Kearifan Lokal Budaya Jawa Pada Ritual Keagamaan Komunitas Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) di Desa Pekuncen Kecamatan Kroya Cilacap
Main Article Content
Penelitian ini mengkaji kearifan lokal budaya Jawa yang terintegrasi dalam ritual keagamaan komunitas Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) di Desa Pekuncen, Kecamatan Kroya, Cilacap. Komunitas HPK, sebagai salah satu entitas penghayat kepercayaan di Indonesia, mempertahankan dan merevitalisasi nilai-nilai luhur Jawa dalam praktik keagamaan mereka. Fokus utama penelitian adalah bagaimana unsur-unsur budaya Jawa, seperti tradisi, nilai etika, simbolisme, dan filosofi hidup, termanifestasi dalam setiap tahapan ritual. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan anggota komunitas, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ritual keagamaan HPK tidak hanya berfungsi sebagai sarana peribadatan, melainkan juga sebagai medium pelestarian identitas budaya Jawa. Aspek-aspek kearifan lokal seperti konsep manunggaling kawula Gusti, hamemayu hayuning buwana, serta praktik slametan dan sesaji, menjadi inti dari pelaksanaan ritual. Ritual-ritual tersebut, seperti ritual bersih desa, ruwatan, dan upacara daur hidup, sarat akan makna filosofis dan etis yang diwariskan secara turun-temurun, mengajarkan harmoni dengan alam, sesama manusia, dan Tuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kearifan lokal budaya Jawa dalam ritual keagamaan komunitas HPK di Desa Pekuncen adalah cerminan dari adaptasi dan ketahanan budaya dalam menghadapi modernisasi. Komunitas ini berhasil menjaga keberlangsungan nilai-nilai tradisional sambil tetap relevan dalam konteks sosial kontemporer, menjadikan ritual keagamaan mereka sebagai benteng pelestarian warisan budaya yang tak ternilai.
Adriansyah, R., Ma’shum, H. S., & Permana, H. (2022). Analisis aliran-aliran pemikiran dalam pendidikan Islam. Al-I’tibar: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 29–34.
Agus, B. (2006). Agama dalam kehidupan manusia. PT Raja Grafindo Persada.
Amin, D. M. (2002). Islam dan kebudayaan Jawa. Gama Media.
Azizah, F. P. (2023). Tradisi animisme dan dinamisme dalam masyarakat Tigo Luhah Tanah Sekudung. Majalah Ilmiah Tabuah: Talimat, Budaya, Agama dan Humaniora, 27(1), 8–15.
Bachtiar, B. M. (2023). Implementasi karakter peduli sosial sebagai pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam komunitas motor Vespa (Studi di Komunitas Vespa Antique Club Indonesia Cabang Bandung). Logika: Jurnal Penelitian Universitas Kuningan, 14(01), 30–41.
Dofari, D. (2018). Pengaruh budaya Nusantara terhadap implementasi nilai-nilai Islam di Indonesia. FITRAH: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 4(2), 283–296.
Endraswara, S. (2017). Agama Jawa: Ajaran, amalan, dan asal-usul kejawen. Media Pressindo.
Harahap, A. (2019). Penghayat kepercayaan, bagian dari masyarakat yang harus kita jaga dan hormati. Good News from Indonesia.
Indarwati. (2008). Dualisme keberagaman dalam agama Jawa. Dalam Ahmad Khalil, Islam Jawa, sufisme dalam etika dan tradisi Jawa. UIN Malang Press.
Ismawati. (2000). Budaya dan kepercayaan Jawa masa Pra-Islam. Dalam Darori Amin (Ed.), Islam dan kebudayaan Jawa. Gajah Mada.
Khobir, A., & Khasanah, N. (2020). Potret diskriminasi pendidikan: Gerakan sosial baru dan perlawanan agama lokal “Agama Djawa Soenda”. Penerbit NEM.
Kristina, V., & Febriany, Z. (2020). Dinamika pengakuan penghayat kepercayaan di Indonesia. Indonesian Journal of Religion and Society, 2(2), 97–112.
Lubis, H. M. R. (2017). Sosiologi agama: Memahami perkembangan agama dalam interaksi Islam. Kencana.
Rahman, M. F., Najah, S., Furtuna, N. D., & Anti, A. (2020). Bhinneka Tunggal Ika sebagai benteng terhadap risiko keberagaman bangsa Indonesia. Al-Din: Jurnal Dakwah dan Sosial Keagamaan, 6(2).
Santosa, I. B. (2021). Spiritualisme Jawa: Sejarah, laku, dan intisari ajaran. Diva Press.
Simanjuntak, B. A. (2016). Tradisi, agama, dan akseptasi modernisasi pada masyarakat pedesaan Jawa (Edisi revisi). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Simanjuntak, T. (2015). Progres penelitian Austronesia di Nusantara. Amerta, 33(1), 25–44.
Sulaiman, S. (2018). Problem pelayanan terhadap kelompok penghayat kepercayaan di Pati, Jawa Tengah. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi), 4(2), 207–220.
Sutiyono, A. (2014). Kearifan budaya Jawa pada ritual keagamaan komunitas Himpunan Penghayat Kepercayaan (HPK) di Desa Adipala dan Daun Lumbung Cilacap. LP2M IAIN Walisongo.
Zakiyah, Z. (2020). Ekspresi religiositas penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Cilacap, Jawa Tengah. Harmoni, 19(2), 391–410.
