Pemodelan Kinetika Pirolisis Biomassa Campuran Sekam Padi dan Tongkol Jagung
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i7.4592Keywords:
Pirolisis, Biomassa, Sekam Padi, Tongkol Jagung, Pemodelan Kinetika, Energi AktivasiAbstract
Penelitian ini menyajikan pemodelan kinetika proses pirolisis cepat campuran biomassa sekam padi dan tongkol jagung untuk menghasilkan produk cair. Dengan semakin meningkatnya kekhawatiran tentang pemanasan global dan penipisan sumber daya energi fosil, sumber energi alternatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan semakin diperlukan. Biomassa, khususnya limbah pertanian, menawarkan solusi menjanjikan untuk produksi biofuel. Pirolisis adalah proses pemecahan termal yang terjadi tanpa oksigen, menghasilkan bio-crude oil, biochar, dan gas pirolisis. Untuk mengoptimalkan proses pirolisis dan hasilnya, pemahaman mendalam tentang mekanisme reaksi dan kinetikanya sangat penting. Penelitian ini menggunakan metode isokonversi model-bebas seperti Kissinger-Akahira-Sunose (KAS) dan Flynn-Wall-Ozawa (FWO) untuk analisis kinetika, memberikan wawasan tentang tahapan reaksi selama pirolisis. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa energi aktivasi (Ea) meningkat dengan tingginya derajat konversi, dengan campuran menunjukkan perilaku yang merupakan kombinasi aditif dari komponen-komponennya. Hasil ini sangat penting untuk desain dan optimasi reaktor pirolisis yang efisien serta kontribusinya terhadap pemanfaatan biomassa yang berkelanjutan.
References
Al-Ghussain, L. (2019). Global warming: review on driving forces and mitigation. In Environmental Progress and Sustainable Energy (Vol. 38, Issue 1). https://doi.org/10.1002/ep.13041
Bhavanam, A., & Sastry, R. C. (2015). Kinetic study of solid waste pyrolysis using distributed activation energy model. Bioresource Technology, 178. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2014.10.028
Cai, J., Wu, W., Liu, R., & Huber, G. W. (2013). A distributed activation energy model for the pyrolysis of lignocellulosic biomass. Green Chemistry, 15(5). https://doi.org/10.1039/c3gc36958g
Diffenbaugh, N. S., & Burke, M. (2019). Global warming has increased global economic inequality. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 116(20). https://doi.org/10.1073/pnas.1816020116
Feng, Y., Qiu, K., Zhang, Z., Li, C., Rahman, M. M., & Cai, J. (2022). Distributed activation energy model for lignocellulosic biomass torrefaction kinetics with combined heating program. Energy, 239. https://doi.org/10.1016/j.energy.2021.122228
Hansen, J. E., Sato, M., Simons, L., Nazarenko, L. S., Sangha, I., Kharecha, P., Zachos, J. C., von Schuckmann, K., Loeb, N. G., Osman, M. B., Jin, Q., Tselioudis, G., Jeong, E., Lacis, A., Ruedy, R., Russell, G., Cao, J., & Li, J. (2023). Global warming in the pipeline. Oxford Open Climate Change, 3(1). https://doi.org/10.1093/oxfclm/kgad008
Haruna, Moh. F. (2020). Analisis Biomasa Dan Potensi Penyerapan Karbon Oleh Tanaman Pohon Di Taman Kota Luwuk. Jurnal Pendidikan Glasser, 4(2). https://doi.org/10.32529/glasser.v4i2.742
Haryanti, P. W. M. T. A. &. (2022). Strategi Penanggulangan Pemanasan Global. E-Jurnal.Iaipd-Nganjuk.Ac.Id, 9(2).
Ji, G., Raheem, A., Wang, X., Fu, W., Qu, B., Gao, Y., Li, A., Zhao, M., Dong, W., & Zhang, Z. (2020). Kinetic analysis of algae gasification by distributed activation energy model. Processes, 8(8). https://doi.org/10.3390/PR8080927
Kumar, A. (2018). Global warming, climate change and greenhouse gas mitigation. Biofuels: Greenhouse Gas Mitigation and Global Warming: Next Generation Biofuels and Role of Biotechnology, 1–16.
Leu, B. (2021). Dampak pemanasan global dan upaya pengen-daliannya melalui pendidikan lingkungan hidup dan pendidikan islam. AT-TADBIR: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2), 1–15.
Niapele, S. (2013). Estimasi biomassa dan karbon tegakan dipterocarpa pada ekosistem hutan primer dan LOA (Log Over Area) di PT. Sari Bumi Kusuma (SBK) Kalimantan Tengah. Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan, 6(1). https://doi.org/10.29239/j.agrikan.6.1.29-36
Pandebesie, E. S., & Kartini, A. M. (2016). PRODUKSI BIOETANOL dari BATANG Sorghum bicolor (L.) Moench dengan Saccharomyces cerevisiae dan KONSORSIUM S. cerevisiae-Pichia stipitis. Jurnal Purifikasi, 16(2). https://doi.org/10.12962/j25983806.v16.i2.43
Papilo, P., Kunaifi, K., Hambali, E., Nurmiati, N., & Pari, R. F. (2016). Penilaian Potensi Biomassa Sebagai Alternatif Energi Kelistrikan. Jurnal PASTI (Penelitian Dan Aplikasi Sistem Dan Teknik Industri), 9(2).
Parinduri, L., Yusmartato, Y., & Parinduri, T. (2018). Kontribusi Konversi Mobil Konvensional Ke Mobil Listrik Dalam Penanggulangan Pemanasan Global. JET (Journal of Electrical Technology), 3(2), 116–120.
Sayyidati, A. (2017). Isu Pemanasan Global dalam Pergeseran Paradigma Keamanan pada Studi Hubungan Internasional. Jurnal Hubungan Internasional, 6(1), 38–45.
Sindhuwati, C., Mustain, A., Rosly, Y. O., Aprijaya, A. S., Mufid, M., Suryandari, A. S., Hardjono, H., & Rulianah, S. (2021). Review: Potensi Tandan Kosong Kelapa Sawit sebagai Bahan Baku Pembuatan Bioetanol dengan Metode Fed Batch pada Proses Hidrolisis. Jurnal Teknik Kimia Dan Lingkungan, 5(2). https://doi.org/10.33795/jtkl.v5i2.224
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Vila Rosa, Yazid Bindar, Elvi Restiawaty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




