Membaca Ulang Praktik Demokrasi Digital: Belajar dari Prancis, Meneropong Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i5.4112Keywords:
Demokrasi digital, Parlement et Citoyens, OpenParliament.id, Transparansi, DeliberasiAbstract
Demokrasi digital di Indonesia menghadapi tantangan serius dalam mewujudkan partisipasi publik yang substantif. Meskipun platform seperti OpenParliament.id telah dikembangkan untuk meningkatkan transparansi legislatif, fungsinya masih terbatas pada penyediaan informasi satu arah tanpa ruang deliberatif yang memungkinkan warga negara terlibat aktif dalam proses legislasi. Masalah ini mencerminkan bahwa kehadiran teknologi digital tidak secara otomatis meningkatkan kualitas demokrasi, terutama ketika tidak diimbangi dengan desain partisipasi yang deliberatif dan kemauan politik dari institusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik demokrasi digital di Indonesia melalui studi kasus OpenParliament.id dan membandingkannya dengan model Parlement et Citoyens di Prancis yang telah berhasil menciptakan ruang dialog antara warga dan parlemen. Menggunakan metode kualitatif komparatif berbasis studi kasus dan analisis konten digital, penelitian ini menemukan bahwa keberhasilan demokrasi digital sangat dipengaruhi oleh desain partisipatif yang melibatkan warga secara aktif dan respons institusi terhadap masukan publik. Implikasinya, perlu reformasi tata kelola partisipasi digital agar tidak sekadar menjadi etalase transparansi, melainkan ruang bersama untuk menyusun kebijakan secara lebih demokratis, inklusif, dan responsif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Wakhyuning Ngarsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




