Kualitas Penggunaan Kategori Fatis dalam Terjemahan Video Takarir Berbahasa Indonesia: Sebuah Studi Penerjemahan

Main Article Content

Shofi Novita
Universitas Indonesia
Doni Jaya
Universitas Indonesia

Penerjemahan telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat modern saat ini. Kegiatan menerjemahkan dapat dijumpai dalam segala aktivitas manusia baik dalam percakapan langsung maupun dalam ranah media sosial. Penelitian ini membahas tentang kualitas terjemahan takarir bahasa Indonesia dalam kanal YouTube Sacha Stevenson terkhusus pada daftar putar “Nasib Saya Nikah”. Penelitian menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Teori yang digunakan dalam penelitian ini mencakup teori kategori fatis oleh Kridalaksana (2007); prosedur penerjemahan oleh Newmark (1988) & Vinay dan Dalbernet (1965); dan teori kualitas penerjemahan oleh Koby (2014), serta angket yang merujuk pada rubrik penilaian terjemahan Lembaga Bahasa Internasional Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjemahan takarir yang diciptakan oleh penutur asing dalam video YouTube-nya tergolong sebagai takarir dengan kualitas yang sangat baik. Terjemahan takarir yang berkualitas dihasilkan dengan cara memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar serta penerapan prosedur yang tepat. Kategori fatis yang terkandung dalam takarir diterjemahkan menggunakan beberapa prosedur meliputi penambahan, modulasi, harfiah, padanan kultural dan parafrase. Prosedur penambahan dan parafrase merupakan prosedur yang mendominasi dalam penerjemahan takarir.


Keywords: Takarir, Penerjemahan, Kategori Fatis, Kualitas Penerjemahan
Akpaca, S. M., Minaflinou, E., & Afolabi, S. 2020. Translation in the Era of Globalisation. International Journal of Linguistics and Communication, 8(2), pp. 13–21. https://doi.org/10.15640/ijlc.v8n2a2
Al-Mubarrok, M. R., & Wagiati, W. 2021. Analisis Struktur dan Pola Kalimat pada Karangan Anak Penyandang Tunagrahita Sedang IQ 40-50: Kajian Sintaksis. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 16(1), pp. 20–34. https://doi.org/10.14710/nusa.16.1.20-34
Cronin, M. 2003. Translation and Globalization. London: Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203378816
Dewi, H. D., & Wijaya, A. 2021. Dasar-dasar Penerjemahan Umum (Second Edition). Bandung: Manggu.
Kardimin. (2018). Peran Bahasa dan Budaya dalam Penerjemahan Teks Bernuansa Keagamaan. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam, 3(1), 241–270. Retrieved from https:// https://doi.org/10.14421/mjsi
Kulsum, U. 2012. Membandingkan Partikel Fatis deh dan dong dalam Bahasa Idnonesia. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 1(1), 40. https://doi.org/10.26499/rnh.v1i1.15
Sari, L. W., & Dewi, I. S. 2024. Analisis Metode Penerjemahan dalam Novel “Alice’s Adventures in Wonderland”. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(2), pp. 318–327. https://doi.org/10.54832/jupe2.v2i2.378
Sumarto, S. 2019. Budaya, Pemahaman dan Penerapannya: “Aspek Sistem Religi, Bahasa, Pengetahuan, Sosial, Keseninan dan Teknologi”. Jurnal Literasiologi, 1(2), 16. https://doi.org/10.47783/literasiologi.v1i2.49
Simaremare, J. A., Sipayung, N., Butar Butar, B., Purba, M. 2023. Bentuk dan Fungsi Kategori Fatis dalam Novel Alvaska Matcharay. Jurnal Ide Bahasa, 5(2), pp. 310–318. https://doi.org/10.37296/idebahasa.v5i2.146
Sofiyanti, K., & Nababan, M. 2022. Translation Analysis of Phatic Expressions in the Series Entitled Cek Toko Sebelah: Babak Baru. Translation and Linguistics, 2(3), pp. 116–125. https://doi.org/10.20961/transling.v2i3.67381
Abercrombie, D. 1998. Phatic Communion, in J. L. Mey (Eds.). Concise Encyclopedia of Pragmatics, pp. 672–673. Amsterdam: Elsevier.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (n.d.). Ayo. In Kamus Besar Bahasa Indonesia. Retrieved January 15, 2025, from https://kbbi.web.id/ayo
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (n.d.). Pun. In Kamus Besar Bahasa Indonesia. Retrieved January 15, 2025, from https://kbbi.web.id/pun
Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. 2003. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.
Cambridge University Press & Assessment. (n.d.). Come On. In Cambridge dictionary. Retrieved January 15, 2025, from https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/come-on
Cambridge University Press & Assessment. (n.d.). Let Us. In Cambridge dictionary. Retrieved January 9, 2025, from https://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/let-s?q=let%27s
Catford, J. C. 1965. A Linguistic Theory of Translation: An Essay in Applied Linguistic. London: Oxford University Press.
Chaer, A. 2012. Tata Bahasa Praktis Bahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Creswell, J. W. 2012. Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research (Fourth Edition). Boston: Pearson Education Inc.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. 2018. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (Fifth Edition). Los Angeles: SAGE Publications Inc.
Cronin, M. 2003. Translation and Globalization. London: Routledge.
Dewi, H. D. 2015. Comparing Two Translation Assessment Models: Correlating Student Revisions and Perspectives [Disertasi]. Kent: Kent State University.
Dewi, H. D., &Wijaya, A. 2021. Dasar-dasar Penerjemahan Umum (Edisi Kedua). Bandung: Manggu.
Hartono, R. 2017. Pengantar Ilmu Menerjemah. Semarang: Cipta Prima Nusantara.
Malinowski, B. 1923. The Problem of Meaning in Primitive Languages, in C. K. Ogden, & I. A. Richards (Eds.). The Meaning of Meaning, pp. 296–336. New York: A Harvest Book.
Merriam-Webster. (n.d.). Even. In Merriam-Webster dictionary. Retrieved January 24, 2025, from https://www.merriam-webster.com/dictionary/even
Moeliono, A. M. 1988. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Perum Balai Pustaka.
Muam, A., & Nugraha, C. D. 2019. Pengantar Penerjemahan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Jackson, S. L. 2009. Research Methods and Statistics: A Critical Thinking Approach (Third Edition). Wadsworth: Cengage Learning.
Kardimin. 2018. Peran Bahasa dan Budaya dalam Penerjemahan Teks Bernuansa Keagamaan. Mukaddimah: Jurnal Studi Islam, 3(1), 241–270. https://ejournal.uin-suka.ac.id/pusat/mukaddimah/article/view/2753/1952
Keraf, G. 1984. Tata Bahasa Indonesia. Flores: Nusa Indah.
Koby, G. S., Fields, P., Hague, D. R., Lommel, A., & Melby, A. 2014. Defining Translation Quality. Tradumàtica, (12), 413–420. https://doi.org/10.5565/tradumatica.76
Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kridalaksana, H. 2007. Kelas Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kulsum, U. 2012. Iya deh atau Iya dong?: Membandingkan Partikel Fatis deh dan dong dalam Bahasa Indonesia. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 1(1), 40. https://doi.org/10.26499/rnh.v1i1.15
Kushartanti. 2005. Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Newmark, P. 1988. A Textbook of Translation. London: Prentice Hall International Ltd.
Rahardi, R. K. 1999. Imperatif dalam Bahasa Indonesia: Penanda-penanda Kesantunan Linguistiknya. Humaniora, 11(2), 16–23. https://doi.org/10.22146/jh.658
Ramlan, M. 1981. Ilmu Bahasa Indonesia: Sintaksis. Yogyakarta: Karyono.
Richards, J. C., & Schmidt, R. W. 2011. Longman Dictionary of Language Teaching and Applied Linguistics (Fourth Edition). London: Routledge.
Setyadi, A. 2018. Sifat Pragmatis Partikel Lah dalam Kalimat Perintah. NUSA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 13(1), 110–118. https://doi.org/10.14710/nusa.13.1.110-118
Shuttleworth, M. 2008. Descriptive Research Design. Explorable. https://explorable.com/descriptive-research-design.
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Venuti, L. 1995. The Translator’s Invisibility. London: Routledge.
Vinay, J. P., & Darbelnet, J. 2000. A Methodology of Translation, in Venuti L. (Eds.). The Translation Studies Reader, pp. 84–91. London and NewYork: Routledge.