Meningkatkan Aktivitas Peserta Didik Sekolah Dasar Dengan Model JIGSAW, NHT Dan TGT

Main Article Content

Reza Rosyadi
Universitas Lambung Mangkurat
Zain Ahmad Fauzi
Universitas Lambung Mangkurat

Penurunan tingkat aktivitas peserta didik dapat disebabkan oleh kurangnya fokus pada kebutuhan mereka selama proses pembelajaran. Selain itu, kondisi pembelajaran yang kurang menarik dan kurangnya tantangan dapat mengakibatkan kegiatan belajar yang tidak memberikan pengalaman memadai bagi peserta didik. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) selama empat siklus. Subjek penelitian terdiri dari 30 peserta didik kelas V semester genap SDN Teluk Dalam 1 pada tahun pelajaran 2021/2022. Data yang diperoleh melalui observasi aktivitas guru dan peserta didik menunjukkan peningkatan aktivitas pendidik yang signifikan pada setiap siklus. Hasilnya, terjadi peningkatan aktivitas belajar peserta didik secara berkelanjutan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan kombinasi model Jigsaw, NHT, dan TGT berhasil dilaksanakan dengan baik, menciptakan peningkatan aktivitas peserta didik. Temuan ini memberikan alternatif pendidikan yang efektif untuk memperbaiki proses pembelajaran dan meningkatkan partisipasi peserta didik.


Keywords: Aktivitas Peserta Didik, Jigsaw, NHT, TGT
Arianti, G. (2017). Kepuasan remaja terhadap penggunaan media sosial instragram dan path. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 16(2), 180–192.
Evita, E. (2018). Perbedaan Hasil Belajar Peserta Didik Dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Market Place Activity Dengan Model Pembelajaran Konvensional Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Di SDN 1 Binangga Kecamatan Marawola. IAIN Palu.
Fauzi, Z. A. (2016). Pengembangan Cerita Anak Berwawasan Budi Pekerti Bagi Pendidikan Karakter. -, 2(1), 77–81.
Fauzi, Z. A. (2021). The Role of School Chief in the Implementation of Management Based on Environmental Education Programs (Adiwiyata Program). 2nd International Conference on Social Sciences Education (ICSSE 2020), 76–88.
Fauzi, Z. A., & Fikri, H. (2018). Improving learning activities using a combination of mind mapping model, think pair share and teams game tournament. 1st International Conference on Creativity, Innovation and Technology in Education (IC-CITE 2018), 318–322.
Hamalik, O. (2015). Kurikulum dan Pembelajaran (cetakan kelima belas). Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hamzah, B. U., & Nurdin, M. (2011). Belajar dengan pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara.
Hidayat, U. S. (2016). Model-Model Pembelajaran Efektif. Bina Mulia Publishing.
Hosnan, H. (2016). Manajemen Bos Dan Kedigdayaan Madrasah. Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman, 4(1), 137–156.
Machfud, H. (2018). Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe numbered heads together (nht) untuk meningkatkan respons, aktivitas, dan hasil belajar siswa. Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 6(2), 105–120.
Mulyasa, H. E. (2021). Implementasi kurikulum 2013 revisi: dalam era industri 4.0. Bumi Aksara.
Sari, N. P., & Sari, M. (n.d.). INDIKATOR SKALA BATES JENSEN WOUND ASSESSMENT TOOL PADA PENYEMBUHAN LUKA DIABETES MELITUS DENGAN PEMBERIAN TOPIKAL MADU KALIANDRA. Seminar Nasional Pendidikan Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 80.
Sari, Y. (n.d.). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pesawat Sederhana Melalui Model Contextual Teaching and Learning (CTL) dikombinasikan dengan Model Team Games Tournament (TGT) dan Numbered Head Together (NHT) di Kelas VA SDN Sungai Bilu 1 Banjarmasin Tahun Ajaran 2016/2017.
Septikasari, R., & Frasandy, R. N. (2018). Keterampilan 4C abad 21 dalam pembelajaran pendidikan dasar. Tarbiyah Al-Awlad: Jurnal Kependidikan Islam Tingkat Dasar, 8(2), 107–117.
Shoimin, A. (2019). 68 model pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013.
Suhaimi, S., & Nasidawati, N. (2020). Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Materi Bangun Ruang Menggunakan Kombinasi Model Problem Based Learning, Numbered Head Together Dan Course Review Horay Dengan Media Bangun Ruang Kelas V/C Sdn Handil Bakti. Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 15(2), 74–86.
Susanto, A. (2019). Teori belajar dan pembelajaran di sekolah dasar.
Ulya, H., & Rahayu, R. (2021). Hubungan Keterampilan Proses Berpikir Matematis dengan Hasil Belajar Mahasiswa. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(1), 262–272.