Pangan Pintar (Pelatihan Integrasi Nutrisi dan Tata Resep): Inovasi Edukasi Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal di Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi

Main Article Content

Dice Shafira Nendrasari
Universitas Airlangga
Yedida Gracia Sandik
Universitas Airlangga
Ayik Mirayanti Mandagi
Universitas Airlangga

Stunting masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang krusial di Indonesia, terutama di wilayah pedesaan dengan tingkat literasi gizi dan akses pangan bergizi yang terbatas. Program pengabdian masyarakat bertajuk PANGAN PINTAR (Pelatihan Integrasi Nutrisi dan Tata Resep) dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Airlangga di Desa Karangmulyo, Kecamatan Tegalsari, Kabupaten Banyuwangi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu balita mengenai gizi seimbang serta mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal melalui kegiatan edukasi interaktif dan demonstrasi masak. Metode pelaksanaan mencakup pre-test, penyuluhan oleh ahli gizi, demo masak MP-ASI berbasis bahan lokal, kuis interaktif, dan post-test evaluatif. Kegiatan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari ibu balita dan kader kesehatan setempat. Hasil perbandingan nilai peserta saat pre-test dan post-test menunjukkan ada perbedaan signifikan (p<0.05%) antar data nilai pre-test dan post-test. Ini menandakan ada perubahan tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah menerima materi. Ini menandakan adanya peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta mengenai prinsip gizi seimbang, pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan, serta penerapan bahan pangan lokal dalam menu keluarga sehari-hari. Kesimpulannya, program PANGAN PINTAR efektif dalam memperkuat edukasi gizi berbasis masyarakat, mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal, serta berkontribusi terhadap upaya pencegahan stunting di wilayah pedesaan.


Keywords: gizi seimbang, pangan lokal, pencegahan stunting, pemberdayaan masyarakat, MP-ASI
Afrida, B. R., & Aryani, N. P. (2022). Hubungan stunting terhadap perkembangan motorik balita. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1). https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1846
Arifuddin, A., Prihatni, Y., Setiawan, A., Wahyuni, R. D., Nur, A. F., Dyastuti, N. E., & Arifuddin, H. (2023). Epidemiological model of stunting determinants in Indonesia. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 9(2). https://doi.org/10.22487/htj.v9i2.928
Budury, S., Purwanti, N., & Fitriasari, A. (2022). Edukasi tentang stunting dan pemanfaatan puding daun kelor dalam mencegah stunting. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5(10). https://doi.org/10.33024/jkpm.v5i10.6896
Cahya, A. (2024, February 1). Tips Pemkab Banyuwangi turunkan angka stunting pada 2024. Times Indonesia. https://timesindonesia.co.id/kesehatan/485234/tips-pemkab-banyuwangi-turunkan-angka-stunting-pada-2024
Dinas Kominfo Provinsi Jawa Timur. (2022). BKKBN dukung penuh program Banyuwangi tanggap stunting. https://kominfo.jatimprov.go.id/berita/bkkbn-dukung-penuh-program-banyuwangi-tanggap-stunting
Fundrika, B. A. (2023, September 5). Turunkan angka stunting, program Isi Piringku di Banyuwangi terus digenjot. Suara.com. https://www.suara.com/health/2023/09/05/093046/turunkan-angka-stunting-program-isi-piringku-di-banyuwangi-terus-digenjot
Haile, B., & Headey, D. (2023). Growth in milk consumption and reductions in child stunting: Historical evidence from cross-country panel data. Food Policy, 118, Article 102485. https://doi.org/10.1016/j.foodpol.2023.102485
Harahap, H., Syam, A., Palutturi, S., Syafar, M., Hadi, A. J., Ahmad, H., Sani, H. A., & Mallongi, A. (2024). Stunting and family socio-cultural determinant factors: A systematic review. Pharmacognosy Journal, 16(1). https://doi.org/10.5530/pj.2024.16.39
Hoddinott, J., Alderman, H., Behrman, J. R., Haddad, L., & Horton, S. (2013). The economic rationale for investing in stunting reduction. Maternal & Child Nutrition, 9(Suppl. 2). https://doi.org/10.1111/mcn.12080
Kurniawan, R., & Budi, M. (2022). Perancangan UI/UX aplikasi manajemen penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menggunakan aplikasi Figma. Jurnal Sistem Informasi, 5(1).
Kurniawati, D., Hastono, S. P., Safika, I., & Wahyuningsih, W. (2025). Geographically weighted regression model of stunting determinants in Indonesia. Journal of Maternal and Child Health, 10(3). https://doi.org/10.26911/thejmch.2025.10.03.02
Nugroho, E., Wanti, P. A., Suci, C. W., Raharjo, B. B., & Najib. (2023). Social determinants of stunting in Indonesia. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 18(4). https://doi.org/10.15294/kemas.v18i4.40875
Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan stunting dan pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1). https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.253
Sayekti, E. S., Ardiana, A., & Susanto, T. (2025). Stunting management: A systematic review. Nursing Information Journal, 5(1). https://doi.org/10.54832/nij.v5i1.1045
Siregar, S., Mendoza, M. D., Hutajulu, Y. O., Saputra, F., & Fauzani, A. R. (2025). Pengabdian kepada masyarakat tahun 2024. Repository UIN Ar-Raniry. https://repository.ar-raniry.ac.id
UNICEF. (2018). Child stunting: Causes and impacts on growth. UNICEF.
Wahyudi, R. (2018). Pertumbuhan dan perkembangan balita stunting. Jurnal Keperawatan, 4(1).
Wahyuseptiana, Y. I., Aje, D. M., & Ayu, S. P. (2020). Proposal pengabdian kepada masyarakat. https://sirisma.unisri.ac.id
Yuliarni, S. J., Amayu, R., Sari, M. A., Alamsyah, M., Fadhlan, A. A., & Hasyim, H. (2023). Stunting as a health problem in developing countries: A systematic literature review. Community Medicine and Education Journal, 4(3). https://doi.org/10.37275/cmej.v4i3.403