Strategi Pengembangan Daya Tarik Wisata Berbasis Industri Kreatif di Puro Mangkunegaran, Kota Surakarta Jawa Tengah
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v3i8.3063Keywords:
Strategi, Pengembangan, Industri Kreatif, Puro MangkunegaranAbstract
Penelitian ini berfokus pada strategi pengembangan berbasis industri kreatif di Puro Mangkunegaran, Kota Surakarta Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi variasi industri kreatif yang sudah dijalankan sehingga dapat dirumuskan strategi yang tepat untuk perkembangan daya tarik wisata berbasis Industri Kreatif di Puro Mangkunegaran. Hal tersebut bertujuan untuk mengoptimalkan potensi industri kreatif yang dimiliki oleh Puro Mangkunegaran yang nantinya memberikan dampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke Puro Mangkunegaran serta pertumbuhan perekonomian penduduk lokal di masa yang akan datang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian in adalah observasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan SWOT. Berdasarkan hasil perhitungan skor, bobot, dan rating diperoleh hasil bahwa Puro Mangkunegaran dapat dikatakan cukup kuat dan berpeluang untuk terus berkembang sebagai suatu daya tarik wisata berbasis industri kreatif, dibuktikan dengan hasil akhir perhitungan skor IFAS sebesar 2,53 dan skor EFAS sebesar 1,08. Dari hasil identifikasi dan analisis serta skoring faktor internal dan eksternal maka diperoleh strategi pengembangan yang tepat untuk mengembangkan Puro Mangkunegaran sebagai suatu daya Tarik wisata berbasis Industri Kreatif adalah strategi SO (strength-opportunity). Strategi ini meliputi, pengembangan produk digital kreatif seperti e-book tentang sejarah Puro Mangkunegaran, aplikasi virtualtour, menerapkan sistem pemesanan tiket online, berkolaborasi dengan agen perjalanan, dan hotel untuk mempromosikan Puro Mangkunegaran, Merancang dan menyelenggarakan program pendidikan formal dan non-formal yang fokus pada sejarah, seni, dan budaya Jawa, serta kearifan local, dan melibatkan sektor swasta seperti perusahaan lokal, perusahaan multinasional.
References
Agung, Anak Agung Gede. (2015). Pengembangan model wisata edukasi-ekonomi berbasis industri kreatif berwawasan kearifan lokal untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 4(2).
Asriandy, Ian. (2016). Strategi Pengembangan Obyek Wisata Air Terjun Bissapu di Kabupaten Bantaeng. Skripsi (Tidak Diterbitkan). Makassar: UNHAS.
Azizah, Siti Nur, & Muhfiatun, Muhfiatun. (2018). Pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal pandanus handicraft dalam menghadapi pasar modern perspektif ekonomi syariah (Study Case di Pandanus Nusa Sambisari Yogyakarta). Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(2), 63–78.
Filep, Sebastian, & Pearce, Philip. (2014). Tourist experience and fulfilment. Insights from Positive.
Hasanah, Aan. (2015). Penanaman nilai-nilai karakter berbasis kearifan lokal Budaya Sunda untuk mengembangkan Life Skill siswa madrasah: Penelitian Pada Madrasah Aliyah di Kota Bandung. Ilib. Uinsgd. Ac. Id, (3), 1–130.
Kompas.com. (n.d.). Pura Mangkunegaran Dipadati Wisatawan, Pengunjung Capai 1.000 Orang hingga Kekurangan “Tour Guide.” Retrieved November 1, 2023, from Kompas.com website: https://regional.kompas.com/read/2022/12/30/135048778/pura- mangkunegaran-dipadati-wisatawan-pengunjung-capai-1000-orang-hingga
Laksmi, Putu Ayu Sita, & Arjawa, I. Gde Wedana. (2023). Kearifan Lokal dalam Mendukung Pengembangan Industri Kreatif di Provinsi Bali. Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955| p-ISSN 2809-0543, 4(1), 1–15.
Liritzis, Ioannis, Al-Otaibi, F. M., & Volonakis, P. (2015). Digital technologies and trends in cultural heritage. Mediterranean Archaeology and Archaeometry, 15(3), 313.
Mandaka, Mutiawati, & Ikaputra, Ikaputra. (2021). URBAN HERITAGE TOURISM Sebuah konsep pelestarian melalui pendekatan pariwisata. Jurnal Arsitektur Kolaborasi, 1(2), 67–75.
Pemayun, A. G. P. (2018). Ekonomi Kreatif dan Kearifan Lokal dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Bali. Universitas Pendidikan Nasional.
Rahayu, Anita. (2015). Strategi komunikasi pemasaran kota solo sebagai destinasi mice (Meeting, Incentive Trip, Conference, Exhibition). UNS (Sebelas Maret University).
Setiawan, Heri Cahyo Bagus. (2020). Manajemen Industri Kreatif: Teori dan Aplikasi. PT. Berkat Mukmin Mandiri.
Suprapto, Monica Hadi, Purnomo, Budi, & Pradipta, Made Prasta Yostitia. (2018). Peran Kelompok Sadar Wisata Dalam Merevitalisasi Kampung Pecinan Sebagai Objek Dan Daya Tarik Wisata di Kota Surakarta. Jurnal Pariwisata Indonesia, 14(1), 60–65.
Tao, Fei, Cheng, Ying, Zhang, Lin, & Nee, Andrew Y. C. (2017). Advanced manufacturing systems: socialization characteristics and trends. Journal of Intelligent Manufacturing, 28, 1079–1094.
Utama, I. Gusti Bagus Rai. (2017). Pemasaran pariwisata. Penerbit Andi.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Maria Yosefina Rosari Mon, Saptono Nugroho, I Gusti Agung Oka Mahagangga

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





