Analisis Strategi Problematika Keunggulan Sektor Pertanian Terhadap Ambiguitas Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Halmahera Tengah

Authors

  • Muhammad Kamal Universitas Khairun, Indonesia
  • Firdaus Duko Universitas Khairun, Indonesia
  • Bakri Soamole Universitas Khairun, Indonesia
  • Abdulrahman Senuk Universitas Khairun, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v4i10.4563

Keywords:

Strategi keunggulan pertanian, ambiguitas pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Halmahera Tengah

Abstract

Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama yang mencerminkan peningkatan kapasitas produksi, kesejahteraan masyarakat, serta perubahan struktural menuju kondisi ekonomi yang lebih baik secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ambiguitas sektor pertanian dalam pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Halmahera Tengah, dimana masifnya industri perusahaan besar dan konversi lahan pertanian menjadi tantangan bagi sektor pertanian terhadap pertumbuhan ekonomi. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis Location Quotient (LQ) untuk mengidentifikasi komoditas unggulan dan analisis SWOT untuk merumuskan strategi pengembangan sektor pertanian. Data yang digunakan adalah data sekunder PDRB Kabupaten Halmahera Tengah dan Provinsi Maluku Utara tahun 2018-2023, serta data primer dari 50 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas unggulan meliputi pala, cengkeh, bawang daun, bawang merah, bayam, kangkung, sawi, semangka, dan terung yang mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Sektor pertanian menghadapi kendala utama berupa rendahnya kualitas sumber daya manusia, infrastruktur yang belum memadai, serta ancaman alih fungsi lahan. Strategi pengembangan yang diusulkan meliputi peningkatan kapasitas SDM, modernisasi infrastruktur, diversifikasi komoditas, dan pengelolaan lahan secara berkelanjutan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

References

Ashari, N. (2017). Peran perbankan nasional dalam pembiayaan sektor pertanian di Indonesia. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 27(1). https://doi.org/10.21082/fae.v27n1.2009.13-27

Elsjamina, A. (2014). Pembangunan sektor unggulan sebagai penggerak pembangunan ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(2), 145–160.

Febriyana, E. (2020). Analisis sektor unggulan ekonomi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Paradigma Multidisipliner, 1(1), 89–102.

Hesthria, N., & Pajaria, Y. (2023). Peran pembiayaan syariah dalam menghindari sistem ijon di sektor pertanian Indonesia. Islamic Economics and Business.

Istimafaqir, F. (2021). Sektor unggulan dalam struktur perekonomian Provinsi Maluku Utara (analisis input-output dan location quotient). Poros Ekonomi, 10(1), 1–20.

Kotler, P. (2002). Manajemen pemasaran. Jakarta: PT Prenhallindo.

Ma’turidi, D. H. (2016). Peran pembiayaan syariah dalam pembangunan pertanian di Indonesia. Pembangunan dan Kebijakan Ekonomi Indonesia Menghadapi Tantangan Globalisasi Ekonomi.

Maryanti, S., Hutagaol, M. P., & Arifin, B. (2015). Strategi pengembangan ekonomi lokal untuk meningkatkan daya saing pada era Masyarakat Ekonomi ASEAN. Jurnal Manajemen & Agribisnis, 12(1), 41–52.

Meilena, E., & Mohammad, W. (2023). Analisis penentuan sektor unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bangkalan. JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi), 9(4). https://doi.org/10.35870/jemsi.v9i4.1282

Muhammad, A., Kadir, A., & Samad, M. A. (2024). Analisis sektor unggulan dan perubahan struktur ekonomi di Kabupaten Halmahera Selatan. Jurnal Ekonomi Regional, 15(2), 112–128.

Mulyanto, E., & Srijatmiko, T. (2024). Analisis basis sektor unggulan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang. Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 4(2), 9–15.

Nasir, M. (2015). Analisis pengaruh sektor unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumatera Utara. Prosiding Seminar Hasil Penelitian Lembaga Penelitian Unimed.

Nurmanaf, A. R., & Supardi. (2004). Peranan sektor non pertanian terhadap pendapatan rumah tangga petani berlahan sempit. SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 4(3), 223–236.

Parman, P. (2021). Perbankan syariah dan perannya dalam pembiayaan sektor pertanian di Aceh. SYARIAH: Journal of Islamic Law, 3(1). https://doi.org/10.22373/sy.v3i1.298

Qubro, G., Muljaningsih, S., & Asmara, K. (2021). Pengaruh sektor unggulan terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Syntax Admiration, 2(8). https://doi.org/10.46799/jsa.v2i8.298

Rahman, N. (2021). Analisis pola pertumbuhan ekonomi sektor unggulan Kabupaten Halmahera Barat. Jurnal Poros Ekonomi, 10(1).

Restiatun. (2009). Identifikasi sektor unggulan dan ketimpangan antarkabupaten/kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan, 10(1), 77–98.

Ritayani, I. (2014). Analisis komoditas unggulan sektor pertanian di wilayah Sumatera. Jurnal Ekonomi, 11(2), 215–235.

Sukirno, S. (2003). Pengantar teori makroekonomi. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Tupamahu, Y. (2021). Kajian perekonomian regional Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara. Grebisnis Perikanan, 14(2), 328–342.

Umasugi, L. (2019). Analisis peranan sektor pertanian terhadap perekonomian di Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara. Jurnal Ilmiah Agribisnis dan Perikanan, 12(1), 56–68.

Untoro, J., & Yuniarti, D. (2020). Ekonomi makro: Teori dan aplikasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Wiliandari, R., & Aggraini, D. (2023). Analisis sektor unggulan di Kabupaten Sambas tahun 2018–2021 berdasarkan metode tipologi klasen. Ekodestinasi, 1(1), 37–46.

Zakaria, W. A., & Swastika, D. K. S. (2004). Kelompok tani sebagai unit analisis untuk memahami adopsi teknologi dan dinamika perubahan sosial ekonomi di pedesaan. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 22(2), 89–104.

Downloads

Published

2025-10-29