Pengalaman Menjalani Percutaneous Coronary Intervention (PCI) Untuk Mempertahankan Quality of Life (QOL) yang Dipersepsikan Pasien Dengan Acute Coronary Syndrome (ACS)
Main Article Content
Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman pasien Acute Coronary Syndrome (ACS) dalam menjalani PCI dan memahami bagaimana mereka mempertahankan kualitas hidup yang dipersepsikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap beberapa pasien yang menjalani PCI di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya. Analisis data dilakukan dengan metode tematik untuk menemukan makna dari pengalaman pasien. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman pasien terbagi dalam beberapa tema utama, yaitu: proses penolakan dan kebingungan awal, proses belajar dan penyesuaian, dukungan sosial dan medis, serta strategi pasien dalam menjaga aktivitas positif dan kepatuhan terapi. Secara keseluruhan, pasien berusaha menyeimbangkan antara keterbatasan fisik dengan kebutuhan psikologis dan sosial agar tetap dapat mempertahankan kualitas hidup mereka. Hasil penelitian ini memberikan wawasan bagi tenaga kesehatan khususnya perawat dan dokter, untuk lebih memahami pengalaman emosional, sosial, dan spiritual pasien pasca PCI. Pendekatan holistik yang menggabungkan aspek medis, psikologis, dan dukungan sosial diperlukan agar pasien mampu beradaptasi lebih baik dan mencapai kualitas hidup yang optimal.
Ancha, A., & Tambunan, D. M. (2023). Analisis tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan percutaneous coronary intervention dan angiografi di ruangan Cath-Lab Murni Teguh Memorial Hospital. Indonesian Trust Nursing Journal, 1(3), 34–47.
Angiolillo, D. J., Galli, M., Collet, J. P., Kastrati, A., & O’Donoghue, M. L. (2022). Antiplatelet therapy after percutaneous coronary intervention. EuroIntervention, 17(17), E1371–E1396. https://doi.org/10.4244/EIJ-D-21-00904
Anggraini, D., & Andani, T. Z. (2018). Kualitas hidup pasien pasca-percutaneous coronary intervention (PCI). Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal), 4(2), 98–105.
Ardiansyah, D., Yasmin, A. F., & Pragholapati, A. (2024). Studi kasus: Penerapan general initial management terhadap kriteria hasil masalah nyeri akut pada pasien acute coronary syndrome di Instalasi Gawat Darurat RSUD Cibabat Kota Cimahi. Malahayati Nursing Journal, 6(9), 3704–3711. https://doi.org/10.33024/mnj.v6i9.16677
Augusto, C., Sari, C. W. M., & Haroen, H. (2024). Keterlibatan keluarga dalam pemenuhan kebutuhan activity daily living pasien stroke pis: Studi kasus. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(3), 1269–1283. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i3.2412
Budhiana, J., Ratnawati, N. E., & Waluya, A. (2025). Hubungan dukungan keluarga dengan kecemasan pasien jantung di ruang intensive care unit (ICU). Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 15(3), 645–656. https://journal2.stikeskendal.ac.id/index.php/PSKM/article/view/1979/1260
Desky, R., & Susanto, B. (2021). Hubungan Faktor Risiko Dengan Angka Kejadian Penyakit Jantung Koroner Di Puskesmas Kota Kutacane Kecamatan Babusalam Kabupaten Aceh Tenggara Tahun 2020. Jurnal Kedokteran STM (Sains Dan Teknologi Medik), 4(2), 83–89.
Hamsi, A. M., Kartini, K., Setiawan, F., & Nur, N. H. (2025). Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Jurnal Promotif Preventif, 8(3), 380–388.
Kanakakis, I., Stafylas, P., Tsigkas, G., Nikas, D., Synetos, A., Avramidis, D., Tsiafoutis, I., Dagre, A., Tzikas, S., Latsios, G., Patsourakos, N., Sanidas, I., Skalidis, E., Pipilis, A., Bamidis, P., Davlouros, P., Tselegkidi, M. E., Sertedaki, E., Mamarelis, I., … Tychala, C. (2022). Epidemiology, reperfusion management, and outcomes of patients with myocardial infarction in Greece: The ILIAKTIS study. Hellenic Journal of Cardiology, 67, 1–8. https://doi.org/10.1016/j.hjc.2022.03.003
Khan, S. Q., & Ludman, P. F. (2022). Percutaneous coronary intervention. Medicine (United Kingdom), 50(7), 437–444. https://doi.org/10.1016/j.mpmed.2022.04.008
Lina, N., & Saraswati, D. (2019). Deteksi dini penyakit jantung koroner di pos pembinaan terpadu penyakit tidak menular (posbindu PTM). Jurnal Kesehatan Komunitas Indonesia, 15(2).
Melyani, M., Tambunan, L. N., & Baringbing, E. P. (2023). Hubungan Usia dengan Kejadian Penyakit Jantung Koroner pada Pasien Rawat Jalan di RSUD dr. Doris Sylvanus Provinsi Kalimantan Tengah: The Correlation of Age with Coronary Heart Disease Incidence in Outpatients at RSUD dr. Doris Sylvanus Central Kalimantan Province. Jurnal Surya Medika (JSM), 9(1), 119–125.
Munawara, S. M., & Tahir, A. M. (2025). Laporan Kasus Case Report: Laki-Laki 48 Tahun dengan Infark Miokard Akut. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 5(2), 120–127.
Munir, A., Achwandi, M., & Merbawani, R. (2023). Hubungan Persiapan Operasi (Pemberian Informed) Percutaneous Coronary Intervention (PCI) Dengan Tingkat Ansietas Pada Pasien Stemi–Nstemi di RSUD Bangil. Universitas Bina Sehat Ppni.
Nafisah, S., Inayah, N. N., & Yusuf, B. (2024). Literatur Review: Penyebab Dan Perkembangan Penyakit Jantung Koroner: Literature Review: Causes and Development of Coronary Heart Disease. Jurnal Forum Kesehatan: Media Publikasi Kesehatan Ilmiah, 14(1), 27–36.
Nur Arif Agustin, S., & Ainur Rofi’ah, I. (2023). Analisis Asuhan Keperawatan pada Pasien Acute Coronary Syndrome NSTEMI dengan Masalah Nyeri Akut dengan pemberian Thermo Therapy di Ruang ICCU RSUD Sidoarjo.
Pebrianti, S., Shalahuddin, I., Eriyani, T., & Nugraha, B. A. (2024). Intervensi keperawatan “Ekofol” pada pasien post PCI dalam meningkatkan kepatuhan pengobatan. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(4), 1577–1597. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i4.14292
Polikandrioti, M. (2021). Patient perceptions and quality of life in pacemaker recipients. Journal of Innovations in Cardiac Rhythm Management, 12(12), 4769–4779. https://doi.org/10.19102/icrm.2021.121103
Rawati, N., Widiastuti, L., Abdullah, E., & Nirnasari, M. (2025). Pengaruh early warning score (EWS) terhadap hemodinamik pasien penyakit jantung koroner di ICU RSUD Kota Tanjungpinang. Jurnal Update Keperawatan, 5(1), 95–100.*
Roczniak, J., Kozio?ek, W., Piechocki, M., Tokarek, T., Surdacki, A., Bartu?, S., & Chyrchel, M. (2021). Comparison of access site-related complications and quality of life in patients after invasive cardiology procedures according to the use of radial, femoral, or brachial approach. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(11). https://doi.org/10.3390/ijerph18116151
Romdiati, H., & Noveria, M. (2021). Tren COVID-19 dan pembatasan mobilitas penduduk. Jurnal Kependudukan Indonesia, 16(2), 187–199.
Sahara, L. I., & Adelina, R. (2021). Analisis asupan lemak terhadap profil lemak darah berkaitan dengan kejadian penyakit jantung koroner (PJK) di Indonesia: Studi literatur. Jurnal Pangan Kesehatan Dan Gizi Universitas Binawan, 1(2), 48–60.
Sangadji, F. (2025). Peningkatan pengetahuan masyarakat dalam pencegahan penyakit jantung koroner melalui penyuluhan dan diskusi kelompok. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1, 105–113.*
Santosa, Rasmun, & Andrianur, F. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pasien pre operasi di IBS RSUD Taman Husada Bontang. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 3(5), 1523–1534. https://bajangjournal.com/index.php/JCI/article/view/7244/5607
Santoso, A. P. A., Agustin, C. A., Azzahra, F. B., Efani, H., Coreia, T. A., & Safitri, Z. H. (2022). Konsep pelayanan keperawatan komplementer alternatif dengan pendekatan teori Dorothea Orem. Journal of Complementary in Health, 2(2), 85–87. https://doi.org/10.36086/jch.v2i2.1497
Salsabila, S., Nurhusna, N., & Subandi, A. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca-Percutaneous Coronary Intervention (PCI) Di Klinik Jantung RSUD Raden Mattaher Jambi Tahun 2023. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 3(2), 194–205.
Saputri, N. S., Anbarani, M. D., Toyamah, N., & Yumna, A. (2020). Dampak Pandemi Covid-19 Pada Layanan Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Studi Kasus Di Lima Wilayah Indonesia.
Sawu, S. D. (2022). Faktor Risiko Dominan Penyakit Jantung Koroner Akut Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(1), 465–477.
Sugiarti, W., Sukarmin, S., & Suwarto, T. (2025). Efektivitas Terapi Oksigen Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien Acs (Acute Coronary Syndrome). Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 16(2), 364–370.
Suwaryo, P. A. W., Widianto, A., Riyanto, B., Daryani, D., Subkhi, M., Hastutik, M., Anwar, M. K., Rakhman, S., Sutarti, S., & Setiawan, T. (2023). Melangkah Menuju Hidup Sehat: Peningkatan Pengetahuan Keluarga tentang Pencegahan Penyakit Jantung Koroner. Jurnal Pengabdian Perawat, 2(2), 42–48.
Triyono, D., Liani, R., Utami, A. W., Tristiyanti, S., & Supriatna, A. (2025). Penyakit Jantung Koroner Di Indonesia: Peran Faktor Risiko Dan Upaya Pencegahan. HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 17(1), 86–94.
Wahyuningsih, I., Azzahra, N. A., Rohmah, A. I. N., & Ubaidillah, Z. (2023). Pengalaman Pasien ACS (Acute Coronary Syndrome) yang Menjalani PCI (Percutaneous Coronary Intervention). Professional Health Journal, 5(1sp), 320–328.
World Health Organization. (2022). Cardiovascular diseases (CVDs). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds)
