Hubungan HBA1C dan Pulsatility Index pada Penderita Stroke Trombotik Akut di RSUD Dr Soetomo

Main Article Content

Rio Tasti Surpa Rahmat Bintan
Universitas Airlangga
Yudhi Adrianto
Universitas Airlangga
Sita Setyowati
Universitas Airlangga

Stroke merupakan penyebab utama disabilitas dan kematian nomor dua di dunia, dengan sebagian besar kasus berupa stroke iskemik. Diabetes mellitus menjadi salah satu faktor risiko penting karena hiperglikemia kronis dapat meningkatkan viskositas darah dan resistensi pembuluh serebral. Kadar HbA1c mencerminkan kontrol glikemik jangka panjang, sedangkan nilai pulsatility index (PI) dari pemeriksaan transcranial Doppler (TCD) menggambarkan resistensi vaskular otak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kadar HbA1c dan PI pada penderita stroke trombotik akut. Penelitian ini menggunakan desain observasional dengan pendekatan cross-sectional pada pasien stroke trombotik akut yang dirawat di bangsal saraf RSUD Dr. Soetomo Surabaya periode Oktober 2019–April 2020. Data diperoleh dari rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi (usia >18 tahun dan telah menjalani pemeriksaan TCD) serta eksklusi (stroke emboli). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman untuk variabel numerik dan uji Chi-square untuk variabel kategorik dengan tingkat signifikansi p<0,05. Sebanyak 32 subjek memenuhi kriteria, terdiri dari 24 laki-laki (75%) dan 8 perempuan (25%) dengan rata-rata usia 56,41 ± 13,22 tahun. Nilai rata-rata HbA1c adalah 6,55 ± 1,9%. Sebanyak 14 pasien (43,75%) memiliki PI Middle Cerebral Artery (MCA) tidak normal (rata-rata 1,8 ± 0,97) dan 18 pasien (56,25%) memiliki PI normal (rata-rata 0,87 ± 0,15). Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara kadar HbA1c dan PI MCA (r=0,07; p=0,73).Secara klinis, temuan ini menunjukkan bahwa kontrol glikemik pada pasien stroke trombotik akut tidak berhubungan langsung dengan resistensi vaskular serebral, sehingga faktor lain kemungkinan berperan dalam perubahan hemodinamik otak.


Keywords: stroke trombotik akut, HbA1c, pulsatility index transcranial doppler, faktor risiko stroke, viskositas darah
Akbar, M., Puspita, W. W. E., Bintang, A. K., Soraya, G. V., Lotisna, M., & Bahar, A. (2024). Hubungan Kadar Nitric Oxide (No) Dengan Tingkat Severitas Dan Luaran Klinis Stroke Iskemik Akut Yang Diukur Dengan Nihss Dan mRS. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 6(1), 288–297.
Angeline, H., Pertiwi, J. M., & Tangkudung, G. (2022). Determinan Aterosklerosis Pembuluh Darah Intrakranial Dan Ekstrakranial Pada Stroke Iskemik. Journal Of The Indonesian Medical Association, 72(2), 66–75.
Bakrie, Z. A., Arifin, A. F., Muchsin, A. H., & Kamaluddin, I. D. K. (2024). Hubungan Kadar Leukosit pada Pasien Stroke Iskemik. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(6), 430–437.
Entika, R. H., Ahmad Farudin, S. K. M., & Elida Soviana, S. G. (2017). Hubungan Status Gizi dan Sindrom Metabolik dengan Kejadian Komplikasi Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Rawat Jalan di RSUD Dr. Moewardi. Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Gardino, S., Firmansyah, Y., & Naibaho, M. L. (2022). Analisis multivariat faktor risiko metabolik penyebab kejadian Stroke (studi kasus kontrol di Puskesmas Kecamatan Cempaka putih). Jurnal Medika Hutama, 3(03 April), 2704–2717.
Lestari, E. T. (2017). Perbedaan Kadar Trigliserida Serum Dari Darah Yang Dibekukan Sebelum Dicentrifuge Dan Langsung Dicentrifuge. Universitas Muhammadiyah Semarang.
Maulidia, M. (2021). Pengaruh Pemberian VCO (Virgin Coconut Oil) Terhadap Kadar Kolesterol HDL, LDL dan IL-6:(Studi Eksperimental Pada Tikus Wistar Jantan Dengan Hiperkolesterol). Universitas Islam Sultan Agung (Indonesia).
Nugraha, R. A., Astari, R. V., & Heryadi, R. (2020). Perbandingan Profil Lipid Darah Pada Pasien Stroke Iskemik Dan Stroke Hemoragik Di Rsup Fatmawati Tahun 2018. Seminar Nasional Riset Kedokteran, 1(1).
Prasetya, R. J., Maskoen, T. T., & Pison, O. M. (2025). Korelasi Nilai Transcranial Doppler Pulsatility Index (TCD-PI) dengan Durasi Ventilasi Mekanik pada Pasien Pascabedah Otak. Jurnal Anestesi Perioperatif, 13(1), 50–59.
Prasetyo, E., & Garini, A. S. (2018). Prevalensi Dislipidemia pada Pasien Stroke Iskemik Berulang Rawat Jalan dan atau Rawat Inap di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Periode 2015 –Juni 2017. Majalah Kesehatan Pharmamedika, 10(1), 31–39.
Pratidina, A. (2025). Hubungan Risiko Hipertensi, Diabetes Mellitus Tipe 2, dan Hiperlipidemia terhadap Tingkat Kejadian Stroke Iskemik di RS Muhammadiyah Lamongan. Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Purba, M. M., & Utama, N. R. (2019). Disabilitas klien pasca stroke terhadap depresi. Jurnal Kesehatan, 10(3), 346–353.
Purnamasari, E. (2018). Pengaruh Merokok terhadap Viskositas Darah. Majalah Kesehatan Pharmamedika, 10(1), 47–56.
Purwandari, C. A. A., Wirjatmadi, R. B., & Mahmudiono, T. (2022). Faktor Risiko Terjadinya Komplikasi Kronis Diabetes Melitus Tipe 2 pada Pra Lansia. Amerta Nutrition, 5(3).
Putri, R. A. A., Badriah, R. N., Pratama, J. E., Setiadi, A. A. P., Herawati, F., & Gondokesumo, M. E. (2024). Penggunaan Dapt (Dual Antiplatelet) Pada Cva (Cerebrovascular Accident) Trombosis Atau Stroke Iskemik Dengan Riwayat Pjk (Penyakit Jantung Koroner). MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(12), 5616–5624.
Saifullah, Y. Y., Rachman, M. E., Limoa, L. T., & Hamado, N. (2024). Literature review: Hubungan hipertensi dengan kejadian stroke iskemik dan stroke hemoragik. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(10), 695–708.
Salman, G., Fatimah, S., & Yulianti, K. (2018). Model Matematika untuk Kecepatan Aliran Darah. Jurnal EurekaMatika, 6(2), 73–82.
Santosa, P. E., Ermawati, R., & Suharyati, S. (2024). Pengaruh Penambahan Milk Replacer Dalam Ransum Terhadap Kadar High Density Lipoprottein Dan Low Density Lipoprotein Kambing Cross Boer Jantan. Jurnal Riset Dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals), 8(4), 632–640.
Saputra, A. U., & Mardiono, S. (2022). Edukasi Kesehatan Tentang Perawatan Lansia Dengan Kejadian Stroke Di Rumah. Indonesian Journal Of Community Service, 2(2), 188–193.
Sholehah, M., Syamsu, R. F., Musa, I. M., Rachman, M. E., & Jaya, M. A. (2024). Faktor Risiko Penyakit Stroke dan Skizofrenia di Indonesia. Wal’afiat Hospital Journal, 5(2), 79–87.
Solihah, I., Alifiar, I., & Pebiansyah, A. (2024). Analisis Kejadian Stroke Iskemik Berulang Pada Pasien Yang Menggunakan Antiplatelet Di RSUD Singaparna Medika Citrautama (SMC) Tasikmalaya. Bakti Tunas Husada Conference Series, 4, 22–35.
Sutia, D., Indra, S., Permana, H., & Rananda, R. M. (2020). Gambaran Ultrasonografi Plak Arteri Karotis. Human Care Journal, 5(2), 436–443.
Syakila, M., Nurhafiza, S., & Maharany, S. (2025). Merajut ilmu: pendekatan interdisipliner dalam pembelajaran IPA melalui studi mekanisme aliran darah. Science Education and Development Journal Archives, 3(1), 10–18.
Tangkau, V. V. J., Assa, Y. A., & Tiho, M. (2025). Hubungan Kadar High Density Lipoprotein (HDL) dengan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi. E-CliniC, 13(2), 234–240.
Tirono, M., Hananto, F. S., & Mansurudin, S. (2024). Penerapan medan magnet untuk menurunkan kadar kolesterol, asam urat, glukosa dan viscositas darah mencit penderita diabetes.