Digital Solidarity: Gerakan Filantropi Icare Kalimantan Timur Sebagai Gerakan Sosial Bebasis Media Sosial
Downloads
Perkembangan filantropi di Indonesia belum bisa dibilang telah sukses, karena hanya sebagian kelompok orang yang telah sadar mengenai pentingnya filantropi dalam perkembangan suatu Negara. Gerakan Filantropi dapat menyediakan dana atau advokasi untuk reformasi yang mendukung perubahan sosial. Lembaga nirlaba sering kali merupakan yang terbaik, dan garis pertahanan pertama terhadap banyak masalah sosial yang muncul. Hal ini tentu memicu persepsi sosial masyarakat bahwa organisasi nirlaba yang memiliki tujuan khusus secara penyediaan dana tidak berpatok pada keuntungan. Organisasi nirlaba yang bersifat non-profit lebih memiliki kekuatan dan mobilisasi sosial yang lebih efektif dibandingkan organisasi profit yang tentunya memiliki kepentingan sosial lebih dominan. Gerakan filantropi berbasis media sosial tentunya menjadi wujud realitas social movement yang perlu di pahami sebagai bagian dari pergerakan massa, dalam konteks media sosial sebagai sebuah media daring yang dapat dipergunakan satu sama lain untuk memudahkan interaksi, partisipasi dan wujud dalam menciptakan isi / konten jejaring sosial. Bahkan saat ini di era disrupsi digital peran media sosial dapat dikatakan sebagai centre of media. Media sosial sangat berperan dalam penyebaran informasi bagi masyarakat luas. Berangkat daripada fenomena dan permasalahan yang muncul dari dampak gerakan filantropi sosial berbasis media sosial inilah maka penulis sangat tertarik untuk mengkaji lebih dalam terkait bagaimana perspektif social movement melalui pola gerakan filantropi organisasi nirlaba iCare sebagai non-profit organization (NPO) berbasis media sosial. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Harapannya penulis dapat memberikan kontribusi keilmuan dan temuan berbasis pengetahuan konstruktif sehingga tulisan ini mampu memberikan gambaran konkrit terkait program unggulan iCare Rumah Singgah yang kelak mampu bersinergi terhadap rekomendasi kebijakan pada tata kelola pengentasan kemiskinan yang harapan kedepan dapat menjadi temuan berkelanjutan dalam melibatkan organisasi nirlaba khususnya di Samarinda dan provinsi Kalimantan Timur pada umumnya.
Copyright (c) 2025 Shorea Helminasari, Shakira Mustafa, Muhammad Edhil Arfan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





