Pengaruh Entrepreneur Kristen Sebagai Upaya Pencegahan Fraud Risk Management

Authors

  • Ferdy Sambo Sekolah Tinggi Teologi Global Glow

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v4i10.4849

Keywords:

Entrepreneur, kristen, fraud risk management

Abstract

Fenomena penyalahgunaan dana dalam organisasi keagamaan menunjukkan perlunya pemahaman yang lebih komprehensif tentang implementasi prinsip-prinsip entrepreneurship yang berintegritas tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan adanya pengaruh entrepreneur Kristen sebagai upaya pencegahan fraud risk management. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah entrepreneur Kristen di wilayah Jakarta dan sekitarnya yang berjumlah 200 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling, menghasilkan 67 responden berdasarkan rumus Slovin dengan margin error 10%. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Pengumpulan data yang digunakan adalah buku-buku kepustakaan dan literatur, survei, wawancara yang sesuai sebagai refrensi. Subjek penelitian  entrepreneur Kristen, fraud risk management. Objek penelitian entrepreneur Kristen, fraud risk management. Hasil penelitian diketahui dan dibuktikan bahwa entrepreneur Kristen memberikan pengaruh yang positif dan signifikan (p < 0,05) terhadap pencegahan fraud risk management dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,634, menunjukkan bahwa 63,4% variasi pencegahan fraud dapat dijelaskan oleh praktik entrepreneur Kristen. dengan memberikan bukti bahwa 67 % menyatakan bahwa usaha harus dilakukan dengan kejujuran, kesabaran dan kesadaran oleh pelaku usaha. Sedangkan 33% responden menyatakan jika pelaku usaha tidak menggunakan prinsip-prinsip usaha dan prinsip fraud risk management maka dengan pasti mengalami kecurangan yang dilakukan oleh pelaku usaha. Temuan menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai spiritual seperti kejujuran, akuntabilitas, dan transparansi dalam praktik bisnis secara empiris terbukti dapat mengurangi risiko fraud hingga 67%. Dengan demikian diketahui dan dibuktikan bahwa entrepreneur Kristen memberikan pengaruh positif untuk mencegah terjadinya fraud risk management.

References

Adi, S. (2020). Kewirausahaan dan panggilan Kristen: Sebuah pendekatan interpretatif-dialogis, sosio-historis dan teologis. Kurios, 6(1), 67–88. https://doi.org/10.30995/kur.v6i1.123

Arifudin, O., Wahrudin, U., & Rusmanan, F. D. (2020). Manajemen risiko. Widina.

Beer, M. D. (2019). Entrepreneurship. SBS Study Guide, 19(2), 1–25.

Darmawi, H. (2022). Manajemen risiko. Bumi Aksara.

Dewi, I. A. M. S. (2019). Manajemen risiko. Unhi Press.

Dipraja, F., Fuadi, R. S., & Rachman, T. T. (2021). Implementasi manajemen risiko sistem administrasi layanan akademik menggunakan framework COBIT 5.0. INTERNAL (Information System Journal), 4(2), 137–146.

Hacioglu, V., & Sener, S. (2017). Innovative entrepreneurship under uncertainty. PressAcademia, 6(2), 113–121. https://doi.org/10.17261/pressacademia.2017.506

Jurkiewicz, C. L. (2023). Spirituality versus unethical business practices. In Encyclopedia of business and professional ethics (pp. 1–4). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-030-22767-8_1191

Lane, R. (2021). Entrepreneurship for all. Forbes, 204(3), 42–48.

Lu, P. (2023). The right, wrong, and unethical ways in reference citations. Journal of Guidance, Control, and Dynamics, 46(1), 1–3. https://doi.org/10.2514/1.g007372

Rachmadyanti, P., & Wicaksono, V. D. (2016). Pendidikan kewirausahaan bagi anak usia sekolah dasar. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan, 421–428.

Rezaee, Z., & Riley, R. (2009). Financial statement fraud: Prevention and detection (2nd ed.). John Wiley & Sons.

Setyoningrum, A. A. D., Nindita, K., Sirait, E., & Herdawan, D. (2023). Model pendidikan kewirausahaan yang ideal untuk menumbuhkan entrepreneur muda. JMK (Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan), 8(1), 79–90. https://doi.org/10.32503/jmk.v8i1.3167

Tamera, D. M., Rivela, A. L., Santoso, S., Sabdono, E., & Waruwu, A. T. M. (2024). Biblical entrepreneurship: Dasar dalam memulai bisnis bagi anak muda Kristen usia 18–25 tahun. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 6(2), 155–174. https://doi.org/10.47167/kharis.v6i2.241

Tomatala, Y. (2010). Spiritual entrepreneurship: Anda juga bisa menjadi entrepreneur rohani. YT Leadership Foundation.

Wibowo, A. (2022). Manajemen risiko. Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik.

Downloads

Published

2025-10-02