Pendampingan Diskusi Kasus terhadap Guru-guru BK SD di Yayasan “X” Bandung
Main Article Content
Guru Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar merupakan figur penting dalam mendukung proses belajar mengajar di sekolah. Pada kenyataaannya saat melaksanakan perannya, kadang guru BK mengalami kendala saat menghadapi kasus tertentu. Yayasan “X” di Bandung memiliki 8 Sekolah Dasar, dan masing-masing SD memiliki 2-3 guru SD. Guna meningkatkan kompetensi guru BK di tingkat SD, maka Yayasan “X” mengadakan konferensi kasus dengan mengundang narasumber untuk mendampingi saat mendiskusikan kasus di tiap sekolah, yang diadakan pada hari Senin, 24 Maret 2025 pk 12.00-15.30. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas metode diskusi kasus dalam meningkatkan pemahaman guru BK dalam menangani permasalahan siswa. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode case study dengan paparan kasus dan diskusi, dipandu oleh narasumber. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendampingan diskusi kasus terhadap guru-guru BK SD di Yayasan ‘X” efektif untuk meningkatkan pemahaman guru mengenai cara menangani kasus. Saran yang diberikan adalah metode diskusi kasus ini dapat dilanjutkan secara berkala, namun dengan variasi metode lainnya.
Ahmadi, E. (2023). Efektivitas Metode Diskusi Kasus dan Metode Ceramah dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang infeksi menular Seksual (IMS) di sma negeri 5 kota jambi 2023 . (Doctoral Dissertation, Universitas Jambi).
Amala, A. K., & Kaltsum, H. U. (2021). ). Peran guru sebagai pelaksana layanan bimbingan dan konseling dalam menanamkan kedisiplinan bagi peserta didik di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(6), 5213–5220.
Anggraini, H. A. (2025). Peran guru bimbingan dan konseling dalam penerapan etika guru bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 5(1), 49–57.
Harita, A., Laia, B., & Zagoto, S. F. L. (2022). Peranan guru bimbingan konseling dalam pembentukan karakter disiplin siswa SMP Negeri 3 Onolalu tahun pelajaran 2021/2022. Counseling For All: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(1), 40–52.
Ibrahim, I. (2023). Pengaruh penerapan metode studi kasus dalam efektifitas pembelajaran. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 3(1), 1–10.
Muhammad, Ibrahim, & Adiyana Adam. (2024). “Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis di Perguruan Tinggi Melalui Metode Diskusi.” . Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 10.5 , 983–990.
Oktaviani, S. N., & Syawaluddin, S. (2023). Peran Guru Bimbingan Konseling Dalam Menguatkan Karakter Siswa. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 115–119.
Prasetia, E., & Heiriyah, A. (2022). Guru Kelas Sebagai Pelaksana Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(2), 373–380.
Saputra, A. D. (2022). Peran Guru Kelas Dalam Mengampu Tugas Bimbingan Dan Konseling Di Sekolah. Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 389–400.
Sumiyati, Y., & Pamungkas, R. W. (2020). Peran guru dalam mengembangkan kemandirian siswa melalui layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar. TRIHAYU: Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, 7(1).
Supratiknya, A. (2011a). Merancang Program dan Modul. Universitas Sanata Dharma.
Supratiknya, A. (2011b). Merancang Program dan Modul Psikoedukasi. Universitas Sanatha Darma.
Suroso, A. S., & Salehudin, M. (2021). Optimalisasi Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Pembentukan Karakter Siswa. Risalah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 7(1), 44–55.
Yuliani, W. (2024). Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar. Widina Media Utama.
Yulianti, Y., Putri, S. N., Nuramita, N., & Husna, N. (2023). Literature review: Peran guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi masalah belajar siswa. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 9(3), 475–489.
