Perancangan Model Bisnis dengan Triple Layered Business Model Canvas Untuk Pengembangan Event Festival Budaya Desa Wisata Meat Toba Samosir
Downloads
Pengembangan desa wisata berbasis budaya memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian lokal dan pelestarian kearifan lokal. Festival budaya sebagai salah satu daya tarik utama memerlukan model bisnis yang terstruktur agar berkelanjutan dan berdampak luas. Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan untuk merancang model bisnis yang tidak hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk merancang model bisnis festival budaya di Desa Wisata Meat, Kabupaten Toba Samosir, dengan menggunakan pendekatan Triple Layered Business Model Canvas (TLBMC), yang mencakup dimensi ekonomi, lingkungan, dan sosial secara holistik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan festival budayatersebut. Hasil SWOT kemudian digunakan sebagai dasar dalam merancang TLBMC. Luaran yang ditargetkan dari penelitian ini adalah tersusunnya model bisnis terintegrasi berbasis TLBMC yang dapat digunakan sebagai panduan strategis oleh pengelola desa wisata dan pemangku kepentingan lainnya. Model ini diharapkan mampu meningkatkannilai ekonomi lokal, mendukung pelestarian budaya, serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
Andriani, N. N., Hadi, A. P., & Marjuka, Y. (2023). Identifikasi Event Budaya Sebagai Atraksi Wisata Di Desa Meat–Sumatera Utara. Jurnal Ilmiah Hospitality, 12(1), 291–300.
Arjana, I. G. B. (2017). Geografi pariwisata dan ekonomi kreatif. PT. RajaGrafindo Persada-Rajawali Pers.
Geissdoerfer, M., Vladimirova, D., & Evans, S. (2018). Sustainable business model innovation: A review. Journal of Cleaner Production, 198, 401–416. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2018.06.240
Getz, D. (2010). The nature and scope of festival studies. International Journal of Event Management Research, 5(1), 1–47.
Hamidah, S. N., Suhendra, A. A., & Martini. (2024). Perancangan model bisnis dengan triple layered business model canvas untuk pengembangan UMKM Kecap Segi Tiga Majalengka. JUTIN, 7(4), 2174–2184.
Hastjarjo. (2024). Enhancing sustainability with triple layered business model canvas in gastronomy agro-tourism Sukajadi Village Bogor. Jurnal Aplikasi Manajemen dan Bisnis, 6(1), 530–540. http://dx.doi.org/10.17358/jabm.10.2.530
Joyce, A., & Paquin, R. L. (2016). The triple layered business model canvas: A tool to design more sustainable business models. Journal of Cleaner Production, 135, 1474–1486. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2016.06.067
Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business model generation: A handbook for visionaries, game changers, and challengers. Wiley.
Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2012). Business model generation. Elex Media Komputindo.
Pasaribu, A. W., & Sinulingga, N. A. (2024). Analisis SWOT sebagai strategi pengembangan Desa Wisata Meat Kabupaten Toba Sumatera Utara. ISSN(P) 1829-7463, 313–327.
Rizaldi, N. I., & Hariastuti, N. L. P. (2024). Implementasi metode SWOT dan lean canvas sebagai upaya menghadapi persaingan bisnis di CV.FJG. JUTIN, 7(2), 1310–1321.
Sabilla, D. M., & Tiara, K. S. (2024). Perancangan strategi bisnis pariwisata berkelanjutan di Jawa Barat dengan analisis internal dan eksternal serta triple layer business model canvas. Jurnal Akasia, 6(1), 1–11.
Simamora, A., & Sinulingga, J. (2023). Komodifikasi Budaya Tradisi Mangebang Solu Bolon Dalam Meningkatkan Pariwisata Di Kecamatan Baktiraja. Kompetensi, 16(1), 148–159.
Situmeang, I. V. O. (2024). Strategi Komunikasi Pariwisata Dan Kearifan Lokal Dalam Memperkenalkan Wisata Sekitar Danau Toba, Sumatra Utara. IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 8(2).
Sugiyono. (2015). Metode penelitian kuantitatif dan kualitatif R&D. Alfabeta.
Wibowo, M. S., & Belia, L. A. (2023). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Jurnal Manajemen Perhotelan & Pariwisata, 6, 25–32.
Wibowo, S., Natalia, N., & Rahmadini. (2021). Model pengembangan desa wisata berbasis festival budaya di Dusun Giyanti Kabupaten Wonosobo. Dinamika Sosial Budaya, 23(20), 365–375.
Copyright (c) 2026 Asmara Wildani Pasaribu, Maryam Monika Rangkuti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





