Determinan keparahan kemiskinan provinsi di pulau jawa Tahun 2010-2020

Authors

  • Risa Anin Dita Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Astuti Rahayu Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Yogyakarta
  • Sri Suharsih Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN “Veteran” Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v1i3.17

Keywords:

Angka Partisipasi Sekolah, Kepadatan Penduduk, Keparahan Kemiskinan, Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum Provinsi Abstract:

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan Keparahan Kemiskinan provinsi di Pulau Jawa tahun 2010-2020. Penelitian menggunakan data sekunder yaitu Upah Minimum Provinsi, Tingkat Pengangguran Terbuka, Angka Partisipasi Sekolah usia 16-18 tahun, dan Kepadatan Penduduk. Data dalam penelitian diperoleh dari publikasi website Badan Pusat Statistik (BPS) dengan sampel 6 provinsi yaitu Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, dan Provinsi Banten selama tahun 2010-2020. Metode analisis penelitian ini menggunakan regresi data panel. Analisis model tebaik dari tiga pendekatan model ialah Fixed Effect Model (FEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan Kepadatan Penduduk berpengaruh positif terhadap Keparahan Kemiskinan dan variabel Upah Minimum Provinsi (UMP) berpengaruh negatif, sementara variabel Angka Partisipasi Sekolah (APS) usia 16-18 tahun tidak berpengaruh terhadap Keparahan Kemiskinan provinsi di Pulau Jawa tahun 2010-2020.

Downloads

Published

2022-06-14