Pengaruh Faktor Institusional Terhadap Penerapan Kewirausahaan Hijau Pada UMKM Sektor Kuliner di Kota Padang
Downloads
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak faktor institusional terhadap implementasi kewirausahaan hijau di sektor kuliner UMKM di Kota Padang. Latar belakang penelitian ini didorong oleh urgensi penerapan praktik bisnis ramah lingkungan (kewirausahaan hijau) di tengah meningkatnya masalah lingkungan dan tuntutan akan keberlanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, di mana data diperoleh melalui kuesioner yang dibagikan kepada 100 pemilik atau manajer UMKM di sektor kuliner. Variabel sosio-budaya dan peraturan pemerintah diukur berdasarkan teori institusional yang diusulkan oleh Scott (1995), yang mencakup dimensi normatif dan regulatif. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosio-kultural dan regulasi pemerintah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap implementasi kewirausahaan hijau. Temuan ini menyarankan bahwa nilai-nilai sosial dalam masyarakat dan dukungan dari regulasi pemerintah memainkan peran penting dalam mendorong pelaku UMKM untuk mengadopsi praktik bisnis ramah lingkungan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah daerah dan UMKM dalam merumuskan kebijakan dan membangun budaya bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang. (2023). Profil UMKM Kota Padang. https://padangkota.bps.go.id
Cano, M. J., Arrieta, A. G., & Blanco, M. R. (2022). Green entrepreneurship in Southeast Asia: Institutional voids and policy misalignment. Journal of Cleaner Production, 371, 133618. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2022.133618
Costa Melo, A., Subekti, T., & Sari, R. (2023). The influence of sustainable technology, absorptive capacity on SMEs’ innovative performance through eco-innovation in culinary SMEs in East Java. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(2), 55–70.
Ghozali, I. (2019). Aplikasi analisis multivariete. Universitas Diponegoro.
Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia. (2023). Laporan kinerja UMKM nasional 2023. https://kemenkopukm.go.id
Kirkwood, J., & Walton, S. (2010). What motivates ecopreneurs to start businesses? International Journal of Entrepreneurial Behavior & Research, 16(3), 204–228. https://doi.org/10.1108/13552551011042799
Kojongian, H. (2023). Pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap keberlangsungan usaha melalui modal sosial dan literasi kewirausahaan berbasis ekonomi biru pada nelayan rumput laut di Kabupaten Nunukan.
Maaßen, C., López, T., & Urbano, D. (2025). Institutional enablers for sustainable entrepreneurship: A configurational analysis. Small Business Economics. https://doi.org/10.1007/s11187-024-00894-2
Megawati, S., Widodo, A., & Rahmawati, F. (2024). Integrating circular economy, digital economy, and social protection policies to drive green business innovation: Insights from Indonesia’s culinary SMEs. Problems and Perspectives in Management, 22(1), 45–58.
Pemerintah Kota Padang. (2023). Laporan tahunan program pembinaan UMKM. Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang.
Pemerintah Kota Padang. (2024). Data perkembangan UMKM sektor kuliner Kota Padang 2023. Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Safitri, K. I., Syamsuadi, A., Anjani, B. P., & Rambe, W. (2025). Formulasi kebijakan lingkungan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan: Studi kasus program Riau Hijau. Jurnal Dinamika Pemerintahan, 8(1).
Schaltegger, S., & Wagner, M. (2011). Sustainable entrepreneurship and sustainability innovation: Categories and interactions. Business Strategy and the Environment, 20(4), 222–237. https://doi.org/10.1002/bse.682
Scott, W. R. (1995). Institutions and organizations. Sage Publications.
Setiawan, I., & Nugroho, R. (2021). Kesadaran lingkungan dalam praktik UMKM hijau di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Lingkungan, 5(1), 12–22.
Solechah, W. M., & Sugito, S. (2023). Pembangunan ekonomi berkelanjutan sebagai kepentingan nasional Indonesia dalam presidensi G-20. Dialektika: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial, 8(1), 12–23.
Wibowo, A. (2022). Model bisnis ramah lingkungan (green business). Penerbit Yayasan Prima Agus Teknik.
Copyright (c) 2025 Dimas Ferdinanta Septiantri, Arien Arianti Gunawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





