Penerapan Metode Pembelajaran Debat Untuk Pembentukan Karakter Pancasila Pada Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri 1 Kradenan

Authors

  • Rika Puspita Sari Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Muhammad Hendri Nuryadi Universitas Sebelas Maret, Indonesia
  • Rima Vien Permata Hartanto Universitas Sebelas Maret, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v4i10.4655

Keywords:

Metode Pembelajaran, Debat, Pembentukan Karakter, Pancasila

Abstract

Pergantian kurikulum yang cepat membuat guru dan siswa kesulitan beradaptasi meski Kurikulum Merdeka lebih sederhana dan mendalam dibanding Kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk menganalisis metode pembelajaran debat dapat membentukan karakter Pancasila pada kelas VIII SMP Negeri 1 Kradenan. 2) Untuk menganalisis karakter pancasila sesudah melaksanakan metode pembelajaran debat pada kelas VIII SMP Negeri 1 Kradenan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan 1) Penelitian Kepustakaan. 2) Penelitian Lapangan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi. Hasil penelitian disimpulkan bahwa metode pembelajaran debat dapat membentuk karakter Pancasila dengan mengintegrasikan nilai-nilai luhur dalam tiga ranah utama, yaitu spiritual-moral, kemandirian-kolaborasi, dan global-nasionalis. Melalui proses debat yang mencakup persiapan, pelaksanaan, dan refleksi, peserta didik dilatih untuk berpikir kritis, bersikap toleran, berakhlak mulia, serta memiliki semangat gotong royong dan kesadaran kebangsaan dengan langkah 1) pemilihan topik debat 2) pembentukan kelompok 3) pembagian peran 4) penyusuan argumen 5) simulasi debat 6) pelaksanaan debat 7) evaluasi dan refleksi dan 8) kesimpulan. Debat juga menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan nilai-nilai seperti disiplin, kepemimpinan, keseriusan, dan sopan santun di tengah transisi Kurikulum Merdeka. Karakter Pancasila peserta didik setelah melaksanakan metode debat menunjukkan perkembangan karakter positif seperti 1) aspek beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia 2) aspek kemandirian menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia 3) aspek gotong royong semangat kebangsaan 4)aspek bernalar kritis internalisasi nilai pancasila 5)aspek kreatif dalam menerapkan keadilan sosial 6) aspek kebhinekaan global. Peserta didik menjadi lebih terbuka terhadap perbedaan, mampu mengontrol emosi, dan aktif berkontribusi dalam menyelesaikan masalah bersama.

References

Abidin, Y. (2012). Model Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman Beroreintasi Pendidikan Karakter. Jurnal Bandung.

Akbar, S. H. (2020). The relationship between the Problem Based Learning (PBL) model with student learning outcomes. SHEs: Conference Series, 3, 2053.

Amri, Sofan. 2015. Implementasi Pembelajaran Aktif dalam Kurikulum 2013.

Antari, L. P. S. (2020). Implementasi Nilai Nilai Pancasila Dalam Penguatan Karakter Bangsa. Widyadari, 21(2), 676–687.

Dharma, E. (2024). Pendampingan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Melalui Implementasi Nilai Demokrasi. JPKMN.

Haerullah, A. (2017). Model & Pendekatan Pembelajaran Inovatif (Teori dan Aplikasi) (S. Hasan, Ed.). Lintas Nalar.

Hasanuddin, H. (2024). Konsep Kebijakan dan Implementasi Pendidikan Multikultural di Indonesia. EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, Dan Pembelajaran, 9(1), 31–43. https://doi.org/https://doi.org/10.21462/educasia.v9i1.245

Marini, A., Maksum, A., & Satibi, O. (2019). Model pembentukan karakter peserta didik sekolah dasar. Jurnal Internasional Kontrol Dan Otomasi, 12(4), 01–10.

Mustofa, T., Hasanah, A., & Arifin, S. B. (2022). Pendidikan Karakter Pancasila. Jurnal Pendidikan Agama Dan Keagamaan Islam, 3(1).

Nugraha, M. I., & Hakim, A. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Peserta didik Sekolah Dasar. Pinisi Journal Of Education, 1(2).

Nuryadi, M. H., & Suharno. (2020). The pattern of the teaching of multiculturalism-based civics education: A case study at higher education institutions. European Journal of Educational Research, 9(2), 799–807. https://doi.org/https://doi.org/10.12973/eu-jer.9.2.799

Pratama, D. A., & Solehah, L. S. (2023). Penerapan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-Hari Sebagai Pendidikan Karakter Di Mts. Darul Ahkam Sukabumi. Sanskara Pendidikan Dan Pengajaran, 1(02), 78–86.

Priansa, D. J. (2017). Pengembangan Strategi Dan Model Pembelajaran: Inovatif, Kreatif Dan Prestatif Dalam Memahami Peserta Didik. Pustaka Setia.

Qomaruzzaman, B. (2017). Pendidikan Karakter Pancasila. Simbiosa Rekatama Media.

Roestiyah. 2012. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Sukmadinata, N. S. (2012). Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi (E. Syaodih, Ed.). PT Refika Aditama.

Uno, H. B. (2011). Teori Motivasi dan Pengukurannya: Analisis di Bidang Pendidikan. Bumi Aksara.

Widagda, I.N.G.A.S.A. 2020. Model Pembelajaran Debat Dalam Meningkatkan Kompetensi Berpikir Kritis Pada Pelajaran Pendidikan Pancasila Peserta didik Kelas VIIIa SMP Negeri 6 Singaraja. Jurnal Media Komunikasi. Vol 2 No 2

Wijaya, S. (2024). Pentingnya Pelatihan Kerjasama Tim dalam Mencapai Tujuan Organisasi. PROGRESIF: Jurnal Pengabdian Komunitas Pendidikan, 4(2), 87–94. https://doi.org/https://doi.org/10.36406/progresif.v4i2.20

Yalida, A. (2019). Pendidikan Karakter Yang Berbasis Pada Nilai-Nilai Pancasila di Kelas IV SDN No.88 Kota Tengah Kota Gorontalo. Al Ilmi Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 25–27.

Zuriah, N. (2021). Penanaman Nilai-Nilai Karakter Pancasila dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan berbasis Polysynchronous di Era New Normal. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 6(1), 18. https://doi.org/https://doi.org/10.21067/jmk.v6i1.5086

Downloads

Published

2025-10-28