Eksplorasi Korelasi Penggunaan Mekanisme Koping dengan Kesejahteraan Mental Mahasiswa Keperawatan di Universitas Advent Indonesia

Authors

  • Maharani Beauty Yosabat Pakpahan Universitas Advent Indonesia
  • Evelin Malinti Universitas Advent Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v4i4.4021

Keywords:

mekanisme koping, kesejahteraan mental, mahasiswa keperawatan, koping berfokus pada masalah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi korelasi antara mekanisme koping (coping mechanism) dengan kesejahteraan mental mahasiswa keperawatan di Universitas Advent Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif cross-sectional dengan sampel sebanyak 174 mahasiswa S1 Keperawatan yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Brief COPE untuk mengukur strategi koping (problem-focused coping, emotion-focused coping, dan avoidance coping) serta Warwick-Edinburgh Mental Well-Being Scale (WEMWBS) untuk menilai kesejahteraan mental. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa 73,6% responden cenderung menggunakan problem-focused coping, sedangkan 24,7% memilih emotion-focused coping, dan hanya 1,7% mengadopsi avoidance coping. Uji Chi-Square mengungkapkan hubungan signifikan antara jenis mekanisme koping dengan tingkat kesejahteraan mental (p < 0,05), di mana problem-focused coping berkorelasi positif dengan kesejahteraan mental yang lebih tinggi, sementara avoidance coping terkait dengan tingkat kesejahteraan yang rendah. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program intervensi berbasis problem-focused coping untuk meningkatkan ketahanan mental mahasiswa keperawatan. Implikasi praktisnya mencakup pelatihan keterampilan koping dan optimalisasi layanan konseling kampus. 

Downloads

Published

2025-05-07