Tatalaksana Platelet Rich Plasma Pada Pasien Chronic Venous Leg Ulcer
DOI:
https://doi.org/10.58344/locus.v4i12.4872Keywords:
ulkus venosum, kronis, platelet rich plasmaAbstract
Latar belakang: Ulkus kronis pada ekstremitas bawah salah satunya yaitu ulkus venosum. Ulkus venosum didefinisikan sebagai lesi terbuka antara sendi lutut dan pergelangan kaki yang terjadi karena penyakit vena. Tantangan dalam mengobati VLU adalah kekambuhan yang sering terjadi maka terapi luka tingkat lanjut harus dipertimbangkan. Platelet rich plasma (PRP) sebagai terapi adjuvan pengobatan ulkus venosum dan menunjukkan hasil yang menjanjikan. Kasus: Seorang laki-laki berusia 55 tahun dengan keluhan luka yang sulit sembuh sejak dua tahun yang lalu. Pemeriksaan status dermatovenereologi pada regio ekstremitas inferior desktra nampak ulkus multipel dengan ukuran terbesar 9 cm x 5 cm x 0.5 cm, dengan dasar eritem dan serum tanpa disertai pus, nekrosis, nekrotik dan darah. Pasien memiliki riwayat hipertensi dan obesitas derajat II dengan Indeks Masa Tubuh (IMT) 44,29. Pasien diberikan terapi Platelet Rich Plasma (PRP) setiap tujuh hari, Kompres luka dengan cairan NaCl 0,9% selama 10 menit dilanjutkan dengan mupirosin 2% salep dan ditutup dengan menggunakan plester hidrokoloid yang dilakukan per 24 jam. Evaluasi pada minggu ke-6 terapi PRP, pasien menunjukkan adanya perbaikan klinis pada luka. Diskusi: Kandungan PRP terdiri dari banyak faktor pertumbuhan untuk mempercepat penyembuhan luka dan angiogenesis. Trombosit mengandung faktor pertumbuhan yang memicu efek biologis yang merupakan kunci dalam proses perbaikan dan regenerasi jaringan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sugih Primas Adjie, Harijono Kariosentono, Nurrachmat Mulianto, Nugrohoaji Dharmawan, Pratiwi Prasetya Primisawitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.




