Studi Kasus: Pencapaian Indikator Nasional Mutu Waktu Tunggu Rawat Jalan Poliklinik di Rumah Sakit Permata Serdang , Kabupaten Serang
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i5.3974Keywords:
waktu tunggu, rawat jalan, indikator mutuAbstract
Penelitian ini mengevaluasi pencapaian indikator mutu nasional waktu tunggu rawat jalan di RS Permata Serdang, sebuah rumah sakit swasta non-BPJS yang berfokus pada layanan anak dan kebidanan. Dengan desain studi kasus kuantitatif dan sampel 176 pasien dari empat poliklinik spesialis (April-Mei 2024), hasil menunjukkan seluruh poli memenuhi target nasional (?80% pasien dilayani <60 menit) tanpa perbedaan signifikan antar poli (p=0,160). Faktor pendukung efisiensi meliputi kedisiplinan dokter, penggunaan E-Rekam Medis, pembagian nurse station secara cluster, serta ketiadaan alur BPJS. Namun, fluktuasi jumlah pasien dan keterlambatan dokter menyebabkan ketidakkonsistenan. Penelitian merekomendasikan reevaluasi standar mutu nasional yang lebih menantang serta penguatan digitalisasi, khususnya bagi RS baru, sekaligus memberikan perspektif unik tentang optimasi layanan di RS swasta non-BPJS yang belum banyak diangkat dalam studi sebelumnya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Anggun Retnita, Jaslis Ilyas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




