Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Katuk (Sauropus Androgynus) terhadap Kelancaran Produksi Asi pada Ibu Menyusui di Posyandu 4 Desa Wandanpuro
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v3i4.2549Keywords:
Ibu Menyusui, Ekstrak Daun Katuk, Kelancaran ASIAbstract
Air Susu Ibu (ASI) merupakan pilihan makanan utama untuk bayi karena mengandung semua nutrisi yang diperlukan selama beberapa bulan pertama kehidupannya. Manfaat pemberian ASI meliputi peningkatan kekebalan tubuh dan peningkatan berat badan bayi. Salah satu cara untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan memperbaiki pola makan, termasuk mengonsumsi sayuran hijau seperti daun katuk, daun ubi jalar, dan daun pepaya. Mengonsumsi ekstrak daun katuk 2-3 kali sehari terbukti dapat meningkatkan kadar hormon prolaktin pada ibu menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun katuk terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui di Posyandu 4, Desa Wandanpuro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten MalangPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-post dan metode eksperimen semu (quasi-experimental) dengan desain two group posttest control group, yang bertujuan membandingkan hasil antara dua kelompok. Kelompok pertama (kelompok intervensi) diberikan ekstrak daun katuk, dan kemudian dievaluasi produksi ASI-nya. Kelompok kedua (kelompok kontrol) tidak menerima perlakuan apapun. Teknik Consecutive Sampling digunakan untuk pengambilan sampel non-probability, yaitu memilih semua individu yang memenuhi kriteria inklusi secara berurutan hingga jumlah sampel yang diinginkan tercapai atau dalam kurun waktu tertentu. Hasil penelitian pada kelompok intervensi menunjukkan p value sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah pemberian intervensi. Ini mengindikasikan bahwa pemberian ekstrak daun katuk (Sauropus Androgynus) memiliki pengaruh positif terhadap produksi ASI pada ibu menyusui. Sebaliknya, pada kelompok kontrol, hasil uji menunjukkan p value sebesar 0,164 > 0,05, yang berarti tidak ada perbedaan signifikan sebelum dan sesudah intervensi.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Aisyah Dyah Lestari, Anik Purwati, Anik Sri Purwanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




