Dampak Regulasi TKDN Elektronik Terhadap Pengembangan Produk di Perusahaan Multinasional di Indonesia

Authors

  • Keziabella Keziabella Universitas Bina Nusantara, Indonesia
  • Fairuz Nabila Asfarisya Universitas Bina Nusantara, Indonesia
  • Faradhilla Namira Asfarisya Universitas Bina Nusantara, Indonesia
  • Tengku Mohd. Kharial Abdullah Universitas Bina Nusantara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.58344/locus.v4i10.4964

Keywords:

Kebijakan TKDN, strategi pengembangan produk, perusahaan elektronik multinasional

Abstract

Literatur menunjukkan bahwa penerapan TKDN dalam industri elektronik masih menghadapi berbagai tantangan. Kebijakan yang pada awalnya bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi dan mengrangi ketergantungan impor ini justru pada implementasinya menghadapi berbagai kendala seperti ketidaksiapan industri lokal memenuhi standar kualitas, ketergantuang tinggi pada teknologi impor bahkan meningkatkan biaya produksi sehingga terhalang mencapai keunggulan bersaing seperti yang diharapkan. Penelitian ini mengambil pendekatan kualitatif melalui interview mendalam (in-depth interview) keatas beberapa pemangku kepentingan yang berurusan secara langsung dengan TKDN menggunakan metode persampelan bola salju (snowball). Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi kebijakan TKDN di sektor elektronika multinasional mempengaruhi strategi pengembangan produk dan tindakan kunci yang dilakukan oleh perusahaan. Kebijakan TKDN sebaiknya dipandang tidak hanya sebagai persyaratan administrasi tetapi juga sebagai bagian dari strategi bisnis dan inovasi produk. Temuan utama meliputi: TKDN sebagai kebijakan strategis yang memperkuat daya saing domestik dan akses pasar; restrukturisasi organisasi dan integrasi fungsi R&D untuk beradaptasi dengan kapasitas lokal dan standar nasional; tantangan dengan kualitas dan kapasitas vendor lokal, ditangani melalui pelatihan dan dukungan; pentingnya kolaborasi jangka panjang dengan vendor lokal untuk memenuhi target TKDN; dan perlunya fleksibilitas regulasi untuk mencegah penghambatan daya saing global. Secara teoritis, studi ini memperluas pemahaman tentang inovasi berbasis regulasi dan mendukung relevansi teori Tata Kelola Kolaboratif dan Inovasi Rantai Pasokan Berkelanjutan. Secara praktis, hasilnya memberikan rekomendasi kepada pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan TKDN agar lebih adaptif, efisien, dan berbasis insentif, serta bagi perusahaan multinasional untuk mengintegrasikan kepatuhan TKDN ke dalam strategi pengembangan dan inovasi produk yang berkelanjutan.

References

Bazilian, M., Cuming, V., & Kenyon, T. (2020). Local-content rules for renewables projects don't always work. Energy Strategy Reviews, 32, 100569. https://doi.org/10.1016/j.esr.2020.100569

Becker, G. (2018). Compliance management: A how-to guide for executives, lawyers, and other compliance professionals. New York, NY: Routledge.

Contractor, F. J., Dangol, R., Nuruzzaman, N., & Raghunath, S. (2020). How do country regulations and business environment impact foreign direct investment (FDI) inflows? International Business Review, 29(2), 101640. https://doi.org/10.1016/j.ibusrev.2020.101640

Cooper, R. G. (2019). Winning at new products: Creating value through innovation (5th ed.). Basic Books.

Ghadimi, P., Wang, C., Lim, M. K., & Sutherland, L. (2020). Impact of regulatory compliance on sustainable supply chain innovation. Journal of Cleaner Production, 277, 123261. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.123261

Hardenta, A. D., Ariefti, S. D., & Abyapta, W. R. (2022). Pengaruh implementasi kebijakan proteksionisme melalui Tingkat Komponen Dalam Negeri terhadap tender/seleksi internasional. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 30(1), 114–137.

Hasran. (2024). Kebijakan TKDN dinilai sulitkan integrasi ke rantai nilai global. Neraca.co.id. https://www.neraca.co.id/article/208030/kebijakan-tkdn-dinilai-sulitkan-integrasi-ke-rantai-nilai-global

Julian, M. (2020). Industri lokal sulit memenuhi TKDN. Business Insight. https://insight.kontan.co.id/news/industri-lokal-sulit-memenuhi-tkdn

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2012). Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 54/M-IND/PER/3/2012 tentang Pedoman Perhitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Jakarta: Kemenperin.

Kementerian Perindustrian. (2020). Buku pedoman peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN). Jakarta: Kemenperin.

Lee, S., Trimi, S., & Kim, C. (2020). Sustainable product development and competitive advantage in electronics industry. Journal of Cleaner Production, 276, 123123. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.123123

Lin, S.-H., & Weng, Y. (2020). Can strengthening the local content requirements meet a government’s need to raise industrial productivity and production? Journal of Applied Economics, 23(1), 316–328. https://doi.org/10.1080/15140326.2020.1753468

Liu, H.-C., Liu, R., Gu, X., & Yang, M. (2023). From total quality management to Quality 4.0: A systematic literature review and future research agenda. Frontiers of Engineering Management, 10(2), 191–205. https://doi.org/10.1007/s42524-022-0243-z

Nasution, L. Z. (2020). Penguatan industri halal bagi daya saing wilayah: Tantangan dan agenda kebijakan. Journal of Regional Economics Indonesia, 1(2), 33–57.

Pratama, I. P. A., & Adnyana, I. W. (2024). Kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) terhadap telepon seluler dalam optimalisasi penggunaan produk dalam negeri di Indonesia. Jurnal Yustitia, 19(2), 18–29.

Presiden Republik Indonesia. (2022). Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri dan Produk Usaha Mikro, Usaha Kecil, dan Koperasi dalam rangka Mensukseskan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Scheifele, F., Bräuning, M., & Probst, B. (2022). The impact of local content requirements on the development of export competitiveness in solar and wind technologies. Renewable and Sustainable Energy Reviews, 168, 112831. https://doi.org/10.1016/j.rser.2022.112831

Sitompul, R., Endri, E., Hasibuan, S., Jaqin, C., Indrasari, A., & Putriyana, L. (2022). Policy challenges of Indonesia’s local content requirements on power generation and turbine production capability. International Journal of Energy Economics and Policy, 12(1), 225–235.

Song, M., Thieme, R. J., & Xie, E. (2021). Local sourcing strategies and product development in multinational corporations. International Business Review, 30(3), 101789. https://doi.org/10.1016/j.ibusrev.2021.101789

Sudirjo, F., Utami, E. Y., & Syahputri, A. (2024). Analyzing the evolution of sustainable product development studies: A bibliometric review of eco-friendly innovation and market adoption. West Science Social and Humanities Studies, 2(3), 458–464. https://doi.org/10.58812/wsshs.v2i03.760

Tasliman, M. T., Adicahya, S., & Wijaya, S. (2024). Peran kebijakan TKDN dalam akselerasi transisi energi melalui pengembangan modul surya di Indonesia. Jurnal Pengadaan Barang/Jasa, 3(2), 86–92.

UKMindonesia.id. (2023). Mengapa produk lokal belum jadi pilihan konsumen? UKMindonesia.id. https://ukmindonesia.id/baca-deskripsi-posts/mengapa-produk-lokal-belum-jadi-pilihan-konsumen

Wu, W., Liu, Y., Wu, C.-H., & Tsai, S.-B. (2020). An empirical study on government direct environmental regulation and heterogeneous innovation investment. Journal of Cleaner Production, 254, 120079. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2020.120079

Zakaria, A., Nugroho, B., & Siregar, C. (2023). Dampak implementasi TKDN terhadap daya saing industri manufaktur: Studi kasus di Indonesia. Jurnal Ekonomi Industri, 10(1), 12–30.

Zhang, Y., & Li, H. (2022). Impact of local content policies on innovation and product development. Research Policy, 51(4), 104345. https://doi.org/10.1016/j.respol.2022.104345

Downloads

Published

2025-10-27