Implementasi Surveilans Kesehatan Di Puskesmas Oksibil: Distribusi Penyakit, Kualitas Air Minum, Dan Strategi Promosi Kesehatan
Main Article Content
Surveilans kesehatan masyarakat merupakan upaya penting dalam menganalisis dan memantau kondisi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Puskesmas Oksibil di Kabupaten Pegunungan Bintang berperan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan yang mengutamakan upaya promotif dan preventif dalam menghadapi tantangan kesehatan di wilayah dengan akses terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi surveilans kesehatan di Puskesmas Oksibil, termasuk penyebaran penyakit, kualitas sarana air minum, serta strategi pencegahan penyakit untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setempat. Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan surveilans epidemiologi. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dan analisis dokumen resmi Puskesmas Oksibil tahun 2024. Fokus utama meliputi pemantauan penyakit, inspeksi sanitasi air minum, serta kegiatan pencegahan dan promosi kesehatan. Hasil surveilans menunjukkan sepuluh besar penyakit yang dominan adalah ISPA, dyspepsia, dan diare, dengan total 7.616 kasus selama tahun 2024. Inspeksi sanitasi air minum mengidentifikasi risiko pencemaran tinggi di beberapa wilayah akibat jarak septik tank yang tidak memenuhi standar. Program promosi kesehatan seperti edukasi PHBS dan distribusi obat cacing telah meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, meskipun tantangan geografis masih menjadi kendala utama. Surveilans di Puskesmas Oksibil telah memberikan gambaran mendalam mengenai masalah kesehatan masyarakat. Diperlukan langkah strategis berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan melalui sinergi lintas sektor, peningkatan infrastruktur, dan pelatihan tenaga kesehatan.
Amiruddin, R. (2020). Surveilans Kesehatan Masyarakat - Edisi 2. Trans Info Media.
Anggraini, R. D., & Bambang, W. K. (2017). Evaluasi Sistem Surveilans Campak Di Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains Dan Kesehatan, 3(2), 174–186.
Aziz, M., Alfian, R. M., & Alverina, C. (2024). Memahami Kesehatan Komunitas: Mengupas Determinan Kesehatan Untuk Mewujudkan Masa Depan Yang Sehat. Penerbit Nem.
Crispin, A. R., Sitorus, M. E. J., Zega, D. F., Kamble, P. B., & Dewantoro, R. W. (2023). Manfaat Sistem Informasi Geografis Terhadap Penyakit Dengue: Scoping Review. Haga Journal Of Public Health (Hjph), 1(1), 24–31.
Hasanuddin, A. (2022). Evaluasi Implementasi Epidemiologi Sistem Surveilans Program Kesehatan Ibu Dan Anak Di Kabupaten Pangkep. Jurnal Kesehatan, 10(1), 15-25.
Hasnanisa, N., Prasetyo, S., & Burhanudin, A. (2022). Evaluasi Sistem Surveilans Tuberkulosis Di Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 2(3), 167–184.
Ilahi, V., & Mangguang, M. D. (2022). Evaluasi Dan Implementasi Sistem Surveilans Epidemiologi Covid-19 Di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas Ii Padang Wilayah Kerja Bandara International Minangkabau. Jurnal Heme, 1(1), 1-10.
Ilahi, V., & Mangguang, M. D. (2024). Pelaksanaan Surveilans Epidemiologi Pelaku Perjalanan Luar Negeri Di Pintu Masuk. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 50-60.
Kementerian Kesehatan Ri. (2024). Pelaksanaan Surveilans Berbasis Masyarakat Di Desa. Kemenko Pmk.
Manannohas, M., Kandou, G. D., & Posangi, J. (2024). Pelaksanaan Surveilans Epidemiologi Pelaku Perjalanan Luar Negeri Di Pintu Masuk Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 5218–5234.
Martyastuti, N. E., & Maulana, J. (2023). Pendampingan Community Based Surveilance Sebagai Upaya Pengendalian Tuberkulosis Paru Di Kelurahan Bandengan. Jurnal Pengabdian Nasional (Jpn) Indonesia, 4(2), 414–419.
Masturoh, I., Sugiarti, I., & Riandi, M. U. (2021). Evaluasi Sistem Surveilans Demam Berdarah Dengue Di Kota Tasikmalaya. Balaba: Jurnal Litbang Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang Banjarnegara, 17(1), 57–72.
Pamungkas, S. B., Agushybana, F., & Adi, K. (2019). Evaluasi Kelayakan Implementasi Sistem Informasi Surveilans Kesehatan Ibu Anak Dan Gizi Dengan Model Task Technology Fit Di Kabupaten Banyumas. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 7(2), 96-101.
Pascawati, N. A., Susanto, N., Rosdewi, N. N., & Rusyani, Y. Y. (2022). Efektivitas Pelatihan Sistem Surveilans Bagi Alumni Dengan Metode Online Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 7(2), 107–118. Doi:10.35842/Formil.V7i2.425
Rafli, M. (2021). Sistem Informsi Pemetaan Kasus Surveilans Penyebaran Penyakit Pada Kabupaten Tanah Datar.
Rina, B., Abdulhak, I., & Shantini, Y. (2020). Jalinan Kemitraan Program Posyandu Dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Di Bidang Kesehatan. Diklus: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 4(2), 112–123.
Rokhmayanti, S., Sofiana, L., & Fatma, L. (2020). Petunjuk Praktikum Surveilans Kesehatan Masyarakat. Universitas Ahmad Dahlan.
Rokhmayanti, S., Sofiana, L., & Fatma, L. (2020). Petunjuk Praktikum Surveilans Kesehatan Masyarakat. Universitas Ahmad Dahlan.
Sitanggang, H. D., & Daswito, R. (2023). Urgensi Penerapan Teknologi Informasi Pada Sistem Surveilans Kesehatan Masyarakat: Urgency Of Information Technology Implementation In Public Health Surveillance System. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan Terpadu, 3(1), 1–5.
Sitanggang, H. D., & Daswito, R. (2023). Urgensi Penerapan Teknologi Informasi Pada Sistem Surveilans Kesehatan Masyarakat. Jurnal Ilmu Dan Teknologi Kesehatan Terpadu, 3(1), 1–5.
Tanjung, N., Auliani, R., Rusli, M., Siregar, I. R., & Taher, M. (2023). Peran Kesehatan Lingkungan Dalam Pencegahan Penyakit Menular Pada Remaja Di Jakarta: Integrasi Ilmu Lingkungan, Epidemiologi, Dan Kebijakan Kesehatan. Jurnal Multidisiplin West Science, 2(09), 790–798.
