Pandangan Kepala Desa Serta Implementasi Desa Kayu Kebek Terhadap Sdg’s Desa Ke- 8

Main Article Content

Ahmad Feryan Perwira Yudha
Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Havidz Ageng Prakoso
Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia
Agus Hari Wibawa
Universitas Muhammadiyah Malang, Indonesia

Arah kebijakan pembangunan nasional menitikberatkan faktor berkelanjutan pada semua sektor, termasuk pariwisata. Pengembangan desa wisata yang bersifat mengarusutamakan pemberdayaan dan partisipasi aktif masyarakat merupakan salah satu manifestasi arah kebijakan tersebut. Dibutuhkan langkah yang berkesinambungan dalam rangka mencari solusi atas permasalahan tersebut. Studi ini bertujuan untuk mengetahui, memahami, dan menjelaskan pandangan Kepala Desa Kayu Kebek dalam penerapan SDG’s Desa Ke- 8 serta implementasi kebijakan serta program Desa Kayu Kebek terhadap SDG’s Desa Ke- 8. Untuk mengelaborasi hal tersebut, studi ini menggunakan metode penelitian gabungan (mixed methods) dengan pendekatan Intermestik, Triple Bottom Line (TBL) dan Sustainable Development Goals (SDG’s). Data primer didapatkan dari observasi baik langsung (lapangan) dengan wawancara serta menyebarkan kueisoner. Sedangkan data sekunder di dapatkan dari laporan tahunan dari institusi terkait dan berasal dari buku, jurnal, artikel dan peraturan perundangan-undangan yang dipergunakan untuk mengelaborasi dan menjawab permasalahan penelitian yang diangkat. Hasil penelitian menunjukkan dua hal. Pertama, Pandangan Kepala Desa Kayu Kebek Terhadap SDG’s Ke- 8 yang progresif menjadi modal utama dalam mendorong pencapaian SDG’s Desa Ke- 8, Kedua, Implementasi Desa Kayu Kebek Terhadap SDG’s Desa Ke- 8 sudah berperan aktif dan baik dengan penguatan sinegritas antara Pemerintah Desa dan semua elemen masyarakat yang lebih menyeluruh untuk mencapai cita-cita dan tujuan SDG’s Ke- 8 di kalangan masyarakat desa.


Keywords: Desa Kayu Kebek, Desa Wisata, Intermestik, Kabupaten Pasuruan, SDG’s Desa, Triple Bottom Line (TBL)
Anggraini, R. (2021). Partisipasi Masyarakat Dalam Community Based Tourism Desa Wisata Sembulang Pulau Galang Kota Batam. Jurnal Pendidikan Dan Keluarga. Vol.13 No.01.
Alhaddi, H. (2015). Triple bottom line and sustainability: A literature review. Business and Management studies, 1(2), 6-10.
Atmoko, T. P. H. . (2021). Strategi Pengembangan Potensi Desa Wisata Brajan Kabupaten Sleman. Media Wisata, 12(2). https://doi.org/10.36276/mws.v12i2.209
Bayless, M. (1977). The intermestic politics of foreign policy. Foreign Affairs, 55(4), 705–721. https://doi.org/10.2307/20039703
Burns, Peter M. (1999). An Introduction to Tourism and Anthropology. London: Routledge.
Creswell, J. W., dan John. D. Creswell. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Fifth edit. Los Angeles: SAGE Publications Sage CA.
Elkington, J. (1994). Cannibals with Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business. Capstone Publishing Ltd.
Fasa, A. W. H., Berliandaldo, M., & Prasetio, A. (2022). Strategi pengembangan desa wisata berkelanjutan di Indonesia: Pendekatan analisis PESTEL. Kajian, 27(1), 71-88.
Kara, Ergün. (2018). A Contemporary Approach For Strategic Management in Tourism Sector: PESTEL Analysis on The City Mu?la, Turkey. Journal of Business Research - Turk. 10. 598-608. 10.20491/isarder.2018.446.
Kemendes PDTT. (2020). SDGs Desa: Percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di desa. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Ma'ruf, Muhammad, et. al. (2018). Desa Wisata: Sebuah Upaya Mengembangkan Potensi Desa Dan Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (Studi Pada Desa Wisata Bejiharjo Kecamatan Karangmojo Kabupaten Gunungkidul). Dinamika Governance : Jurnal Ilmu Administrasi Negara. 7. 10.33005/jdg.v7i2.1209.
Muljanto, Muhammad Agus. (2021). Analisis Sektor Unggulan Dalam Pembangunan Daerah di Kabupaten Sidoarjo. Jurnal Manajemen Keuangan Publik, 5(2): 169–81. https:// doi.org/10.31092/jmkp.v5i2.1386.
Mumtaz, A.T., dan Milah Karmilah. (2022). Digitalisasi Wisata di Desa Wisata. Jurnal Kajian Ruang.
Morrison, Alastair. (2013). Destination Management and Destination Marketing:
The Platform for Excellence in Tourism Destination.
Rahmawati, Aulia. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Desa Wisata Dalam Mendukung SDG’S Desa. Journal of Public Power, 5(2): 151–58. https://doi.org/ https://doi.org/10.32492/jpp.v5i2.628.
Sachs, J. D. (2015). The Age of Sustainable Development. Columbia University Press.
Scholte, J. A. (2005). Globalization: A Critical Introduction (2nd ed.). Palgrave Macmillan
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta
Temiraliyeva, Zubaira, et. al. (2021). Economic Analysis and Factors Influencing the Development of Tourism. Journal Of Environmental Management And Tourism, 12(8), 2109 - 2120. Retrieved from https://journals.aserspublishing.eu/jemt/article/view/6655
UNWTO. 2007. A Practical Guide to Tourism Destination Management. Madrid.
Wang, W., & Ma, H. (2018). Export strategy, export intensity and learning: Integrating the resource perspective and institutional perspective. Journal of World Business, 53(4), 581–592.
Giampiccoli, A. & Kalis, J.H. (2012). Community based tourism and local culture: the case of the amaMpondo. Jurnal Revista de Turismo y Patrimonio Cultural, 10(1), 173-188.