Koordinasi Camat dan Kepala Seksi Kecamatan dalam Penyelenggaraan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di Kecamatan Samarinda Ilir Kota Samarinda
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i4.4018Keywords:
Koordinasi, Pemerintahan, PelayananAbstract
Meningkatnya penekanan global pada keberlanjutan telah mendorong sektor manufaktur untuk mengadopsi praktik yang lebih berkelanjutan, terutama dalam rantai pasokan. Di Indonesia, industri manufaktur otomotif berkembang pesat, namun penelitian empiris tentang pendorong utama untuk menerapkan manajemen rantai pasokan berkelanjutan (SSCM) masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis enabler penting yang memfasilitasi praktik SSCM di sektor manufaktur otomotif Indonesia. Penelitian ini mengadopsi metodologi Total Interpretive Structural Modeling (TISM), dilengkapi dengan analisis MICMAC, untuk menyusun keterkaitan di antara enabler yang diidentifikasi dan mengklasifikasikannya berdasarkan kekuatan penggerak dan ketergantungan mereka. Sepuluh enabler diidentifikasi dari literatur dan masukan ahli, termasuk komitmen manajemen puncak, peraturan pemerintah, kesadaran lingkungan, dan inovasi teknologi. Model TISM mengungkapkan struktur hierarkis di mana komitmen manajemen puncak dan peraturan pemerintah adalah pendukung dasar yang memengaruhi orang lain. Analisis MICMAC mengklasifikasikan enabler ini ke dalam empat kluster, menyoroti pentingnya strategis mereka dalam pembuatan kebijakan dan perencanaan implementasi. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi praktisi dan pembuat kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan keberlanjutan dalam rantai pasokan otomotif. Dengan berfokus pada konteks industri Indonesia, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman lokal tentang SSCM dan memberikan kerangka kerja praktis bagi negara-negara berkembang yang bertujuan untuk menyeimbangkan pertumbuhan industri dengan tujuan keberlanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asnar Asnar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




