Dinamika Hukum dan Komunikasi Politik dalam Perdebatan Batas Usia Calon Presiden di Indonesia
Downloads
Penelitian ini mengkaji dinamika hukum dan komunikasi politik dalam polemik batas usia calon presiden di Indonesia, khususnya pasca putusan Mahkamah Konstitusi No. 90/PUU-XXI/2023 yang mengubah syarat usia dengan mempertimbangkan pengalaman pernah/sedang menduduki kepala daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hukum bekerja dalam penetapan batas usia calon presiden dan komunikasi politik membentuk opini publik terkait batas usia calon presiden di Indonesia. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif deskriptif dengan kerangka teoretis yang mencakup teori konstitusionalisme, hak asasi manusia, hukum pemilu, serta teori komunikasi politik seperti opini publik, media massa, dan wacana politik. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan hukum yang seharusnya bersifat netral telah digunakan sebagai instrumen politik untuk memenuhi kepentingan kekuasaan tertentu. Komunikasi politik digunakan secara strategis untuk membentuk persepsi publik melalui media dan narasi elite, yang menimbulkan pemahaman masyarakat terhadap isu konstitusional. Implikasi dari temuan dari sisi hukum ialah munculnya ketidakpastian hukum dan pelemahan konstitusionalisme. Dari sisi komunikasi politik menguatnya manipulasi narasi yang menciptakan legitimasi semu terhadap kebijakan batas usia calon presiden di Indonesia. Penelitian ini merekomendasikan reformasi kelembagaan Mahkamah Konstitusi, peningkatan literasi hukum dan politik publik, serta penguatan fungsi edukatif media massa demi menjaga kualitas demokrasi Indonesia ke depan.
Copyright (c) 2025 Abdul Roup, Lita Tyesta

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





