Jurnal Optimalisasi Administrasi Pajak Daerah Berbasis Data Spasial: Studi Implementasi Google Maps Pada Pajak Barang dan Jasa Tertentu Atas Makanan dan Minuman di DKI Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i5.4117Keywords:
Google Maps, pajak daerah, Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas Makanan dan Minuman, digitalisasi pajak, administrasi perpajakanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan data spasial berbasis Google Maps dalam proses pendataan Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas Makanan dan Minuman di Provinsi DKI Jakarta. Latar belakang penelitian ini didorong oleh tantangan klasik dalam administrasi perpajakan daerah, seperti keterbatasan jangkauan verifikasi objek pajak, tingginya biaya operasional lapangan, dan belum optimalnya integrasi data lintas sistem. Pemanfaatan teknologi berbasis lokasi, seperti Google Maps, dinilai mampu memberikan lompatan digital dalam modernisasi tata kelola pajak daerah. Studi ini mengadopsi pendekatan campuran (mixed methods) yang menggabungkan analisis kuantitatif dari hasil survei dengan temuan kualitatif berbasis wawancara dan observasi langsung. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dalam pengayaan penerapan Technology Acceptance Model (TAM) dan Digital Governance Framework dalam konteks birokrasi fiskal lokal, serta mendorong konsep baru berupa Geospatial Tax Intelligence sebagai pendekatan alternatif dalam reformasi perpajakan daerah. Secara praktis, studi ini menghasilkan prototipe sistem berbasis Google Maps yang mampu meningkatkan cakupan pendataan objek pajak dan efisiensi operasional mengalami peningkatan yang ditunjukkan melalui pengurangan signifikan dalam penggunaan anggaran operasional lapangan. Studi juga mengidentifikasi faktor-faktor penentu keberhasilan seperti literasi digital petugas pajak, infrastruktur TIK, serta sinergi kebijakan antar instansi. Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan geografis yang hanya mencakup wilayah DKI Jakarta dan belum mengakomodasi perbandingan antardaerah secara longitudinal. Namun, temuan ini dapat dijadikan pijakan awal bagi replikasi di daerah lain. Implikasi kebijakan dari studi ini mencakup pentingnya penyusunan regulasi turunan untuk legalisasi bukti digital, penyediaan anggaran khusus untuk integrasi sistem informasi spasial, serta pembentukan unit kerja khusus untuk inovasi dan teknologi perpajakan di lingkungan pemerintah daerah.
References
Andriani, R. N. R., & Wahid, N. N. (2018). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah dan Dana Perimbangan Terhadap Kemandirian Keuangan Daerah. Jurnal Akuntansi, 13(1), 30–39.
Dimetheo, G., Salsabila, A., Ceysha, N., & Izaak, A. (2023). Implementasi Core Tax Administration System sebagai Upaya Mendorong Kepatuhan Pajak di Indonesia. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Dan Perpajakan, 3(1).
Dowa, P. P. C., & Nallien, E. M. (2022). Implementasi Penggunaan Aplikasi E-Nadi Yang Terintegrasi Dengan Tanda Tangan Elektronik Dalam Mewujudkan e-Government. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 14(2). https://doi.org/10.33701/jiapd.v14i2.2742
Falah, F. (2020). GIS-Based Spatial Modeling of Flood Risk Areas in Iran. Geomatics, Natural Hazards and Risk, 11(1), 231–251.
Fatriyanto Mooduto, M., Wulansari, H., & Riyadi, R. (2021). Pengelolaan Warkah Digital dan Integrasinya dengan Data Spasial Bidang Tanah Menuju Pelayanan Online di Kabupaten Bantul. Tunas Agraria, 4(2). https://doi.org/10.31292/jta.v4i2.142
Gracheva, E. Yu., Artemov, N. M., & Ponomareva, K. A. (2021). Transformation of the legal regulation of tax relations in the digital economy context. Law Enforcement Review, 5(3). https://doi.org/10.52468/2542-1514.2021.5(3).45-56
Hakim, M. M. (2016). Analisis Model Penerimaan Pengguna Sistem Pelaporan Pajak Online. Simetris?: Jurnal Teknik Mesin, Elektro Dan Ilmu Komputer, 7(1). https://doi.org/10.24176/simet.v7i1.526
Hassaan, M. A. (2015). A gis-based suitability analysis for siting a solid waste incineration power plant in an urban area case study: Alexandria governorate, Egypt. Journal of Geographic Information System, 7(6), 643–657.
Kim, J., Park, H., & Lee, S. (2023). GIS and AI integration for local tax reform in South Korea. Journal of Public Administration Research, 45(1), 52–67.
Lailiyah, K. (2022). Digitalisasi Desa Sebagai Upaya Percepatan Pelayanan Publik Dalam Mewujudkan Good Governance. Ristek?: Jurnal Riset, Inovasi Dan Teknologi Kabupaten Batang, 6(2). https://doi.org/10.55686/ristek.v6i2.112
Pradana, R. B. (2023). Pengaruh Penerimaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD)(Studi Kasus pada Kota Cirebon). Universitas Islam Indonesia.
Riksfardini, M., Sagara, B., Firmanto, F. S., & Handayani, N. (2023). Inovasi Pelayanan Pajak Berbasis E-Government Melalui Penggunaan E-Filing Dalam Peningkatan Kualitas Pelayanan. Pentahelix, 1(1). https://doi.org/10.24853/penta.1.1.35-44
Rosdiana, H. (2022). Optimalisasi pajak daerah berbasis GIS: Studi kasus Kota Bandung. Jurnal Kebijakan Fiskal Daerah, 8(1), 45–60.
Sahrina, A., Purwanto, P., Rosyida, F., Prasetyono, D., Sulistio, I., & Pamungkas, C. E. (2023). Digitalisasi Dokumen Pertanahan Desa Berbasis WebGIS di Desa Sukorejo Kecamatan Gondanglegi Kabupaten Malang. Martabe?: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(12).
Saifuddin, R. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Jurnal Kelitbangan, 8(2).
Wang, Y., & Nanehkaran, Y. A. (2024). GIS-based fuzzy logic technique for mapping landslide susceptibility analyzing in a coastal soft rock zone. Natural Hazards, 1–33.
Yunas, N. S., Hakim, A. I., & Pohan, I. A. (2023). Triple Disruption dan Percepatan Akselerasi Transformasi Digital di Desa. Matra Pembaruan, 7(2). https://doi.org/10.21787/mp.7.2.2023.87-97
?????????, ?. ?. (2023). Threats And Risks Of Digitalization For Tax Administration. ???? ? ??????????, 1(69). https://doi.org/10.54220/1994-0874.2023.35.76.006
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Friska Sintia Dewi, Achmad Lutfi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




