STRATEGI KOMUNIKASI KELOMPOK KESENIAN SATRIO MUDHO BUDHOYO DI DUSUN PENDEN, DESA MANGGIHAN, KECAMATAN GETASAN
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v2i10.1726Keywords:
tari tradisional, soreng, strategi komunikasiAbstract
Kesenian tradisional merupakan hasil dari bentuk kehidupan budaya yang sebenarnya. Tujuan diadakannya tari tradisional soreng sebab masyarakat setempat sangat menghargai dan juga ingin melestarikan budaya nenek moyang. dengan adanya penelitian ini bakal menjadi wadah dan juga pengetahuan bagi masyarakat agar selalu mengembangkan budaya kesenian tarian tradisionalnya. Metode penelitian yang disgunakan adalah deskripif kualitatif dengan menggunakan teori Difusi Inovasi oleh Rogers ini menjelaskan tentang bagaimana upaya pembaharuan atau inovasi dapat tersampaikan melalui beberapa saluran tertentu dengan ditujukan kepada sekelompok anggota yang berasal dari sistem sosial. Strategi komunikasi yang dilakukan oleh kelompok kesenian Satrio Mudho Budhoyo dalam mengembangkan tarian tradisional soreng ini meliputi pertemuan rutin kelompok, saling mengingatkan antar anggota kelompok, membuat jadwal Latihan ruti. Selain itu juga dengan menggunakan modernisasi Gerakan, kostum, dan juga make up nya sehingga tari tradisional soreng tetap diminati oleh kalangan masyrakat.
References
Barseli, Mufadhal, Sembiring, Kristinus, Ifdil, Ifdil, & Fitria, Linda. (2019). The Concept Of Student Interpersonal Communication. Jppi (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 4(2), 129–134.
Dewi, Reffi Pranita. (2021). Komunikasi Kelompok Sanggar Tari Bhatoro Yakso Dalam Pelestarian Tarian Tradisional Kuda Lumping Di Desa Handil Kecamatan Muara Jawa Kabupaten Kutai Kartanegara.
Fauzan, Rikza, & Nashar, Nashar. (2017). Mempertahankan Tradisi, Melestarikan Budaya (Kajian Historis Dan Nilai Budaya Lokal Kesenian Terebang Gede Di Kota Serang). Candrasangkala: Jurnal Pendidikan Dan Sejarah, 3(1), 1–9.
Feni Evi Andini, Feni. (2022). Analisis Difusi Inovasi Program Generasi Berencana (Genre) Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional Dalam Membentuk Generasi Yang Berkualitas Melalui Duta Genre Riau. Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau.
Hendra Afiyanto, Afiyanto, & Hervina Nurullita, Hervina. (2022). Mengurai Simpul Kelanggengan Domestikasi Perempuan Yogyakarta Dan Drama Kesehariannya. Samudra Biru.
Junaedi, Deni. (2016). Estetika: Jalinan Subjek, Objek, Dan Nilai. Artciv.
Kiswanto, Kiswanto. (2019). Transformasi Multipel Dalam Pengembangan Seni Kuda Kepang. Dance And Theatre Review: Jurnal Tari, Teater, Dan Wayang, 2(1).
Lail, Jamalul. (2015). Belajar Tari Tradisional Dalam Upaya Meletarikan Tarian Asli Indonesia. Asian Journal Of Innovation And Entrepreneurship (Ajie), 4(2), 102–104.
Nurhaliza, Andi. (2022). Analisis Hukum Islam Terhadap Pelaksanaan Jasa Make Up Pada Salon Ayu Beauty Di Kecamatan Lanrisang Kabupaten Pinrang. Iain Parepare.
Permana, Siti Luhfiyah Nur Faizah. (2016). Pusat Kesenian Sunda Di Bandung: Tema Reinterpreting Tradition. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Retnoningsih, Dyah Ayu. (2017). Eksistensi Konsep Seni Tari Tradisional Terhadap Pebentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar: Array. Dialektika Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Pendidikan Dasar, 7(1), 20–29.
Sari, Windari Prihatin. (2020). Sendratari Doso Godo Karya Eko Agung Prasetyo (Bentuk Sajian Dan Garap). Isi Surakarta.
Soleman, Israh, Karman, Andi Sumar, & Aco, Dewi Apriani. (2020). “Tokuwela” Permainan Rakyat Pada Orang Galela. Etnohistori: Jurnal Ilmiah Kebudayaan Dan Kesejarahan, 7(1), 40–48.
Wijaya, Ida Suryani. (2015). Perencanaan Dan Strategi Komunikasi Dalam Kegiatan Pembangunan. Lentera, 17(1).
Yuliastuti, Puput. (2016). Tari Soreng Kelompok Sri Rahayu Di Desa Lencoh, Kecamatan Sela, Kabupaten Boyolali. Greget, 15(2).
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Annisa Pratiwi, Sampoerno Sampoerno, Sri Suwartiningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





