Enactment Identity dalam Bisnis Usaha Lokal (Studi Kasus Mbok Aris di Desa Wisata Penglipuran)
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i4.4020Keywords:
Komunikasi Identitas, Desa Wisata, Budaya Bali, Pelaku Usaha Lokal, Enactment IdentityAbstract
Bali dikenal luas sebagai destinasi wisata unggulan dunia karena kekayaan alam dan budayanya. Salah satu kawasan yang menonjol adalah Desa Wisata Penglipuran di Kabupaten Bangli, yang meraih penghargaan “Best Tourism Village 2023” dari UNWTO. Seiring meningkatnya jumlah wisatawan, masyarakat desa mengembangkan usaha lokal yang tidak hanya berorientasi ekonomi tetapi juga menjaga kelestarian budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengungkapan identitas budaya pelaku usaha lokal melalui lapisan enactment dalam teori Komunikasi Identitas (Communication Theory of Identity) oleh Michael Hecht. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada Mbok Aris, pelaku usaha penyewaan busana adat dan layanan fotografi di Desa Penglipuran. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam, lalu dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas pelaku usaha tercermin dari tindakan simbolis, perilaku komunikasi, dan interaksi dengan wisatawan yang menekankan nilai-nilai budaya Bali. Strategi usaha yang dikembangkan tidak hanya mencerminkan inovasi ekonomi, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya melalui pengalaman wisata yang autentik. Implikasi penelitian ini memperluas pemahaman tentang komunikasi identitas dalam konteks usaha lokal berbasis budaya dan memberikan kontribusi terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal. Penelitian ini juga membuka ruang kajian baru mengenai enactment identity dalam ranah komunikasi budaya di kawasan wisata adat.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 I Gede Ringas Wira Hadi Prazetha Gautama, Roro Retno Wulan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




