Formulasi Kesadaran Diri Sebagai Manajemen Asuhan Keperawatan Pada Remaja Dalam Pencegahan Risiko Stunting Dan Membuat Keputusan Untuk Mendukung Kesehatan
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v3i12.3412Keywords:
Formulasi;, Kesadaran Diri;, Pencegahan;, Remaja;, StuntingAbstract
Pencegahan risiko stunting pada remaja adalah salah satu tantangan dalam bidang kesehatan karena dampak jangka panjang yang dapat mempengaruhi kualitas hidup remaja sebagai generasi penerus bangsa. Penelitian ini bertujuan terformulasikannya intervensi kesadaran diri dalam manajemen asuhan keperawatan bagi remaja guna mencegah stunting dan membuat keputusan untuk mendukung kesehatan remaja. Desain penelitian menggunakan mixed method. Pengumpulan data dilakukan melalui survei, wawancara, dan observasi pada remaja. Hasil penelitian secara kualitatif didapatkan 5 tema faktor risiko stunting pada remaja yaitu pemahaman tentang stunting, persepsi gizi dan kesehatan, pengaruh lingkungan sosial, tantangan dalam penerapan kesadaran diri, dan motivasi untuk berubah, hasil dari penelitian kuantitatif yaitu kesadaran diri merupakan faktor yang dominan mempengaruhi perilaku risiko stunting pada remaja. Formulasi kesadaran diri ini adalah dengan meningkatkan pengetahuan, sikap dan kesadaran diri akan perilaku sehat untuk mencegah risiko stunting. Upaya promotif yang dilakukan adalah dengan program pendidikan dan pelatihan Remaja Cerdas Sadar Diri.
References
A. L. Pieterse, M. Lee, A. Ritmeester, And N. M. Collins, “Towards A Model Of Self-Awareness Development For Counselling And Psychotherapy Training,” Couns Psychol Q, Vol. 26, No. 2, Pp. 190–207, 2013, Doi: 10.1080/09515070.2013.793451.
Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Nasional, “Laporan Pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting Semester Pertama Tahun 2023,” P. 2, 2023.
G. H. Brody Et Al., “Protective Prevention Effects On The Association Of Poverty With Brain Development,” Jama Pediatr, Vol. 171, No. 1, Pp. 46–52, 2017, Doi: 10.1001/Jamapediatrics.2016.2988.
I. A. Dwidyaniti Wira, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Stunting Pada Balita,” Pramana: Jurnal Hasil Penelitian, Vol. 2, No. 2, P. 213, 2022, Doi: 10.55115/Jp.V2i2.2723.
I. Tanziha, D. Briawan, D. G. Masyarakat, And F. E. Manusia, “652-Article Text-1693-1-10-20230106,” Vol. 1, No. 2, Pp. 90–96, 2018.
J. L. Leroy And E. A. Frongillo, “Perspective: What Does Stunting Really Mean? A Critical Review Of The Evidence,” Advances In Nutrition, Vol. 10, No. 2, Pp. 196–204, 2019, Doi: 10.1093/Advances/Nmy101.
M. Dubol Et Al., “Dopamine Transporter And Reward Anticipation In A Dimensional Perspective: A Multimodal Brain Imaging Study,” Neuropsychopharmacology, Vol. 43, No. 4, Pp. 820–827, Mar. 2018, Doi: 10.1038/Npp.2017.183.
M. Dubol Et Al., “Dopamine Transporter And Reward Anticipation In A Dimensional Perspective: A Multimodal Brain Imaging Study,” Neuropsychopharmacology, Vol. 43, No. 4, Pp. 820–827, 2018, Doi: 10.1038/Npp.2017.183.
N. Lauharatanahirun, D. Maciejewski, C. Holmes, K. Deater-Deckard, J. Kim-Spoon, And B. King-Casas, “Neural Correlates Of Risk Processing Among Adolescents: Influences Of Parental Monitoring And Household Chaos,” Child Dev, Vol. 89, No. 3, Pp. 784–796, 2018, Doi: 10.1111/Cdev.13036.
N. O. Nirmalasari, “Stunting Pada Anak?: Penyebab Dan Faktor Risiko Stunting Di Indonesia,” Qawwam: Journal For Gender Mainstreming, Vol. 14, No. 1, Pp. 19–28, 2020, Doi: 10.20414/Qawwam.V14i1.2372.
R. E. Dahl, “Adolescent Brain Development: A Period Of Vulnerabilities And Opportunu,” Neurosci Biobehav Rev, Vol. 70, No. 2, Pp. 32–35, 2013.
Riskesdas, 2018, “Laporan Riskesdas 2018 Nasional.Pdf,” 2018.
Risnah And M. Irwan, Falsafah Dan Teori Keperawatan Dalam Integrasi Keilmuan. Kabupaten Gowa: Alauddin University Press , 2021.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Roma Tao Toba Muara Ria, Sismulyanto Sismulyanto, Relita Br Perangin-angin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





