Peran Building Energy Modeling (BEM) dalam Menganalisis Emisi Karbon pada Konstruksi Jalan Angkut Tambang Batubara
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i5.4110Keywords:
Emisi karbon, Konstruksi jalan, BEM, Agregat, AspalAbstract
Pembangunan jalan pertambangan di Indonesia sering kali melibatkan penggunaan agregat beton dan bahan aspal, yang berdampak signifikan terhadap emisi karbon. Dengan meningkatnya kesadaran akan perubahan iklim, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis emisi karbon yang dihasilkan selama proses pembangunan jalan tambang dan menilai peran teknologi Building Energy Modeling (BEM) dalam mitigasi emisi tersebut. Metode penelitian meliputi pengumpulan data detail tentang desain teknik, biaya material, dan koefisien emisi karbon, dengan analisis yang berfokus pada perhitungan emisi karbon dari masing-masing material dan penerapan teknologi BEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total emisi karbon yang dihasilkan dari pembangunan jalan tambang PT ABC mencapai 796.713 ton CO2. Penerapan teknologi BEM berpotensi mengurangi emisi karbon hingga 30%, sehingga total CO2 tersisa sebanyak 557.799 ton. Studi ini memberikan wawasan penting tentang dampak lingkungan dari sektor konstruksi dan manfaat memanfaatkan teknologi inovatif untuk perencanaan yang lebih berkelanjutan. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan perlunya mengintegrasikan praktik konstruksi berkelanjutan dan mengadopsi teknologi BEM dalam proyek jalan pertambangan untuk mendukung target nasional Indonesia dalam pengurangan emisi gas rumah kaca. Rekomendasi dibuat bagi pembuat kebijakan dan praktisi untuk fokus pada pengembangan infrastruktur ramah lingkungan untuk mencapai keberlanjutan di sektor konstruksi.
References
Biro Komunikasi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. (2022, November 11). Komitmen Net Zero Carbon Tahun 2060, Indonesia Seimbangkan Target Emisi dan Target Pembangunan Ekonomi. Https://Maritim.Go.Id/Detail/Komitmen-Net-Zero-Carbon-Tahun-2060-Indonesia-Seimbangkan-Target-Emisi-Dan-Target-Pembangunan-Ekonomi.
Chen, P., Lu, Y., Wan, Y., & Zhang, A. (2021). Assessing carbon dioxide emissions of high-speed rail: The case of Beijing-Shanghai corridor. Transportation Research Part D: Transport and Environment, 97, 102949. https://doi.org/10.1016/j.trd.2021.102949
Du, H., Chen, Z., Peng, B.-B., Southworth, F., Ma, S., & Yuan, W. (2019). What drives CO2 emissions from the transport sector? A linkage analysis. Energy, 175. https://doi.org/10.1016/j.energy.2019.03.052
Fisch-Romito, V., & Guivarch, C. (2019). Transportation infrastructures in a low carbon world: An evaluation of investment needs and their determinants. Transportation Research Part D: Transport and Environment, 72. https://doi.org/10.1016/j.trd.2019.04.014
Herman Hendra Jurusan Arsitektur -Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya, F. (2016). PEMBANGUNAN PERUMAHAN RENDAH EMISI KARBON DI SURABAYA TIMUR. In Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan IV.
Jurizat, A., & Ramadhan, T. (2020). Embodied Energy Pada Dinding Bambu Anyaman Dan Plester. Jurnal Arsitektur Zonasi, 3(2).
Liu, N., Wang, Y., Bai, Q., Liu, Y., Wang, P. S., Xue, S., Yu, Q., & Li, Q. (2022). Road life-cycle carbon dioxide emissions and emission reduction technologies: A review. Journal of Traffic and Transportation Engineering (English Edition), 9(4), 532–555.
Marpaung, R. (2014a). PERBANDINGAN EMISI CO2 MENGGUNAKAN BETON DAN ASPAL (STUDI KASUS REKoNSTRUKSI JALAN NASIoNAL PRovINSI RIAU). Jurnal Sosek Pekerjaan Umum, 6(3).
Marpaung, R. (2014b). PERBANDINGAN EMISI CO2 MENGGUNAKAN BETON DAN ASPAL (STUDI KASUS REKoNSTRUKSI JALAN NASIoNAL PRovINSI RIAU). Jurnal Sosek Pekerjaan Umum, 6(3).
Trencher, G. (2020). Strategies to accelerate the production and diffusion of fuel cell electric vehicles: Experiences from California. Energy Reports, 6, 2503–2519. https://doi.org/10.1016/j.egyr.2020.09.008
Wang, C., Yao, X., Ma, K., Zhang, C., Dang, S., Fan, M., Luo, W., Zheng, Y., Pan, C., & Ren, G. (2024). A Study of Carbon Emissions during the Operational Period of an Integrated Expressway Construction Station. Sustainability, 16, 7384. https://doi.org/10.3390/su16177384
Wang, Q.-Z., Wang, N.-N., Tseng, M.-L., Huang, Y.-M., & Li, N.-L. (2020). Waste tire recycling assessment: Road application potential and carbon emissions reduction analysis of crumb rubber modified asphalt in China. Journal of Cleaner Production, 249, 119411.
Wang, X., Zheng, H., Wang, Z., Shan, Y., Meng, J., Liang, X., Feng, K., & Guan, D. (2019). Kazakhstan’s CO2 emissions in the post-Kyoto Protocol era: Production- and consumption-based analysis. Journal of Environmental Management, 249, 109393. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2019.109393
Wijaya, D., & Jin, O. F. (2024). Penerapan Manajemen Penjadwalan Dengan Konsep Bangunan Hijau. Jurnal Rekayasa Sipil, 20(3), 190–198. https://doi.org/10.25077/jrs.20.3.190-198.2024
Yao, Q., Han, M., & Liu, W. (2018). Tracking embodied carbon flows in the Belt and Road regions. Dili Xuebao/Acta Geographica Sinica, 73, 2210–2222. https://doi.org/10.11821/dlxb201811012
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Azwar Samitra, Oei Fuk Jin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




