Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Ancaman Bencana Tsunami Berbasis Masyarakat di Nagari Salido

Authors

  • Muhammad Alif Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
  • Zikri Alhadi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v1i8.242

Keywords:

Kesiapsiagaan, Mitigasi Bencana, Tsunami, Berbasis Masyarakat

Abstract

Sumatera Barat merupakan daerah yang termasuk kedalam wilayah rawan bencana gempabumi karena Sumatera Barat berada di pantai barat pulau Sumatera yang secara tektonik berdekatan dengan zona subduksi (Subduction zone). Merujuk pada hasil penelitian Cahyati Damayanti, diketahui bahwa Energi yang dilepaskan dari Gempa Megathrust segmentasi Mentawai-Pagai pada tahun 2010 yang lalu baru hanya  sepertiga dari energi Gempa yang ada pada segmentasi tersebut. Maka dibutuhkan monitoring dan kajian lebih lanjut. Karena jika energi Gempa yang dihasilkan kedepannya lebih besar maka Tsunami yang dapat terjadi juga lebih besar 3 kali lipatnya. Hal ini dibuktikan juga dengan simulasi Gempa Megathrust tahun 1314. Dari penelitian Cahyati Damayanti tersebut dapat dipahami apabila energi gempabumi yang dihasilkan pada segmentasi Mentawai lebih besar dari yang sudah dimodelkan, maka Tsunami yang berkemungkinan dapat terjadi lebih besar 3 kali lipat. Maka dampak akibat bencana Tsunami di Nagari Salido juga 3 Kali Lipat lebih besar dari sebelumnya. Upaya kesiapsiagaan Gempabumi dan Tsunami adalah pemenuhan hak masyarakat dalam bidang penanggulangan bencana. Hal ini diatur di dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, Masyarakat memiliki hak-hak yang harus dijamin oleh Negara, hak informasi, hak katas perlindungan, peningkatan kemampuan, hak pengawasan, hak berperan serta, dan hak mendapatkan bantuan saat terjadi bencana. Masyarakat merupakan pelaku utama dalam penanggulangan bencana dan sekaligus korban bencana, masyarakat harus siap dan mumpuni pada batasan tertentu dalam menangani bencana sehingga dampak risiko bencana diharapkan tidak meningkat ke sekala yang lebih besar. Oleh karena itu upaya kesiapsiagaan seharusnya menjadi pilihan tindakan yang berbasis masyarakat.

References

Agus Tiani, Fitri. (2021). PERAN PEMERINTAH DESA DALAM PENYELENGGARAAN PENANGGULANGAN BENCANA MELALUI DESA TANGGUH BENCANA (DESTANA)“SAPTO MANUNGGAL” DI DESA KEDUNGBENDO KECAMATAN ARJOSARI KABUPATEN PACITAN. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Baturangka, Theresia, Kaawoan, Johannis, & Singkoh, Frans. (2019). Peran Dinas Sosial Kota Manado Dalam Pemberdayaan Masyarakat Penyandang Disabilitas. Jurnal Eksekutif, 3(3).

Edyanto, C. B. Herman. (2019). Partisipasi Masyarakat Sebagai Upaya Untuk Mengurangi Risiko Bencana Tsunami Di Daerah Pantai. Jurnal Sains Dan Teknologi Indonesia, 16(3).

Humaedi, M. Alie. (2016). Etnografi Bencana; Menakar Peran Para Pemimpin Lokal dalam Pengurangan Resiko Bencana. Lkis Pelangi Aksara.

Moleong, Johannes. (2009). Lexy. Metodologi Penelitian Kualitatif, 107–108.

Moleong, Lexy J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Moleong, Lexy J. (2012). Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung. Pariwisata Pedesaan Sebagai Alternatif Pembangunan Berkelanjutan (Laporan Penelitian Hibah Bersaing Perguruan Tinggi) Yogyakarta.

Purwitasari, Ony. (2019). Penyelamatan Ternak pada Bencana Banjir (Studi Kasus Kecamatan Trucuk-Kabupaten Bojonegoro). Jurnal Manajemen Bencana (JMB), 5(2).

Raho, Bernard. (2016). Sosiologi. Penerbit Ledalero.

Raja, Zakarias Dedu Ghele, Hendarmawan, Hendarmawan, & Sunardi, Sunardi. (2017). Kajian Upaya Pengurangan Risiko dan Kesiapsiagaan Masyarakat Terhadap Ancaman Bencana Tanah Longsor (Desa Ndito Kecamatan Detusoko Kabupaten Ende Provinsi Nusa Tenggara Timur). Jurnal Lingkungan Dan Bencana Geologi, 8(2).

Soekanto, Soerjono. (2002). Teori peranan. Jakarta: Bumi Aksara.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

TEGUH, A. J. I. WICAKSONO. (2018). UPAYA MEMINIMALISASIKAN KENDALA PERSIAPAN PEMUATAN BENZENE DI ATAS KAPAL MT. BAUHINIA. POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.

Downloads

Published

2022-11-16