Pengaruh Penerapan Metode Bercerita dengan Media Audio Visual terhadap Kemampuan Bahasa Anak

Main Article Content

Lita Immanda Eka Putri
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang, Indonesia
Rifzul Maulina
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang, Indonesia
Nila Widya Keswara
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang, Indonesia

Anak prasekolah berusia antara 3 hingga 6 tahun. Salah satu gangguan umum pada usia ini adalah keterlambatan bicara dan bahasa (speech delay), yang merupakan terhambatnya perkembangan bicara tanpa mempengaruhi aspek perkembangan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh metode bercerita dengan media audio-visual terhadap kemampuan bahasa anak. Metode yang digunakan adalah Pra-Eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 20 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan Lembar DDST. Hasil penelitian menunjukkan Berdarkan hasil uji Statistic menggunakan Uji Wilcoxon Paired Test Non Parametrik di dapati pada negative ranks didapati hasil 0  yang mana berarti tidak ada penurunan penilaian pada 20 responden dan pada postif ranks didapati hasil 20 yang mana berarti terdapat kenaikan nilai pada 20 responden. Hasil analisan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0.00 < 0.05 yang artimya terdapat pengaruh Penerapan Metode Bercerita Dengan Media Audio Visual Terhadap Kemampuan Bahasa Anak di RA Miftahul Ulum Desa Tejowangi, Kec. Purwosari, Kab. Pasuruan. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat pengaruh penerapan metode bercerita dengan media audio visual terhadap kemampuan bahasa anak di RA Miftahul Ulum, Desa Tejowangi, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan.


Keywords: Anak Prasekolah, Audio Visual, Bercerita, Kemampuan Bahasa