Intratemporal Meningioma: Serial Kasus
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i5.4057Keywords:
Hiperostosis, meningioma, tulang temporalAbstract
Meningioma merupakan tumor yang muncul dari sel arachnoid yang menempel pada piamater dan bagian dalam lapisan arachnoid. Tumor ini merupakan tumor intrakranial, mewakili 12-25% dari neoplasma intrakranial. Meningioma intrakranial dapat menyebar secara ekstrakranial hingga melibatkan struktur di sekitarnya yang termasuk telinga dan tulang temporal. Meningioma ektopik, digambarkan sebagai meningioma primer tanpa keterlibatan intrakranial dan merupakan kasus yang jarang terjadi. Serial kasus ini menampilkan pasien dengan gambaran hiperostosis pada tulang temporal yang mengarah ke diagnosis meningioma intratemporal dan dilakukan tindakan mastoidektomi sebagai salah satu modalitas terapi. Ilustrasi Kasus 1: Seorang perempuan 53 tahun mengeluhkan penurunan pendengaran pada telinga kiri. pada pemeriksaan audiometri menunjukkan gangguan dengar tipe konduktif derajat berat 72,5 db. Hasil pemeriksaan ct scan menunjukkan gambaran hiperostosis disertai lesi sklerotik pada tulang temporal dan sphenoid. Pada pasien dilakukan tindakan operasi kanaloplasti dan mastoidektomi radikal. Ilustrasi Kasus 2: Seorang perempuan 50 tahun datang dengan keluhan telinga kiri mengeluarkan cairan kuning kehijauan yang sudah berlangsung sejak 3 tahun yang lalu dan hilang timbul, pada pemeriksaan audiometeri menunjukkan gambaran gangguan dengar tipe konduktif derajat berat 73,75 db. Hasil pemeriksaan ct scan menunjukkan hiperostosis disertai penebalan pada tulang temporal dan sphenoid wing kiri. Pada pasien dilakukan tindakan operasi kanaloplasti dan mastoidektomi radikal
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Akbar Eka Putra, Sally Mahdiani, Lina Lasminingrum, Arif Dermawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




