikan Karakter, Perspektif Ibnu Kholdun, Tantangan, Pendidikan Islam Modern.

Abstract

Stigma agama seringkali menjadi tekanan psikologis yang signifikan bagi individu yang menganut keyakinan agama tertentu. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa stigma agama dapat berdampak negatif pada kesejahteraan mental individu, tetapi masih sedikit penelitian yang secara khusus menggali faktor-faktor psikologis yang dapat membantu individu dalam menghadapi stigma agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis psikologi Islam dalam konteks ketahanan mental individu yang menghadapi stigma agama. Pendekatan psikologi Islam digunakan sebagai kerangka analisis untuk memahami dan mengembangkan pemahaman tentang ketahanan mental individu yang menghadapi stigma agama. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap individu yang menghadapi stigma agama. Partisipan penelitian dipilih secara purposif dengan mempertimbangkan variasi latar belakang agama dan pengalaman dalam menghadapi stigma. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan pendekatan tematik untuk mengidentifikasi pola-pola, tema-tema, dan perspektif-perspektif yang muncul dalam wawancara. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang faktor-faktor psikologis yang berkontribusi pada ketahanan mental individu yang menghadapi stigma agama. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan prinsip-prinsip Islam seperti tawakkal (mengandalkan diri sepenuhnya pada Allah), sabar, dan ikhtiar (usaha maksimal) dapat memainkan peran penting dalam membantu individu mengatasi stigma agama. Selain itu, dukungan sosial dari komunitas agama, peningkatan pemahaman tentang agama, dan pengembangan identitas keagamaan yang kuat juga terbukti berperan dalam meningkatkan ketahanan mental individu. Temuan ini memiliki implikasi praktis dalam pengembangan intervensi psikologis yang sensitif secara agama untuk membantu individu mengatasi stigma agama dan meningkatkan kesejahteraan mental mereka.

References

Agustina, Lisa, Buang, Nur Aishah, & Hussin, Muhammad. (2017). Hubungan Antara Kesediaan Terhadap Pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Dengan Tekanan Kerja Pada Guru Mata Pelajaran Ekonomi. Jurnal Pencerahan, 11(1).

Akhmadi, Agus. (2016). Pendekatan Konseling Islam Dalam Mengatasi Problema Psikologis Masyarakat. Inovasi-Jurnal Diklat Keagamaan, 10(4), 375–385.

Astuti, Ni Luh Seri, Saifudin, I. Made Moh Yanuar, Firdaus, Ahmad, Nancy, Marsya Yoke, Sudarmi, Sudarmi, & Andriana, Horizon Trivita. (2022). Efektivitas Intervensi Berbasis Psikososial terhadap Penanggulangan Trauma Pasca Bencana: A Systematic Literature Review. Jurnal Keperawatan, 14(4), 1069–1080.

Basit, H. Abdul. (2017). Konseling islam. Prenada Media.

Daeli, Dorkas Orienti, & Zaluchu, Sonny Eli. (2019). Analisis Fenomenologi Deskriptif Terhadap Panggilan Iman Kristen Untuk Kerukunan Antar Umat Beragama Di Indonesia. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan, 12(2), 44–50.

Diswantika, Noviana, Kartadinata, Sunaryo, & Supriatna, Mamat. (2022). Kajian Empati Budaya dalam Perspektif Filsafiah dan Ilmiah. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 8(1), 57–73.

Hairina, Yulia, & Mubarak, Mubarak. (2020). Penerapan Psikologi Islam dalam Praktik Profesi Psikolog Muslim. Jurnal Psikologi Islam Dan Budaya, 3(1), 47–60.

Indasari, Saskia Rosita, Wijaya, AWAW, Layuk, Melliana, Sambo, Marthen S., Indrawati, Mega, & Mangunsong, Frieda. (2020). Buku Saku Dukungan Psikososial Bagi Guru & Siswa Tangguh di Masa Pandemi Covid-19. Tangerang Selatan: Wahana Visi Indonesia.

Kartikasari, M. Nur Dewi, Fitria, Yuli, Damayanti, Fransiska Erna, Prabu, Sulistyani, Fatsena, Rizka Adela, Kusumawaty, Ira, Rahmy, Hafifatul Auliya, Jalal, Novita Maulidya, & Budi, Yulifah Salistia. (2022). Kesehatan mental. Global Eksekutif Teknologi.

Mukhti, S. (2021). Pengaruh Penggunaan Cadar Terhadap Kondisi Psikologis Mahassiswi (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara). Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam Universitas Islam Negeri Sumatera Utara .

Simarmata, Olivia Yohana, & Lestari, Made Diah. (2020). Harga diri dan penerimaan diri pasangan menikah tidak memiliki anak di Bali. Jurnal Psikologi.

Sya’bani, Iklima Nur, Putri, Evita, & Maulia, Siti Tiara. (2023). Penanaman Karakter Religius Pada Calon Penerus Bangsa. Civilia: Jurnal Kajian Hukum Dan Pendidikan Kewarganegaraan, 3(1), 10–20.

Tanjung, Assyifa Noor Izzah, & Setiwan, Cucu. (2022). Peran Agama Islam terhadap Kesehatan Mental menurut Zakiah Daradjat. Gunung Djati Conference Series, 9, 214–225.

Wildanu, Eka, Rianto, Agus, & Afnan, Dikhorir. (2021a). Covid-19: Stigma Sosial di Masyarakat. Jurnal Soshum Insentif, 4(1), 9–16.

Wildanu, Eka, Rianto, Agus, & Afnan, Dikhorir. (2021b). Covid-19: Stigma Sosial di Masyarakat. Jurnal Soshum Insentif, 4(1), 9–16.

Downloads

Published

2023-09-15